cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Teknik dan Ilmu Komputer
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 290 Documents
ANALISIS BEBAN RISIKO PROYEK PEMASANGAN LAMPU PENERANGAN JALAN UMUM (PJU) MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN FUZZY STUDI KASUS CV DHIA ADIKA UTAMA Widyastuti, Handini; Ishak, Riswandi
Teknik dan Ilmu Komputer VOL. 7 NO. 26 APRIL-JUNI 2018
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) adalah lampu yang digunakan untuk review penerangan jalan di malam hari/pada saat cuaca tidak cerah. Dalam Proses pemasangan lampu PJU tersebut ada beberapa kendala/risiko yang harus dihadapi pemilik Proyek. Penelitian ini menggunakan pemodelan berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Fuzzy, yang bertujuan untuk menganalisis beban risiko proyek pemasangan lampu PJU, sehingga didapat prediksi proyek yang akan dijalankan tersebut. Penggabungan AHP dan Fuzzy adalah untuk meningkatkan akurasi risiko proyek yang akan muncul. Dengan metode Fuzzy AHP, maka akan diketahui apakah proyek instalasi lampu tersebut berisiko tinggi, sedang, ataupun rendah. Dengan mengetahui tingkat risiko yang ada, diharapkan para kontraktor yang menjalankan proyek dapat lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap kegagalan proyek, terutama untuk risiko yang tergolong tinggi.Kata Kunci: sistem pendukung keputusan, lampu PJU, AHP-Fuzzy
Study of Analysis of Contribution Activity in Ukridae Penabur Toward the Capacity in Tanjung Duren Raya and Letjen S.Parman Roads Leatemia, Yonny Melvin; Adhisantoso, Theodorus Agung; Makmur, Amelia
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 05 No. 19 Juli - September 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di jalan Tanjung Duren Raya terdapat kompleks terpadu Ukrida-Penabur. Sebagian besar murid dan mahasiswa menggunakan sarana mobil antarjemput sehingga menyebabkan kepadatan arus lalu lintas terhadap ruas jalan Tanjung Duren Raya dan jalan Letjen S. Parman. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kontribusi kegiatan di kompleks Ukrida-Penabur terhadap kapasitas ruas jalan Tanjung Duren Raya dan jalan Letjen S. Parman. Total kendaraan terbanyak yang lewat di tiga ruas Jl. Letjen S.Parman dan Jl. Tanjung Duren Raya adalah Sepeda Motor sebanyak 36.375 pada hari Jumat dengan periode waktu 06:00-09:00 WIB dan 14:00-17:00 WIB. Derajat Kejenuhan Jl. Letjen S. Parman sebesar 1,827 sudah melebihi 82,7% dari kapasitas normal, tingkat pelayanannya adalah F (arus dipaksakan atau macet) dan derajat Kejenuhan Jl. Tanjung Duren Raya sebesar 0,987 tingkat pelayanannya adalah E (arus tidak stabil). Persentase total kendaraan terbesar terdapat pada hari Jumat, yaitu sebesar 20,27% dikarenakan adanya kegiatan acara di kompleks Ukrida-Penabur dan pada hari biasa saat tidak ada acara kegiatan yang diselenggarakan di kompleks ini, maka kontribusi kendaraan terbesar, yaitu pada hari Selasa sebesar 15,46%. Kata kunci: arus lalu lintas, ruas jalan, dan kapasitas.  Abstract Jalan Tanjung Duren Raya has an integrated educational complex consisting of Ukrida-Penabur. There are many students who use personal light vehicles to accommodate their transport which results in traffic density of Jl. Tanjung Duren Raya and Jl. Letjen S. Parman The purpose of this research is to analyze the contribution of Ukrida-penabur Complex towards the road capacity of Jl. Tanjung Duren Raya and Jl. Letjen S. Parman. Motorcycle is the most frequent vehicles that pass through Jl. Letjen S Parman and Jl. Tanjung Duren Raya. 36.375 motorcycles on Friday starting from 06:00-09:00 WIB and 14:00-17:00 WIB. Degree of saturation in Jl. Letjen S.Parman is 1.827, and it’s 82,7% more than the normal capacity, the level of service is F (forced flow or traffic jam) and degree of saturation in Jl. Tanjung Duren Raya is 0,987 with level of service is E (current unstable). The biggest total percentage of vehicles is on Friday, 20,27% because there is an event activities in Ukrida-Penabur area. In another day where there is no event activities in this area, the biggest total percentage of vehicles is on Tuesday, 15,46%. Keywords: traffic flow, road section, and capacity 
USULAN PENJADWALAN JOB DENGAN METODE CAMPBELL, DUDEK AND SMITH (CDS) DAN METODE NAWAZ, ENSCORE AND HAM (NEH) UNTUK MEMINIMASI MAKESPAN PROSES STAMPING PART ISUZU DI LINE B PT XYZ Gozali, Lina; Widodo, Lamto; ., Wendy
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 2 no. 5 Januari-Maret 2013
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPersaingan di era globalisasi menyebabkan setiap perusahaan manufaktur harus terus meningkatkan kemampuan produksi dan pelayanan produksi dengan meningkatkan utilitas mesin dan ketepatan dalam penyelesaian produksi agar sesuai dengan waktu yang ditetapkan melalui metode penjadwalan. PT XYZ adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, khususnya pada bidang stamping part atau komponen kendaraan beroda empat. Tujuan penelitian ini adalah untuk meminimalkan waktu proses (makespan) dari proses produksi stamping part ISUZU pada Line B PT XYZ. Metode penjadwalan yang diusulkan terdiri dari dua metode yaitu Campbell, Dudek, and Smith (CDS) dan Nawaz, Enscore and Ham (NEH). Dari kedua metode ini didapatkan urutan job yang berbeda, yang akan dibandingkan dengan penjadwalan yang diterapkan perusahaan. Metode NEH  adalah metode yang memiliki waktu makespan yang terbaik, yaitu 4858 menit dan dapat menghemat 252 menit dari penjadwalan perusahaan dengan makespan, yaitu 5110 menit. Kata Kunci:   penjadwalan seri, metode Campbell, Dudek and Smith (CDS), metode Nawaz, Enscore and Ham (NEH), makespan  Abstract Competition in this globalization era has led manufacturing enterprises improving their production andservices by enhancing the engine utility and accuracy in the production completion to meet the schedule set. PT. XYZ is a company engaged in the automotive industry, especially in the field of stamping parts or four-wheeled vehiclescomponents. The purpose of this study is to minimize the processing time (makespan) of the ISUZU stamping parts production process in the Line B of PT. XYZ. The proposed scheduling method consists of two: Campbell, Dudek, and Smith (CDS) and Nawaz, Enscore and Ham (NEH). CDS Methods combine machines sorted from the smallest to the largest based on the Johnsons rule. NEH heuristic sorted the job in two different sequences (J1-J2 and J2-J1), selected the smallest makespan and carried it on until the n jobs. The two methods applied resulted in different job sequences to be compared with the scheduling applied in the company. NEH method is a method with the best makespan time which is 4,858 minutes. It can save 252 minutes of scheduling makespan from the original schedule of 5,110 minutes. Keywords:             scheduling the series, the method of Campbell, Dudek and Smith (CDS), the method Nawaz, Enscore and Ham (NEH), makespan
Pengertian IT dalam Rangka Biaya Telpon pada PT IFJS Surjandy, Surjandy
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 24 Oktober - Desember 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Komunikasi merupakan faktor utama dalam menjalankan usaha, dapat dikatakan tidak mungkin perusahan dapat beroperasi tanpa memiliki sarana komunikasi yang memadai.  Biaya komunikasi merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan tiap bulannya dan pada umumnya biaya komunikasi merupakan biaya yang cukup tinggi untuk perusahaan tertentu. PT IFJS juga menghadapi situasi yang sama dan menginginkan penurunan biaya ini. Oleh sebab itu, PT IFJS mengundang beberapa vendor untuk mencarikan solusi ini. Saat ini banyak solusi yang dapat digunakan untuk mengefisiensikan biaya komunikasi. Dengan perangkat teknologi komunikasi, yaitu mobile switching device, yang dipadu dengan manajemen inovasi yang baik, dapat diciptakan sebuah solusi teknologi inovasi yang unggul. Dengan metode pengaturan atas panggilan dengan menggunakan switcher GSM maka solusi terhadap biaya menjadi lebih hemat. Kata kunci: sistem informasi, inovasi, teknologi komunikasi, SDLC, GSM Abstract Communication is one major factor in running a business. It is said it is not possible to run a business without having communications equipment.  Communication costs represent monthly costs incurred by the company, and in general it is quite expensive for certain companies. PT IFJS faces similar situation and would like to reduce the cost. Therefore, PT IFJS invited some vendor to find the solution. Communication technology has grown rapidly. Currently, a number of solutions can be applied to make the communication costs efficient. Using the mobile switching communications technology combined with innovation may create the best product solution.  By applying management call for SLJJ, SLI and mobile phone using GSM switcher (FWT), the communication cost could be reduced.   Keywords: Information system, innovation, communication technology, sdlc, gsm  
The Effect of Anti-Strippin Additive Agent to the Asphalt Mixture Christopper, Yohanes; Pranoto, Boediman Bryan; Wijaya, Dirga; Zebua, Tidani Aluhnia; Makmur, Amelia
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 05 no. 18 April - Juni 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Keberadaan air dalam campuran aspal akan membuat ikatan aspal terhadap agregat melemah kemudian menjadi terlepas. Akibat dari adanya genangan air tersebut banyak terjadi kerusakan, seperti perubahan bentuk lapisan permukaan yang berlubang, bergelombang, dan terjadi retak-retak yang mengakibatkan pelayanan kinerja jalan menjadi menurun. Untuk itu, dibutuhkan modifikasi pada campuran aspal agar perencanaan campuran aspal tersebut tahan terhadap genangan air. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan benda uji sebanyak empat buah untuk setiap campuran kadar anti stripping agent dari 0%, 10%, 30% dan 50% sehingga total benda uji sebanyak 16 buah dengan berat total agregat 1200 gram dan kadar aspal 5,5% dari berat total agregat dengan aspal keras penetrasi 60/70. Dari hasil pengujian Marshall didapatkan untuk kadar anti stripping agent 10 % dari berat aspal terjadi penurunan 20,8% nilai stability, untuk kadar anti stripping agent 30 % dari berat aspal terjadi penurunan 11,4% nilai stability, dan untuk kadar anti stripping agent 50 % dari berat aspal terjadi penurunan 13,0% nilai stability. Kadar penambahan anti-stripping yang optimum untuk campuran aspal pada penelitian ini adalah 33,24% dari berat aspal yang digunakan sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan anti stripping agent tidak mampu mencegah penurunan nilai stability akibat perendaman, tetapi dapat menurunkan persentase penurunannya. Kata Kunci: campuran aspal, aditif, anti stripping agent  Abstract The presence of water in asphalt results in deteriorations of asphalt bond. Puddles cause many damages such as perforated, corrugated, and cracked surface resulting in poor road service conditions. A modification to the asphalt mixture is therefore required to produce water resistent mixture. Four mixture samples were experimented for each level of anti-stripping agent: 10%, 30%, and 50% with the total specimen of 16 units, a total aggregate weight of 1200 grams, a bitument content of 5.5% of the total aggregate with the 60/70 hard bitument penetration. The Marshall test result showed for the 10% anti-stipping agent, the stability value decreased by 20,8%, for the 30% by 11,4%, and for the 50% by 13,0%. The optimum value of anti-stripping addition in this experiment was 33,24% of the total asphalt used. It can be concluded that the addition of anti-stripping agent does not prevent the stability rate due to the submersion, but it decreases the reduction percentage.Keywords: asphalt mixtures, additive, anti stripping agent 
Seismic Base Shear Based On SNI-03-1726-2002 and SNI-03-1726-2012 of Grand Edge Building Structure Setiawan, Agustinus Agus
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 3 No. 12 Oktober-Desember 2014
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Struktur bangunan gedung Grand Edge Hotel dan Mall yang berlokasi di kota Semarang direncanakan sebagai suatu struktur gedung beton bertulang yang terdiri atas 13 lapis lantai. Struktur pemikul beban terdiri dari Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus. Pada tahap awal desain, struktur direncanakan terhadap beban gempa sesuai dengan SNI 03-1726-2002 (Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung), yang didasarkan pada gempa rencana dengan periode ulang 500 tahun. Seiring dengan ditetapkannya SNI 03-1726-2012 (Standar Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung) yang didasarkan pada gempa rencana periode ulang 2.500 tahun, maka perhitungan gaya gempa harus didesain ulang. Studi ini bertujuan untuk melakukan perbandingan antara kedua tata cara tersebut ditinjau dari perubahan gaya geser dasar seismik serta pemeriksaan terhadap kinerja struktur gedung ditinjau dari simpangan antarlantai yang terjadi. Hasil analisis dinamis yang diperoleh menggunakan program ETABS v.9.0.0 menunjukkan terjadi peningkatan gaya geser dasar seismik sebesar 107 %, dalam arah X maupun dalam arah Y. Hasil analisis statik ekivalen SNI 2012 menghasilkan kenaikan gaya geser dasar seismik sebesar 148,31% dan 172,84% di kedua arah, dibandingkan hasil SNI 2002. Ditinjau dari syarat simpangan antarlantai, struktur gedung tersebut tidak melebihi ketentuan, baik menurut SNI 2002 maupun SNI 2012. Pengaruh beban gempa pada kombinasi pembebanan dalam SNI 2012 mengalami kenaikan 30% Kata Kunci: beban gempa, gaya dalam, gaya geser dasar seismik, periode ulang    Abstract Grand Edge Hotel and Mall building located in Semarang was originally designed as a 13 story reinforced concrete building. This load resisting stucture consists of a Special Momen Resisting Frames. In the early stages of design, the structure was aimed to resist earthquake based on SNI 03-1726-2002 (Earthquake Resilience Standard Planning for Building Structure), which is based on the earthquake with return period of 500 years. Along with the adoption of SNI 03-1726-2012 (Earthquake Resilience Standard Planning for Building Structure and Non-Building Structure), which is based on earthquake with return period of 2500 years, the calculation of earthquake force must be redesigned. This study purpose was to make a comparison between the two codes, in terms of seismic base shear changes and examination of the structural building performance related to the drift ratio occured. The dynamic analysis results using ETASB program v.9.0.0 showed that the seismic base shear increased 107% in the X and Y direction. While the results of SNI 2012 equivalent static analysis demonstrated that seismic base shear force increased about 148,31% and 172,84% for both direction in comparison to the results of SNI 2002. In view of the drift ratio, the the building structure did not exceed the requirements, according to both SNI 2002 and SNI 2012. The effect of earthquake loading in SNI 2012 loading combination increased by 30% Keywords: earthquake loading, internal forces, seismic base shear, return period
Planning Of Tozer Methodology Master Plan In Educational Of Information And Communication Technology (A Case Study At PT Pesona Edu Solution Jakarta) Hartati, Tri
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 22 April - Juni 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract In this information age, business activities of an organization cannot be separated from the role of information systems (IS) and information technology (IT). IS is a reliable tool to win the competition in the industry. Strategic planning of IS/IT is a step taken by a company that wants a better corporate environment in the future. PT. Pesona Edu Solution is an institution that provides computer-based education services. In planning the strategic information systems and information technology in the company, the researcher used Tozer methodology. It consists of five phases that define the context and scope, specify the information and business, evaluate the suitability of the system with current business needs, define strategic solutions, and prepare and conduct the implementation plan. This research results in the implementation of the master plan of the proposed framework providing strategic planning of Information Systems/Information Technology that can be applied on PT. Pesona Edu Solution. Keywords: master plan, strategic planning information systems/information technology, tozer methodology
Pengaruh Capacitor Bank Switching Terhadap Kualitas Daya Penangsang, Ontoseno; Tinus, Algavien; Hosea, Emmy
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 06 No. 24 Oktober - Desember 2017
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Capacitor bank merupakan peralatan yang mempunyai fungsi untuk memperbaiki power factor, mengeliminasi gangguan tegangan, dan mengontrol daya reaktif. Di dalam usaha untuk meningkatkan kualitas daya dengan menggunakan kapasitor bank, timbul masalah baru  dalam pengoperasian capasitor bank yang dikenal dengan nama capasitor bank switching, yaitu timbulnya gejala tegangan transient yang tinggi (transient overvoltages). Paper ini memberikan hasil pengujian dan analisis simulasi transient overvoltages dengan menggunakan software Matlab berdasarkan data-data transmisi, seperti tegangan dan impedansi saluran yang didapat dari Gardu Induk Waru. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa transient overvoltages yang dihasilkan oleh pengoperasian capacitor bank switching pada sistem transmisi di Gardu Induk Waru dapat mencapai nilai tertinggi 1,74 pu pada sistem transmisi 150 kV dan 2,2 pu pada sistem transmisi 70 kV. Di samping itu, dapat dilihat juga bahwa transient overvoltages yang dihasilkan akan semakin meningkat apabila posisi level tegangannya semakin dekat dengan beban. Kata Kunci: Capacitor Bank, Switching Capacitor, Transient Overvoltages 
Face Recogintion System Using Backpropagation Artifical Neural Network and Principal Component Analysis Kholis, Ikhwannul; Alam, Syah
Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 05 No. 20 Oktober - Desember 2016
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Abstrak Pengenalan wajah dapat dilakukan dengan menggunakan metode Backpropagation Artificial Neural Network (ANN) dan Principal Component Analysis (PCA). ANN dibuat menyerupai sistem syaraf manusia. Dengan beberapa parameter pada Backpropagation, dapat diketahui karakteristik Backpropagation sehingga dapat memperkecil error dan epoch, serta memperbesar Recognition Rate. Hasil percobaan menunjukkan hubungan antara parameter eigenvalaue, parameter alpha, dan koefisien momentum terhadap Recognition Rate yang diperoleh. Kata kunci: ANN, Backpropagation, JST, Recognition Rate, Face Recognition, PCA.  Abstract Face recognition can be performed using Backpropagation Artificial Neural Network (ANN) and Principal Component Analysis (PCA). ANN is made to resemble human neural system. Through several parameters on backpropagation, backpropagation characteristics could be known so that errors and epoch would be minimized and Recognition Rate would be enlarged. The experimental results show the relationship between the parameter of eigenvalues, the parameter of alpha, and the momentum coefficien, with the obtained recognition rate. Keywords: ANN, Backpropagation, JST, Recognition Rate, Face Recognition, PCA. 
MENGELOLA RISIKO PROYEK PENGEMBANGAN SOFTWARE Putro, Endi; Ariesta, Maria
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 1 no. 4 Oktober-Desember 2012
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengembangan software disebut sebagai proyek karena terdapat anggaran yang dibatasi dan dengan waktu yang ditentukan dari waktu mulai sampai berakhirnya proyek. Dalam kaitannya dengan pengembangan software sebagai suatu proyek, risiko didefinisikan sebagai peristiwa yang tidak ada dalam rencana yang dapat terjadi dan mengakibatkan kerugian proyek. Metodologi yang digunakan untuk mengelola risiko proyek pengembangan software adalah memberi pembobotan terhadap matrik yang mempertemukan antara aktivitas pengelolaan proyek dengan pertanyaan-pertanyaan yang disusun berdasarkan faktor-faktor risiko proyek pengembangan software. Hasil matrik tersebut digunakan untuk mengantisipasi risiko yang mungkin akan muncul pada saat proyek berjalan. Kata Kunci: proyek, risiko, mengelola  AbstractSoftware Development is considered as a project due to the budget and time restrictions applied to it.  In software development project, risk refers to an event that is not in the plan which may occur and result in the project loss. The methodology used to manage the project risks include giving weigth to the matrix that draws together the project management activities and questions generated based on the risk factors of software development projects. The results of these matrixes are used to anticipate the risks that might appear during the project implementation.  Keywords: project, risk, managing