cover
Contact Name
ANDIKA SETIAWAN
Contact Email
andika.setiawan@umj.ac.id
Phone
+6281283964089
Journal Mail Official
konstruksia@umj.ac.id
Editorial Address
Gedung Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Jl. Cempaka Putih Tengah 27, Jakarta Pusat
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Konstruksia
ISSN : 20867352     EISSN : 2443308X     DOI : http://dx.doi.org/10.24853/jk.12.2.14-23
Core Subject : Engineering,
Lingkup Jurnal 1. Struktur 2. Keairan 3. Manajemen Proyek dan Konstruksi 4. Material 5. Transportasi 6. Geoteknik
Articles 432 Documents
Respons Inelastik Struktur Bangunan Gedung Bertingkat 3-Dimensi Akibat Gerakan Tanah Berdasarkan Probabilistic Seismic Hazard Analysis Rahayu, Pranowo; Pawirodikromo, Widodo; Makrup, Lalu; Muntafi, Yunalia
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.83-96

Abstract

Indonesia wilayah yang sangat rentan terjadinya gempa bumi, pada 20 tahun terakhir banyak kejadian gempa yang menyebabkan kerusakan bangunan dan kerugian harta benda juga nyawa. Tercatat paling sedikit korban jiwa sebanyak 295,306 sungguh hal ini sangat memprihatinkan. Untuk mengurangi jumlah korban jiwa akibat runtuhnya bangunan gedung maka para engineer teknik sipil haruslah menguasai tata cara bagaimana mendesain struktur bangunan yang tahan terhadap goncangan gempa bumi. Keterbatasan data rekaman di Indonesia menjadi tantangan tersendiri, sehingga perlu adanya rekayasa gerak tanah buatan dengan metode probabilistik hal ini tentunya sangat membantu sekali untuk mendesain ataupun mengasesment bangunan yang sudah ada dan diharapkan respon-respon inelastik yang terjadi dapat mengukur sejauh mana bangunan dapat tetap berdiri ketika dikenakan beban gempa dengan besaran tertentu. Analisis Probabilistik melibatkan data-data yang terkait kejadian gempa pada masa lampau di wilayah Yogyakarta sehingga setelah melalui proses perhitungan didapati respons spectra target. Hasil analisis deagregasi menunjukan besaran gempa yang dominan 5.8 Mw dengan jarak 18.057 km dan didominasi sumber gempa patahan Opak. Hasil analisis menunjukan struktur bangunan mendekati keruntuhan (Near Collapse), hal ini ditandai dengan nilai Storey drift. Respons hysteretic loop menunjukkan lingkaran yang besar berarti redaman struktur berjalan baik sesuai yang diharapkan. Pada indeks kerusakan hal ini pun menunjukan 0.952 kurang dari 1 maka tingkat kerusakan berdasarkan klasifikasi Park dan Ang (1985) masuk kategori Severe Damage kerusakan yang parah (beton hancur, tulangan terlihat) ini berarti bangunan tidak dapat diperbaiki atau mendekati keruntuhan senada dengan hasil dari story drift ratio.
Derajat Kejenuhan dan Kapasitas Jalan Perkotaan pada Ruas Jl. Ahmad Yani–Jl. Basuki Rahmat di Kota Sorong Saputra, Asrul; Iqbal, Iqbal; Guntoro, Dwi; Desembardi, Faried; Jafarudin, Ahmad Januar
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.125-131

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan dan menganalisis Derajat Kejenuhan (DJ) pada ruas Jl. Ahmad Yani–Jl. Basuki Rahmat di Kota Sorong di delapan titik pengamatan pada periode puncak pagi dan sore (Senin–Minggu). Metode penelitian mencakup survei lapangan setiap 15 menit untuk mencatat volume jenis kendaraan, konversi volume ke satuan setara motor per jam (SMP/jam), pengukuran data geometri (lebar lajur, bahu, median), dan perhitungan kapasitas efektif berdasarkan pedoman PKJI 2023 dengan koreksi lebar lajur, pemisahan arah, hambatan samping, dan skala kota. Derajat Kejenuhan dihitung sebagai perbandingan volume setara motor dengan kapasitas efektif dan dipetakan secara spasial dan temporal. Hasil analisis menunjukkan beban puncak tertinggi mencapai 3.808 SMP/jam pada Rabu sore di Jl. Basuki Rahmat dengan nilai DJ di atas 1,00, sedangkan titik terendah tercatat 2.518 SMP/jam pada Sabtu pagi di Jl. Ahmad Yani dengan DJ sebesar 0,90. Pola variasi kejenuhan ini menegaskan kondisi kritis pada hari kerja dan adanya cadangan kapasitas pada akhir pekan. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan intervensi seperti penataan parkir tepi terstruktur, optimasi sinyal, penataan trotoar dan jalur sepeda, serta penerapan sistem ITS untuk penyesuaian manajemen lalu lintas secara dinamis. Kontribusi utama penelitian adalah tersedianya peta kejenuhan terperinci sebagai pedoman perencanaan dan rekayasa ruas jalan perkotaan di Kota Sorong.
Pengaruh Pencucian Pasir Laut Terhadap Nilai Kuat Tekan dan Kerusakan Beton Akibat Garam pada Beton Pasir Laut Fajar, Muhammad Nur; Purwantoro, Didik Setyo; Arifin, Herlina; Maysyurah, Alfina; Gibran, Muhammad Yusuf
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.118-124

Abstract

Potensi pemanfaatan pasir pantai di kawasan Kota Sorong sangat besar Pemanfaatan pasir Pantai sebagai bahan campuran beton menarik untuk diteliti karena karakteristiknya berbeda dengan pasir Sungai atau pasir gunung yang lebih umum digunakan. Pada Penelitian ini digunakan metode eksperimental Laboratorium, yaitu dengan melakukan dua macam Variasi perlakuan terhadap pasir Pantai yaitu dengan cara dicuci dan tanpa dicuci. Curing dilakukan dalam waktu 7 Hari, 28 Hari, 60 Hari dan 90 Hari. Output dari penelitian ini berupa perbandingan nilai kuat tekan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Pasir laut dengan perlakuan dicuci untuk menghilangkan kadar garam lebih optimal dan lebih aman digunakan dibandingkan dengan pasir laut tanpa dicuci. Dengan menghilangkan kadar garam pada pasir laut membuat potensi terjadinya salt damage berkurang.
Penerapan Standar PDGJ 2021 Dalam Perencanaan Geometrik Jalan Baru Novriani, Shinta; Setiawan, Andika; Chairunissa, Hannum
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.132-145

Abstract

Perencanaan geometrik jalan yang sesuai standar merupakan komponen penting dalam menunjang keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi transportasi. Penelitian ini menerapkan Pedoman Desain Geometrik Jalan Antar Kota (PDGJ) 2021 pada perencanaan jalan baru, dengan tujuan untuk memastikan elemen-elemen desain seperti kelandaian, radius tikungan, dan jarak pandang sesuai dengan ketentuan teknis terkini. Metode yang digunakan meliputi survei topografi, analisis trase, dan perhitungan elemen geometrik berdasarkan kecepatan rencana. Hasilnya menunjukkan bahwa trase yang dirancang memiliki kelandaian maksimum sebesar 12,1% dan rata-rata sebesar 4,9%, yang masih sesuai untuk kelas jalan tertentu. Selain itu, elemen horizontal seperti tikungan juga berada dalam toleransi standar. Penerapan PDGJ 2021 terbukti memberikan kejelasan teknis dan kemudahan implementasi di lapangan, serta dapat membantu perencana dalam menyesuaikan desain dengan kondisi medan yang bervariasi. Kajian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan berbasis standar nasional dalam seluruh tahapan perencanaan jalan untuk menghasilkan desain yang aman, efisien, dan berkelanjutan.
Koding QB64 dan Python Sebagai Bahasa Komunikasi Teknik Sipil Dalam Memahamkan Alur Pikir Buwono, Haryo Koco; Setiawan, Andika; Puspitaningrum, Deby; Prasetyo, Harwidyo Eko
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.146-156

Abstract

Dalam era digital, keterampilan pemrograman menjadi elemen penting dalam berbagai disiplin ilmu, termasuk Teknik Sipil dan Ilmu Komunikasi. Penelitian ini membandingkan dua bahasa pemrograman, QB64 dan Python, dalam konteks visualisasi gaya geser dan momen lentur pada balok, guna mengidentifikasi efektivitas keduanya dalam menyampaikan informasi teknis secara visual dan komunikatif. QB64, sebagai bahasa berbasis BASIC, menawarkan sintaks sederhana dan mudah dipahami, sehingga cocok untuk pemula dan pembelajaran konsep dasar. Namun, keterbatasan dalam visualisasi grafis dan skalabilitas program membatasi penerapannya dalam konteks profesional. Sebaliknya, Python menyediakan fleksibilitas tinggi, didukung oleh pustaka ilmiah seperti NumPy dan Matplotlib, yang memungkinkan visualisasi data teknik yang presisi dan komunikatif. Dari sudut pandang komunikasi, Python mampu menerjemahkan data numerik menjadi bentuk visual yang lebih mudah dipahami oleh audiens lintas disiplin, meningkatkan efektivitas penyampaian pesan dalam ranah akademik dan praktis. Melalui pendekatan ini, diperoleh pemahaman bahwa pemilihan bahasa pemrograman bukan hanya soal teknis, tetapi juga berkaitan erat dengan strategi komunikasi visual. Python dinilai lebih unggul dalam menyampaikan informasi kompleks dengan cara yang sistematis, modular, dan interaktif. Oleh karena itu, integrasi antara kompetensi teknis dan kemampuan komunikasi digital menjadi kunci dalam pengembangan program edukatif dan profesional di bidang teknik. Penelitian ini merekomendasikan Python sebagai media utama untuk visualisasi teknik yang informatif dan komunikatif.
Pengaruh Variasi Geometri (L/B) Terhadap Respon Dinamis Pondasi Mesin Satiawan, Budi; Setiawan, Andika; Raswitaningrum, Tanjung Rahayu; Soerjatmodjo , Irnanda Satya
Konstruksia Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.16.2.157-169

Abstract

Geometri dari pondasi mesin diketahui memiliki pengaruh yang sangat sensitif terhadap karakter dinamis pondasi mesin. Penelitian ini dilakukan untuk melihat bagaimana pengaruh variasi dari lebar pondasi (L) terhadap panjang pondasi (B) terhadap karakterisik dinamik pondasi mesin. Dari penelitian diperoleh dengan bertambahnya dimensi lebar pondasi (L), dimana L/B dari 0,6 menjadi 0.912 akan terjadi kenaikan frekuensi arah vertikal (fnz) hingga 8,76%, kenaikan frekuensi alami arah horizontal (fnx) sebesar 4,53%, penurunan total displacement arah vertikal hingga sebesar 38,77%, penurunan total displacement arah horizontal,X hingga 33,23% dan total displacement arah horizontal,Y hingga 74,87 %.
Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh di Kecamatan Panjang Bandar Lampung Robi Mufarizi; Fajar Dewantoro; Destiana Safitri
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.130-138

Abstract

Pertumbuhan penduduk perkotaan yang pesat mendorong meningkatnya kebutuhan ruang dan memicu munculnya permukiman kumuh, terutama di Bandar Lampung yang berstatus sebagai Pusat Kegiatan Nasional. Permukiman kumuh ditandai dengan bangunan tidak layak, kepadatan tinggi, serta sarana prasarana yang buruk sehingga menurunkan kualitas hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat kekumuhan di Kecamatan Panjang, khususnya Kelurahan Pidada. Metode penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dokumentasi, serta data sekunder, dengan sampel 100 responden menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan Kelurahan Pidada termasuk kategori kumuh sedang dengan skor 580 berdasarkan parameter Direktorat Pengembangan Permukiman. Faktor utama penyebab kekumuhan meliputi jalan lingkungan rusak, drainase tidak berfungsi, rendahnya pelayanan sampah, serta kepadatan bangunan yang melebihi standar teknis. Disimpulkan bahwa kawasan ini membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan guna menciptakan lingkungan hunian yang layak dan sehat. Kata kunci: permukiman kumuh; identifikasi; Bandar Lampung; Pidada; infrastruktur
Pemanfaataan Teknologi Penginderaan Jauh Dan AGR (Aidu Golden Rod) Guna Pendugaan Potensi Air Bawah Permukaan di Kawasan Pesantren Al Kamilah, Limbangan, Garut Alia Saskia Puspitasari; Tanjung Rahayu Raswitaningrum; Wiratna Tri Nugraha; Adjat Sudrajat
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.45-55

Abstract

Kebutuhan air bersih merupakan hal paling krusial bagi kehidupan manusia. Bertambahnya jumlah pengguna air menyebabkan peningkatan terhadap jumlah kebutuhan air. Hal ini terjadi di Pesantren Al Kamilah, Limbangan, garut, Prov. Jawa Barat seiring dengan bertambahnya jumlah santri yang bermukim di Pesantren tersebut. Untuk dapat memenuhi kebutuhan akan air, maka diperlukan sebuh sebuah studi mengenai potensi air tanah di Kawasann tersebut sehingga dapat diketahui koordinat dan tingkat dalam  yang tepat sebelum dilakukan pengeboran air tanah. Penentuan koordinat dan tingkat dalam air tanah dapat dicari melalui pendekatan penginderaan jauh dan teknologi tepat sasaran yang dinamakan AGR. AGR adalah peralatan geofisika yang dapat menggambarkan secara vertikal resistivitas batuan dan akuifer dengan cara melakukan pengukuran medan listrik yang terbentuk secara alami dengan metode pasif menggunakan  representasi berbasis frekuensi (dari frekuensi tinggi sampai rendah untuk satu pengukuran). Data resistivitas di kedalaman yang dangkal akan menghasilkan frekuensi tinggi, begitu sebaliknya untuk frekuensi rendah akan merekam data pada kedalaman cukup sampai sangat dalam. Berdasarkan hasil penelitian, rekomendasi titik bor terbaik berada pada Lintasan-1 dengan kedalaman 70 m atau 85 m. Kata kunci: Air bawah permukaan, Penginderaan Jauh, AGR, resisvitas, akuifer
Pemanfaatan Abu Sekam Padi Dan Abu Serabut Kelapa Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung Yang Digunakan Sebagai Lapisan Subgrade Ganda Surahman; Imam Fahmi Dian Sukma; Risqi Sofiana
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.1-10

Abstract

Pemanfaatan limbah organik sebagai bahan stabilisasi tanah merupakan inovasi dalam meningkatkan daya dukung tanah dasar (subgrade) untuk konstruksi jalan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi abu sekam padi dan abu serabut kelapa terhadap sifat fisik dan mekanik tanah lempung di Banyuwangi. Metode penelitian mencakup pengambilan sampel tanah dan bahan stabilisasi, pengujian karakteristik fisis (kadar air, berat jenis, batas Atterberg, dan analisis saringan), serta pengujian mekanis (pemadatan dan CBR) dengan variasi campuran abu sekam padi dan abu serabut kelapa sebesar 3%, 6%, dan 9% terhadap berat tanah. Hasil menunjukkan bahwa penambahan kedua bahan stabilisasi menurunkan kadar air dari 41,81% menjadi 33,29%, menurunkan batas cair dari 55,45% menjadi 48,03%, serta menurunkan indeks plastisitas dari 24,55% menjadi 7,63%. Nilai CBR meningkat signifikan dari 1,01% pada tanah asli menjadi 24,2% pada campuran 9% abu sekam padi dan 9% abu serabut kelapa. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, klasifikasi tanah berubah dari A-7-5 menjadi A-5, menunjukkan peningkatan stabilitas dan daya dukung tanah. Dengan demikian, kombinasi optimum 9% abu sekam padi dan 9% abu serabut kelapa efektif digunakan sebagai bahan stabilisasi ramah lingkungan yang mendukung penerapan ekonomi sirkular dalam pembangunan infrastruktur jalan berkelanjutan. Kata kunci: Abu Sekam Padi, Abu Serabut Kelapa, Daya Dukung Tanah, Ekonomi Sirkular, Stabilisasi Tanah Lempung.
Pengaruh Penambahan Fly Ash Terhadap Nilai Indeks Plastisitas Tanah Lanau Berpasir di Jembatan Sine, Tulungagung Marco Dian Qinanta; Yerry Kahaditu Firmansyah; Himatul Farichah
Konstruksia Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.17.2.11-18

Abstract

Pada pembangunan proyek jln Lot 6a, jenis material tanah yang dijadikan timbunan mengacu pada spesifikasi pekerjaan tanah 2016. Area jembatan sine merupakan salah satu lokasi yang kondisi tanahnya tidak memenuhi spesifikasi teknik yang ada, karena termasuk dalam klasifikasi jenis tanah A-7-5 menurut AASHTO dan MH (Lanau elastis dengan pasir) menurut U.S.C.S., maka dari itu diperlukan stabilitas terhadap tanah tersebut. Adapun stabilisasi yang digunakan yaitu dengan menambah fly ash kelas F kedalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan fly ash terhadap nilai indeks plastisitas tanah lanau berpasir pada proyek pembangunan khususnya di area jembatan sine. Penambahan fly ash dilakukan dengan 3 variasi yaitu 15% (v1), 20% (v2), dan 25% (v3) dengan parameter pengujian diantaranya berat jenis (GS), batas cair (LL), batas plastis (PL), batas susut (SL), dan indeks plastisitas (PI). Hasil pengujian menunjukkan penurunan terbesar pada penambahan fly ash 25%(v3), dengan nilai pernurunan untuk berat jenis (GS) sebesar 19,33%, batas cair (LL) 13,20%, batas plastis (PL) 5,25%, batas susut (SL) 11,08%, serta indeks plastisitas (PI) 8,07%. Secara keseluruhan, penggunaan fly ash terbukti efektif dalam memperbaiki sifat fisis tanah lanau berpasir, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan stabilisasi alternatif untuk perbaikan tanah dasar (subgrade) pada proyek infrastruktur jalan. Kata kunci: fly ash, tanah lanau berpasir, sifat fisis tanah, stabilisasi tanah, pozzolan

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2026): Jurnal Konstruksia Vol 17 No. 2 Tahun 2026 Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 2 Tahun 2025 Vol 16, No 1 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 16 No. 1 Tahun 2024 Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Konstruksia Vol 15 No. 2 Tahun 2024 Vol 15, No 1 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 15 No. 1 Tahun 2023 Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 2 Tahun 2023 Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022 Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 2 Tahun 2022 Vol 13, No 1 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 13 No. 1 Tahun 2021 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 2 Tahun 2021 Vol 12, No 1 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 12 No. 1 Tahun 2020 Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 2 Tahun 2020 Vol 11, No 1 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 11 No. 1 Tahun 2019 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 2 Tahun 2019 Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 10 No. 1 Tahun 2018 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Konstruksia Vol 9 No. 2 Tahun 2018 Vol 9, No 1 (2017): Jurnal Konstruksia Vol 9 No. 1 Tahun 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Konstruksia Vol 8 No. 2 Tahun 2017 Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Konstruksia Vol 8 No. 1 Tahun 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Konstruksia Vol 7 No. 2 Tahun 2016 Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015 Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 7. No. 1 Tahun 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 6. No. 2 Tahun 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Konstruksia Vol 6. No. 2 Tahun 2015 Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 6 No. 1 Tahun 2014 Vol 6, No 1 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 6 No. 1 Tahun 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 2 Tahun 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 2 Tahun 2014 Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 1 Tahun 2013 Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 5 No. 1 Tahun 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 2 Tahun 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 2 Tahun 2013 Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 1 Tahun 2012 Vol 4, No 1 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 4 No. 1 Tahun 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 2 Tahun 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 2 Tahun 2012 Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011 Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 3 No. 1 Tahun 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 2 Tahun 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 2 Tahun 2011 Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 1 Tahun 2010 Vol 2, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 2 No. 1 Tahun 2010 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010 Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Konstruksia Vol. 1 No. 1 Tahun 2010 Vol 10, No 2 (2010) Vol 10, No 2 (2001) More Issue