cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Fasilitas Spa dan Yoga di Ungasan Eilena Angelica Sendjaja
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2528.095 KB)

Abstract

Fasilitas Spa dan Yoga di Ungasab,Kuta Selatan, Bali merupakan fasilitas yang khusus untuk Spa dan Yoga, bukan hanya sebagai tempat penunjang seperti pada hotel dan Resort di Bali pada umumnya. Pulau Bali sangat terkenal akan keindahan alam dan keunikan budayanya, hal ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan menjadikan pulau Bali sebagai salah satu tempat rekreasi terbesar di Indonesia. Fasilitas Spa dan Yoga di Ungasan, Kuta Selatan, Bali akan menjadi salah satu fasilitas khusus untuk Spa da Yoga dengan ruang yang proporsional untuk fasilitas Spa dan Yoga. Fasilitas ini akan dilengkapi fasilitas publik, yaitu swimming pool, food court, Playground, restaurant, food stalls, dan Gym. Pendekatan Vernakular digunakan untuk mengekspresikan ciri khas dari Pulau Bali yang merepresentasikan budayanya dan menjadi dasar bentuk pada desain Fasilitas Spa dan Yoga di Ungasan, Kuta Selatan, Bali. Suasana interior bangunan juga mengekspresikan karakter ruang yang proporsional untuk treatmen Spa melalui pendalaman karakter ruang sehingga pengunjung dapat merasakan ruang yang relaksasi untuk Spa dan Yoga.
Fasilitas Perdagangan di Surabaya William Putera Wardana
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1287.476 KB)

Abstract

Fasilitas Perdagangan di Surabaya merupakan fasilitas hasil revitalisasi Pasar Tunjungan dan Badan Pertanahan Sebagai fasilitas yang berada di tengah kota Surabaya yaitu Tunjungan, fasilitas berperan sebagai area perdagangan, dan pendukung kegiatan (activity support) berupa area komunal, coworking space, sentra pkl dan bangunan badan pertanahan dialih fungsikan menjadi creative hub. Dengan hasil desain ulang dari kawasan ini maka penghubung (Pasar Tunjungan) yang mati dapat dihidupkan kembali melalui kegiatan dan desain yang lebih berorientasi kepada pedestrian. Melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat menghidupkan linkage eksisting dan kembali menciptakan pergerakan antar ruang kota.
Pusat Penjualan Buku Bekas di Surabaya Ben Barukh Kurniawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1748.207 KB)

Abstract

Pusat Penjualan buku bekas di Surabaya ini adalah pusat penjualan buku bekas dengan kualitas terjamin. Berlokasi di Jalan Raya Mulyosari, dimana terdapat cukup banyak fasilitas pendidikan dan perguruan tinggi. Berbeda dengan pasar buku bekas di Surabaya yang merupakan kumpulan dari beberapa penjual, sistem penjualan pusat penjualan ini berada dibawah satu kepemilikan yang terbagi menjadi beberapa zona. Untuk menjaga kualitas buku bekas yang ada, juga terdapat fasilitas reparasi buku di dalam proyek ini. Pusat penjualan buku bekas diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mencari dan membeli buku bekas dengan adanya fasilitas pencarian melalui komputer dan pemesanan jual dan beli secara online. Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan perilaku, untuk merespon adanya perbedaan perilaku pembeli kategori buku yang diminati. Sedangkan pendalaman desain yang dipilih adalah karakter ruang, untuk menyediakan desain ruang yang berbeda-beda sesuai perilaku target pengunjung. Proyek ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap buku, oleh karena itu juga disediakan beberapa fasilitas tambahan yang bertujuan untuk menarik masyarakat seperti kafe, galeri buku, taman baca, dan toko retail alat tulis.
Fasilitas Penggemar Komik di Surabaya Natasha Karina Hariyono
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1271.3 KB)

Abstract

Fasilitas Penggemar Komik di Surabaya merupakan fasilitas yang memperkenalkan industri kreatif komik secara spesifik, dan merupakan wadah bagi komunitas penikmat komik untuk saling berinteraksi satu sama lain. Di Surabaya sendiri, saat ini industri kreatif sedang gencar dikembangkan oleh pemerintah, salah satunya industri grafis, dimana komik tergolong sebagai salah satu kategorinya. Fasilitas Penggemar Komik di Surabaya akan menjadi salah satu fasilitas publik yang bersifat rekreatif dan edukatif. Fasilitas ini mencakup berbagai fasilitas pameran (gallery dan mini museum), perpustakaan, comic café, fasilitas edukasi komik, hingga kantor bagi para staff. Pendekatan simbolik digunakan untuk mengekspresikan unsur – unsur komik, agar para pengunjung dapat lebih mudah mengenali komik lewat bangunan. Hubungan antar ruang yang digolongkan dalam beberapa zona sesuai alur komik, yang diekspresikan melalui karakter tiap – tiap ruang melalui pendalaman sequence dapat memperkuat pengenalan pengunjung mengenai aspek – aspek penting dalam komik.
Perpustakaan dan Co-Working space di Surabaya Karl Matthew Matthew
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.574 KB)

Abstract

Fasilitas Perpustakaan dan co-working space di Surabaya merupakan fasilitas umum yang mewadahi masyarakat untuk meningkatkan minat baca yang mendukung sebagai pusat informasi sekaligus berkreasi dan memulai startup industry kecil. Di zaman milenial saat ini, bukan hanya mencari informasi dari buku saja tetapi adanya interaksi sosial yang akhirnya mendapatkan pengetahuan secara informal tetapi juga tidak menghilangkan unsur tenang didalam perpustakaan.Walaupun perpustakaan yang ada di Indonesia cukup banyak tetapi tingkat minat baca masyarakatnya masih rendah dan salah satu penyebabnya karena masih konvensional, peraturan yang kaku dan fasilitasnya kurang mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu perlu adanya desain pergabungan perpustakaan dan co-working space sebagai tempat berbagai aktivitas informal (startup) dan formal (membaca buku). Dengan wadah tersebut diharapkan adanya minat baca dalam mengerjakan aktivitasnya.Sehingga pendekatan yang dipilih adalah perlilaku arsitektur, supaya perpustakaan dapat mewadahi cara mereka membaca dan berinteraksi yang lebih fleksibel di zaman milenial. Untuk menarik minat pengunjung maka diperlukan pendalamn karakter ruang sehingga pendalaman yang digunakan yaitu pendalaman karakter ruang.
Galeri Kerajinan Karawo di Gorontalo Michelle Laurencia Laurencia
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.047 KB)

Abstract

Fasilitas Galeri Kerajinan Karawo di Gorontalo merupakanfasilitas yang akan menjadi wadah untuk menampung sertasebagai sarana jual-beli hasil-hasil karya para pengrajinKarawon di Gorontalo, galeri ini juga diharapakan dapatmemfasilitasi acara pagelaran festival Karawo yang diadakansetiap tahunnya sebagai tradisi dan gedung galeri ini jugaakan disertai dengan sarana penunjang seperti ruang demoproduksi dan ruang workshop untuk mengenalkan danmemberikan pengalaman kepada para pengunjungbagaimana proses pembuatan suatu kerajinan Karawo.Lokasi tapak berada di Jalan Ahmad Yani yang merupakanpusat kota Gorontalo, memiliki kelebihan untuk menjadi iconKota Gorontalo serta menambah objek pariwisata diGorontalo, sehingga diperlukan tampilan bangunan yangmenarik. Maka digunakan pendekatan simbolik lewat konsep“ Grid + Line of Karawo” yang diambil dari bentukan karawoitu sendiri serta digabungkan dengan unsur-unsur lokal KotaGorontalo yang nantinya dimodernisasi untuk diaplikasikanpada bangunan.
Grha Persebaya di Surabaya Steven Kurniawan Kurniawan
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1336.833 KB)

Abstract

Grha Persebaya di Surabaya merupakan fasilitas publik yang menyediakan fasilitas utama berupa museum sepak bola yang berfokus pada sejarah sepak bola klub Persebaya di Surabaya. Fasilitas ini diharapkan dapat menjadi gagasan tempat yang tidak hanya mendukung pelestarian sejarah sepak bola klub Persebaya di Surabaya, tetapi juga menjadi fasilitas publik yang dapat mengedukasi masyarakat serta bersifat rekreatif dengan tema sepak bola klub Persebaya. Pendekatan simbolik (channel intangible methapor) dengan pendalaman karakter ruang digunakan dalam perancangan desain bangunan untuk menyampaikan tema dari olahraga sepak bola dan menyimbolkan ciri khas sepak bola klub Persebaya, yang nantinya tema dan ciri khas tersebut disampaikan ke pengunjung secara visual melalui desain interior maupun desain eksterior bangunan yang menunjukan simbolik. Tatanan massa, bentuk, material, pencahayaan, dan warna pada bangunan diharapkan tidak hanya berhasil menyampaikan tema tetapi juga dapat menjadi tempat yang merespon permasalahan maupun potensi pada tapak sehingga menjadikan bangunan tersebut sebagai ikon atau landmark kawasan.
Fasilitas Bermain dan Belajar Anak Anak dan Remaja di Surabaya Jennie Eko Eko
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2634.048 KB)

Abstract

Desain Fasilitas Bermain dan Belajar untuk Anak Anak dan Remaja ini didasari oleh kondisi edukasi saat ini yang masih menggolongkan aktivitas belajar dan bermain menjadi dua aktivitas yang berbeda, sehingga masalah desain utama proyek ini adalah bagaimana menciptakan sebuah fasilitas yang menggabungkan kedua aktivitas tersebut menjadi suatu sistem pengajaran yang dapat memberikan nilai – nilai edukasi dengan cara yang menyenangkan dan menghibur bagi anak anak dan remaja terutama di kota Surabaya.Proyek ini mengangkat masalah desain khusus yakni bagaimana membentuk sistem pembelajaran yang dapat mencakup berbagai macam jenis kegiatan sesuai dengan karakter anak anak dan remaja. Pendekatan desain yang digunakan adalah pendekatan perilaku dengan mengacu pada teori kecerdasan anak “Multiple Intelligences” oleh Howard Garner. Pendalaman karakter ruang dipilih untuk menyelesaikan kebutuhan ruang tiap aktivitas yang berbeda-beda sesuai tipe kecerdasan dan disesuaikan dengan kebutuhan anak anak maupun remaja.Keunikan proyek ini adalah keragaman karakter ruang pada setiap jenis kecerdasan intelektual yang ada. Fasilitas ini memperhatikan keunikan tiap kecerdasan anak sebagai hakikat mendasar perancangan, sehingga terdapat delapan keunikan ruang, dimana setiap ruangnya disesuaikan dengan jenis aktivitas sesuai kecerdasan masing-masing. Elemen arsitektur yang diperhatikan adalah dimensi ruang, bentukan bukaan, plafon, ketinggian elevasi lantai, serta penggunaan ramp sebagai akses utama antar lantai yang mendukung pengguna lebih aktif beraktivitas. Pembagian sirkulasi antara anak – anak, remaja dan orang dewasa juga menjadi pertimbangan dalam pembagian zoning dan peletakkan massa bangunan.
Hotel Resor di Kaimana Grace Silvani Silvani
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.59 KB)

Abstract

Hotel Resor di Kaimana merupakan fasilitas yang mengakomodasi penginapan bagi para wisatawan baik wisatawan asing maupun lokal. Selain itu juga menyediakan fasilitas-fasilitas yang mengakomodasi para tamu selama tinggal di hotel resor ini. Kabupaten Kaimana merupakan salah satu wilayah di Papua Barat yang memiliki banyak potensi terutama alamnya. Namun, belum banyak yang mengenal karena kurangnya akomodasi salah satunya hotel. Akomodasi ini akan dilengkapi fasilitas, yaitu hall, café & restaurant, kolam renang, spa, jacuzzi, penginapan kamar hotel, dan cottage. Pendekatan sistem digunakan untuk menjabarkan pembagian sistem yang jelas dalam sebuah hotel yang pada umumnya sistemnya yang kompleks dan dengan pembagian sirkulasi yang jelas.
Fasilitas Pelayanan Kesehatan Terpadu bagi Ibu dan Anak di Surabaya Fanyshia Aditya Aditya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1563.46 KB)

Abstract

Fasilitas Pelayanan Kesehatan Terpadu bagi Ibu dan Anak di Surabaya merupakan fasilitas kesehatan lengkap dalam satu tempat yang cocok bagi ibu pra nikah, ibu pra dan pasca melahirkan, ibu hamil, dan anak balita. Fasilitas yang disediakan dalam perancangan ini adalah ruang konsultasi kesehatan dan ruang USG, ruang senam, aerobik, dan yoga kehamilan serta kolam renang, ruang spa ibu dan anak, ruang meditasi dan terapi ibu hamil, ruang kelas edukasi pra dan pasca melahirkan serta perpustakaan, toko perlengkapan ibu dan anak, serta fasilitas umum lainnya seperti lobby, cafe, ruang tunggu, taman, dan kantor. Ibu pra dan pasca melahirkan, ibu hamil, dan anak memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga bangunan ini dirancang dengan menggunakan pendekatan perilaku pengguna dan kemudian akan berpengaruh terhadap zoning, bentuk bangunan, material, serta suasana ruang. Pendalaman yang digunakan adalah pendalaman karakter ruang, sehingga dapat tercipta suasana ruang yang tenang, aman, serta nyaman bagi ibu dan anak.

Page 36 of 155 | Total Record : 1542