Craft
The Craft section of ITB Undergraduate Journal of Visual Art and Design welcomes orginal articles exploring creative works and/or research in the area of craft both as traditional and contemporary artifacts. It focuses, but not limited to, any creative ideas and pratical knowledge as results from tranforming forms, materials, meanings and values of textiles and/or ceramics into one-of-a kind objects in the form of clothes, deskwares, jewellry, and fashion accesories among others.
Articles
77 Documents
EKSPLORASI CORAK BATIK BELANDA DENGAN EFEK TIGA DIMENSI
Tsalashra, Andhieza;
Panggabean, Ratna
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Batik merupakan teknik menggambar di atas kain dengan media canting dan malam. Membatik adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO. Kepopuleran batik, terutama batik corak Indonesia, melejit setelah kasus klaim Malaysia terhadap batik. Batik di Indonesia mulai kembali mendapat perhatian besar dan motifnya digunakan ke berbagai produk.Sayangnya, masih banyak golongan muda yang kurang menaruh perhatian terhadap batik Indonesia. Batik Belanda adalah salah satu batik pesisir yang merupakan bentuk akulturasi budaya Eropa dan Indonesia. Motif dalam batik Belanda mudah dikenal, seperti motif dongeng Si Tudung Merah dan Cinderella misalnya. Batik Belanda memiliki warna-warna cerah yang tergolong berani dibandingkan dengan batik lainnya, seperti warna merah muda.Untuk menarik golongan muda terhadap batik diperlukan inovasi dan pendekatan baru dalam kain batik yaitu dengan mendesain ulang motif batik Belanda ke bentuk yang lebih sederhana dan dengan melakukan manipulasi kain batik dengan efek tiga dimensi. Dengan kombinasi akulturasi, warna-warna cerah, desain-desain baru dan efek tiga dimensi pada kain akan tercipta inovasi baru kain batik yang dapat menarik perhatian golongan muda terhadap salah satu warisan budaya Indonesia ini.
APLIKASI MOTIF FAUNA BUDAYA PERANAKAN PADA TABLEWARE MENGGUNAKAN TEKNIK SGRAFFITO DENGAN PEWARNA ENGOBE
Madewa Djatinugroho, Adolfus Djayes;
Destiarmand, Achmad Haldani
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Sgraffito (menoreh) adalah menggambar langsung suatu benda dimana permukaan benda telah diberi lapisan warna yang berbeda dengan permukaan keramik. Pada tugas akhir ini memanfaatkan teknik dekorasi Sgraffito dengan pewarna Engobe (slip warna). Berbagai eksplorasi pada jenis teknik dekorasi Sgraffito dengan pewarna engobe untuk menghasilkan produk akhir berupa perangkat makan. Sebagai tema besar dari produk perangakat makan tersebut, dipilih motif fauna budaya Cina peranakan. Cina peranakan merupakan hasil asimilasi dari budaya Cina dengan budaya lokal Indonesia, maka motif yang digunakan dalam dekorasi disesuaikan dengan jenis dan fungsi praktis dari perangkat makan khas Cina peranakan. Eksperimen yang dilakukan menekankan pada eksplorasi material, teknik produksi dan ragam hias khas Cina peranakan.
EKSPLORASI BOJAGI PADA PRODUK FASHION
Arief, Teuku Muhammad Mirza;
Kahdar, Kahfiati
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Mitologi merupakan suatu ilmu tentang keberadaan makhluk gaib di suatu kebudayaan di tiap-tiap letak geografis yang berbeda-beda. Kepercayaan terhadap makhluk gaib ini sangat berperan penting dalam perkembangan di masa awal tumbuh kembangnya tradisi-tradisi dalam komunitas di tiap daerah kepulauan nusantara. Seiring perkembangan dan berjalannya waktu, kepercayaan ini mulai dilupakan seiring masuknya agama islam dan Kristen ke wilayah nusantara, juga masyarakat yang lebih mempercayai alasan-alasan logis di balik munculnya kehidupan, tetapi tidak bisa dipungkiri, kepercayaan Mitologi ini mewariskan jenis-jenis makhluk mitologi yang eksotis dan mempesona dengan berbagai jenis dan ceritanya masing-masing yang beragam dan unik, sayangnya seiring pudarnya kepercayaan mitologi di benak masyarakat nusantara, ikut dilupakan pula, makhluk-makhluk mitologi yang dulunya ikut berperan penting dalam membentuk tradisi Indonesia. Keindahan makhluk-makhluk mitologi ini, merupakan tradisi yang terlalu berharga untuk dilupakan oleh masyarakat.
EKSPLORASI MOTIF UKIR KAYU TORAJA DENGAN TEKNIK LASER PADA BAHAN KULIT
Ndoen, Edward S.;
Haldani, Achmad
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Melalui karya ini, penulis belajar tentang salah satu kekayaan produk Indonesia yaitu motif Toraja.Motif ukir Toraja ini akan diimplementasikan pada materi kulit dikombinasi dengan bahan kanvas dan bahan sintetis. Apabila sebelumnya motif ukir Toraja diaplikasikan pada kayu, penulis bermaksud memperluas pemanfaatan motif ukir Toraja pada materi kulit.Mengingat motif ukir kayu Toraja sangat beragam, penulis memilih menggunakan hanya sembilan motif saja. Motif-motif ini akan melalui proses modifikasi tanpa meninggalkan bentuk aslinya sama sekali. Penggabungan berbagai motif akan menghasilkan pola yang kemudian akan diaplikasikan pada kulit untuk menghasilkan aksen yang unik pada produk. Eksplorasi tersebut akan diaplikasikan pada produk tas dengan warna-warna natural ditujukan bagi kaum muda usia 17 sampai 25 tahun. Adapun empat desain tas yang disajikan adalah Tote Bag, Laptop Bag, Clutch Bag dan Satchel Bag.Kata Kunci: motif ukir, Toraja, kulit, tekstur
EKSPLORASI MOTIF PUCUK REBUNG DENGAN TEKNIK OLAH REKA LATAR PADA BUSANA PENGANTIN MODERN
angelina, irene;
Kahdar, Kahfiati
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Motif Pucuk Rebung mempunyai arti sesuai dengan namanya yang berarti tunas bambu. Motif ini melambangkan kekuatan yang muncul dari dalam. Motif pucuk rebung terdiri dari berbagai jenis sesuai dengan bentuknya. Meskipun demikian, motif ini memiliki satu kesamaan yaitu bentuk segitiga yang dikelilingi tunas dan daun. Pada umumnya motif pucuk rebung terdapat pada kain tradisional Melayu dan dikenal sebagai motif utama pada tumpal atau kepala kain. Bila dilakukan eksplorasi lebih dalam, motif ini sangat potensial untuk dilakukan pengembangan baik dari segi bentuk maupun teknik yang digunakan. Tujuan dari eksplorasi yang dilakukan pada Tugas Akhir ini adalah menghasilkan motif pucuk rebung sebagai aplikasi pada busana pengantin modern dengan tampilan yang lebih menarik dan berbeda dari motif-motif yang sudah ada sebelumnya.
EKSPLORASI TEKSTUR TIGA DIMENSIONAL DENGAN AKSARA SUNDA BAKU SEBAGAI INSPIRASI VISUAL PADA PRODUK FASHION
Rahmadhani, Amanda;
Sunarya, Yan Yan
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Aksara Sunda merupakan sistem penulisan yang pertama kali digunakan oleh sebagian rakyat Sunda pada Abad XIV-XVIII, dimana aksaratersebut merupakan perkembangan dari Aksara Pallawa yang telah mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskahnaskahlontar pada Abad XVI. Pada awal tahun 2000-an pemerintah Jawa Barat melakukan modifikasi dan pembaharuan pada Aksara Sunda agarlebih sesuai dengan perkembangan zaman, yang kemudian lebih dikenal dengan Aksara Sunda Baku. Namun demikian perlu diperhatikan bahwakeberadaan Aksara Sunda tidak pernah menonjol di dalam kehidupan masyarakat Sunda, dimana bahkan masyarakat Sunda sendiri justru lebihmengenal Hanacaraka yang sebetulnya berasal dari Jawa sebagai Aksara Sunda yang asli. Upaya pemerintah Jawa Barat untuk mengenalkan kembaliAksara Sunda Baku sendiri dirasa tidak memenuhi sasaran, karena walaupun dijadikan pelajaran pada muatan lokal, signage jalanan di kota Bandung,dan nama kantor-kantor pemerintahan Jawa Barat, masyarakat awam sendiri akan lebih memedulikan keberadaan huruf latin yang disandingkanbersama Aksara Sunda. Pembelajaran ini bertujuan untuk membuat masyarakat menyadari kembali akan potensi Aksara Sunda Baku, paling tidakmembuat mereka mengenali bahwa Aksara Sunda memiliki karakterisasi tersendiri yang berbeda dengan Aksara lainnya. Untuk membuat dampakyang lebih besar, eksplorasi tekstur tiga dimensional digunakan untuk memvisualisasikan motif Aksara Sunda Baku dan menjadikannya produkfashion. Penilitan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk penelitian lebih lanjut mengenai potensi Aksara nusantara.
EKSPLORASI SAMPAH PLASTIK MENGGUNAKAN METODE FABRIKASI UNTUK PRODUK FASHION
Alrashid, Dendi Anugrah;
Kahdar, Kahfiati
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Plastik adalah bahan polimer sintetis yang terbagi menjadi banyak jenis berdasarkan sifat fisis, mekanis, dan kimia. Keberadaan plastik yang melimpah dan mudah didapatkan membuat penggunaan plastik menjadi tidak terkendali sehingga menghasilkan sampah plastik dalam jumlah yang besar. Karakter plastik yang tidak dapat terurai membuat sampah plastik menjadi salah satu masalah lingkungan. Berbagai cara telah dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat untuk mengatasi permasalahan sampah plastik, salah satunya dengan mendaur ulang plastik menjadi produk yang bernilai fungsi lebih baik. Dalam perkembangannya, belum terdapat banyak alternatif desain produk daur ulang sampah plastik khususnya pada industri daur ulang berskala rumah tangga sehingga produk daur ulang yang dihasilkan terkesan monoton dan kurang mampu menarik perhatian orang untuk mengkonsumsi produk tersebut. Penelitian berjudul âEksplorasi Sampah Plastik Menggunakan Metode Fabrikasi Untuk Produk Fashionâ bertujuan untuk menghasilkan alternatif desain produk daur ulang yang memiliki nilai fungsi dan estetis yang baik dan dihasilkan melalui proses pembuatan sederhana sehingga dapat diaplikasikan pada industri daur ulang sampah plastik berskala rumah tangga.
TEKNIK MAKRAME MENGGUNAKAN BENANG KATUN UNTUK BUSANA PESTA
Harka, Ayu Zaskia;
Anas Z, Biranul
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Makrame merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam membuat tekstil dan juga salah satu teknik tekstil tertua yang ada di dunia. Kata makrame sendiri mempunyai arti hiasan pinggiran kain yang diterjemahkan dari bahasa Arab yaitu miqramah. Perkembangan teknik tekstil yang berupa teknik simpul menjadi sebuah teknik yang diberi nama makrame. Teknik simpul lalu dikembangkan menjadi teknik makrame yang digunakan oleh para pedagang di Arab untuk pinggiran kain.Pembuatan makrame dilakukan dengan menggunakan material benang katun. Benang katun adalah benang yang terbuat dari tanaman kapas. Katun memiliki struktur dan kemudahan untuk diberi warna. Selain itu produk dari katun akan lebih nyaman dipakai karena bertekstur lembut dan mudah menyerap keringat.Teknik makrame dipakai untuk membentuk struktur dari busana pesta yang diperuntukkan untuk wanita. Penggabungan material dan pemilihan dari segi teknik struktur makrame, lebih ditonjolkan dalam proses pembuatan busana.
Teknik Anyam dan Motif Dayak Ngaju pada Material Kulit untuk Produk Tas
Larasati, Gladiola Reynita;
Rais, Zaini
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Budaya adalah hal penting yang merupakan identitas. Indonesia memiliki budaya yang kaya dan beragam, salah satunya anyaman. Anyaman digunakan lebih dari ratusan tahun oleh masyarakat lokal di Indonesia khususnya di Kalimantan (Suku Dayak). Anyaman Dayak yang dibuat menggunakan bahan rotan atau bambu biasanya dipakai untuk membuat peralatan sehari-hari. Seiring dengan adanya perkembangan jaman, tradisi ini mulai memudar. Fashion adalah penanda identitas dan sebuah pelengkap tampilan fisik. Fashion sudah menjadi kebutuhan dengan berbagai macam jenis. Dalam era globalisasi, diperlukan kreativitas untuk membawa tradisi dalam bentuk modern yang diterima secara luas dalam masyarakat. Anyaman memiliki potensi yang luas untuk dibuat dengan material lain yang salah satunya adalah kulit. Kulit merupakan material yang berasal dari alam (hewan) dan sudah dipakai sejak awal peradaban manusia menjadi bahan dasar dari barang-barang sehari-hari. Kulit merupakan material yang mudah diolah. Aplikasi teknik anyaman Dayak pada material kulit ini diharapkan dapat mengangkat kembali tradisi anyaman pada dunia modern dalam bentuk produk dengan kualitas yang baik.
APLIKASI MOTIF BATIK GARUT MOJANG PRIANGAN PADA ORGANZA UNTUK BUSANA READY TO WEAR
Wildainy, Cikita;
Sunarya, Yan Yan
Craft Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Craft
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.174 KB)
Batik adalah warisan budaya yang dimiliki Indonesia. Setiap daerah di Indonesia memiliki corak batik yang khas dan berbeda dari daerah lainnya. Dahulu, batik hanya digunakan sebagai sandang oleh masyarakat. Namun sekarang, batik sudah menjadi kebutuhan tersier oleh masyarakat Indonesia. Busana batik dengan gaya yang kontemporer bermunculan, salah satunya adalah dengan mengaplikasikan corak batik pada kain organza. Organza adalah kain transparan tipis yang terbuat dari sutra atau polyester. Corak yang digunakan dalam aplikasi ini adalah corak batik Mojang Priangan yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Aplikasi yang dilakukan menggunakan berbagai macam teknik jahit. Dengan kata lain, aplikasi ini membuat surface design pada kain organza. Produk yang dihasilkan adalah busana ready to wear untuk wanita.