cover
Contact Name
Riki Effendi
Contact Email
riki.effendi@ftumj.ac.id
Phone
+628126911689
Journal Mail Official
sintek@ftumj.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. Cempaka Putih Tengah 27, RT.11/RW.5, Kec. Cempaka. Putih, Kota Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10510
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 20889038     EISSN : 25499645     DOI : -
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin is an open access, peer-review journal which publishes original and review articles that advance the understanding of both the fundamentals of engineering science and its application to the solution of challenges and problems in mechanical engineering systems, machines and components. The editorial team aims to publish high quality and highly applied research and innovation that has the potential to be widely disseminated, taking into consideration the potential mechanical engineering that it could generate.
Articles 269 Documents
PENGARUH BENTUK BUKAAN TERHADAP KEKUATAN DAN GETARAN BALOK Sunardi Klaten; Erny Listijorini; Raimundus Sandro
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beam is widely used for building and mechanical structure. The beam characteristics must be able to answer the problem in field. In recent years, beam was made which compromised between stiffness and weight of beam. The beam has high stiffness but remains light. Beam was designed with opening (cellular) that can reduce its weight. The method used in this research was experimental and simulation with FEM. Geometric of cellular in this beam is a circle, square and rhombus by maintaining the same beam weight.  The bending testing used is three-point bending method which is indicated stress and deflection. Output of vibration testing is frequency and damping constant. Damping constant is calculated by logarithmic decrement method. Research data show that dimension and geometric of beam cellular affect the strength and behavior of vibration significantly. Circular opening have the smallest stress and deflection in all conditions. The highest frequency and damping constant occur in rhombic opening 1.681 Hz and 84,88 kg/s respectively.   
PENGARUH PENAMBAHAN ADITIF ABD – 01 SOLAR KE DALAM MINYAK SOLAR TERHADAP KINERJA MESIN DIESEL Soeleman Soeleman; Fardiansyah Fardiansyah
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 4, No 2 (2010): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semenjak tahun 1990 penggunaan bahan bakar diesel (solar) di Indonesia diperkirakan akan jauh meningkat dibandingkan penggunaan bensin. Masalahnya ialah dilihat dari sisi konsumen, permintaan akan minyak solar terus meningkat begitu besar. Pada penelitian ini sebuah mesin diesel akan diuji dengan menggunakan bahan bakar solar murni ditambahkan zat aditif dengan komposisi yang berbeda-beda yaitu pertama menggunakan bahan bakar solar murni 500 ml ditambah 4 % zat aditif, 6 % zat aditif dan 8 % zat aditif. Dari hasil pengujian didapat daya mesin yang dihasilkan oleh bahan bakar campuran aditif, yang mengalami kenaikkan jika dibandingkan dengan bahan bakar solar murni. Besar jumlah pamakaian bahan bakar pada campuran minyak solar dan aditif relatif rendah atau dengan kata lain lebih irit.
PENGUJIAN MESIN PRESS MEKANIK SEMI OTOMATIS DENGAN PENGGERAK MOTOR LISTRIK 0.5 HP Ahmad Yunus Nasution
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 2 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin press dituntut agar menghasilkan produk yang baik dapat membentuk sesuai yang direncanakan, dimana daya yang dihasilkan motor dimanfaatkan untuk penekanan dari gaya rotasi menjadi translasi, karna dalam proses penekanan akan terjadi proses deformasi plastis. Dengan menggunakan material pengujian mesin press mekanik yang digunakan adalah plat tembaga, alumunium, kuningan ketebalan 0.5 mm, mild steel 0.2 % carbon ketebalan 0.3 mm. Dalam pengujian mesin press ini Menggunakan konstruksi blanking dies, dengan ukuran diameter produk blank adalah 22 mm, material yang digunakan pada dies dan punch adalah Bohler K110 atau dalam AISI dengan nama D2. Clearance dan diameter punch pada proses blanking didapat sebesar  mm, clearance jarak sisi tepi dan clearance antar produk blank adalah a = 0.815 mm sebagai jarak minimal sisi tepi dibulatkan menjadi 2 mm, b = 0.8 mm, besaran didapat dari tabel. Digenapkan juga menjadi 2 mm. gaya potong yang terjadi sebesar 6207.6  N, gaya stripper didapat 310.38  N, maka gaya total yang ditimbulkan sebesar 0.66465  Ton. Punch dan dies tanpa perlakuan panas akan mengalami kerusakan dikarenakan beban yang diterima punch dan dies terus menerus, kerusakan tersebut mengakibatkan timbulnya cacat pada produk blank. Gaya potong terbesar diperoleh material kuningan sebesar 0.76 Ton.
ANALISIS KARAKTERISTIK MATERIAL GEAR SPROCKET DENGAN ATAU TANPA LAPISAN POLYURETHANE PADA SEPEDA MOTOR Koos Sardjono; Agung Cahyono
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2007): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gear Sproket adalah roda bergerigi yang berpasangan dengan rantai, track, atau benda panjang yang bergerigi lainnya.Faktor penyebab aus nya gear pada motor di sebab kan dia menarik beban besar secara terus menerus namun pelicin sporcket dan gear tidak ada atau kurang.Shingga dengan solusi untuk melapisi polyurethane pada gear maka di dalam kelemahan-kelemahan gear sprocket akan di dapat solusi nya.namun di sini belum tahu seberapa jauh kekuatan bahan yang di gunakan pada lapisan polyurethane pada gear sprocket sepeda motor. Dari hasil penelitian diketahui penyebab terjadinya variasi kualitas pada gear sprocket.Pada pengujian kekerasan data hasil nilai kekerasan dengan metode vickers yang sudah dirata – ratakan pada tiap – tiap benda uji. Untuk material gear sprocket original nilai kekerasan rata – rata 118,95 HVN, sedangkan gear sprocket Lapisan polyurethane nilai kekerasan rata – rata 426,7 HVN. Pada foto struktur mikro gear sproket original seperti terlihat pada struktur yang terbentuk adalah struktur ferrit (berwarna agak terang atau putih) dengan butiran-butiran yang besar dan paling dominan. Struktur perlite (berwarna agak gelap) juga terlihat dalam struktur ini, dengan butiran-butiran yang agak besar dan sedikit. Pada foto struktur mikro gear sproket Lapisan polyurethane seperti terlihat struktur yang terbentuk adalah struktur ferrit (berwarna agak terang atau putih) dengan butiran-butiran yang besar dan paling dominan. Struktur perlite (berwarna agak gelap) juga terlihat dalam sturktur ini, dengan butiran-butiran agak besar dan sedikit. Kemudian struktur.Pada  sturktur mikro diatas, struktur ferrit terbentuk, karena kandungan unsur logam Fe yang sangat banyak dan struktur ini bersifat lunak serta ulet. Berikutnya pada fasa struktur perlite terbentuk oleh perpaduan struktur antara struktur ferrit dan sementit, serta fasa struktur ini memiliki yang ulet dan kekerasan yang cukup kuat.
ANALISIS SIFAT MEKANIS ANTARA NOKEN AS STANDAR DAN NOKEN AS REKONDISI PADA SEPEDA MOTOR Eri Diniardi; Koos Sardjono; Ahmad Sarifudin
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 8, No 2 (2014): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Noken as adalah komponen yang terletak di kepala silinder dengan lingkaran batang yang memiliki tonjolan pada beberapa sisinya Seiring dengan waktu penggunaan dan jarak tempuh, maka noken as pada mesin sepeda motor empat tak lambat laun akan mengalami keausan. Proses perbaikan noken as pada sepeda motor dengan menggunakan ring piston bekas bertujuan untuk mengembalikan profil dari noken as yang telah mengalami keausan, sehingga waktu buka tutup katup kembali sesuai dengan siklus mesin empat langkah. Dari hasil pengujian performa (dynotest) dari noken as standar power maksimal yang dihasilkan 4,73 hp pada 6000 rpm dan torsi maksimalnya yaitu 6,0 N.m pada 5000 rpm, sedangkan untuk noken as rekondisi power maksimal yang dihasilkan 4,87 hp pada 600 rpm dan torsi maksimalnya yaitu 6,1 N.m pada 5000 rpm. Hasil uji komposisi kimia untuk noken as standar C:2,42%, Si:1,70%, Mn:0,677%%, P:0,701% dan noken as rekondisi C:3,53%, Si:2,14%, Mn:0,258%, Cu:0,254%. Hasil pengujian dengan metode Vickers, nilai kekerasan rata-rata noken as standar 469,1 HVN, dan nilai kekerasan rata-rata noken as rekondisi 497,18 HVN. Kemudian untuk hasil pengujian metallografi noken as standar dan noken as rekondisi yaitu sama-sama menunjukkan struktur grafit nodul dikelilingi ferit dalam matrik perlit. 
ANALISA PENGARUH HEAT TREATMENT TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO BESI COR NODULAR (FCD 60) Eri Diniardi; Iswahyudi Iswahyudi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6, No 2 (2012): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Logam besi cor dapat diperlakukan panas untuk memperbaiki sifat-sifatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan quenching temper, normalizing dan annealing terhadap sifat mekanik dan stuktur mikro besi cor grafit bulat. Bahan yang dipakai ini berupa besi cor nodular as-cast FCD 60 hasil pemesanan di industri pengecoran. Pada penelitian diuji sifat mekanik (kekuatan tarik dan kekerasan) serta pengamatan metallografi. Pada struktur mikro terdapat fasa martensit dan austenit pada logam yang di-quenching temper, fasa perlit halus, sementit, dan ferrit pada logam yang di-normalizing, dan fasa perlit kasar dan ferrit pada logam yang di-annealing. Nilai kekerasan rata-rata 501,1 HB (quenching temper), 297,2 HB (normalizing), dan 229,1 HB (annealing). Sedangkan kekuatan tarik sebesar 933 N/mm2 (quenching temper), 474 N/mm2 (normalizing), 380 N/mm2 (annealing).ada spesimen yang diberi perlakuan panas quenching temper mempunyai kekuatan tarik dan kekerasan yang lebih baik dibandingkan hasil spesimen lainnya tetapi tegangan luluhnya tak terukur, karena getas.
CARA MENENTUKAN DAYA YANG DIGUNAKAN AIR CONDITIONING (AC) UNTUK KENDARAAN Najamudin Najamudin
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 12, No 1 (2018): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vital transportation facilities for the community to facilitate and accelerate human movement from bed more quickly, safely and comfortably. Buses with large capacity with passengers over 50 people operating between cities or between provinces require specific performance in order to provide security and comfort for passengers on the way. Bus transports between cities and between provinces are equipped with air conditioning  system (AC) and some are not. In Buses that use air refreshments there is also no use of the standard main components installed from the manufacturer; such as compressors, condensers, expansion valves and others. Compressors in the air refreshing system can be analogous to the heart of the human body, which serves to suck and pump coolant (refrigerant) that circulates in the system. In this study found that there are several buses that compressor is not a standard compressor from the manufacturer. For that purpose, calculations are mainly carried out on cooling loads, achievement coefficients and compressor power.
ANALISIS PERENCANAAN DESALINATION PLANT 4167 TON/JAM Naryono Naryono; Eri Diniardi; Suharyono Suharyono
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 2 (2009): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis perencanaan desalination plant dengan kapasitas 41,67 ton/jam merupakan suatu perencanaan yang membahas tentang perencanaan dari alat – alat heat exchanger desalination plant, yaitu evaporator, brine heater, ejector condensor, drain cooler. Perencanaan yang dimaksud yaitu menghitung perpindahan panas dari masing – masing alat – alat heat exchanger desalination plant, perhitungan perpindahan panas nya yaitu menghitung heat balance, menghitung luas permukaan perpindahan panas, menghitung pressure drop dan menghitung kekuatan pipa dari alat – alat heat exchanger desalination plant. Pada perencanaan ini menggunakan titanium sebagai bahan pipa, karena titanium dapat dipakai pada temperatur tinggi, sehingga tidak mudah pecah jika dilalui fluida dengan temperatur tinggi. Pada analisa perhitungan terdapat perbedaan antara hasil perhitungan dengan spesifikasi data dari alat-alat heat exchanger . walaupun terjadi perbedaan tetapi perbedaan tersebut  < 5%. Dengan perbedan yang tidak terlalu signifikan antara hasil perhitungan dengan spesifikasi data, maka peencanaan desalination dengan kapasitas  41,67 ton / jam ini dapat digunakan.
ANALISA LANJUT PERUBAHAN SIFAT MEKANIK BAHAN PEWTER DENGAN REDUKSI 50% PADA PROSES PENGEROLAN BAHAN Firlya Rosa; Suhdi Suhdi
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 10, No 1 (2016): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengurangan ketebalan, penghalusan dan perataan permukaan pada pelat pewter dari proses penuangan oleh usaha kecil di Pulau Bangka masih dilakukan dengan menggunakan metode pengamplasan sehingga waktu yang diperlukan untuk proses tersebut lama. Untuk membantu proses tersebut, maka dilakukan proses pengerolan dengan menggunakan mesin roller press. Bahan pewter yang digunakan dengan komposisi timah 97%, tembaga 2%, antimon 1% dengan dimensi benda uji awal 150 x 50 x 3-3,5 menggunakan 3 sampel dengan rata-rata kekuatan tarik awal 52,18 MPa dan rata-rata kekerasan bahan awal sebesar 12,56 VHN. Dari hasil reduksi sebesar 50% didapatkan bahwa terjadi  perubahan dimensi dengan rata-rata kenaikan panjang sebesar 100,48%, kenaikan lebar sebesar 6,86%, penurunan ketebalan akhir rata-rata sebesar 1,69 m. Deformasi yang terjadi menyebabkan perubahan kepadatan butiran pada mikro struktur bahan sehingga rata-rata kekuatan tarik meningkat sebesar 60 MPa dan rata-rata kekerasan akhir bahan meningkat menjadi 13,1 VHN.
PEMILIHAN FLUIDA PENDINGIN PADA MESIN PENDINGIN IKAN (FREEZER) KAPASITAS 1 TON Wisjnu P.Marsis; Abdul Haris
SINTEK JURNAL: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2012): SINTEK JURNAL
Publisher : University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya manusia untuk menghasilkan kehidupan yang layak dan lebih baik terutama dalam perkembangan teknologi, terutamamengenai Mesin Pendingin Ikan (FREEZER) yang menggunakan fluida kerja yang ditargetkanakan menjadi fluida yang lebih baik dari sebelumnya adalah musicool (MC-134) dengan Refrigeran Halokarbon(R-134a), dimana akan dibandingkan teori dasar dari refrigeran, yaitu COP (Coefficient of Performance), Efek Refrigasi serta Kerja Kompressor. Hasil yang didapat adalah kelayakan Hidrokarbon sebagai Fluida pendingin yang baik, ramah lingkungan dan aman.

Page 11 of 27 | Total Record : 269