cover
Contact Name
Khusnul Khotimah
Contact Email
khusnul.khotimah@uniyap.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
khusnul.khotimah@uniyap.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota jayapura,
P a p u a
INDONESIA
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 23392452     EISSN : 25796364     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi (FJMA) diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Yapis Papua sejak Tahun 2013 (Edisi Cetak) dan diterbitkan secara online di mulai dari edisi Vol.4 No.1, September 2017. Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi (FJMA) bertujuan untuk menjadi media penyebarluasan hasil penelitian ilmiah mengenai bidang studi Manajemen dan Akuntansi di Indonesia dan Negara-negara berkembang pada umumnya. Yang menjadi Kontributor Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi (FJMA) berasal dari kalangan akademisi Lokal, Nasional, praktisi, Mahasiswa, regulator, dan masyarakat umum. Future :Jurnal Manajemen dan Akuntansi (FJMA) diterbitkan 2 kali setiap tahun Yaitu pada bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 4, No 2: Maret (2017)" : 10 Documents clear
Pengaruh Sistem Akuntansi Manajemen Terhadap Kinerja Produksi Pada PT. X Sutisman, Entar; Putra, Gde Hambara
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat pengaruh pengendalian, koordinasi, perencanaan dan pengendalian terhadap kinerja produksi pada PT. X baik secara parsial maupun simultan. Berdasarkan prosentase frekuensi jawaban dari hasil kuesioner menunjukkan hasil yang baik. Hal ini mencerminkan bahwa sistem akuntansi manajemen memiliki lingkup pengendalian yang luas, yakni mampu merespon secara cepat informasi yang terjadi, mampu memberikan informasi untuk perencanaan sehingga terdapat pengendalian yang baik.Pelaksanaan kinerja produksi pada PT. X, berdasarkan prosentase frekuensi jawaban dari hasil kuesioner menunjukkan hasil yang baik. Hal ini menunjukkan bahwa produktivitas kinerja yakni efektivitas dan efisiensi yang  dilaksanakan pada PT. X telah berjalan dengan baik.Hasil analisis regresi linier dengan program SPSS for windows versi 17 diperoleh hasil bahwa Pelaksanaan sistem akuntansi manajemen pada PT. X bahwa pengaruh pengendalian, koordinasi, dan perencanaan terhadap kinerja produksi pada PT. X. Besarnya pengaruh dari ketiga variable independen X1, X2, X3 terhadap kinerja produksi (Y) adalah 0,697 atau 70%. Hal ini menunjukkan bahwa pengendalian, koordinasi, dan perencanaan memberikan andil yang cukup besar terhadap kinerja produksi pada PT Focon Indonesia. Sedangkan sisanya 30%  dipengaruhi oleh faktor lain di luar dari penelitian ini.  Kata Kunci: Pengendalian, Koordinasi, Perencanaan, Pengendalian dan Kinerja Produksi
Pengaruh Kepuasan Dan Kepercayaan Terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah Mandiri Di Kota Jayapura Yendra, Yendra
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan dan kepercayaan terhadap loyalitas nasabah pada Bank Umum di Kota Jayapura. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survey dengan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Sampel yang digunakan dalam analisis sebanyak 118. Data diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda yang diolah dengan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah.  Kata Kunci : Kepuasan, Kepercayaan dan Loyalitas
Analisis Value Added Intellectual Coefficient (VAICTM) Dan Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Ermawati, Yana
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rekrutmen, seleksi, dan penempatan tenaga kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Bank Papua Jayapura, untuk mengetahui variabel manakah yang lebih dominan pengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Bank Papua Jayapura.. Jumlah Popuasi di PT Bank Papua Jayapura adalah 457 karyawan. Jumlah populasi yakni sebanyak 91 responden. Model analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda.  Hasil penelitian membuktikan bahwa rekrutmen berpengaruh terhadap produktivitas kerja hal ini dibuktikan dengan membandingkan tingkat signifikan alpha 0,05 dengan nilai probabilitas rekrutmen 0,000. Dengan demikian 0,000< 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Seleksi tidak berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Hal ini dibuktikan dengan membandingkan tingkat signifikan alpha 0,05 dengan nilai probabilitas seleksi 0,158. Dengan demikian 0,158 > 0,05 maka Ha ditolak dan H0 diterma. Penempatan tenaga kerja berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Hal ini dibuktikan dengan membandingkan tingkat signifikan alpha 0,05 dengan nilai probabilitas penempatan tenaga kerja 0,000. Dengan demikian 0,05 > 0,000 maka Ha diterma dan H0 ditolak. Penempatan tenaga kerja mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap produktivitas kerja. Hal ini dibuktikan pada tabel 4.12 bahwa variabel nilai korelasi parsial penempatan tenaga kerja sebesar 0,468 lebih besar dari nilai korelasi parsial rekrutmen 0,384 dan seleksi 0,151. Kata Kunci : Rekrutmen, Seleksi, Penempatan Tenaga Kerja, Produktivitas
Analisis Investasi Dan Kualitas Laba Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empirik Pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar diBursa Efek Indonesia Periode Tahun 2010–2014) Syapruddin, Nur Ayu Pratiwi; Prasetianingrum, Septyana
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis Pengaruh Investasi (PER), dan Kualitas Laba (NPM), secara parsial dan simultan terhadap Nilai Perusahaan (PBV). Pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di  Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2014. Periode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah 5tahun. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2010 sampai dengan 2014 sebanyak 142 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling yaitu sebanyak 8 perusahaan dengan periode waktu 5tahun pengolahan data digunakan data-data perusahaan yang tercantum dalam laporan dari ICMD (Indonesian Capital Market Directory). Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Dengan kriteria  yang ditentukan: (1) Perusahaan Manufaktur yang secara  konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2010 sampai dengan2014, (2) Terdapat nilai perhitungan dari variabel dependen dan independen yang positif selama 5tahun berturut-turut yaitu periode tahun 2010 sampai dengan 2014, (3) Perusahaan Manufaktur yang mempunyai data lengkap yang dibutuhkan dalam penelitian ini sehingga mudah di olahdatanya. Berdasarkan analisis data disimpukan bahwa Pada kolom unstandardized coefficients pada bagian B diperoleh model regresi linier  berganda variabel (X1) Investasi sebesar0,487 positif dan signifikan 0,001, Jadi dapat disimpulkan bahwa keputusan investasi yang diproksikan dengan PER berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai  perusahaan, Pada kolom unstandardized coefficients pada bagian B  diperoleh model regresi linier berganda variabel (X2) Kualitas Laba sebesar 0,521 positif dan  signifikan 0,009, Uji Hipotesis Uji Fhitung (11,157) dengan tingkat signifikan (0,000) atau dibawah tingkat signifikansi 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa variable X1danX2 yaitu Investasi dan Kualitas Laba mempunyai  pengaruh secara simultan positif dan signifikan terhadap variabel  (Y) yaitu Nilai Perusahaan. Dari adjusted R square sebesar 0,342 yang berarti variabilitas variable dependen yang dapat dijelaskan oleh variabilitas variable independen sebesar 34,2%. Jadi model cukup baik. Sedangkan sisanya 65,8 (100%- 34,2%=65,8%) dijelaskan oleh variable lainnya yang tidak dimasukkan dalam model regresi.  KataKunci: Investasi, KualitasLaba, dan NilaiPerusahaan
Analisis Kondisi Kebangkrutan Dengan Model Ohlson(1980) O-Score Sujimantoro, Sujimantoro; Muthmainnah, Muthmainnah
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbankan memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Perbankan merupakan perusahaan yang dalam kegiatannya berhubungan langsung dengan masyarakat. Kondisi perekonomian yang masih belum menentu mengakibatkan tingginya risiko suatu perusahaan untuk mengalami kesulitan keuangan atau bahkan kebangkrutan. Berdasarkan laporan keuangan akan dapat dihitung sejumlah rasio keuangan yang lazim dijadikan dasar analisis kebangkrutan dan dapat membantu mengintepretasikan berbagai hubungan serta kecenderungan yang dapat memberikan dasar pertimbangan mengenai kondisi bank apakah dapat bertahan atau tidak (S.Munawir, 2002: 292).  Analisis kesulitan keuangan yang akurat menjadi hal yang sangat krusial bagi setiap perusahaan. Hal ini dikarenakan kesulitan keuangan umumnya dapat mengarah pada kebangkrutan. Oleh karena itu, dengan mengetahui kondisi kesulitan keuangan, perusahaan dapat segera melakukan tindakan lebih baik untuk mengurangi risiko kerugian bisnis atau bahkan menghindarinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji analisis kondisikebangkrutan pada perusahaan perbankanGo Public yang terdaftar diBursaEfekIndonesiaPeriode 2011 – 2013 dengan menggunakan Analisis Model Ohlson O-Score. Metode Penelitian penelitian ini bersifat Kuantitatif, dengan menggunakan metode Ohlson untuk melihat kondisi  kebangkrutan periode 2011-2013 di perusahaan perbankan. Teknik analisis yang digunakan adalah model Ohlson O-score. Dengan menggunakan sembilan indikator yang mewakili skala dan rasio keuangan dengan rumus O-Score = O = 1,32 - 0,407X1 + 6,03X2 – 1,43X3 + 0,0757X4 – 2,37X5 – 1,83X6 + 0,285X7 – 1,72X8 – 0,521X9. Dengan kriteria penilaian jika O-Score > 3,8% berarti perusahaan mengalami kebangkrutan dan jika O-Score < 3,8% dikategorikan sebagai perusahaan yang sangat sehat. Hasil Penelitian Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian sebanyak 25 bank go public hasil analisisfinancial distressyang dialamioleh perbankan pada tahun 2011yaitu 92% bank mengalami kondisi distress dan 8% bank dalam kondisi sehat , lalu meningkatpadatahun2012 dan 2013menjadi96% bank di analisis dalam kondisi distress dan 4% bank dalam kondisi sehat.  Kata kunci : Ohlson O-Score, Analisis Kebangkrutan
Pengaruh Ukuran Perusahaan Dan Faktor Regulasi Terhadap Kualitas Implementasi Corporate Governance Bone, Fandi La Ode; Ponto, Sahrul
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya pemisahan antara fungsi kepemilikan (ownership) dan fungsi pengendalian (control) dalam hubungan keagenan sering menimbulkan masalah-masalah keagenan (agency problems). Masalah-masalah keagenan tersebut timbul karena adanya konflik atau perbedaan kepentingan antara principal (pemilik perusahaan atau pihak yang memberikan mandat) dan agent (manajer perusahaan atau pihak yang menerima mandat). Teori keagenan (agency theory) berusaha menjelaskan tentang penentuan kontrak yang paling efisien yang bisa membatasi konflik atau masalah keagenan (Jensen dan Meckling, 1976; Eisenhardt, 1989). Corporate governance merupakan respon perusahaan terhadap konflik tersebut. Corporate governance merupakan cara-cara untuk memberikan keyakinan pada para pemasok dana perusahaan akan diperolehnya return atas investasi mereka (Shleifer dan Vishny, 1997). Menurut Cadbury (1992), corporate governance adalah sistem untuk mengarahkan (direct) dan mengendalikan (control) suatu perusahaan/korporasi.  Corporate governanace merupakan salah satu elemen kunci dalammeningkatkan efesiensi ekonomis, yang meliputi serangkaian hubungan antaramanajemen perusahaan, dewan komisaris, para pemegang saham dan stakeholderslainnya. Corporate governance juga memberikan suatu struktur yangmemfasilitasi penentuan sasaran-sasaran dari suatu perusahaan, dan sebagaisarana untuk menentukan teknik monitoring kinerja (Darmawati, Khomsiyah dan Rika, 2004). Tujuan untuk menguji pengaruh nilai ukuran perusahaan, dan faktor regulasi terhadap kualitas implementasi corporate governance pada perusahaan BUMN dan Non BUMN yang terdaftar di CGPI periode 2008-2012. Metode Penelitian penelitian ini bersifat Kuantitatif, dengan rancangan kausal komparatif, menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen yaitu Ukuran Perusahaan dan Faktor Regulasi terhadap variabel dependen yaitu Kualitas Implementasi Corporate Governace. Hasil Penelitian Secara Parsial nilai ukuran perusahaan dan faktor regulasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas implmentasi corporate governance.  Kata Kunci :Ukuran perusahaan, Faktor regulasi, Kualitas implementasi corporate governance.
Analisis Efektivitas Penagihan Pajak Dengan Surat Paksa Terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Badan Pada Kantor Penerima Pajak (KPP) Kota Jayapura Amin, A. Hikmah Ayu Pratiwi; Salim, Mursalam
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas penagihan pajak yang dilakukan dengan menggunakan Surat Paksa dan seberapa besar kontribusinya terhadap Penerimaan Pajak Penghasilan Badan pada KPP Kota Jayapura. Populasi dalam penelitian ini adalah semua data dari laporan penerbitan dan pencairan Surat Paksa serta semua laporan penerimaan Pajak Penghasilan Badan yang ada pada Kantor Penerimaan Pajak (KPP) Kota Jayapura. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah semua data yang berasal dari laporan penerbitan serta pencairan Surat Paksa dan laporan penerimaan Pajak Penghasilan Badan pada tahun 2010-2014 yang ada di Kantor Penerimaan Pajak (KPP) Kota Jayapura. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi dan wawancara. Untuk menguji hipotesis penelitian ini, maka teknik analisis data yang digunakan adalah analisis efektivitas dan analisis kontribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efektivitas penagihan pajak dengan surat paks pada tahun 2010 dinilai cukup efektiv, pada tahun 2011 dinilai kurang efektif sesuai dengan klasifikasi pengukuran efektivitas, sedangkan pada tahun 2012-2013 dinilai tidak efektif karena <60 persen sesuai dengan klasifikasi pengukuran efektivitas dan pada tahun 2014 tingkat efektivitasnya berada pada tingkat kurang efektif. Sementara itu tingkat kontribusi penerimaan Pajak Penghasilan Badan pada tahun 2010 tergolong kriteria sedang, tahun 2011 tergolong kriteria cukup baik dalam Penerimaan Pajak Penghasilan Badan di KPP Kota Jayapura .Pada tahun 2012 tergolong kriteria baik dalam Penerimaan Pajak Penghasilan Badan di KPP kota Jayapura.Sedangkan pada tahun 2013 tergolong kriteria kurang dalam Penerimaan Pajak Penghasilan Badan di KPP kota jayapura. Dan untuk di tahun 2014 tergolong kriteria cukup baik dalam penerimaan pajak penghasilan badan di KPP kota Jayapura.  Kata kunci: Efektivitas Penagihan Pajak, Surat Paksa, Pajak Penghasilan
Analisis Pengaruh Pajak Bahan Mineral Bukan Logam & Batuan Dan Retribusi Bahan Galian C Terhadap Pendapatan Asli Daerah Riska, Aprilia; Junaedy, Junaedy
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada  umumnya  suatu  Negara  membutuhkan  pendapatan  yang  besar  untuk mensejahterakan  kehidupan  rakyatnya.  Maka  Pemerintah  perlu  mendapatkan  dana  tersebut dengan melakukan  suatu  pungutan  kepada  masyarakat  yang  lebih  dikenal  dengan  kata  pajak. Pajak  merupakan  salah  satu  sektor  pendukung  bagi  Pemerintah  dalam  mensejahterakan kehidupan  rakyatnya  demi  tercapainya  apa  yang  direncanakan  maka  pemerintah  membentuk suatu badan yang bertugas untuk memunggut pajak dari masyarakat. Pemungutan pajak adalah suatu  fungsi  yang  harus  dilaksanakan  oleh  negara  sebagai salah  satu  cara  untuk  mendapatkan pendapatan. Dalam pemungutan pajak dari masyarakat masih kurang efektif dan banyak masalah yang dihadapi. Salah satunya, kurangnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Instansi pemerintah dalam pemungutan pajak pada masyarakat adalah Kantor Dinas Pendapatan Daerah. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pajak bahan mineral bukan logam & batuan dan retribusi bahan galian c terhadap pendapatan asli daerah kota jayapura periode 2009-2013. Metode Penelitian penelitian ini bersifat Kuantitatif, dengan rancangan Korelasional, menggunakan analisis regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen yaitu pajak bahan mineral bukan logam & batuan dan retribusi bahan galian c terhadap variabel dependen yaitu pendapatan asli daerah. Hasil Penelitian Secara Parsial Pajak bahan mineral bukan logam & batuan tidak signifikan terhadap pendapatan asli daerah kota jayapura dan retribusi bahan galian c tidak signifikan terhadap pendapatan asli daerah kota jayapura, Secara Simultan Pajak bahan mineral bukan logam & batuan dan retribusi bahan galian c tidak signifikan terhadap pendapatan asli daerah kota jayapura.  Kata Kunci :  Pajak bahan mineral bukan logam dan batuan, Retribusi bahan galian c, PAD
Sistem Pengukuran Kinerja Karyawan (Studi Pada PT Bank Papua) Pasolo, Muhammad Ridhwansyah; Akbar, Rusdi
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini meneliti bagaimana pengukuran kinerja dan organisasi sektor publik untuk menguji keberadaan teori institusional isomorphisme pada pengukuran kinerja organisasi di Bank Pemerintah Daerah, khususnya PT Bank Papua. Penelitian ini menggunakan metode campuran yang menggabungkan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Alat analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square dan dikombinasikan dengan hasil wawancara. Penelitian ini dilakukan di PT. Bank Papua pusat dan responden manajer baik dari tingkat strategis dan manajerial. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan pengukuran kinerja di PT Bank Papua mengadopsi pengukuran kinerja Balanced Scorecard untuk mendapatkan akurasi pengukuran. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa ada institusional isomorfisma pada pelaksanaan pengukuran kinerja di PT. Bank Papua, terutama mimetic isomorfisma.  Kata kunci: Pengukuran Kinerja, Teori Institusional, Pengukuran Kinerja Sektor Publik, Mimetic Isomorfisma
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Opini Going Concern (Studi Kasus Pada Bank Umum Syariah Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia) Angrijani, Mei Uli; Zakaria, Zakaria
Future : Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol 4, No 2: Maret (2017)
Publisher : Universitas Yapis Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan yang didirikan memiliki tujuan agar dapat mempertahankan kelangsungan hidup usahanya (going concern). Peran auditor dibutuhkan sebagai pihak independen untuk memberikan opini sesuai dengan kondisi perusahaan yang sebenarnya. Opini audit going concern merupakan opini audit yang diberikan kepada perusahaan yang oleh auditor diragukan mengenai kemampuan untuk melanjutkan usahanya sebagai usaha yang berkesinambungan (ISA 570.10). Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kinerja keuangan terhadap opini  going concern. Penelitian ini dilakukan terhadap 6 perusahaan bank syariah  yang terdaftar di BEI selama periode penelitian 2010-2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas yang diproksikan current ratio berpengaruh Negatif dan tidak signifikan terhadap Opini Going concern. Rasio Profitabilitas yang diproksikan dengan Net Profit Margin (Margin Laba Bersih) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap opini going concern. Rasio Solvabilitas yang diproksikan dengan Rasio hutang modal/Debt to Equity Ratio berpengaruh Positif dan tidak signifikan terhadap opini going concern. Rasio Likuiditas yang diproksikan current ratio, rasio profitabilitas yang diproksikan net profit margin dan rasio solvabilitas yang diproksikan debt to equity ratio Menunjukan bahwa model yang kurang baik dan tidak mampu mempengaruhi Opini Going Concern. maka secara simultan tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap opini going concern. Kata Kunci : Opini audit going concern, likuiditas, current ratio, profitabilitas, net profit margin, solvabilitas, debt to equity ratio.

Page 1 of 1 | Total Record : 10