cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture
ISSN : -     EISSN : 2657098x     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2025)" : 7 Documents clear
Analisis Pergeseran Penerjemahan Dokumen di PT. Semen Imasco Asiatic Hariyanto, Patricia Tirza Esther; Olivia, Olivia
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.1-10

Abstract

PT. Semen Imasco Asiatic, yang telah berdiri sejak 2020, merupakan sebuah perusahaan manufaktur semen yang termasuk bagian dari Hongshi Group asal China dan merupakan salah satu brand semen China yang dapat bersaing dengan brand lainnya, setiap dokumen tertulis dari PT. Semen Imasco Asiatic menggunakan dua Bahasa, yaitu Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia. Penelitian  ini bertujuan untuk mencari tahu pergeseran penerjemahan yang terjadi dalam dokumen tertulis PT. Semen Imasco Asiatic dan mencari tahu strategi penerjemahan dari dokumen tertulis PT. Semen Imasco Asiatic. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian untuk penelitian ini adalah tiga dokumen tertulis yang diberikan PT.Semen Imasco Asiatic kepada penulis. Analisis pergeseran penerjemahan dan strategi penerjemahan dilakukan dengan cara mengelompokkan kalimat sesuai dengan kategori pergeseran dan strategi penerjemahan. Berdasarkan hasil penelitian, PT. Semen Imasco Asiatic paling banyak terjadi pergeseran intra sistem dalam penerjemahan dokumen tertulis. Strategi penerjemahan yang paling sering digunakan oleh PT. Semen Imasco Asiatic adalah penerjemahan dengan kata netral.
Minat Generasi Muda Tionghoa Surabaya Menonton Metro Xinwen Huang, Marvelyn
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.28-38

Abstract

Metro Xinwen adalah program berita berbahasa Mandarin pertama di Indonesia yang ditayangkan di Metro TV. Acara ini menyuguhkan informasi yang berhubungan dengan masyarakat Tionghoa di Indonesia dan dunia seperti: bisnis, hiburan, pendidikan, sosial, budaya, internasional, politik, ekonomi, hukum, selebriti, kesehatan, dan olahraga. Acara ini pertama kali resmi mengudara pada tanggal 25 November 2000. Peneliti ingin mengetahui bagaimana tanggapan generasi muda Tionghoa Surabaya untuk mengamati minat mereka menonton Metro Xinwen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara secara langsung dan online. Subjek dari penelitian ini adalah 12 remaja Tionghoa Surabaya berusia antara 17 hingga 23 tahun yang memiliki kemampuan bahasa Mandarin. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh pemahaman bahwa generasi muda Tionghoa di pulau Jawa memiliki minat yang rendah pada bahasa Mandarin. Hal tersebut juga mempengaruhi tontonan program berita berbahasa Mandarin yang rendah. Penulis ingin generasi muda Tionghoa Surabaya dapat memberikan preferensi, persepsi dan tanggapan terkait Metro Xinwen. Penelitian ini memberikan wawasan tentang apa yang membuat generasi muda Tionghoa Indonesia tertarik pada berita berbahasa Mandarin. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tanggapan generasi muda Tionghoa Surabaya untuk mengamati minat mereka menonton Metro Xinwen bersifat positif dan negatif. Selain itu didapat juga bahwa minat responden bervariasi, mulai dari menjadikan Metro Xinwen sebagai sumber pengetahuan tentang sejarah dan kesenian Tiongkok, mempelajari kosa kata baru bahasa Mandarin, hingga mengikuti berita ekonomi global dan geopolitik dalam bahasa Mandarin.
Persepsi Karyawan Indonesia PT. X terhadap Konsorsium Tiongkok Y Rainatha, Stella Stephanie
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.61-76

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat membuat banyak perusahaan yang menjalin kerja sama dengan konsorsium atau aliansi strategis untuk mencapai tujuan bisnis yang lebih efektif dan efisien. Persepsi adalah proses yang memungkinkan kita mengorganisir informasi dan menafsirkan kesan terhadap lingkungan sekitar. Interaksi antara karyawan Indonesia PT X dan karyawan Konsorsium Tiongkok Y merupakan aspek penting dalam keberhasilan kerja sama ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan induktif yang dilakukan pada PT X. Melalui metode penelitian ini, peneliti dapat memperoleh pemahaman mendalam mengenai persepsi karyawan Indonesia PT X terhadap Konsorsium Tiongkok Y. Data yang diperoleh berupa hasil wawancara yang telah penulis jadikan transkripsi dan akan dianalisis dengan coding untuk disesuaikan dengan kategori tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi positif terhadap kerja sama antara PT X dan Konsorsium Tiongkok Y memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi operasional dan keberlanjutan perusahaan. Persepsi positif ini mendorong kerja sama yang lebih baik, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Kemampuan inovasi teknologi Konsorsium Tiongkok Y juga mendapat pujian tinggi, karena telah memainkan peran penting dalam melindungi lingkungan.
Pengaruh Persepsi Merek dan Harga terhadap Intensi Pembelian Smartphone Xiaomi Pada Masyarakat Tionghoa di Surabaya Barat Queeny, Reiwina
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.47-60

Abstract

Xiaomi merupakan salah satu merek smartphone asal Tiongkok yang memiliki pasar di Indonesia dan menduduki peringkat ketiga dalam segi jumlah penjualan. Di Indonesia masih terlihat ada stereotip terhadap merek Tiongkok yang menimbulkan keraguan pembeli terhadap produk-produk dari Tiongkok. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas bagaimana persepsi merek dan harga mempengaruhi intensi pembelian smartphone Xiaomi pada masyarakat Tionghoa di Surabaya barat. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan melakukan in-depth interview pada 12 narasumber, baik yang menggunakan smartphone Xiaomi maupun tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik bagi pengguna smartphone Xiaomi maupun yang tidak, persepsi terhadap merek memiliki pengaruh yang lebih kecil dibandingkan dengan harga dalam mempengaruhi intensi pembelian mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang Tionghoa di Surabaya barat memiliki kebiasaan berbelanja yang sangat berhati-hati dan penuh perhitungan. Melalui penelitian ini juga dapat terlihat bahwa pada sebagian orang Tionghoa Surabaya barat yang kurang memahami produk Tiongkok, stereotip terhadap merek Tiongkok masih ada.
Analisis Kesalahan Penggunaan Kata “bù”, “méi” dan “méiyou” serta Saran Pengajaran bagi Mahasiswa Indonesia Permatasari, Ivana; Nondolesmono, Jessica
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.39-46

Abstract

Fǒudìng fùcí atau kata keterangan negatif adalah kata yang sering digunakan dalam bahasa Mandarin. Tetapi pelajar Indonesia sering mengalami kesalahan dalam mempelajari fǒudìng fùcí. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan korpus global antarbahasa Tionghoa untuk menganalisis kesalahan pelajar Indonesia dalam penggunaan fǒudìng fùcí “bù”, “méi” dan “méiyǒu”. Melalui analisis data, ditemukan bahwa kesalahan penggunaan kata “bù”, “méi” dan “méiyǒu” dapat dibagi menjadi penggunaan kata yang terbalik, kesalahan penambahan, dan penggunaan kata yang tidak lengkap, namun frekuensi penggunaan kata yang terbalik adalah yang tertinggi. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis kesalahan penggunaan kata yang terbalik dari penggunaan fǒudìng fùcí “bù”, “méi” dan “méiyǒu”. Alasan kesalahan pelajar Indonesia dibagi menjadi gangguan atau/ transfer negatif dari bahasa ibu, kurangnya pemahaman tata bahasa terhadap bahasa kedua, kurang efektifnya metode pengajaran, dan situasi pelajar sendiri. Selain itu, penelitian ini juga membahas saran pengajaran fǒudìng fùcí kepada pelajar Indonesia, termasuk saran mengenai isi pengajaran, metode pengajaran, dan saran pembelajaran untuk pelajar. Saran-saran pengajaran ini diharapkan dapat membantu mengembangkan bahan ajar, memperbaiki strategi pengajaran, dan meningkatan efisiensi pengajaran.
Strategi Pengajaran Guru Bahasa Mandarin terhadap Anak ADHD yang Mempelajari Bahasa Mandarin Harsoyo, Josephine Angelina; Halim, Steffi Thanissa
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.11-27

Abstract

Anak ADHD merupakan anak berkebutuhan khusus yang tidak bisa duduk diam, susah fokus dan suka mencari perhatian. Karenanya, mereka menemukan banyak kesulitan ketika belajar bahasa, terutama bahasa Mandarin. Bahasa Mandarin merupakan bahasa yang memiliki aksara dan nada yang berbeda dengan bahasa lainnya, sehingga memerlukan fokus dan daya ingat yang kuat untuk mempelajarinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi guru bahasa Mandarin mengajar siswa ADHD yang mempelajari bahasa Mandarin. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk meneliti proses kegiatan belajar mengajar antara guru dan siswa. Subjek penelitian ini adalah seorang guru bahasa Mandarin di kursus bahasa Mandarin Lianhe dan seorang siswa ADHD berusia 9 tahun yang telah menjalani terapi selama 5 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru tersebut menggunakan pengalamannya dalam strategi mengajar bahasa Mandarin yang dipadukan dengan strategi mengajar siswa ADHD. Untuk meningkatkan keterampilan berbicara, guru mendorong siswa agar lebih banyak berbicara dengan menggunakan bahasa Mandarin dan memperbaiki kesalahan yang muncul. Ketika kelas, guru menjelaskan materi dengan selalu menjaga kontak mata dengan siswa. Guru juga menggunakan gambar, video, dan barang nyata untuk mengajar siswa ADHD. Ketika siswa ADHD tidak fokus mendengarkan, guru menggunakan permainan untuk menarik perhatiannya. Kata kunci: ADHD, Belajar bahasa Mandarin, Guru bahasa Mandarin, Strategi Mengajar
Penggunaan Bahasa Hakka di Kalangan Pemuda Pemudi Tionghoa Hakka Surabaya Suciwati, Lilik
Century: Journal of Chinese Language, Literature and Culture Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Kristen Petra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/century.13.1.77-85

Abstract

  Suku Tionghoa yang dapat dan menetap di Surabaya berasal dari berbagai daerah di Tiongkok, salah satunya adalah sub-suku Hakka. Dalam berkomunikasi sub-suku Hakka ini dominan menggunakan bahasa Hakka. Penelitian ini merupakan penelitian analisa kuantitatif deskriptif dengan mengumpulkan data kuesioner. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dalam kondisi atau situasi apa, berkomunikasi dalam bahasa Hakka ini digunakan oleh sub-suku Hakka. Hasil penelitian menunjukkan sub-suku Hakka yang tinggal dan menetap di Surabaya ini lebih sering menggunakan bahasa Hakka dalam ranah keluarga, misalnya hadir pada kegiatan-kegiatan atau pertemuan-pertemuan yang dilakukan bersama dengan keluarga, kerabat dan teman satu sub-suku, sedangkan dalam ranah masyarakat bahasa Hakka digunakan untuk membicarakan topik rahasia.

Page 1 of 1 | Total Record : 7