Articles
9 Documents
Search results for
, issue
"Vol 18, No 1 (2020)"
:
9 Documents
clear
Komunikasi Keluarga Dalam Pencegahan Coronavirus Disease 2019
Sitti Murni Kaddi;
Puji Lestari;
Donal Adrian
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3701
Transmisi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mulai mengancam unit sosial terkecil, yaitu klaster keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat komunikasi keluarga dalam pencegahan COVID-19 pada masyarakat Desa Nupabomba sebagai daerah perbatasan Kabupaten Donggala dan Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang digunakan oleh orangtua dan anak sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di Sulawesi Tengah. Proses penyampaian pesan terkait dengan bahaya COVID-19 yang dilakukan orangtua dapat mengubah pemahaman dan perilaku anak sehingga terjadilah tindakan pencegahan. Hal ini dilakukan karena menganggap bahwa informasi terkait dengan virus tersebut sangat penting, apabila diabaikan menyebabkan tubuh menjadi sakit ringan hingga pada kematian. Pencegahan yang dilakukan seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, tidak bersentuhan dan menjaga jarak, seperti menjauhi para pendatang atau masyarakat lain yang melewati Desa Nupabomba. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa usulan kebijakan kepada setiap keluarga untuk menyosialisasikan berbagai hal positif dalam pengurangan risiko COVID-19 dengan cara buka aliran udara, atur interaksi bermasker, dan jaga jarak.
Kecakapan Literasi Media di Kalangan Generasi Milenial
Christina Arsi Lestari;
Risqi Inayah Dwijayanti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.2781
Literasi media merupakan kemampuan khalayak terhadap media dan pesan media massa dalam konteks komunikasi massa. Gerakan literasi media dikenal juga dengan istilah “melek” media yang dirancang untuk meningkatkan kontrol individu terhadap media yang digunakan. Tujuan penelitian untuk menganalisis kecakapan literasi media di kalangan generasi milenial mahasiswa Bidang Studi Broadcasting Universitas Mercu Buana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, melalui tahapan wawancara dengan para Informan, untuk menggambarkan kecakapan literasi yang dimiliki oleh mahasiswa Prodi Broadcasting Universitas Mercu Buana. Hasil penelitian ini berupa kecakapan literasi media informan dapat dikatakan memenuhi syarat-syarat kecakapan literasi media dalam mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan memproduksi pesan media massa baik konvensional maupun media baru. Kontribusi penelitian ini untuk menyadarkan generasi muda bahwa pentingnya memiliki kecakapan literasi media, agar generasi muda mampu menjadi agen literasi media bagi masyarakat disekitarnya.
Analysis of Communication Networks among Political Elites in the Formation of Party Coalitions
Intan Ferazia;
Prayudi Prayudi;
Subhan Afifi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3709
The multi-party system and the limitations of the presidential threshold adopted by Indonesian democracy have encouraged political parties to coalesce with each other. This study aims to analyze communication networks and the special role of political elites in the formation of party coalitions in the 2019 Presidential Election in Indonesia. This research method adopts a communication network analysis to identify the structure of the communication network between political elites and the roles they play in relation to the formation of party coalitions for the 2019 Presidential Election. The findings indicated that the formation of party coalitions was not only due to the ideological similarities. It was also based on the existence of political profit and loss considerations in a coalition, both in targeting positions and targeting support to win the Presidential Election. Further, the experience of political actors in building relations also played an important role. The contribution of this research is in the form of recommendations for new methods of communication networks.
Motive and Millennial Self Concept in Understanding Digital Transactions through Phenomenology Approach
Ulfa Yuniati;
Firman Katon
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3314
Financial technology (FinTech) seperti E-Money menjadikan individu cenderung konsumtif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis konsep diri generasi milenial mahasiswa UMBandung dalam memaknai transaksi digital, motif (masa lalu dan akan datang) dalam menggunakan dan memanfaatkan uang elektronik atau dompet elektronik. Objek penelitian yang ditentukan adalah OVO. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Scutz yang mengkaji konsep diri penggunaan dompet elektronik dalam memaknai inovasi transaksi, motif dalam menggunakan layanan transaksi digital hingga perilaku yang digambarkan dari konsep diri pada mahasiswa milenial UMBandung. Hasil penelitian ini memperoleh (1) tindakan motif masa lalu mahasiswa menggunakan pembayaran transaksi digital adalah pemanfaatan waktu dalam memesan makanan atau minuman serta transportasi, (2) tindakan motif di akan datang menambah pengalaman dalam teknologi, menikmati adanya promo, dan nantinya berganti ke dompet digital yang memberikan pelayanan baik dan memuaskan kebutuhan. Konsep diri mahasiswa UMBandung cenderung negatif yang beperilaku konsumtif dengan memperhatikan diskon yang ditawarkan OVO. Kontribusi penelitian ini berupa rekomendasi kepada perusahaan OVO, Gopay, DANA, LinkAja agar memudahkan layanan transaksi dengan menambahkan gerai-gerai yang dapat mengikuti promo.
Komunikasi Antarbudaya dalam Perkawinan Beda Warga Negara
Lusiana Andriani Lubis;
Anang Jati Kurniawan;
Syafruddin Pohan
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3711
Tujuan penelitian adalah menganalisis proses komunikasi antarbudaya pada pasangan suami istri beda Warga Negara yaitu Indonesia dan Asing di Kota Medan. Selain itu menganalisis hambatan komunikasi antarbudaya yang dialami pada pasangan suami isteri beda warga negara. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus kepada 4 (empat) orang warga negara yang diambil secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan secara wawancara mendalam dan pengamatan langsung. Analisis data ditulis dalam bentuk naratif induktif dan bersifat interaktif yaitu kasus demi kasus berdasarkan kategori yang telah dirumuskan. Hasil temuan menunjukkan proses komunikasi antarbudaya berjalan sesuai dengan pengalaman budaya dan pengetahuan yang melatarbelakangi masing-masing pasangan perkawinan beda warga negara dengan kesepakatan sebelum menikah seperti perpindahan agama, pandangan terhadap nilai dan perilaku serta bahasa yang digunakan. Hambatan komunikasi antarbudaya diatasi dengan adanya komitmen bersama, yaitu harus bisa dan terbiasa dengan hal-hal yang berbeda dan belajar memahami pasangannya masing-masing sebagai konsekuensi dari perkawinan beda warga negara. Kontribusi penelitian ini berupa rekomendasi kepada keluarga untuk menerapkan komunikasi hati ke hati untuk menjalin komitmen kebersamaan dalam komunikasi antarbudaya.
Pengaruh Gambar dan Profil Instagram Terasrumahmu terhadap Kesadaran Merek
Natalia Ayu Widyawati Tukau
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3227
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas Instagram dengan kesadaran merek. Terdapat dua dimensi dalam kualitas Instagram yakni kualitas konten pesan dan kredibilitas endorser. Penelitian ini menguji Model Pemindahan Makna. Metode penelitian ini menggunakan eksplanatif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data survei. Sampel yang digunakan oleh peneliti berjumlah 201 responden yang berasal dari pengunjung café English Ivy Coffee. Hasil penelitian ini menunjukkan jika Terasrumahmu telah berhasil melakukan komunikasi pemasaran melalui Instagram. Kualitas konten pesan memiliki hubungan paling kuat dengan kesadaran merek di mana kualitas konten pesan memiliki korelasi 0,614 sedangkan kredibilitas endorser 0,557. Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara kualitas Instagram dengan kesadaran merek di kalangan pengguna Instagram Terasrumahmu di kafe English Ivy Coffee. Karakteristik konsumen seperti usia dan jenis kelamin juga perlu diperhatikan di mana usia memiliki korelasi 0,737 sedangkan jenis kelamin laki-laki 0,755 dan jenis kelamin perempuan 0,615 yang berarti aspek karakteristik konsumen laki-laki memberi pengaruh paling kuat pada hubungan antara kualitas Instagram dengan kesadaran merek. Kontribusi penelitian ini berupa perlunya penambahan variabel ketajaman warna foto dan profil yang informatif sehingga responden mampu mengenali dan mengingat produk agar top of mind.
Sinergitas Marketing dan Promotional Mix dalam Konsep Sustainable Tourism sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran
Nabila Diandra Putri;
Kartika Ayu Ardhanariswari
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3742
Seiring meningkatnya jumlah wisatawan dan destinasi wisata, Pemerintah melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman berupaya meningkatkan sarana dan prasaran yang menunjang kegiatan pariwisata. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan pengelola Desa Wisata Pulewelung dalam menerapkan konsep komunikasi pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi komunikasi pemasaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa Desa Wisata Pulewulung dalam strategi pemasarannya menggunakan konsep marketing mix dalam 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion. Kegiatan promosi didukung dengan promotion mix atau bauran promosi, namun pengelola hanya menggunakan tiga dari lima strategi promosi yaitu direct marketing, public relations dan publisitas, serta periklanan. Desa Wisata Pulewulung dalam strategi pemasaran menerapkan beberapa kegiatan komunikasi pariwisata dan kegiatan pemasarannya dilakukan oleh pengelola yang masih berusia remaja. Pengelolaan Desa Wisata Pulewulung ini juga bekerjasama dengan beberapa pihak yang membantu penerapan pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) sehingga berdirinya desa wisata ini dapat memberi banyak kemanfaatan bagi warga sekitar. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi kebijakan baru strategi komunikasi pemasaran Marketing Mix dan Promotional Mix pada kegiatan pariwisata di Desa Wisata Pulewulung dapat berkelanjutan yang dapat diterapkan di daerah pariwisata lainnya.
Indeks Literasi Digital Generasi Milenial di Kabupaten Bandung
Kharisma Nasionalita;
Catur Nugroho
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3075
Beragam persoalan seperti informasi hoaks, pelanggaran privasi, cyberbullying, konten kekerasan dan pornografi, dan adiksi media digital dianggap sebagai persoalan masyarakat digital terkini. Selain kesenjangan terjadi, berbagai kasus penyalahgunaan Internet juga marak, mulai dari Internet fraud, adiksi, pelanggaran privasi, bias realitas hingga paling mutakhir adalah meluasnya hoaks atau informasi palsu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital generasi milenial di Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dan sampel yang diambil adalah generasi milenial baru yaitu kelompok remaja atau kaum muda usia Sekolah Menengah Atas (SMA) di kabupaten Bandung. Penelitian ini berusaha untuk memetakan sampai dimana tingkat literasi digital remaja di kabupaten Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi digital generasi milenial di kabupaten Bandung berada pada level intermediate. Kontribusi penelitian ini berupa rekomendasi kebijakan baru kepada pemerintah Kabupaten Bandung agar melakukan pemetaan awal terkait tingkat literasi digital.
Perempuan dan Komunikasi Politik pada Pemilihan Umum Daerah Istimewa Yogyakarta
Erfina Nurussa'adah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v18i1.3236
Perempuan sering dianggap memiliki citra yang dipandang lemah dan tidak pantas untuk terjun ke dunia politik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran perempuan dalam komunikasi politik pada pemilihan umum di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan studi kasus tunggal dan pendekatan fenomenologis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah standpoint theory milik Sandra Harding dan Julian T. Wood yang memaparkan bahwa laki-laki dan perempuan mempunyai perspektif yang terpisah, dan tidak dipandang sebagai sesuatu yang setara. Hasil penelitian diperoleh bahwa: 1) adanya partisipasi politik perempuan dalam komunikasi politik di DIY (partisipasi affirmative action) yaitu menjadi vote getter, menjadi mitra setara bagi laki-laki dalam pengambilan kebijakan yang responsif gender, tegaknya hak asasi perempuan dalam panggung politik daerah; 2) perempuan sebagai komunikator politik dalam pemilihan umum DIY yaitu menjadi media penghubung ke masyarakat dan juga menjembatani kepentingan perempuan secara khusus, dan masyarakat secara umum; 3) faktor yang memengaruhi peran perempuan dalam pemilihan umum DIY yaitu faktor Internal dan eksternal (Empowering Role): tingkat pendidikan, kemandirian ekonomi, nilai budaya dan sistem politik. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi kepada pemerintah dan masyarakat untuk peningkatan pemberdayaan perempuan dalam panggung politik daerah.