cover
Contact Name
Yanuar Surya Putra
Contact Email
yanuar_suryaputra@stieama.ac.id
Phone
+62298321013
Journal Mail Official
jurnalama@stieama.ac.id
Editorial Address
Jalan Diponegoro 39 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Among Makarti
ISSN : 19797400     EISSN : 27745163     DOI : https://doi.org/10.52353
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Among Makarti adalah jurnal ilmiah bertujuan untuk berbagi pengetahuan dan isu – isu terkini terkait dengan penelitian dibidang ekonomi dan bisnis. Secara khusus cakupan jurnal Among Makarti adalah : a. Di bidang bisnis, kami menerima artikel ilmiah dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Manajemen Keuangan dan Akuntansi Keuangan 2. Manajemen Operasional. 3. Manajemen SDM dan Perilaku Keorganisasian. 4. Manajemen Pemasaran. 5. Manajemen Strategi 6. Kewirausahaan 7. Sistem Informasi Manajemen b. Di bidang Ekonomi, kami menerima artikel dengan ruang lingkup sebagai berikut: 1. Makro Ekonomi 2. Mikro Ekonomi
Articles 259 Documents
MENGUNGKAP PERAN INFORMASI NON-KEUANGAN TERHADAP TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN TERINDEKS SRI KEHATI Sari, Dinda Purnama; Anugerah, Eza Gusti; Wardhaningrum, Oktaviani Ari
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.844

Abstract

Abstract : This study employs a quantitative approach to analyze the influence of Environmental, Social, and Governance (ESG), Enterprise Risk Management (ERM), and Sustainability Report (SR) Assurance on the profitability of companies listed in the Sri-Kehati Index during the 2020–2023 observation period. ESG, as an independent variable, is measured using a scoring method based on the 2016 GRI Standards, while ERM is assessed through scoring based on the COSO ERM framework, and SR Assurance is represented as a dummy variable. The dependent variable, profitability, is measured using the Return on Equity (ROE) indicator. Data for this study were collected from annual and sustainability reports available on the companies' official websites. From an initial population of 82 companies in the Sri-Kehati Index, a purposive sampling method was used to select 75 companies that met the criteria within the observation period. Data analysis was conducted using descriptive statistics, classical assumption testing, and hypothesis testing, utilizing SPSS software version 23. The findings indicate that the ESG variable has a significant negative effect on profitability, the ERM variable does not have a substantial effect, and the SR Assurance variable has a significant positive effect on the profitability of companies listed in the Sri-Kehati Index.Abstrak : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG), Enterprise Risk Management (ERM), dan Sustainability Report (SR) Assurance terhadap profitabilitas perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Sri-Kehati selama periode observasi 2020–2023. ESG sebagai variabel independen diukur menggunakan metode skoring berdasarkan GRI Standards 2016, sedangkan ERM diukur melalui skoring berdasarkan kerangka kerja COSO ERM, dan SR Assurance direpresentasikan sebagai variabel dummy. Variabel dependen, yaitu profitabilitas, diukur menggunakan indikator Return on Equity (ROE). Data penelitian diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang tersedia di situs resmi perusahaan. Dari populasi awal sebanyak 82 perusahaan dalam Indeks Sri-Kehati, metode purposive sampling digunakan untuk memilih 75 perusahaan yang memenuhi kriteria sesuai dengan periode observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ESG berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas, variabel ERM tidak memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan variabel SR Assurance berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas perusahaan dalam Indeks Sri-Kehati.
INSTAGRAM MARKETING STRATEGIES AND COMMUNITY BUILDING: A CASE STUDY OF FASHION SMES IN BANDUNG, INDONESIA Astuti, Novika Candra; Azzahra, Salsa Mylady
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.820

Abstract

Abstract : This study examines the strategic utilisation of Instagram by small fashion businesses in Bandung, Indonesia, to cultivate brand communities and develop marketing strategies. Although current studies have mostly concentrated on big worldwide businesses and developed markets, little is known about how SMEs in developing nations negotiate Instagram's tools—especially Instagram Ads—for brand development and consumer interaction. Filling in this void, the study uses the Gioia technique and in-depth interviews to analyse four local fashion companies using a qualitative multiple case study approach. Two main themes emerge from the results: (1) Instagram marketing strategy with market segmentation, content development, and ad optimisation; and (2) Instagram engagement and community building with follower refinement, influencer relationships, and interactive engagement strategies. The study advances brand community theory via the prism of intentional audience curation and active interaction, therefore augmenting theory by combining content strategy with targeted segmentation in social media marketing. These realisations help one to grasp digital branding in settings of emerging markets.Abstrak : Penelitian ini menyelidiki bagaimana bisnis fashion kecil di Bandung, Indonesia, secara strategis menggunakan Instagram untuk mengembangkan strategi pemasaran dan membangun komunitas merek. Meskipun penelitian yang ada lebih banyak fokus pada merek global besar dan pasar berkembang, pemahaman tentang bagaimana UKM di negara berkembang menggunakan alat-alat Instagram—terutama Instagram Ads—untuk pengembangan merek dan keterlibatan pelanggan masih terbatas. Untuk mengatasi kekurangan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan menganalisis empat merek fashion lokal melalui wawancara mendalam dan metode Gioia. Temuan menunjukkan dua tema utama: (1) strategi pemasaran Instagram, termasuk segmentasi pasar, pembuatan konten, dan optimasi iklan; dan (2) keterlibatan Instagram dan pembangunan komunitas, yang mencakup penyaringan pengikut, kolaborasi dengan influencer, dan taktik keterlibatan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap teori dengan mengintegrasikan strategi konten dengan segmentasi yang ditargetkan dalam pemasaran media sosial dan mengembangkan teori komunitas merek melalui perspektif kurasi audiens yang sengaja dan keterlibatan aktif. Temuan ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang branding digital dalam konteks pasar yang sedang berkembang.
DILEMA PENGGUNA PAYLATER : ANALISIS PERSEPSI KEMUDAHAN, RISIKO, DAN MANFAAT DENGAN KEBUTUHAN INDIVIDU SEBAGAI MODERASI Kartikasari, Hayu; Fauzi, Irsal
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.850

Abstract

Abstract : This research aims to analyze the effect of perceived ease of use, perceived risk, and perceived benefits on decisions to use the PayLater feature, as well as the role of the level of individual needs as a moderator by applying the Technology Acceptance Model (TAM) theory as the basis of research. The sampling technique used was purposive sampling with predetermined respondent criteria. This research uses descriptive quantitative research methods, the data is collected using a questionnaire distributed to respondents via Google Form. The sample used in this study was 100 respondents from the Digital Business S1 study program at Ngudi Waluyo University. The analysis method used is Partial Least Square (PLS) with the help of the SmartPLS version 3.00 program and analyzed using the outer model and inner model. The results showed that perceived ease of use, perceived risk, and perceived benefits have a significant influence on the decision to use the PayLater feature. The level of individual needs also has a significant effect on the decision to use the PayLater feature.  However, the level of individual needs does not strengthen the direction of the relationship between perceived convenience, perceived risk, and perceived benefits on the decision to use the PayLater feature. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater, serta peran tingkat kebutuhan individu sebagai moderator dengan menerapkan teori Technology Acceptance Model (TAM) sebagai dasar penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria-kriteria responden yang telah ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden melalui Google Form. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden mahasiswa program studi S1 Bisnis Digital Universitas Ngudi Waluyo. Metode analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS) dengan bantuan program SmartPLS versi 3.00 dan dianalisis menggunakan outer model dan inner model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater. Tingkat kebutuhan individu juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater.  Namun, tingkat kebutuhan individu tidak memperkuat arah hubungan antara persepsi kemudahan, persepsi risiko, dan persepsi manfaat terhadap keputusan penggunaan fitur PayLater.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MEMODERASI PENGARUH DOOM SPENDING, DOOM SCROLING DAN FEAR OF MISSING OUT TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN GENERASI Z DI KOTA KUPANG Hernawati, Retno; Manek, Alfridus Mau; Sasea, Tirtania
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.827

Abstract

Abstract : This study aims to analyze (1) the influence of Doom Spending, Doom Scrolling, and Fear of Missing Out on the financial management behavior of Generation Z in Kupang City and (2) the role of digital literacy in moderating the relationship between Doom Spending, Doom Scrolling, and Fear Of Missing Out with the financial management behavior of this generation. The sampling technique used was purposive sampling, with a total of 398 respondents. Data analysis was carried out using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA). The results of the study show that Doom Spending, Doom Scrolling, and Fear Of Missing Out have an influence on the financial management behavior of Generation Z in Kupang City. In addition, digital literacy has been shown to moderate the relationship between Doom Scrolling and Fear Of Missing Out and financial management behavior, but it does not act as a moderator in the relationship between Doom Spending and financial management behavior of Generation ZAbstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh Doom Spending, Doom Scrolling, dan Fear of Missing Out terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Kupang serta (2) peran literasi digital dalam memoderasi hubungan antara Doom Spending, Doom Scrolling, dan Fear Of Missing Out dengan perilaku pengelolaan keuangan generasi tersebut. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 398 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda serta Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Doom Spending, Doom Scrolling, dan Fear Of Missing Out memiliki pengaruh terhadap perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z di Kota Kupang. Selain itu, literasi digital terbukti mampu memoderasi hubungan antara Doom Scrolling dan Fear Of Missing Out dengan perilaku pengelolaan keuangan, namun tidak berperan sebagai moderator dalam hubungan antara Doom Spending dan perilaku pengelolaan keuangan Generasi Z
MARKETING 5.0 : PERAN KEY OPINION LEADER DAN TRUSTWORTHINESS TERHADAP CUSTOMER ENGAGEMENT SCARLETT WHITENING Khumaeroh, Luk Lu'ul; Fauzi, Irsal
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.851

Abstract

Abstrac : This research aims to analyze the influence of Key Opinion Leader (KOL) and Trustworthiness on Customer Engagement in Scarlett Whitening products, with Purchase Intention as a mediating variable. This research uses quantitative methods with an explanatory research approach to explain the causal relationship between the variables studied. Data collection was carried out through a survey of 96 respondents who were users of Scarlett Whitening products in Ungaran, Semarang Regency, using a purposive sampling technique. The data analysis technique uses Partial Least Square (PLS). The research results show that Key Opinion Leaders do not have a significant influence on Customer Engagement or Purchase Intention directly. However, a significant influence was found through the mediation of Purchase Intention. On the other hand, Trustworthiness has a significant direct influence on both Customer Engagement and Purchase Intention. Apart from that, Trustworthiness also has an indirect influence on Customer Engagement through Purchase Intention. This research highlights the importance of consumer trust as a key factor in increasing customer engagement and driving purchase intent. Scarlett Whitening is advised to strengthen the Trustworthiness element and evaluate strategies for selecting and using KOLs to make them more relevant to the target market.Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Key Opinion Leader (KOL) dan Trustworthiness terhadap Customer Engagement pada produk Scarlett Whitening, dengan Purchase Intention sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research untuk menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui survei terhadap 96 responden yang merupakan pengguna produk Scarlett Whitening di Ungaran, Kabupaten Semarang, dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Key Opinion Leader tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Customer Engagement maupun Purchase Intention secara langsung. Namun, pengaruh signifikan ditemukan melalui mediasi Purchase Intention. Sebaliknya, Trustworthiness memiliki pengaruh langsung signifikan baik terhadap Customer Engagement maupun Purchase Intention. Selain itu, Trustworthiness juga memiliki pengaruh tidak langsung terhadap Customer Engagement melalui Purchase Intention. Penelitian ini menyoroti pentingnya kepercayaan konsumen sebagai faktor kunci dalam meningkatkan keterlibatan pelanggan dan mendorong niat beli. Scarlett Whitening disarankan untuk memperkuat elemen Trustworthiness serta mengevaluasi strategi pemilihan dan penggunaan KOL agar lebih relevan dengan target pasar.
PERAN AKSES PERMODALAN NON PERBANKAN MELALUI PROGRAM PNM MEKAAR DALAM PENGEMBANGAN UMKM PEREMPUAN DI KOTA SUNGAI PENUH Pratami, Khinanthi Adellia; Mu'arrif, Zul Ihsan
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.832

Abstract

Abstract : The foundation of this investigate centers on the  limited access of women entrepreneurs in MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) to financing from official financial establishments, which has made non-bank programs like PNM Mekaar a strategic alternative in promoting women’s economic empowerment. The purpose of this study is to examine the function of non-bank funding access through the PNM Mekaar program in supporting the development of MSMEs run by women in Sungai Penuh City. The study uses a qualitative methodology with a phenomenological method, where data is collected through in-depth interviews with 10 women MSME entrepreneurs who are recipients of loans from PNM Mekaar. Data reduction, data display, and conclusion drawing are all part of the Miles and Huberman model of analysis. The results show that access to financing from PNM Mekaar positively affects the development of women’s businesses, including improvements in working capital, entrepreneurial skills, and self-confidence. However, challenges such as the lack of continued mentoring and socio-cultural barriers affecting business development were also found. In conclusion, the PNM Mekaar program plays a crucial role in supporting women’s economic empowerment but needs to be accompanied by more comprehensive and sustainable empowerment strategies.Abstrak : Dasar dari penelitian ini berfokus pada keterbatasan akses perempuan pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) terhadap pembiayaan dari lembaga keuangan resmi, yang menjadikan program non-bank seperti PNM Mekaar sebagai alternatif strategis dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji peran akses permodalan non-perbankan melalui program PNM Mekaar dalam mendukung pengembangan UMKM yang dijalankan oleh perempuan di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 perempuan pelaku UMKM yang menjadi penerima pembiayaan dari PNM Mekaar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses pembiayaan dari PNM Mekaar memberikan dampak positif terhadap perkembangan usaha perempuan, termasuk peningkatan modal kerja, keterampilan kewirausahaan, dan rasa percaya diri. Namun demikian, ditemukan pula tantangan seperti kurangnya pendampingan berkelanjutan dan hambatan sosial budaya yang memengaruhi perkembangan usaha. Sebagai kesimpulan, program PNM Mekaar memainkan peran penting dalam mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan, namun perlu didukung oleh strategi pemberdayaan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
KAUSALITAS PAD DAN BELANJA MODAL TERHADAP DEFISIT APBD (STUDI KASUS PROVINSI 3 JAWA PERIODE 2012-2021) Putra, Dendy Pramana; Efendi, Lukman; Sofwan, Adiwidya Muhammad
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.835

Abstract

Abstract : This study aims to know the extent to which original local government revenue and capital expenditure are related to the local government budget deficit for the 2012-2021 period. Data used is panel data with 10 years series (2012-2021) and cross-section in 3 Java Provinces (West Java, Central Java, East Java). The method used a panel data regression Common Effects Model (CEM) with help from views 9.0 software. The result of this study showed the original local government revenue that has positive influence and significant on the local government budget deficit with tcalculated the value of original local government revenue is 4.968535 and Prob. 0.0000. Meanwhile, capital expenditures are influentially negative and significant to the local government budget deficit with tcalculated value of capital expenditure is -2.069669 and Prob is 0.0482. The original local government revenue and capital expenditures simultaneously influentially significant to the local government budget deficit with mark Prob (F-Statistic) of 0.000156. Original local government revenue and capital expenditure variables predicted the deficit of local government budget deficit in 43.9%. It means variation of this variable in determines local government budget deficit is strong sufficient.Abstrak : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan belanja modal terhadap defisit APBD Periode 2012-2021. Data yang digunakan adalah data panel dengan time series 10 tahun (2012-2021) dan cross section di Provinsi 3 Jawa (Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur). Metode yang digunakan ialah metode regresi data panel menggunakan Common Effect Model (CEM) dengan bantuan software Eviews 9.0. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap Defisit APBD dengan nilai thitung PAD sebesar 4,968535 dan nilai Prob. 0,0000. Sedangkan Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Defisit APBD dengan nilai thitung Belanja modal sebesar -2,069669 dan nilai Prob. 0,0482. PAD dan Belanja Modal secara simultan berpengaruh dan signifikan terhadap Defisit APBD dengan nilai Prob (F-Statistic) sebesar 0,000156. Variabel PAD dan Belanja Modal dapat memprediksi Defisit APBD sebesar 43,9% yang berarti variasi variabel ini dalam menentukan defisit APBD cukup kuat.
VOLATILITY OF GOLD AND OIL PRICES ON THE INDONESIAN STOCK MARKET IN GEOPOLITICAL CRISIS Hadi, Natanael Kristolife Ardana; Robiyanto, Robiyanto
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.815

Abstract

Abstract : This study investigates the impact of oil and gold price volatility on stock market returns in Indonesia during periods of geopolitical instability, specifically the Russia-Ukraine conflict and the Israel-Hamas crisis. Utilizing secondary data, the research analyzes the daily closing prices of West Texas Intermediate (WTI) crude oil, Brent Crude Oil, gold, and the Jakarta Composite Index (JCI). The Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) (1,1) model is employed as the primary analytical framework. The findings reveal that oil and gold price volatility exerts a positive and unidirectional influence on Indonesian stock returns during the aforementioned geopolitical crises. This suggests that investors tend to seek safe-haven assets, such as gold, in times of economic uncertainty and geopolitical turmoil. The increased volatility in gold prices is indicative of heightened market instability, particularly during financial crises and geopolitical disruptions. These results corroborate the notion of gold serving as a reliable safe-haven asset during periods of economic and geopolitical uncertainty.Abstrak : Penelitian ini menyelidiki dampak volatilitas harga minyak dan emas terhadap imbal hasil pasar saham di Indonesia selama periode ketidakstabilan geopolitik, khususnya konflik Rusia-Ukraina dan krisis Israel-Hamas. Dengan memanfaatkan data sekunder, penelitian ini menganalisis harga penutupan harian minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), Brent Crude Oil, emas, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Model Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (GARCH) (1,1) digunakan sebagai kerangka analisis utama. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa volatilitas harga minyak dan emas memberikan pengaruh positif dan searah terhadap imbal hasil saham Indonesia selama krisis geopolitik tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa investor cenderung mencari aset safe haven, seperti emas, di saat ketidakpastian ekonomi dan gejolak geopolitik. Meningkatnya volatilitas harga emas merupakan indikasi meningkatnya ketidakstabilan pasar, terutama selama krisis keuangan dan gangguan geopolitik. Hasil ini menguatkan gagasan bahwa emas berfungsi sebagai aset safe haven yang andal selama periode ketidakpastian ekonomi dan geopolitik.
PENGEMBANGAN STRATEGIS INDUSTRI PENGEMBANG GAME LOKAL INDONESIA: PENDEKATAN BERBASIS SWOT UNTUK MEMBUKA POTENSI EKONOMI KREATIF Nurohman, Yulfan Arif; Isa, Muzakar
Among Makarti Vol 18, No 1 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i1.840

Abstract

Abstract : The local game development industry in Indonesia holds significant potential to contribute to the national creative economy. However, despite substantial increases in labor absorption and market size, the sector’s contribution to national GDP and export value remains relatively low compared to other creative sub-sectors, such as fashion. Furthermore, the discrepancy between labor force growth and declining GDP performance raises concerns about productivity and industrial efficiency. This study aims to analyze the internal strengths and weaknesses, as well as external opportunities and threats (SWOT), that influence the strategic positioning of local game developers. Drawing on qualitative data gathered from key industry informants and validated through a SWOT matrix analysis (IFAS and EFAS), this research formulates strategic recommendations to enhance competitiveness and promote sustainable growth in both domestic and international markets. The findings offer practical insights for stakeholders—including policymakers, industry players, and investors—on how to develop adaptive and proactive strategies to advance Indonesia’s game development sector as a key driver of the creative economy.Abstrak : Industri pengembangan game lokal di Indonesia memiliki potensi yang signifikan untuk berkontribusi pada ekonomi kreatif nasional. Namun peningkatan substansial dalam penyerapan tenaga kerja dan ukuran pasar, kontribusi sektor ini terhadap PDB nasional dan nilai ekspor masih relatif rendah dibandingkan dengan subsektor kreatif lainnya seperti fashion. Selain itu, perbedaan antara pertumbuhan tenaga kerja dan penurunan kinerja PDB menimbulkan kekhawatiran mengenai produktivitas dan efisiensi industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan internal, serta peluang dan ancaman eksternal (SWOT), yang memengaruhi posisi strategis pengembang game lokal. Dengan menggunakan data kualitatif yang diperoleh dari informan industri utama dan divalidasi melalui analisis matriks SWOT (IFAS dan EFAS), penelitian ini merumuskan rekomendasi strategis untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan berkelanjutan di pasar domestik dan internasional. Temuan ini memberikan wawasan praktis bagi para pemangku kepentingan pembuat kebijakan, pelaku industri, dan investor dalam merumuskan strategi adaptif dan proaktif untuk mendorong pengembangan sektor pengembangan game Indonesia sebagai penggerak ekonomi kreatif.
PENGARUH OPASITAS BANK, RISIKO KREDIT, DAN RASIO SIMPANAN TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT BANK DENGAN WHOLESALE FUNDING SEBAGAI VARIABEL MODERASI Saputri, Ary Dewi; Lukiastuti, Fitri; Djou, Laurentius Dominicus Gadi
Among Makarti Vol 18, No 2 (2025): Among Makarti
Publisher : STIE AMA Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52353/ama.v18i2.920

Abstract

ABSTRACT : This study examines the influence of bank opacity, credit risk, and the deposit ratio on bank credit growth, with wholesale funding acting as a moderating variable, in conventional commercial banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019-2024 period. The sample comprises 14 conventional commercial banks, resulting in a total of 84 observations. Data were analyzed using multiple regression with Moderated Regression Analysis (MRA) implemented in SPSS version 27. The results indicate that: (1) bank opacity has a significant negative effect on credit growth; (2) credit risk has a significant negative effect on credit growth; (3) the deposit ratio has a significant positive effect on credit growth; (4) wholesale funding strengthens the negative effect of bank opacity on credit growth; (5) wholesale funding strengthens the negative effect of credit risk on credit growth; and (6) wholesale funding strengthens the positive effect of the deposit ratio on credit growth. The adjusted R2 value of 0.749 suggests that 74.9% of the variation in credit growth is explained by the proposed research model. The findings demonstrate that wholesale funding plays a significant role in reinforcing the interaction between internal bank factors and credit expansion capacity. Accordingly, bank management is required to balance the use of retail and non-retail funding sources in order to maintain financial stability and achieve sustainable credit growth. ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh opasitas bank, risiko kredit, dan rasio simpanan terhadap pertumbuhan kredit bank dengan wholesale funding sebagai variabel moderasi pada bank umum konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019–2024. Sampel penelitian terdiri dari 14 bank umum konvensional dengan total 84 observasi. Analisis data dilakukan dengan regresi berganda melalui Moderated Regression Analysis (MRA) menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) opasitas bank berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan kredit, (2) risiko kredit berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan kredit, (3) rasio simpanan berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan kredit, (4) wholesale funding memperkuat pengaruh negatif opasitas bank terhadap pertumbuhan kredit, (5) wholesale funding memperkuat pengaruh negatif risiko kredit terhadap pertumbuhan kredit, dan (6) wholesale funding memperkuat pengaruh positif rasio simpanan terhadap pertumbuhan kredit. Nilai adjusted R² sebesar 0,749 mengindikasikan bahwa 74,9% variasi pertumbuhan kredit dapat dijelaskan oleh model penelitian ini. Wholesale funding terbukti berperan signifikan sebagai faktor yang memperkuat interaksi antara variabel internal bank dan kapasitas penyaluran kredit, sehingga manajemen bank perlu menyeimbangkan penggunaan pendanaan ritel dan non-ritel untuk menjaga stabilitas serta pertumbuhan berkelanjutan.