cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNATIF
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 780 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN 12%Mg HASIL REMELTING ALUMINIUM VELG BEKAS TERHADAP FLUIDITY DAN KEKERASAN DENGAN VARIASI TEMPERATUR TUANG Wijoyo, Wijoyo; Adi Pratama, Dicky Taufik; Darojad, Muhammad Wahyu
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh penambahan 12%Mg pada hasil remelting aluminium velg bekas terhadap fluidity dan kekerasan dengan variasi temperatur tuang. Bahan penelitian ini adalah paduan aluminium dari velg bekas mobil dan magnesium, kemudian dilebur dan dituang ke dalam cetakan dengan variasi temperatur tuang 670 oC, 720 oC dan 770 oC. Pengecoran dilakukan dengan metode evaporative memakai pola dari polystyrene foam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi temperatur tuang terhadap fluidity hasil remelting velg bekas dengan penambahan 12%Mg, secara umum mengakibatkan peningkatan sifat mampu alirnya, sedangkan kekerasannya optimum pada temperatur tuang pada kisaran 700 oC. Kata Kunci : magnesium, temperatur tuang, polyestyrene foam
PERANCANGAN JARINGAN BACKBONE DAN DISTRIBUSI 4G LTE DI SLEMAN BERBASIS JARINGAN OPTIK Asyari, Rifa Atul Izza; Firdaus, Firdaus; Indarto, Eka; Nurcahyani, ida
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSeiring meningkatnya kebutuhan pengguna seluler di seluruh dunia maka 3GPP menggagas suatu teknologi baru generasi keempat 4G long term evolution (LTE). 4G (LTE) adalah teknologi yang memungkinkan sebagai solusi dari permasalahan kapasitas dan kualitas jaringan pada daerah yang memiliki demand cukup tinggi seperti Kabupaten Sleman. Keberhasilan penggelaran 4G LTE didukung oleh jaringan backbone dan jaringan distribusi. Perancangan penggelaran jaringan fiber optik untuk jaringan backbone 4G LTE di Kabupaten Sleman membutuhkan kabel optik G-652 sepanjang 85 km dengan topologi ring dan teknologi WDM-STM64. Jaringan distribusi 4G LTE di Sleman menggunakan teknologi GPON dan kabel optik tipe G984 sepanjang 61,35 km. Nilai power yang diterima pada titik end-point (ONU) -25,010 dBm pada simulasi Optisystem dan -26,626 dB melalui hasil perhitungan real. Nilai tersebut diatas nilai minimum power (receiver sensitivity) -28 dBm yang mengacu pada standar parameter ITU-T G.984.2. Rata-rata nilai rise time adalah 69 ps, nilai tersebut masih dibawah nilai standar maksimum yang diperbolehkan sebesar 70 ps. Bit Error Rate rata-rata link backbone yaitu 5x10-4. Kata kunci: backbone, distribusi, LTE, optik, sleman
PERANCANGAN VALUE STREAM MAPPING PROSES PRODUKSI MAINAN KAYU PADA CV. MK Mutiasari, Azizah; Pratama, Ahmad Juang
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCV. MK merupakan salah satu industri kecil menengah (IKM) yang memproduksi mainan kayu. Seperti pada industri kecil menengah lainnya, CV. MK ini mempunyai tujuan untuk menghasilkan keuntungan yang optimal dengan meningkatkan efisiensi dan fokus untuk minimalisasi pemborosan yang terjadi pada keseluruhan proses produksi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam mengeliminasi waste adalah pendekatan  Lean Manufacturing dan salah satu tools-nya yaitu value stream mapping. Pada penelitian ini, penulis melakukan pengambilan data setiap stasiun kerja yang ada pada proses produksi mainan kayu. Melalui data tersebut, penulis dapat mengidentifikasi Current State Map yang menunjukkan keadaan atau kondisi aktual yang terjadi pada lantai produksi mainan kayu. Selanjutnya dilakukan analisis jumlah waktu value added dan non value added dalam produksi mainan kayu. Besar value added adalah 564 detik, non value added sebesar 95.45 detik, dan total waktu produksi sebesar 659.45 detik. Berdasarkan data waktu siklus yang sudah ada dapat diketahui bahwa total waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu unit mainan kayu adalah 564 detik. Available Time pada perusahaan ini untuk melakukan produksi adalah sebanyak 21600 detik.  Kata kunci: Current State Map, Lean Manufacturing, Non Value Added, Value Added
KOMBINASI METODE AHP DAN TOPSIS PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN Chamid, Ahmad Abdul; Murti, Alif Catur
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBerbagai metode telah diterapkan pada sistem pendukung keputusan untuk menghasilkan alternatif yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh suatu organisasi atau perusahaan. Berbagai metode yang telah diterapkan tentunya terdapat kelebihan dan kelemahan yang banyak dipaparkan di setiap kajian, penyempurnaan tentunya selalu dilakukan dari berbagai penelitian. Salah satu metode yang sering diterapkan dalam sistem pendukung keputusan yaitu AHP. Metode AHP sendiri tidak lepas dari kekurangan, metode AHP tidak efektif apabila digunakan pada kasus yang dengan jumlah kriteria dan alternatif yang banyak, oleh karena itu diperlukan metode lain untuk dikombinasikan dengan metode AHP agar didapatkan hasil yang lebih efektif. Kombinasi metode AHP dan TOPSIS dipilih dengan alasan metode AHP memliki kelebihan berdasar pada  matriks perbandingan pasangan dan melakukan analisis konsistensi. Sedangkan metode TOPSIS dapat menyelesaikan pengambilan keputusan secara praktis, karena konsepnya sederhana dan mudah dipahami, komputasinya efisien, serta memiliki kemampuan mengukur kinerja relatif dari alternatif-alternatif keputusan. Kombinasi metode AHP dan TOPSIS dapat diterapkan pada sistem pendukung keputusan dengan berbagai objek yang akan diteliti dengan tetap memahi teori yang ada pada metode AHP dan TOPSIS. Kata kunci: AHP, TOPSIS, sistem pendukung keputusan 
KAJIAN PERFORMA TEKANAN ALIRAN PADA RANGKAIAN POMPA TUNGGAL SANYO DARI BENTUK SUDU DAN TUTUP IMPELLER Prihatin, Joko Yunianto; Widodo, H S
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemampuan pompa sentrifugal ditentukan oleh beberapa besaran seperti tinggi tekanan fluida. Semakin tinggi tekanan fluida yang dipindahkan maka kemampuan pompa akan semakin ringan daya yang diberikan juga sangat berpengaruh, semakin besar daya yang diberikan ke dalam pompa Kemampuan pompa untuk memindahkan cairan juga akan semakin besar yang ditunjukkan dalam debit aliran yang besar. Melihat nilai optimasi performa tersebut memiliki pengaruh besar terhadap funginya membantu kinerja manusia, maka dari Tim Akademisi ATW dosen, laborat dan mahasiswa ATW di laboratorium fluida mempelajari kajian tersebut dalam penelitian. Penelitian tersebut diprioritaskan pada model impeller dan model tutup impeller pada rangkaian pompa tunggal. Berdasarkan penelitian berkelanjutan guna mencapai kesempurnaan efisien performa pompa sanyo tersebut diperoleh Debit paling besar senilai 16liter/menit dan 335,89cm/s diperoleh pada komposisi ke dua (Impeller silang dan tutup cembung), sedangkan debit paling rendah senilai 13,8liter/menit dan 331,98cm/s diperoleh pada komposisi ke tiga (Impeller Lurus dan tutup datar). Nilai tekanan hisap paling tinggi adalah -14,3cmhg pada komposisi ke dua (Impeller silang dan tutup cembung ) dan tekanan hisap paling rendah senilai -13,7cm hg diperoleh pada komposisi ke tiga (Impeller Lurus dan tutup datar) Kata kunci: kuat lentur, daya serap air, metode taguchi
KAJIAN POTENSI INVESTASI TAMAN BUDAYA SOSROKARTONO KABUPATEN KUDUS Handoyo, Ag. Sunarno; Edris, Mochamad; Sukresno, Sukresno; Ariyanto, Shodiq Eko
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKajian Potensi Investasi Taman Budaya Sosrokartono pada hakekatnya bertujuan untuk mengembangkan potensi budaya Kabupaten Kudus yang terdiri dari : sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem teknologi, sistem ekonomi, sistem sosial, sistem religi, dan sistem kesenian. Ketujuh sistem tersebut saling berkaitan merupakan satu kesatuan yang semata-tidak dapat dipisahkan. Analisi yang diguanakan adalah analisis SWOT yang berkolaborasi dengan analisis Balanced Scorecard. Mengacu pada tujuh sistem budaya tersebut dapat di identifikasi faktor internal dan eksternal yang terdiri dari : kekuatan/potensi, kelemahan, peluang, ancaman, yang dikolaborasikan dengan perspektif finance, operasional, customer, dan learning proces. Proses berikutnya adalah menentukan posisi strategis dan perencanaan strategis Taman Budaya Sosrokartono. Kesimpulan hasil kajian ini adalah adanya potensi investasi yang terdiri dari tujuh sistem budaya dan dapat direkomendasikan pembangunan sarana dan prasarana sesuai peruntukannya Kata Kunci:investasi, kekuatan, peluang,  strategi.
SISTEM INFORMASI EKSEKUTIF PT. PLN (PERSERO) SUMEDANG RAYON TANJUNGSARI Komara, Intan Putri; P, Tacbir Hendro; Rinaldi, Faiza
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 2)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perusahan Listrik Negara (PLN) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa energi listrik yang menyuplai energi listrik ke setiap pelanggan. Pelanggan merupakan suatu bagian terpenting dalam usaha suatu perusahaan dan juga orang yang melakukan pembelian secara berulang-ulang. Dilihat dari banyaknya masyarakat yang menggunakan listrik harusnya pihak eksekutif mengetahui jumlah pelanggan pada setiap wilayahnya, berapa banyak jumlah pelanggan yang memasang listrik, jumlah pelanggan yang memakai daya sekian seperti jumlah pelanggan yang memakai daya 900 atau mengetahui seberapa banyak pelanggan yang dilihat berdasarkan tarif  itu sendiri. Dalam menangani permasalahan yang ada, dibutuhkan sistem yang mampu memudahkan dalam pengolahan data. Sistem Informasi Eksekutif  dibutuhkan dalam rangka memberikan dukungan informasi dengan mudah, cepat, dan akurat. Sistem Informasi Eksekutif harus diterapkan sehingga dapat membantu para eksekutif dalam pengambilan keputusan, informasi tersebut ditampilkan melalui sebuah grafik peningkatan dari pelanggan yang menggunakan berdasarkan kategori tertentu, tabel, serta dril-down. Grafik tersebut akan dengan mudah membantu menganalisis permasalahan dan memperlihatkan perkembangan yang terjadi. Grafik ini yang nantinya akan membantu dalam pengambilan keputusan. Kata kunci: Pelanggan, Sistem Informasi Eksekutif
PENINGKATAN KETERAMPILAN NADZIR, PPAIW KUA, DAN PENYELENGGARA SYARIAH MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN ASET WAKAF BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI Sugiarto, Edi; Fahmi, Amiq
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kekayaan aset wakaf berupa tanah di Indonesia yang tersebar di 33 provinsi terbilang besar. Data dari Direktorat Pemberdayaan Wakaf Kementerian Agama RI tahun 2016, jumlah data tanah wakaf di Indonesia sebanyak 435.768 lokasi dengan luas total mencapai 4.359.443.170,00 m2, yang sudah bersertifikat wakaf sebanyak 287.160 (65,9%) dan belum bersertifikat wakaf sebanyak 148.447 (34,1%). Aset wakaf yang besar ini jika tidak dikelola dengan baik pasti akan banyak menimbulkan permasalahan-permasalahan seperti hilangnya sejumlah aset wakaf yang pada akhirnya wakaf tidak sesuai dengan fungsi dan tujuannya dan tidak dapat digunakan untuk kepentingan umat. Tujuan pelatihan manajemen aset wakaf berbasis teknologi informasi bagi Nadzir, Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) Kantor Urusan Agama (KUA) dan Penyelenggara Syariah Kantor Kementerian Agama Kantor Kota Semarang ingin memperbaiki manajemen aset wakaf dalam jangka panjang melalui penggunaan teknologi informasi. Metode pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan tahapan-tahapan persiapan, forum grup diskusi, penggunaan aplikasi E-Wakaf dan evaluasi pelatihan. Hasil dari pelaksanaan kegiatan memberikan dampak peningkatan pengetahuan dan ketrampilan bagi peserta, yaitu Nadzir, PPAIW KUA dan Penyelenggara Syariah. Peserta memiliki pengetahuan tentang pengelolaan aset wakaf dengan baik dan benar, ketrampilan penggunaan komputer, pengelolaan data dan informasi secara efisien sehingga timbul kesadaran memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan aset wakaf secara transparan dan akuntabel. Kata Kunci : Manajemen Aset Wakaf, Nadzir, Pelatihan E-Wakaf, Penyelenggara Syariah, PPAIW KUA.
PENGOPERASIAN BEBAN LISTRIK FASE TUNGGAL TERKENDALI MELALUI MINIMUM SYSTEM BERBASIS MIKROKONTROLER DAN SENSOR VOICE RECOGNITION (VR) Goeritno, Arief; Ginting, Sandy Ferdiansyah; Yatim, Rakhmad
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 1)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMinimum system berbasis mikrokontroler dan sensor voice recognition (VR) sebagai pengendali aktuator telah digunakan untuk pengoperasian beban listrik fase tunggal.  Minimum system adalah suatu sistem yang tersusun melalui 2 (dua) tahapan, yaitu (a) diagram rangkaian dan bentuk fisis board dan (b) pengawatan terintegrasi terhadap minimum system pada sistem mikrokontroler ATmega16.  Keberadaan sistem mikrokontroler pada minimum system perlu program tertanam melalui pemrograman berbasis bahasa BasCom AVR dengan sejumlah tahapan, yaitu (i) konfigurasi pin, (ii) deklarasi variabel (peubah), (iii) deklarasi konstanta (tetapan), (iv) inisialisasi, (v) program utama, (vi) ambil dan kirim data, dan (vii)  keluaran. Uji verifikasi terhadap sistem mikrokontroler dilakukan melalui simulasi berbantuan aplikasi Proteus, berupa pemberian 5 (lima) macam perintah terhadap sensor VR, yaitu “LAMPU”, “NEON”, “KIPAS”, “HIDUP”, dan “MATI”. Hasil simulasi sesuai perintah terhadap sensor VR berupa tampilan pada Virtual Terminal.  Kinerja minimum system berbasis mikrokontroler ATmega16 berbantuan sensor VR ditunjukkan, bahwa hasil pemantauan (i) saat sensor diberi perintah “LAMPU”, maka lampu pijar menyala (on), (ii) saat sensor diberi perintah  “NEON”, maka lampu TL menyala (on), (iii) saat sensor diberi perintah “KIPAS”, (iii) saat sensor diberi perintah “KIPAS”, maka kipas angin beroperasi (on), (iv) saat sensor diberi perintah “HIDUP”, maka lampu pijar dan lampu TL menyala (on) dan kipas angin beroperasi (on), dan (v) saat sensor diberi perintah “MATI”, maka lampu pijar dan lampu TL padam (off) dan kipas angin tidak beroperasi (off). Pemberian perintah masukan terhadap sensor VR telah memberikan kinerja yang diharapkan. Kata Kunci: beban listrik fase tunggal,  mikrokontroler ATmega16, sensor voice recognation
ANALISA METODE SWOT DAN PERENCANAAN STRATEGI GUNA MENENTUKAN STRATEGI BISNIS PERUSAHAAN PANEL LISTRIK PADA PT. LAKSANA PANEL Rachmawati, Hana Mareta; Pratama, Ahmad Juang
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPara pelaku perusahaan harus memiliki strategi yang efektif dan efisien dalam menjalankan perusahaannya. Salah satu industri penghasil barang kebutuhan manusia yaitu industri panel listrik. Industri panel listrik merupakan salah satu sektor industri yang terus dibutuhkan. Kebutuhan akan produk dari industri panel listrik terus meningkat karena sektor industri ini memberikan keamaan pada instalasi listrik di sektor industri besar maupun kecil. Tujuan utama perencanaan strategi adalah agar perusahaan dapat melihat secara obyektif dari kondisi-kondisi internal dan eksternal untuk memperoleh keunggulan dalam persaingan dan memiliki produk sesuai dengan keinginan konsumen. Strategi bisnis pada PT. Laksana Panel masih menjadi kendala besar pada proses penjualaan panel listrik sehingga membuat produksi panel menjadi terhambat. Kekurangan modal pun menjadi hambatan PT. Laksana Panel untuk mempromosikan produknya ke pasar penjualan yang lebih besar. Oleh karena itu perlu di lakukan Analisa SWOT & Perencanaan Strategi untuk membantu PT. Laksana Panel mencapai strategi bisnis yang di inginkan. Dari penilitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Prioritas strategi yang di butuhkan dalam pencapaian oleh PT. Laksana Panel yaitu di pilih Strategi Penetrasi pasar. Untuk melakukan strategi Penetrasi Pasar diantaranya yaitu: Mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar untuk produk-produk terkini iklan, promosi, harga yang kompetitif dan Mempertahankan dominasi pertumbuhan pasar. Kata Kunci: Metode SWOT, Penetrasi Pasar, Perencanaan Strategi, Strategi BisnisÂ