cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
eDimensi Arsitektur Petra
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
eDimensi Arsitektur Petra adalah jurnal mahasiswa Program Studi Teknik Arsitektur.
Arjuna Subject : -
Articles 1,542 Documents
Sentra Promosi dan Penjualan Produk Unggulan dan Cindera Mata di Kota Kediri Francine Alicia Sutikno
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1282.977 KB)

Abstract

Sentra Promosi dan Penjualan Produk Unggulan dan Cindera Mata ini merupakan fasilitas yang di utamakan untuk pengunjung atau wisatawan untuk mempromosikan sambil menjual produk-produk unggulan dari Kota Kediri dan cindera mata. Latar belakang yang melandasi lahirnya proyek ini yaitu tidak ada nya fasilitas yang dapat mempromosikan produk unggulan Kota Kediri dengan lebih aktif dalam mempromosikan produk unggulan dan juga kurang nyamannya fasilitas Penjualan Produk Unggulan yang sudah ada. Oleh karena itu fasilitas ini didesain untuk dapat menjawab kebutuhan fasilitas promosi dan penjualan produk unggulan dan cindera mata di Kota Kediri. Fasilitas ini didesain dengan konsep ingin menciptakan landmark yang dapat menjadi ikon Kota Kediri.
Museum Tanaman Herbal Indonesia di Solo Cahyo Gustinov Hadi
eDimensi Arsitektur Petra Vol 2, No 1 (2014): Februari 2014
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.017 KB)

Abstract

Proyek ini adalah sebuah museum yang menginformasikan tentang kekayaan tanaman herbal Indonesia. Dari sejarah dikenalnya tanaman herbal di Indonesia, jenis-jenis tanaman herbal, dan fungsi-fungsi olahan tanaman herbal. Proyek ini terletak di kota Solo. Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang masih kental dengan adat istiadatnya dan terdapat keraton yang merupakan cerita awal dari di kenalnya adat jamu tradisional. Fasilitas yang disediakan antara lain ruang pamer barang-barang yang berhubungan dengan sejarah tanaman herbal Indonesia, ruang pamer jenis tanaman herbal (simplisia dan herbarium), ruang workshop, perpustakaan, audiovisual, taman tanaman herbal, toko souvenir, klinik herbal, herbal spa, herbal cafe. Proyek ini menggunakan pendekatan simbolik dengan  inti permasalahan bagaimana menginformasikan sejarah, jenis, dan fungsi tanaman herbal Indonesia kepada pengunjung. Sejarah dan iklim Indonesia menjadikan tanaman herbal Indonesia berbeda dari tanaman herbal negara lain, sehingga simbolik yang diambil yaitu simbolik karakter ruang yang diceritakan secara berurutan (Sequence) agar pengunjung dapat secara langsung mengenal sejarah tanaman herbal Indonesia dan jenis-jenis tanaman herbal.
Fasilitas Wisata Edukasi Mangrove di Surabaya Devina Mitzi Wijaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 7, No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1238.794 KB)

Abstract

Fasilitas Wisata Edukasi Mangrove di Surabaya merupakan fasilitas yang memberikan edukasi sekaligus berwisata di dalam kawasan Kebun Raya Mangrove. Fasilitas ini memperkenalkan secara lebih mengenai mangrove yang memiliki banyak manfaat, dimana masyarakat masih banyak yang belum mengetahui manfaat dari keberadaan mangrove. Diharapkan fasilitas ini juga bisa membantu melestarikan hutan mangrove.Fasilitas ini memiliki area pengenalan berbagai jenis flora dan fauna yang terdapat di dalam hutan mangrove, area pembibitan, area penanaman, workshop berbagai macam olahan dari mangrove, cafe, retail, dan hall. Pendekatan arsitektur hijau di gunakan untuk menyelesaikan permasalahan desain dan isu lingkungan yang ada dengan menerapkan poin-poin arsitektur hijau ke dalam desain. Beberapa poin tersebut adalah hemat energi, memanfaatkan sumber energi alami, merespon keadaan tapak, memperhatikan pengguna bangunan, dan meminimalkan sumber daya baru.
Eco-Resort di Gili Tangkong Halim Adi Kusuma
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1805.276 KB)

Abstract

Eco – Resort di Gili Tangkong adalah hotel resor yang didesain berdasarkan prinsip – prinsip arsitektur berwawasan lingkungan di salah satu pulau kecil yang terletak di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. Desain kawasan hotel resor ini diharapkan dapat menjadi pedoman perancangan kawasan pariwisata pulau – pulau kecil yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan pendekatan desain perancangan berkelanjutan. Dengan mempertimbangkan kondisi tapak yang masih alami, maka dipilih pendalaman pengolahan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui. Berdasarkan kondisi pada tapak, digunakan pengolahan sumber energi matahari dan angin menggunakan panel surya dan kincir angin.
Fasilitas Perbelanjaan dan Rekreasi di Manado Devi P. R. Sompie,
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 2 (2013): Juli 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1502.485 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas perbelanjaan dengan fasilitas pendukung berupa arena rekreasi outdoor. Didukung dengan lokasi tapak yang berada 200m diatas permukaan laut yang menyebabkan sejuknya hawa yang dapat dimanfaatkan bagi fasilitas arena rekreasi outdoor, dan didukung dengan view yang dapat dinikmati, proyek ini terdiri dari fasilitas retail, department store, fashion spot, foodcourt, cafe, arena otoped, trampolin, bola air dan lan-lain. Masyarakat kota Manado memiliki karakter yang unik yaitu senang untuk memamerkan gaya fashion mereka, karakter unik ini yang akan digali untuk memberikan keunikan tersendiri bagi proyek ini. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas perbelanjaan yang dapat mencerminkan karakter masyarakat Manado. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan bentukan. Dan pendalaman yang digunakan yaitu karakter ruang, sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
Studi Komposisi Pada Fasad Bangunan Pendidikan Menurut Teori F.D.K. Ching Kasus Studi di Kecamatan Sukolilo, Surabaya Irene A Amanda
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (731.882 KB)

Abstract

Bangunan pendidikan di Indonesia merupakan bangunan dengan fungsional. Hal ini terlihat dari fasad bangunan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori komposisi F.D.K. Ching pada bangunan pendidikan di Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Kajian ini bersifat kualitatif dengan metode eksploratif dengan pendokumentasian fasad bangunan dan penggambaran ulang. Kemudian analisa dilakukan berdasarkan 6 prinsip teori F.D.K. Ching yaitu sumbu, simetri, hirarki, irama, datum, dan transformasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari kesembilan bangunan pendidikan yang diteliti menerapkan keenam prinsip tersebut. Di sisi lain, bangunan lainnya kurang menerapkan enam prinsip secara menyeluruh.
Gelanggang Renang Klub Suryanaga di Surabaya Sylvia Tanujaya Tanujaya
eDimensi Arsitektur Petra Vol 3, No 2 (2015): Juli 2015
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1712.953 KB)

Abstract

Proyek ini merupakan sebuah fasilitas olahraga renang milik klub Suryanaga. Lokasi tapak berada di Kecamatan Bulak Kenjeran, Surabaya. Proyek ini terdiri dari fasilitas kolam renang, kolam lompat indah, fitness, kantor, café, galeri dan lan-lain. Rumusan masalah dalam proyek ini adalah bagaimana mendesain fasilitas yang menunjang kenyamanan visual penonton dari tribun ke kolam dengan kapasitas 1200 orang. Untuk dapat menjawab rumusan masalah tersebut maka penulis menggunakan pendekatan sirkulasi. Dan pendalaman yang digunakan yaitu struktur, sehingga ketika ditinjau kembali dapat menjawab rumusan masalah dalam proyek ini.
FASILITAS PERDAGANGAN PERHIASAN DI SURABAYA Jordan Leander
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1215.753 KB)

Abstract

Fasilitas Pusat Perdagangan Perhiasan di Surabaya merupakan fasilitas yang mewadahi kegiatan jual dan beli perhiasan di Surabaya. Latar belakang yang melandasi lahirnya proyek ini yaitu terdapat banyak industri kecil perhiasan yang tersebar di beberapa kabupaten dan kota, tetapi masih sedikit tempat yang mewadahi penjualan perhiasan. Oleh karena itu fasilitas ini didesain untuk dapat menjawab kebutuhan fasilitas perdagangan di Surabaya.Fasilitas ini didesain dengan konsep ingin menciptakan bangunan yang dapat memaksimalkan kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi pada fasilitas perdagangan ini.
Fasilitas Pendidikan Tata Busana Kebaya di Surabaya Eric Charlie Lie
eDimensi Arsitektur Petra Vol 1, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1086.279 KB)

Abstract

 Fasilitas Pendidikan Tata Busana Kebaya di Surabaya merupakan proyekyang berfokus pada pendidikan terutama pada kebaya yang merupakan pakaian nasional. Proyek berlokasi salah satu kota di Indonesia yakni Surabaya, yang merupakan pusat aktivitas bisnis dan perdagangan di Indonesia bagian timur. Inti dari permasalahan dalam proyek ini adalah mendesain fasilitas pendidikan yang efektif dan efisien dalam proses pembelajaran. Desain ini menggunakan pendekatan tatanan massa dan ruang dalam terkait metode belajar dengan menggunakan konsep menciptakan suasana belajar yang santai dan efektif. Fasilitas utama dalam desain fasilitas pendidikan tata busana kebaya di Surabaya ini adalah area belajar mengajar, yang didukung dengan fasilitas pendukung seperti area fashion show, area exhibition, area pengajar dan servis. Fasilitas Pendidikan Tata Busana Kebaya di Surabaya ini diharapkan mampu menjadi wadah dalam pembelajaran kebaya di Surabaya.
FASILITAS PERAWATAN LANSIA PENDERITA ALZHEIMER DI MALANG Admaja Sherly Ratnasari Kusuma
eDimensi Arsitektur Petra Vol 4, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : eDimensi Arsitektur Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1470.521 KB)

Abstract

Sampai saat ini, penyakit alzheimer yang umumnya diderita oleh lansia masih belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang ada hanya berfungsi untuk memperlambat progresivitas penyakit. Namun tidak hanya melalui terapi farmakologis (obat-obatan), tetapi memperlambat progresivitas penyakit alzheimer juga dapat dilakukan melalui terapi non-farmakologis yang diterapkan pada Fasilitas Perawatan Lansia Penderita Alzheimer di Malang ini. Dengan masalah utama yang diangkat dari penyakit ini adalah penderita seringkali hilang arah (bingung) dan gelisah karena tidak mengenali sekitarnya, fasilitas yang menggunakan pendekatan system ini mengusung konsep continuous looping, dengan pendalaman karakter ruang. Berfokus pada terapi non-farmakologis untuk penyakit alzheimer, proyek ini memiliki beberapa fasilitas utama yaitu hunian sebagai tempat tinggal penderita yang dibedakan sesuai stadium penyakit, fasilitas terapi (senam otak, permainan otak dan musik), fasilitas komunal, klinik alzheimer, dan taman therapeutic. Konsep continuous looping diterapkan khususnya pada sirkulasi luar maupun dalam bangunan dengan tidak adanya jalan buntu, dan juga segala sesuatunya yang berlaku secara berkelanjutan / terus-menerus / berulang-ulang. Fasilitas yang dirancang di atas lahan berkontur ini diharapkan dapat membuat para penghuninya dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa keterbatasan yang berarti karena hanya terdiri dari 1 lantai namun banyak massa. Para penghuni pun dapat berinteraksi dengan dunia luar ketika harus berpindah dari 1 bangunan ke bangunan lainnya. Fasilitas Perawatan Lansia Penderita Alzheimer di Malang ini tidak hanya ingin memperlambat progresivitas penyakit melalui terapi non-farmakologis, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup penderita alzheimer semaksimal mungkin.

Page 60 of 155 | Total Record : 1542