cover
Contact Name
ANDIKA SETIAWAN
Contact Email
andika.setiawan@umj.ac.id
Phone
+6281283964089
Journal Mail Official
konstruksia@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jl. Cempaka Putih Tengah 27, Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Konstruksia
ISSN : 20867352     EISSN : 2443308X     DOI : http://dx.doi.org/10.24853/jk.12.2.14-23
Core Subject : Engineering,
Lingkup Jurnal 1. Struktur 2. Keairan 3. Manajemen Proyek dan Konstruksi 4. Material 5. Transportasi 6. Geoteknik
Articles 416 Documents
BETON NORMAL DENGAN MENGGUNAKAN BAN BEKAS SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR Moh. Ainun Najib; Nadia Nadia
Konstruksia Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 6 No. 1 Tahun 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.318 KB) | DOI: 10.24853/jk.6.1.%p

Abstract

OPTIMALISASI KINERJA SIMPANG APILL PURI KEMBANGAN BERDASARKAN PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA 2014 Indah Handayasari; Abdul Rokhman; Shevina Halusman
Konstruksia Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.18 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.1.33-40

Abstract

Simpang Puri Kembangan Jakarta Barat merupakan persimpangan yang menjadi akses masyarakat menuju pusat perbelanjaan, perkantoran, pemerintahan, perumahan dan jalan menuju pusat kota Jakarta dengan menggunakan jalan tol. Hasil data survey menunjukkan bahwa volume lalu lintas dan nilai derajat kejenuhan melebihi syarat ketentuan, dimana dapat dinyatakan persimpangan ini sudah jenuh dan perlu dilakukan perubahan kriteria desain. Optimalisasi yang dilakukan dengan perubahan penetapan fase dan waktu isyarat maupun lebar pendekat memberikan hasil nilai derajat kejenuhan untuk setiap lengan simpang yaitu pada lengan utara sebesar 0,76, lengan selatan 0.43, lengan barat 0,63 serta lengan timur 0,067. Hasil nilai derajat kejenuhan pada semua lengan simpang memenuhi nilai yang lebih rendah atau kurang dari 0,85 mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2014.
STUDI PARTICULAR CONDITION PADA PROYEK - PROYEK MILIK SWASTA Hari Anggeriksari; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.437 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.73-88

Abstract

Sebagian besar kegiatan konstruksi di Indonesia, dilakukan berdasarkan FIDIC Conditions of Contracts. Pada studi ini dibahas mengenai proyek konstruksi yang menggunakan FIDIC Condition of Contract for Construction 1999. Studi ini terdapat kalimat pada klausula-klausula Particular Condition yang mengubah dan menghapus isi dari klausula-klausula General Condition. Maka dari itu diperlukan analisis terhadap Particular Condition pada kontrak. Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Klausula-Klausula Particular Condition apa saja yang dominan menimbulkan masalah beserta dengan analisisnya. Studi ini awalnya dengan Literature View lalu dilanjutkan kuesioner menggunakan Skala Likert berskala 6. Analisis faktor dilakukan dengan SPSS 23.0 untuk menemukan Klausula-Klausula Particular Condition yang dominan menimbulkan masalah. Hasil analisis menunjukkan Klausula Particular Condition yang dominan menimbulkan masalah adalah Sub-Clause 1.7 [Assignment], Sub-Clause 1.5 [Priorities of Documents], Sub-Clause 4.6 [Co-Operation], Sub-Clauses 3.1 [Engineer’s Duties and Authority], Sub-Clause - 2.1 [Right of Access to the Site], Sub-Clause 2.2 - [Permits, Licenses, or Approvals], dan Sub-Clause 4.10 - [Site Data]. Analisis menunjukkan bahwa pokok dari Particular Condition seperti yang disarankan dalam lampiran ketentuan kontrak FIDIC, tetap menggunakan klausula-klausula asli tanpa mengubah isinya.
ANALISIS RED CLAUSE KONTRAK KONSTRUKSI APBD DENGAN FIDIC RED BOOK 1999 Randy Angga Erland Kesek; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.726 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.103-126

Abstract

Industri konstruksi saat ini telah menjadi sangat kompleks dan berisiko tinggi, sehingga diperlukan ikatan kerja yang baik dan berdasar hukum. Di Indonesia sendiri terjadi banyak kasus klaim dan sengketa konstruksi. Hal ini diakibatkan karena adanya perbedaan presepektif mengenai pasal-pasal dalam kontrak konstruksi dan kurangnya pemahaman tentang kontrak konstruksi tersebut. Setiap proyek konstruksi di daerah menggunakan dana APBD dimana setiap daerah membuat kontrak konstruksi sendiri sesuai dengan kebutuhan proyek konstruksi di daerah tersebut, sehingga setiap kontrak konstruksi yang dibuat berbeda-beda sehingga dapat berpotensi terjadinya klaim dan sengketa. Manfaat dari penelitian diharapkan dapat memberikan informasi untuk pengembangan kontrak konstruksi di kabupaten Halmahera Utara. Penelitian ini adalah penelitian mixed method, diawali dengan literature review. Uji pakar dilakukan dengan menggunakan Teknik Delphi. Kuisioner disusun berdasarkan studi literatur terhadap jurnal, buku dan penelitian terdahulu. Kuesioner menggunakan skala Likert berskala 6. Analisis faktor dilakukan dengan menggunakan SPSS 23.0 untuk menemukan faktor dominan yang berkaitan dengan pasal pada kontrak konstruksi APBD. Analisis kualitatif dilakukan dengan display data dan triangulasi data untuk membandingkan temuan dengan FIDIC Red Book tahun 1999. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif ditemukan bahwa faktor paling dominan adalah ketersediaan tenaga kerja. Diatur pada pada kontrak konstruksi APBD di pasal 64. Personil dan/atau peralatan penyedia. Berdasarkan hasil analisis kualitatif dapat disimpulkan bahwa pada FIDIC Red Book 1999, pasal-pasal tersebut diatur lebih rinci dan lebih jelas mengenai hak dan kewajiban serta tanggung jawab setiap pihak sehingga dapat meminimalisir terjadinya misinterpretasi terhadap pasal-pasal tersebut.
ANALISIS KINERJA U-TURN (STUDI KASUS U-TURN DI ITC JALAN LETJEN SOEPONO, JAKARTA) Harwidyo Eko Prasetyo; Tri Santoso
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.981 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.17-31

Abstract

Jakarta merupakan ibu kota yang mengalami pertambahan penduduk sangat cepat setiap tahunnya, hal tersebut berpengaruh juga pada volume kendaraan yang ada di jalan raya kota Jakarta, salah satunya lalu lintas yang ada di Jalan Letjen Soepono (Arteri Permata Hijau) tepatnya di sebelah barat ITC Permata Hijau. Akses masuk ke ITC Permata Hijau dari arah timur serta penghuni maupun pengunjung Bellezza Apartemen yang akan keluar kearah timur akan bermanuver balik arah pada bukaan median jalan sisi sebelah barat, sehingga akan menimbulkan tundaan dan antrian pada kendaraan yang bergerak searah dengan arah kendaraan sebelum melakukan manuver berbalik arah maupun kendaraan pada jalur yang lain akibat dari manuver kendaraan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh manuver berbalik arah kendaraan terhadap kinerja jalan, dan menentukan tundaan operasional dari arus lalu lintas pada kedua arah , serta mengevaluasi karakteristik lalu lintas akibat U-Turn. Metode untuk acuan utama yaitu dengan menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI ) tahun 1997. Hasil penelitian bahwa volume terbesar di ruas jalan Letjen Soepono (Arteri Permata Hijau) terjadi pada hari kerja 1 pukul 07.00 - 08.00 arah Kebon Jeruk - Simprug sebesar 4908.65 smp/jam dengan tingkat pelayanan jalan (Q/C) > 0,75. Kecepatan kendaraan terendah pada arus terganggu oleh U-Turn adalah 38,01 km/jam terjadi pada arah Kebon Jeruk - Simprug, hari kerja 2 antara pukul 07.00 - 08.00. Rata-rata jumlah kendaraan dalam satu kasus U-Turn antara 3.13 - 3.47 kendaraan sedangkan rata-rata tundaan per kendaraan yang dipengaruhi adalah antara 6.77 - 7.73 detik. Analisa Greenshield & Shockwave didapat panjang antrian antara 90 - 350 meter.
ANALISIS BIAYA OPERASI KENDARAAN (BOK) SEPEDA MOTOR ELEKTRIK DAN PERAHU MOTOR DALAM PERKEMBANGAN EKONOMI PEMBANGUNAN DI KABUPATEN ASMAT Wiryawan Purboyo
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.622 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.47-57

Abstract

Kabupaten Asmat, berada pada dataran rawa, dipengaruhi oleh pasang surut air sungai. Konstruksi jalan dari hasil kajian teknis, adalah jalan melayang ± 2 m di atas permukaan tanah dasar. Permukaan jalan berupa slab papan kayu atau slab beton, didukung kolom kayu atau beton bertulang dan didirikan di  atas struktur fondasi tiang pancang. Jalan direncanakan melayani beban lalu lintas ringan, yakni sepeda motor elektrik, sepeda motor roda 3, dan gerobak barang. Tujuan analisis manfaat ekonomi untuk menaksir kelayakan proyek dari aspek ekonomi, untuk itu dilakukan analisis manfaat ekonomi pada ruas jalan di Distrik Agats yang menggunakan slab beton lebar 4 m, panjang 3 km. Penghematan BOK dengan membandingkan BOK with project dengan BOK without project. Setelah dibangun jalan, perjalanan dari asal ke tujuan dapat menggunakan sepeda motor elektrik, yang sebelumnya menggunakan perahu motor. Dalam penelitian ini dikembangkan BOK sepeda motor elektrik dan BOK perahu motor. Metodologi dalam menganalisis parameter-parameter kelayakan, yaitu: NPV, BCR, dan IRR. Dari hasil perhitungan: BOK 1 unit sepeda motor elektrik per tahun = Rp. 19.470.000,- dan BOK perahu motor pertahun= Rp. 32.400.000,- Nilai penghematan BOK berdasarkan umur rencana selama 23 tahun=Rp.252.809.551.559,- Biaya Kontrak dan pemeliharaan= Rp.113,419,883,758,-; BCR=2,01; NPV=Rp.23.015.691.841; IRR=10,61,31%.
ANALISIS PERBANDINGAN MODEL KONTRAK APBN DAN APBD TERHADAP MODEL KONTRAK FIDIC Ediyanto Arief; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.358 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.8-101

Abstract

Pemerintah Indonesia menginvestasikan ratusan triliun rupiah setiap tahun dalam membangun infrastruktur. Kontrak konstruksi adalah salah satu jaminan untuk memastikan keberhasilan proyek, oleh karena itu klausula-klausulanya harus efisien, adil dan berimbang. Makalah ini terdiri dari perbandingan Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) APBN dan APBD terhadap model kontrak FIDIC General Conditions of Contract (GCC) 1999. Selain itu bertujuan untuk menganalisis sepuluh penyebab utama klaim yang sering terjadi pada proyek konstruksi di Provinsi Banten. Kemudian mencocokkan penyebab klaim pada SSUK APBN dan APBD, yang kemudian dibandingkan dengan FIDIC GCC. Metodologi yang digunakan untuk menentukan penyebab klaim tertinggi adalah Relative Important Index (RII). Analisis perbandingan menggunakan Metodologi Multistep. Berdasarkan hasil analisis faktor, ditemukan sepuluh faktor dominan yang menyebabkan klaim di Provinsi Banten, dengan tiga tertinggi : 1) ketersediaan dan kepemilikan lahan kerja, 2) ambigu dalam memaknai klausula kontrak, 3) perubahan desain. Hasil analisis menunjukkan bahwa FIDIC GCC adalah kontrak yang paling efisien, adil, dan seimbang terhadap manajemen klaim. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengadopsi model kontrak FIDIC karena memiliki keuntungan pada sebagian besar aspek sebagai model kontrak konstruksi Indonesia.
EVALUASI PENURUNAN PONDASI TANGKI MINYAK SESUAI API 653 Budi Satiawan; Tanjung Rahayu Raswitaningrum
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.506 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.127-133

Abstract

Lapangan pengolahan minyak dan gas menyimpan banyak fasilitas peralatan berupa tangki pelat baja yang melayani penyimpanan fluida diantaranya berupa minyak. Beberapa masalah yang mungkin terjadi pada tangki yang telah beroperasi sekian lama adalah penurunan pada pondasi. Suatu tangki yang telah beroperasi sekitar 20 tahun terindikasi secara visual telah mengalami kemiringan. Indikasi awal terhadap kemiringan tersebut adalah telah terjadinya penurunan tidak seragam (differential settlement) pada pondasi tangki. Penelitian dilakukan untuk mengetahui apakah tangki tersebut masih dapat digunakan dan dalam kondisi aman untuk dioperasikan atau memerlukan perbaikan. Penelitian ini akan mengevaluasi penurunan yang terjadi pada tangki tersebut sesuai metode analisis pada American Petroleum Institute (API) 653. API 653, Tank Inspection, Repair, Alteration, and  Reconstruction, fifth edition memberikan rekomendasi metoda untuk melakukan evaluasi terhadap penurunan tanah (settlement). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tangki di beberapa titik telah melebih batas penurunan maksimum sehingga diperlukan adanya perbaikan lebih lanjut.
ANALISIS PEMILIHAN MODEL KONTRAK KONSTRUKSI PEKERJAAN PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK (FIDIC RAINBOW CONTRACT 2017) Sevren Buana Putra; Sarwono Hardjomuljadi
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.903 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.33-45

Abstract

Dalam melaksanakan pekerjaan pembangkit diharuskan ada suatu kontrak konstruksi yang dapat menghargai semangat keadilan atau keseimbangan antara hak dan kewajiban serta mudah diinterpretasikan oleh para pihak. Makalah ini terdiri dari perbandingan In-House Form of General Conditions of Contract in Indonesia terhadap Model Kontrak FIDIC conditions of contract for EPC/Turnkey. Selain itu bertujuan untuk menganalisis penyebab utama klaim yang sering terjadi pada proyek konstruksi pembangkit listrik di Indonesia. Kemudian mencocokkan penyebab klaim pada In-House Form of General Conditions of Contract, yang kemudian dibandingkan dengan FIDIC conditions of contract for EPC/Turnkey. Metodologi yang digunakan untuk menentukan penyebab klaim tertinggi adalah Relative Important Index (RII), kemudian untuk analisis perbandingannya digunakan Metodologi Comparative. Berdasarkan hasil analisis faktor, ditemukan sepuluh faktor dominan yang menyebabkan klaim di pekerjaan pembangkit, dengan tiga tertinggi : 1) Variation Order, 2) Defective Works, 3) Changes in Scope of Work. Hasil analisis menunjukkan bahwa FIDIC conditions of contract for EPC/Turnkey adalah kontrak yang paling efisien, adil, dan seimbang terhadap manajemen klaim. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengadopsi model kontrak FIDIC karena memiliki keuntungan pada sebagian besar aspek sebagai model kontrak konstruksi Indonesia.
PEMODELAN PERILAKU KERUNTUHAN BALOK TINGGI AKIBAT PENURUNAN PONDASI DI ATAS TANAH LUNAK KOTA BANJARMASIN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA 3D Elia Anggarini; Irwandy Muzaidi
Konstruksia Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.338 KB) | DOI: 10.24853/jk.11.2.1-10

Abstract

Proses penurunan pondasi diakibatkan oleh terkompresinya lapisan tanah di bawah pondasi akibat beban struktur. Secara umum terdapat dua jenis penurunan yaitu penurunan segera dan penurunan konsolidasi. Jumlah kedua jenis penurunan ini merupakan penurunan total yang terjadi. Tanah lunak/ lempung memiliki kedua jenis penurunan ini. Perilaku dan karakteristik balok tinggi sangat berbeda dengan perilaku dan karakteristik balok yang mempunyai perbandingan normal. Pada balok tinggi akan dominan terjadi keruntuhan geser, dimana keruntuhan bersifat getas tanpa adanya peringatan berupa lendutan yang berarti. Pada balok tinggi digunakan beton mutu sangat tinggi agar ketahanan serta kekakuan struktur lebih seimbang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mendalami materi yang relevan meliputi berbagai buku teks, jurnal ilmiah, peraturan  dan  Standar Nasional   maupun   Internasional,   membuat   permodelan   balok   tinggi   beton   bertulang   dengan menggunakan   software  ANSYS,   membuat   permodelan  balok  tinggi   dengan  variasi   penurunan pondasi. Hasil dari penelitian ini untuk mendapatkan persamaan fungsi beban terhadap lendutan yang terjadi pada balok tinggi yang mengalami penurunan pondasi/ tumpuan dengan software ANSYS. Model tersebut adalah model EA.IM.BT.0, model EA.IM.BT.100, model EA.IM.BT.200, model EA.IM.BT.500 dan model EA.IM.BT.750 .

Filter by Year

2001 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025 Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 1 Tahun 2024 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 15 No. 2 Tahun 2024 Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 15 No. 1 Tahun 2023 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 2 Tahun 2023 Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 2 Tahun 2022 Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 1 Tahun 2021 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 2 Tahun 2021 Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 1 Tahun 2020 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020 Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 1 Tahun 2019 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 2 Tahun 2019 Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 1 Tahun 2018 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 9 No. 2 Tahun 2018 Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Konstruksia Vol 9 No. 1 Tahun 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Konstruksia Vol 8 No. 2 Tahun 2017 Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Konstruksia Vol 8 No. 1 Tahun 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Konstruksia Vol 7 No. 2 Tahun 2016 Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015 Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 6. No. 2 Tahun 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 6. No. 2 Tahun 2015 Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 6 No. 1 Tahun 2014 Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 6 No. 1 Tahun 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 2 Tahun 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 2 Tahun 2014 Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 1 Tahun 2013 Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 1 Tahun 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 2 Tahun 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 2 Tahun 2013 Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 1 Tahun 2012 Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 1 Tahun 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 2 Tahun 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 2 Tahun 2012 Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011 Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 2 Tahun 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 2 Tahun 2011 Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 1 Tahun 2010 Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 1 Tahun 2010 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010 Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2001) More Issue