cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN COMPACT DISK (CD) ANIMASI PERKULIAHAN BIOKIMIA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KECAKAPAN GENERIK BIOKIMIA TILIKAN RUANG Rafiuddin, Mr; Supriyanti, FM Titin; Nurrachman, Zeily; Liliasari, Ms
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 2 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i2.269

Abstract

Interaksi biomolekul yang melibatkan enzim umumnya terjadi dalam biokimia terutama dalam metabolisme protein yang untuk memahaminya memerlukan kecakapan generik biokimia (KGB) tilikan ruang. Penggunaan CD animasi dalam perkuliahan biokimia dapat membantu mahasiswa menguasai KGB tilikan ruang. Namun, belum ada publikasi tentang jenis KGB yang dibutuhkan bagi mahasiswa yang dapat membantu menguasai materi biokimia. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas penggunaan CD animasi perkuliahan biokimia pada materi metabolisme protin untuk meningkatkan penguasaan KGB tilikan ruang bagi mahasiswa. Penelitian ini divalidasi dengan metode eksperimenpretest-postest one group design pada 52 orang mahasiswa calon guru kimia. Data penelitian terdiri atas data pretes, posting, dan %N-gain. Hasil analisis % N-gain untuk seluruh mahasiswa menunjukkan bahwa rata-rata % N-gain KGB tilikan ruang sebesar 93,20 % lebih tinggi dari rata-rata % N-gain KGB pemodelan sebesar 42,98 %. Padahal, jika dilihat dari perolehan skor rata-rata pretes KGB pemodelan lebih tinggi dari skor rata-rata pretes KGB tilikan ruang. Analisis %N-gain pada kelompok kemampuan mahasiswa juga dilakukan yakni pada kemampuan tinggi (8 orang), kemampuan sedang (32 orang), dan kemampuan rendah (12 orang). Hasilnya, menunjukkan bahwa peningkatan %N-gain penguasaan label KGB tilikan ruang yakni kelompok tinggi (99,8%), kelompok sedang (97,06%), dan kelompok rendah (82,55) lebih tinggi dari peningkatan %N-gain label KGB pemodelan yakni kelompok tinggi (46,98%), kelompok sedang (41,05%), kelompok rendah (40,91%). Uniknya, perolehan rata-rata pretes KGB tilikan ruang lebih rendah dari rata-rata pretes KGB pemodelan, tapi justru peningkatan %-N-gainnya lebih tinggi dari KGB pemodelan untuk semua kelompok kemampuan. Dengan demikian, dapat disimpukan bahwa penggunaan media CD animasi yang dikembangkan dalam perkuliahan biokimia efektif meningkatkan pengusaaan KGB tilikan ruang bagi mahasiswa calon guru kimia.Kata kunci : CD sakit-sakitan, perkuliahan biokimia, KGB tilikan ruang, KGB pemodelan
PROFIL PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS KELASS SEBAGAI UPAYA MENGEMBANGKAN KPS DAN MENINGKATKAN PKS SISWA (STUDI KASUS DI SMPN 1 KOTA JAMBI) Sukarno, Sukarno
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 19, No 2 (2014): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v19i2.463

Abstract

Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sains di tingkat SMP bertujuan untuk mengembangkan Keterampilan Proses Sains (KPS) dan menanamkan Penguasaan Konsep Sains (PKS). Oleh karena itu, KBM sains harus memberikan peluang untuk mengembangkan KPS dan PKS secara bersama-sama dan tidak terpisahkan. KBM sains berbasis Kegiatan Eksplorasi Lingkungan Alam di Sekitar Sekolah (KELASS) dianggap mampu memberikan ruang yang luas untuk mengembangkan KPS siswa dan PKS. Oleh karena itu, penelitian kualitatif ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan KBM sains berbasis KELASS dan implikasinya terhadap KPS dan PKS siswa. Data hasil wawancara, observasi dan tes menunjukkan bahwa faktor pendukung KBM sains berbasis KELASS adalah sarana dan prasarana (indoor dan outdoor) yang memadai. Sedangkan kendala utama bagi para guru sains adalah tidak adanya bahan ajar sains yang berorientasi pada eksplorasi lingkungan alam sekitar sekolah untuk mengembangkan mahasiswa KPS dan PKS. Oleh karena itu, perlu dikembangkan bahan ajar sains yang dapat mempermudah guru sains dalam melakukan KBM sains berbasis KELASS.  Kata kunci:    eksplorasi lingkungan alam di sekitar sekolah, keterampilan proses sains, penguasaan konsep sains
PEMBINAAIU TENAGA DOSEN MIPA LPTK MELALUI PELATIHAN DALAM NEGERI Sumarno, Mrs Utari; Saragih, Mr Robert
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (1993): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v1i1.399

Abstract

This study present a general view of inservice training dealing with the implementationof subject matter curriculum in the Teacher Education lnstitutions. The curriculum is a corecurriculum developed by the Subject Mafter Team, appointed by the Directorate Generalof Higher Education. The training was rnainly for the matriculation program {type A} atITB (Bandung lnstitute of Technology) and some advanced courses (type Bl. Data collectedfrom the trainees include some studies (i.e., type of inservice training, subject matter,educational backgrounds and positionsl. A positive result is found from 700 trainees selectedfrom 29 Teacher Education lnstitutions and who had aftended the inservice trainingin 5 locations/centers in both type A and Wpe B programs. However, some obstacles werefound also from the trainees, dealing with differences in subject matter backgrounds andEnglish proficiencies. The obstacles were also found in the inservice training including, thetime taken for discussions and repetitions of the pre-requisite materials, and the ineffectivenessof the discussions and individual works.
PENGARUH TEMPERATUR ANNEALING TERHADAP STRUKTUR MIKRO, SIFAT LISTRIK DAN SIFAT OPTIK DARI FILM TIPIS OKSIDA KONDUKTIF TRANSPARAN ZnO:Al YANG DIBUAT DENGAN TEKNIK SCREEN PRINTING Sinaga, P
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.301

Abstract

Film tipis ZnO:Al transparan telah dibuat dengan menumbuhkannya di atas substrat dari kaca mikroskop dengan menggunakan metode sol gel teknik screen printing. Partikel ZnO:Al dibuat dengan cara mencampurkan ZnAc dengan Aluminium nitrat nanohidrat ( Al/Zn = 1.0x10-2) dalam larutan etanol dan dietilen glikol (etanol/DEG = 1/3). Pasta ZnO:Al yang terbentuk dicetakkan pada substrat kaca dan masing masing di anealing pada temperatur 300 hingga 600oC. Hasil karakterisasi XRD mengindikasikan struktur kristal wurtzite ZnO dengan parameter kisi a = 3,249953 Å dan c = 5,241091 Å. Hasil pemotretan SEM memperlihatkan film oksida konduktif transparan ZnO:Al yang terbentuk memiliki struktur morfologi permukaan butiran dan berpori, dimana semakin tinggi temperatur anealing semakin besar ukuran butir. Hasil pengukuran four-point probe menunjukan bahwa resistivitas film ZnO:Al minimum ialah 0,87 Ω·cm untuk film yang dibakar pada temperatur anealing 500 ºC. Hasil pengukuran spektroskopi UV-Vis memperlihatkan semua sampel ZnO:Al memiliki transmitansi cahaya yang tinggi yaitu antara 70-90 %.Kata kunci: AZO, Oksida Konduktif Transparan, ZnO:Al, Screen Printing, Sifat Listrik, Sifat Optik.
GRANDIFENOL B, SUATU TETRAMER RESVERATROL DARI KULIT BATANG SHOREA PLATYCLADOS (DIPTEROCARPACEAE) Aisyah, Siti; Syah, Yana M.; Hakim, Euis H.; Juliawaty, Lia D.; Latif, Jalifah
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2006): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v8i2.333

Abstract

Grandifenol B, suatu tetramer resveratrol yang memiliki unit tetrahidrofuran, telah berhasil diisolasi dari ekstrak aseton kulit batang Shorea platyclados (Dipterocarpaceae). Struktur senyawa ini ditetapkan berdasarkan analisa data spektroskopi UV, IR, NMR 1D dan NMR 2D.  Kata kunci: Dipterocarpaceae, Grandifenol B, Shorea platyclados
KEMAMPUAN DAN DISPOSISI BERPIKIR LOGIS, KRITIS, DAN KREATIF MATEMATIK (Eksperimen terhadap Siswa SMA Menggunakan Pembelajaran Berbasis Masalah dan Strategi Think-Talk-Write) Sumarmo, Utari; Hidayat, Wahyu; Zukarnaen, Rafiq; Hamidah, Ms; Sariningsih, Ratna
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 1 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i1.228

Abstract

Artikel ini melaporkan temuan dari kelompok desain postest kontrol eksperimental yang dilakukan pada tahun 2011 untuk menyelidiki matematika logis siswa, berpikir kritis, dan kreatif dan disposisi. Studi ini melibatkan 76 siswa dari kelas-11 dari SMA di Cimahi. Penelitian ini menggunakan tiga macam tes dan skala disposisi yaitu: matematika berpikir logis dan tes skala disposisi, tes berpikir kritis matematika dan skala disposisi, dan uji pemikiran matematika kreatif dan skala disposisi. Studi ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan berpikir logis dan matematis diposition, matematika kemampuan berpikir kritis dan diposition, dan matematika disposisi berpikir kritis siswa diajarkan oleh pembelajaran berbasis masalah dan berpikir-bicara-menulis strategi (PBL-TTW) dan mahasiswa diajarkan dengan mengajar konvensional. Siswa kemampuan berpikir matematis logis diklasifikasikan sebagai media, siswa kemampuan berpikir matematis logis tergolong cukup baik, dalam disposisi siswa umum digolongkan sebagai media. Studi ini juga menemukan bahwa siswa diajarkan oleh ajaran konvensional mencapai nilai yang lebih baik pada kemampuan berpikir kreatif matematika daripada siswa diajarkan oleh PBL-TTW. Namun, mereka yang kemampuan berpikir masih tergolong kurang baik. Temuan penting lainnya adalah tidak ada hubungan antara pemikiran logis matematika dan matematika kemampuan berpikir kritis, berpikir logis antara matematika dan matematika kemampuan berpikir kritis, dan di antara kemampuan berpikir matematis dan disposisi.Kata kunci: kemampuan berpikir logis dan disposisi, kemampuan berpikir kritis dan disposisi, kemampuan berpikir kreatif dan disposisi, belajar berbasis masalah, strategi berpikir-berbicara-menulis
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PERUBAHAN ENERGI LISTRIK DENGAN PENDEKATAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW MELALUI LESSON STUDY H, Ahmad; k, Kokom; Kunkun, Mr; Wartini, Ms; Maman, Mr; Trisnahaja, Dedi T; Kosasih, Mr; Hera, Ms; Suyana, Iyon
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2006): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v8i1.358

Abstract

Melalui kegiatan lesson study di sub rayon 4 Situraja Telah dikembangkan model pembelajaran perubahan energi dengan pendekatan pembelajaran kooperatif Tipe JIGSAW. Sebagai alternatif solusi permasalahan sulitnya mengarahkan perhatian siswa, mengaktifkan siswa, keterbatasan waktu dibandingkan jumlah materi yang harus disajikan, meningkatkan kemampuan siswa kelompok rendah. Pada tahap persiapan dikembangkan  rancangan lima kegiatan utama dalam pembelajaran demonstrasi, dua macam eksperimen, identifikasi berbagai alat yang menggunakan energi listrik dan presentasi hasil kegiatan beserta alat, LKS, dan evaluasinya. Hasil yang dicapai model ini dapat membuat suasana pembelajaran yang menyenangkan, mengaktifkan sebagian besar siswa (80%) dan ketuntasan pencapaian prestasi belajar kognitif amat baik (85 %). Melalui Lesson study para guru dapat saling belajar dalam mengatasi berbagai masalah pembelajaran dan peroblema belajar siswa. Ada prinsif kebersamaan dalam lesson studi sehingga setiap guru tidak saling menghakimi tapi saling toleransi dalam menyampaikan masukan pada kegiatan refleksi. Kata Kunci : Lesson study, JIGSAW
KEMAMPUAN PROSES BERPIKIR KAUSALITAS DAN BERPIKIR ANALITIK MAHASISWA CALON GURU FISIKA Rokhmat, Joni
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 18, No 1 (2013): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v18i1.260

Abstract

Telah berhasil dikembangkan model pembelajaran berbasis proses berpikir kausalitas dan berpikir analitik (PBK-BA) untuk meningkatkan kemampuan problem-solving (KPS) mahasiswa calon guru fisika dalam pokok bahasan gerak, hukum Newton tentang gerak, kerja & energi, gravitasi, momentum linear, kesetimbangan benda tegar, dan termodinamika. Penelitian ini bertujuan mendesain model pembelajaran berbasis PBK-BA dan menentukan pola PBK-BA yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan KPS secara optimal. Penelitian menggunakan metoda mixed method berjenis embedded design one-phase dengan penekanan kualitatif. Dalam taraf kepercayaan 95%, berdasarkan hasil uji-t Wilcoxon secara umum menunjukkan peningkatan signifikan keenam indikator KPS yang meliputi kemampuan understanding, selecting, differentiating, determining, applying, dan identifying pada mahasiswa kelompok bawah maupun atas dan peningkatan ini pada mahasiswa kelas atas lebih baik daripada mahasiswa kelas bawah. Pencapaian akhir persentase KPS secara umum masih berkategori rendah. Untuk mengoptimalkan pencapaian KPS mahasiswa direkomendasikan untuk mengembangkan dua pola umum PBK-BA, yaitu pola PBK-BA standar dan pola PBK-BA ber-scaffolding.Kata kunci: pembelajaran berbasis PBK-BA, KPS, pola PBK-BA standar, pola PBK-BA ber-scaffolding.
POLA/CARA BELAJAR PENERAPAN METODE PENEMUAN (DISCOVERY AND INQUIRY) PADA KEGIATAN LABORATORIUM BIOKIMIA DI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI Surtikanti, Hertien; Adisendjaya, Yusuf Hilmi; Fitriyani, Ani
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2001): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v2i1.390

Abstract

Practical exercise is a learning process in science that can not be separated from the whole learning process. Based on experience, students of Biology Education Department are not able to relate directly between theory and practical exercise in Biochemistry. In order to achieve this relevancy, the ‘discovery and inquiry’ method was implemented at Biology Education Department UPI. For comparison, convensional method (control) was implemented in other class. Each group has different practical exercise notes. This activity was done with three subjects in five meeting. The increasing products of two treatments was evaluated from two sources (a) reports that were submitted after the practical exercises and (b) quiz test for each subject. The submitted reports showed that the two classes (control and experiment) wrote an exact summary and make a table for an observation data. Score for three subjects (carbohydrate, lipid and amino acid) was significantly different between control and experiment. Experiment class had score higher than that in control class. Keywords:  biochemistry, discovery and inquiry method, practical exercise, teaching and learning process.
KAJIAN TERHADAP METODE DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA: KESENJANGAN DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS (Study on teaching methods and teaching approaches in Biology Class of Senior High School: The gap in classroom teaching and learning) Rahmat, Adi
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 15, No 1 (2010): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v15i1.292

Abstract

The study on teaching and learning of biology class of senior high school was aimed to identify teaching methods and teaching approaches used by teachers in their lesson plans and its implementation in the classroom. The study was conducted in nine senior high schools including three categories of school based on the passing grade of school entrance. Data was collected by documentation study, classroom observation, questioner and interview. Result showed that most of teachers planed their class with four teaching approaches and six teaching methods. The four teaching approaches were conceptual approach, process skill approach, inquiry, and environmental approach where as the six teaching methods were speech, discussion, question and answer, demonstration, experiment, and assignment. In the reality there was a gap between lesson plan and the teaching practice in the classroom. Although teacher planed their lesson using several teaching approaches the instructional systems delivered by teachers in the classroom were more conceptual and were conducted to give the students more subject matter. This type of teaching and learning was categorized by students as a common teaching and was disliked by some students. The comfort of the biology class sensing by student was due to the content of the subject matter which is very close to the human life rather than by the instructional systems delivered by teacher. Key words: teaching methods, teaching approaches, instructional system, biology class, senior high school

Page 7 of 31 | Total Record : 304