cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
TRANSFORMASI BUDAYA MELALUI PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERMAKNA DI SEKOLAH Rohaeti, Euis Eti
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 1 (2011): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v16i1.274

Abstract

Abstract: One of many other functions of teaching at school level is as a means of cultural transformational process. Mathematics, one of the sciences resulted from human thoughts and activities, at school level is now expected to be more meaningful through the insertion of familiar concepts which are related to the local culture of the students. This cultural incorporation is then extended into national culture with its multicultural characteristics and global culture which is commonly cross-cultural based. Through this, it is hoped that culture can be applied and kept by our young generation through their way of thinking, viewing and doing things. All these can also increase their commitment to keep the cultural differences nation wide. Keywords: Cultural transformation, meaningful mathematics teaching, local culture, multicultural, cross-cultural understanding.
PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA PADA TOPIK TEORI DOMAIN ELEKTRON MELALUI SIMULASI INTERAKTIF PhET MOLECULE SHAPES Stiawan, Elva; Liliasari, Liliasari; Rohman, Ijang
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 19, No 2 (2014): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v19i2.468

Abstract

Tujuan dari penelitian dengan judul “Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA pada Topik Teori Domain Elektron melalui Simulasi Interaktif PhET Molecule Shapes” dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMA melalui penggunaan simulasi interaktif PhET MS versi 1.05 pada topik teori domain elektron. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Subyek penelitian terdiri atas 64 siswa kelas X IPA di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung. Data yang diperoleh berupa hasil tes tertulis dan angket terhadap siswa, serta hasil wawancara terhadap guru kimia. Analisis data penelitian dilakukan melalui uji statistik menggunakan independent-sample t-test atau Uji Mann-Whitney dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil analisis signifikansi menunjukkan bahwa PhET MS dapat meningkatkan penguasaan sebagian indikator keterampilan berpikir kritis. Peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa terjadi pada indikator membuat induksi dan mempertimbangkan hasil induksi (N-gain: 45,54 %), serta menganalisis argumen (N-gain: 57,03 %). Baik guru maupun siswa memberikan tanggapan yang positif mengenai penggunaan PhET MS dalam pembelajaran.Kata kunci:   keterampilan berpikir kritis, PhET Molecule Shapes, teori domain elektron, simulasi interaktif
KEMAMPUAN BERHIPOTESIS MA}IASISWA FPMIPA IKIP BANDUNG DALAM KAITAN DENGAN POLA DAN TINGKAT BERPIKIRNYA Rustaman, Mrs Nuryani; A, Yusuf Hilmi; Rachman, Mr Taufik; Subekti, Mrs Kantika; Supriatno, Mr Bambang
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (1993): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v1i1.404

Abstract

Penelitian ini ingin mengungkapkan profil kemampuan berhipotesis mahasiswaFPMIPA sebagai suatu ketrampilan proses terpadu;; serta kaitannya dengan pola berpikir(deduktif-induktif), dan dengan tingkat berpikir (formal, formal awal, transisi, konkretl.Menggunakan Tes Kemampuan Perumusan Hipotesis Format Uraian <TKPH-U> danFormat Pilihan <TKPH-P>, serta Tes Kemampuan penalaran <TKp> yang sudahdivalidasi, diiaring kemampuan berhipotesis dan kemampuan penalaran mahasiswaFPM|PAlKlPBandung angkatan 1987 <n = 85). Disimpulkan bahwa kemampuan berhipotesismahasiswa kurang berkembang, walaupun tingkat berpikir sebagian besar mahasiswasudah formal. Adanya temuan tentang kemampuan nalar dan berhipotesis calonguru matematika dan calon guru sains yang tidak berbeda memperkuat temuankeseluruhan bahwa ada korelasi positif antara kemampuan berpikir operasiformaldengankemampuan berbahasa.
UJI IN-SITU KAMERA CCD ST-237 ADVANCE DAN KINERJA ASTRONOMI SISTEM FOTOMETRI BVR JOHNSON Aviyanti, Lina; Utama, Judhistira Aria
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.306

Abstract

Salah satu metode karakterisasi instrumen adalah uji in-situ, yang menempatkan instrumen dalam kondisi kerjanya untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap kinerja kamera dan hasil pencitraannya. Uji in-situ kamera CCD ST-237A yang dilaksanakan pada tanggal 1, 2, dan 3 November 2004, berlokasi di Laboratorium Fisika Lanjut, UPI. Pada penelitian ini, kamera CCD ST-237A yang dilengkapi filter BVR Johnson terpasang pada Teleskop Celestron SC CGE-1100. Hasil analisa  uji in-situ terhadap kamera CCD ST-237A memberikan informasi kualitas kinerja yang sedikit berbeda dengan katalog. Hal ini dapat disebabkan karena chip kamera CCD bekerja pada lingkungan yang berbeda. Di samping itu, dibahas pula kinerja astronomi sistem fotometri CCD ST-237A untuk menentukan koefisien ekstingsi dan koefisien transformasi melalui regresi linier hasil reduksi fotometri, terhadap sepuluh bintang standar yang terang. Observasi ini dilakukan pada tanggal 8 dan 9 Oktober 2005 di Observatorium Bosscha Lembang, yang  dilengkapi  dengan  Teleskop Celestron GAO-ITB RTS dan filter BVR Johnson. Hasil analisis data reduksi fotometri melalui metode regresi linear memberikan nilai koefisien ekstingsi (kV) sebesar 0,027 0,069, koefisien transformasi sebesar 0,027  0,069, dan titik nol  persamaan regresi sebesar -4,249  0,132.Kata Kunci:Fotometri CCD (Charge-Coupled Device), Fotometri Absolut, Instrumentasi Astronomi
IMPLEMENTASI INOVASI PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI UNTUK MENUMBUHKANKEMBANGKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH SISWA MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY Muslim, Mr
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 16, No 2 (2011): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v16i2.233

Abstract

The purpose of this research is to improve the science process skills and scientific attitudes of students. In a lesson study activity, teachers of some Junior High Schools collaboratively developed a teaching learning process using the inquiry model for expansion concepts. The teaching learning process was carried out at one junior high schools in Bandung. The method used is the Classroom Action Research. Meanwhile, the instruments used in this research are observation formats involving teacher and student activities, science process skills and scientific attitudes of students, science process skill tests for students and lesson study observation sheets for observers. The objects of this research were the students class VII E 2010/2011 as many as 38 students who were enrolled in science learning. The results showed an increase in students science process skills in science learning after using the inquiry learning model. The average of the normalized gain score of science process skills in the firts cycle is 0.67, in the second cycle is 0.49, and in the third cycle is 0,70. Based on observations in this research, the using of inquiry learning model can improve the science process skills of students. Besides, the scientific attitudes of students consisting of curiosity, cooperation, responsibility and discipline are well developed during the learning process.Keywords: learning science-based inquiry, science process skill, scientific attitude.
INOVASI PEMBELAJARAN STRUKTUR ALJABAR I DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM ISETL BERDASARKAN TEORI APOS Nurlaelah, Elah; Usdiyana, Dian
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2005): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v6i1.363

Abstract

Model pembelajaran ini bertujuan untuk membentuk konstruksi mental mahasiswa berdasarkan teori APOS (Action, process, object, dan schema). Pembelajarannya dilaksanakan berdasarkan siklus ACE (Activities, Class, discussion, Exercises). Implementasi pengajaran berdasarkan siklus ACE adalah belajar dengan menggunakan komputer dan belajar secara berkelompok. Model pembelajaran ini menjadikan mahasiswa aktif baik secara mental maupun fisik dalam mengikuti perkuliahan dan sekitar 50 % mahasiswa pengikut mata kuliah Struktur Aljabar I telah mencapai konstruksi mental action, process, object, dan schema. Key words: Action, process, object, schema
PENGEMBANGAN SOAL PILIHAN GANDA BERPIKIR KRITIS INCH DAN PROFIL PENCAPAIANNYA DI SMA NEGERI KOTA BANDUNG PADA TEMA PENYAKIT MANUSIA Rusyati, Lilit; Rustaman, Nuryani; Saefudin, Dr.
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 18, No 1 (2013): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v18i1.265

Abstract

Penelitian berjudul "Pengembangan Multiple Choice Uji Berdasarkan Berpikir Kritis Inch dan Profil nya di SMA Bandung Tema Penyakit Manusia" merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya tes pilihan ganda yang didasarkan elemen dan sub elemen pemikiran Inch kritis. tujuan penelitian ini untuk mengembangkan tes pilihan ganda didasarkan pada pemikiran kritis Inch dan menggambarkan profilnya di SMA Bandung pada tema penyakit manusia. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SMA mahasiswa di Bandung, sedangkan sampel tiga siswa SMA di Bandung, masing-masing mewakili cluster 1, cluster 2 dan cluster 3. sampel diambil dengan teknik multistage sampling. data ditangkap dengan menggunakan tes pilihan ganda didasarkan pada delapan elemen dan 26 sub-elemen pemikiran Inch kritis. instrumen ini digunakan untuk menangkap data dalam bentuk nilai prestasi siswa SMA di Bandung untuk berpikir kritis pada tema penyakit manusia. pencapaian pemikiran Inch kritis pada siswa SMA di Bandung adalah 76,2%. hasil ini menunjukkan bahwa pencapaian pemikiran Inch kritis pada siswa SMA di Bandung adalah baik. pencapaian ini diperoleh dari kontribusi berbagai elemen pemikiran kritis Inch yang berurutan dari terbesar ke nomor terkecil adalah tujuan 90, 4%, asumsi 86,0%, interpretasi dan inferensi 84,3%, 75,1% informasi, implikasi dan concequences 74,9%, sudut pandang 69,1%, pertanyaan pada masalah 65,1%, dan konsep 64 , 4%. Kata kunci: berpikir kritis, penyakit manusia, pilihan berganda
PETA KOMPETENSI GURU BIOLOGI DI SMA KOTA BANDUNG BERDASARKAN ANALISIS KESESUAIAN PROSES PEMBELAJARAN DI KELAS DENGAN TUNTUTAN KOMPETENSI DASAR Rahmat, Adi; Riandi, Riandi; Solihat, Rini; WB, Waris Wuyung; Zaputra, Riki; Ferazona, Sepita
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 19, No 2 (2014): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v19i2.459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan peta kompetensi Guru Biologi SMA berdasarkan analisis kesesuaian pembelajaran di kelas dengan tuntutan Kompetensi Dasar (KD). Penelitian dilaksanakan di tujuh SMA Negeri di Kota Bandung yang termasuk cluster 1 sampai 3, masing-masing diwakili oleh 2-3 SMA yang ditentukan secara random. Setiap SMA melibatkan 1-2 guru biologi. Observasi proses pembelajaran di kelas dilakukan dengan menggunakan teknik video. Observasi pembelajaran difokuskan pada dua materi ajar, yaitu Plantae dan Sistem Ekskresi. Data dikumpulkan melalui instrumen yang dikembangkan berdasarkan judgment pakar terhadap hasil analisis KD yang meliputi tiga aspek, yaitu materi ajar, strategi pembelajaran (metode dan media pembelajaran), dan strategi evaluasi. Data diolah dengan menghitung persentase (%) kesesuaian, kemudian merata-ratakannya untuk setiap aspek pembelajaran yang diamati. Angka rata-rata yang diperoleh dianalogikan sebagai besaran kompetensi (kemampuan) guru pada setiap aspek pengamatan. Hasil pemetaan kompetensi menunjukkan bahwa guru telah mampu mengembangkan materi ajar hingga 68-83% kesesuaian, merancang dan melaksanakan strategi pembelajaran di kelas hingga 50-57% kesesuaian, dan mengembangkan instrumen evaluasi hingga 33-73% kesesuaian. Kemampuan terendah berada pada pengembangan instrumen evaluasi sesuai jenjang kognitif yang dituntut KD, yaitu sebesar 33% kesesuaian. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa keberfungsian perencanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam pelaksananaan pembelajaran masih rendah, yaitu di bawah 49% kesesuaian.Kata kunci: kompetensi dasar, pembelajaran biologi, peta kompetensi guru biologi
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMU Sunarya, Yayan; Rohman, Ijang; Mulyani, Sri; Anwar, Budiman
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2001): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v2i2.395

Abstract

This research develop model of teaching chemistry in senior high school to improve student thinking skill and science process skill. These skills are chosen based on characteristics of thermo-chemistry concept. There are three procedures in this research, i.e.: analysis of thermo-chemistry concepts, development of teaching model, and its implementation. The implementation carried out by the teacher. Subject of this research are 40 students of SMUN Lembang Bandung. The result of model implementation are three kinds of data, consist of teaching-learning activities, assessment test, and interview. Teaching learning activities data are analyzed by subject matter pedagogy method. The result of assessment test analyzed according to assessment type. The interview data support the teachable and accessible of the model. Model implementation by the teacher was not appropriate with the design in classroom activities. On the other hand, students have good concept achievement, but only for few indicator of the thinking skill and science process skill. Key words: thermo-chemistry, teaching model, thinking skill, science process skill
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR STRUKTUR ALJABAR YANG BERBASIS PROGRAM KOMPUTER DAN TUGAS RESITASI UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN DAYA MATEMATIK MAHASISWA Nurlaelah, Elah
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 14, No 2 (2009): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v14i2.297

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil kajian teori mengenai pembelajaran berbasis komputer, tugas resitasi, pengertian kreativitas dan daya matematik. Berdasarkan kajian tersebut dikembangkan bahan ajar pada mata kuliah Struktur Aljabar.  Pengembangan bahan ajar ini dirasa perlu untuk memfasilitasi aktivitas belajar yang dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah (mathematical problem solving), berkomunikasi matematika (mathematical communication), bernalar matematika (mathematical reasoning), mengkaitkan ide matematika (mathematical connection), dan pembentukan sikap positif terhadap matematika (positive attitudes towards mathematics).Kata Kunci : Tugas Resitasi,  Kreativitas dan Daya Matematik.

Page 9 of 31 | Total Record : 304