cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Hotel dan Wisata Bahari di Pantai Ketembe, Buton Sulawesi Tenggar Sahid, Kharly Christian
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKeanekaragaman hayati bahari dan kekayaan tradisiButon, Sulawesi Tenggara adalah salah satu darisekian banyak daya tarik pariwisata yang belumdimaksimalkan. Potensi-potensi daerah tersebut perludiperkuat, didukung, dan diakomodasi oleh fasilitasyang layak agar industri pariwisata di Butonmeningkat. Perancangan ini dibuat dalam rangkamenyediakan fasilitas "Hotel Resor dan Wisata Baharidi Pantai Katembe, Buton, Sulawesi Tenggara" yangmenyediakan akomodasi penginapan sekaliguspariwisata bahari bagi para pelancong domestikmaupun internasional yang akan mampu mendukungindustri pariwisata dan kemajuan Buton. Fasilitaspariwisata bahari yang ada dalam proyek inidikhususkan untuk mendukung aktivitas selamdimana menyediakan tempat untuk pelatihan, galeridan persewaan alat selam. Pada bangunan jugaterdapat pariwisata budaya dan sejarah yang berupagaleri dan pusat informasi kebudayaan dan sejarahButon.Proyek ini dirancang didasarkan pada nilai -nilai filosofi yang terdapat pada arsitektur tradisionalButon, sehingga diharapkan wisatawan yang datangke bangunan ini dapat lebih mengenal kebudayaan,sejarah, dan tradisi yang ada di Buton melaluibangunan ini.Kata kunci : Hotel Resor, Wisata Bahari, Buton
Fasilitas Informasi Kesenian Suku Tidung dan Dayak di Kota Tarakan Setiawan, Wenny
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Suku Tidung dan Dayak merupakan dua dari beberapa suku asli di Kalimantan. Kesenian dua suku ini pun memiliki karakter yang berbeda dan berpotensi untuk dikembangkan. Namun pada saat ini, belum banyak orang yang mengenal kesenian kedua suku tersebut. Tarakan merupakan kota dengan suku aslinya yaitu suku Tidung dan Dayak. Oleh sebab itu, Tarakan dapat menjadi kota yang tepat untuk mengembangkan kesenian kedua suku. Fasilitas informasi kesenian suku Tidung dan Dayak merupakan fasilitas yang memberikan informasi dan mengenalkan masyarakat akan kesenian suku Tidung dan Dayak. Melalui fasilitas ini juga para pelaku kesenian lokal di Tarakan memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat masing- masing, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat mengenai kesenian yang mereka ketahui.Kata Kunci :Fasilitas, Informasi, Kesenian, Tidung, dan Dayak.
FASILITAS EKOWISATA ORANG UTAN DI SAMBOJA, KALTIM Santoso, Hermawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Fasilitas ekowisata orang utan disamboja, kalimantan timur “ ialah fasilitas perjalanan wisata yang mengedepankan sisi edukasi dan konservasi untuk melestarikan hewan orang utan dikalimantan timur. Faktor – faktor yang mempengaruhi dibuatnya proyek ini adalah menurunya populasi orang utan dikalimantan dan maraknya pembantaian orang utan. Maraknya pembantaian orang utan dipicu adanya ketidaktahuan masyarakat akan betapa pentingnya hewan orang utan. masyarakat mempunyai salah presepsi terhadap hewan orang utan. Karena selama ini hewan orang utan di anggap sebagai hama bagi masyarakat disamboja. Pemilihan site kenapa harus berada disamboja adalah karena lokasi site berada dekat dengan tempat konservasi orangutan dikalimantan timur. Site berada didekat tempat konservasi orangutan karena dalam perancangan ingin mengkampanyekan pelestarian hewan orang utan agar kedepannya hewan orang utan dapat dilestarikan sebagai hewan asli kalimantan. Desain bangunan memakai pendekatan Ekologi arsitektur karena dalam perancangaan adanya unsur pelestarian alam.
Fasilitas Eduwisata Seni Batik di Yogyakarta Darmasaputra, Johan Alan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Proyek ini merupakan fasilitas yang dapat memberikan pendidikan atau pengetahuan dan bersenang-senang mengenai budaya seni batik Yogyakarta. Latar belakang lahirnya gagasan proyek ini adalah kurangnya generasi muda belajar membatik sehingga ketinggalan mengikuti kebudayaan tersebut. Oleh karena itu, sebagai sebuah fasilitas eduwisata, proyek ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda untuk melestarikan dan mencintai kebudayaan seni batik.Pendekatan yang diambil adalah segitiga semiotika dimana perancangan yang saling berhubungan dengan konsep dan mempunyai arti atau makna tentang batik pada bangunan tersebut. Konsep desain yang digunakan adalah ―Proses membatik‖ dimana ada keluwesan dan mengartikan masing-masing lalu mengaplikasikan ke dalam rancangan desainnya. Pendalaman desain difokuskan pada karakter ruang museum. 
Fasilitas Pemulihan Kesehatan Atlit di Surabaya Prasetya, Hanun
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK "Fasilitas Pemulihan Kesehatan Atlet di Surabaya" merupakan sebuah fasilitas pemulihan yang bertujuan untuk menampung para atlet yang mengalami cedera atau masalah kebugaran yang menyebabkan terganggunya aktifitas kegiatannya. Hal ini didukung dengan pemilihan site yang terletak Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia yang banyak aktif dalam mengikuti kompetisi olahraga baik dalam wilayah lokal maupun nasional sehingga memberikan kemungkinan yang besar bagi atlet-atlet tersebut mengalami cedera dan masalah kebugaran akibat padatnya jadwal kompetisi olahraga tersebut. Fasilitas pemulihan ini memfasilitasi penanganan atlet mulai dari pemeriksaan awal cedera, fasilitas terapi bagi atlet dan ruang olahraga bagi atlet. Oleh karena itu proses pendesainan fasilitas yang terletak di Kertajaya Indah ini memakai pendekatan pola perilaku manusia yang memperhatikan bagaimana kebutuhan dari atlet yang cedera terhadap desain bangunan yang dibutuhkan, sehingga diharapkan bangunan dapat lebih memperhatikan pengguna bangunan yang cedera sehingga bangunan dapat lebih mudah diakses oleh penggunanya. Bangunan banyak memperhatikan ruang-ruang yang digunakan oleh penggunanya sehingga dalam proses desainnya menggunakan pendalaman karakteristik ruang untuk memberikan desain ruang yang sesuai dan dapat mendukung proses terapi bagi atlet tersebut.Kata Kunci: Pemulihan, Kesehatan, Atlet, Surabaya
Museum Patung Batu di Desa Batubulan, Bali Santoso, Nicolas -
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Museum Patung Batu di Desa Batubulan,Bali” ini merupakan wadah untuk memperkenalkankembali kebudayaan para pekerja seni dalam bidangseni pahat, khususnya dalam pembuatan patung batu.Fasilitas ini menyediakan ruang pamer tentang sejarahperadaban batu, indoor archeolog, workshoppembuatan batu, ruang pamer tetap, galeri dan restoranserta souvenir shop.Pendekatan perancnagan memakai metode segitigasemiotika, dengan referensi proses pembuatan batu,maka ditentukan konsep perancangannya ‘from nothingto something’. Aplikasi konsep pada zona dibagimenjadi 3 zona, yaitu zona awal yang mencerminkanbentukan batu yang belum diolah, zona keduamerupakan cerminan dari pembuatan siluet patung batudengan mulai munculnya lekukan atau siluet, dan zonaketiga merupakan cerminan proses akhir padapembuatan patung batu yang sudah detail. Museum inimemakai pendalaman karakter ruang, yang ditonjolkanpada ruang pamer tentang sejarah peradaban batu danruang workshop pembuatan patung batu
RUMAH SAKIT KANKER DI MALANG SELATAN Tilaar, Gerrard Mona
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Rumah Sakit Kanker di Malang Selatan ini merupakan fasilitas kesehatan yang dikhususkan untuk penderita kanker. Rumah Sakit ini merawat dan mengobati kanker yang sudah mengalami tahap lanjut. Perawatan yang diberikan dari rumah sakit ini bersifat paliatif dan kuratif. Dimana dengan perawatan ini dapat memperbaiki pola hidup penderita sehingga penderita dapat memperpanjang umur hidup maupun dapat menikmati masa-masa akhir hidup penderita. Oleh karena itu proyek yang berada di kabupaten Bantur ini menggunakan pendekatan sistem arsitektur yang memperhatikan sirkulasi, zoning dan spatial agar dapat mewujudkan bangunan yang mampu mempermudah kegiatan perawatan. Pendalaman utilitas udara dipilih untuk memaksimalkan pengobatan pada pasien.
FASILITAS PECINTA SEPEDA DI SURABAYA Tandono, Lydia Myrtha
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

 Fasilitas Pecinta Sepeda merupakan suatu fasilitas untuk mewadahi kebutuhan para pecinta sepeda yang terletak di Pusat Kota Surabaya. Fasilitas ini didesain untuk menyediakan berbagai macam fasilitas yang berhubungan dengan sepeda, antara lain adalah toko dan rental sepeda, bengkel sepeda, galeri sepeda, mini museum sepeda, ruang serba guna sebagai tempat berkumpul para komunitas sepeda, kursus merakit sepeda, tour & travel, BMX area, plaza dan taman sepeda, serta parkir sepeda, sebagai fasilitas utama yang didukung oleh foodcourt, cafe, dan minimarket. Konsep bangunan ini diambil dari pendekatan terhadap perilaku dari pecinta sepeda itu sendiri, sehingga diharapkan adanya Fasilitas Pecinta Sepeda ini dapat mewadahi dan menjawab kebutuhan para pecinta sepeda di Kota Pahlawan ini. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk menunjukkan bagaimana hubungan antara ruang luar dan ruang dalam sebagai tempat berkumpulnya para pecinta sepeda
Fasilitas Wisata Edukasi Anjing Kintamani di Kintmani, Bali Darmadji, Mellisa Feliciana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.005 KB)

Abstract

Fasilitas Wisata Edukasi AnjingKintamani di Kintamani, Bali merupakan proyekyang bertujuan untuk memperkenalkan anjingKintamani kepada masyarakat sebagai anjingtrah Indonesia pertama yang diakui oleh AKU(Asian Kennel Union). Proyek ini berlokasi diKintamani, yang merupakan tempat tujuan wisata baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Fasilitas ini diperuntukkan bagi wisatawan, masyarakat lokal, dan pemilik anjing agar dapat lebih mengenal tentang anjing Kintamani. Konsep dari fasilitas ini adalah pembelajaran tidak langsung, sehingga pengunjung bisa belajar mengenai anjing Kintamani sambil berwisata. Fasilitas indoor yang terdapat dalam proyek ini adalah galeri, ruang audio visual, area  display, areapertunjukan, kafetaria, dan  pet shop. Fasilitas outdoor yang jugamemegang peranan pentingadalah area anakan anjing, area melahirkan, dan area anjing dewasa. Untuk itu pendekatan yang digunakan adalah sequence, dimana denganmengikuti urutan jalur yang sudah disediakan, diharapkan konsep yang diinginkan bisa tercapai.  
Museum Gempa di Palu Liyanto, Ferry
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKota Palu merupakan salah satu kota di indonesiayang rawan gempa. Kurangnya pendidikan dalammenghadapi gempa sehingga banyak menimbulkankorban saat gempa Museum Gempa di Palumerupakan fasilitas wisata sekaligus sebagai saranapendidikan bagi masyarakat untuk menghadapi danlebih mengenal gempa yang melanda di Indonesiaterutama kota Palu. . Untuk memahami Gempa secaralangsung maupun tidak langsung pada fasilitas ini,maka pendekatan yang digunakan adalah pendekatanSemiotika ( simbolik ). Pendalaman Sequence di pilihuntuk menjelaskan situasi gempa secara bertahap darisebelum dan sesudah gempa.Kata Kunci: Edukasi, Wisata, Museum, Gempa, Palu

Page 19 of 155 | Total Record : 1542