cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 504 Documents
Strategi Komunikasi Politisi Perempuan Muhammad Edy Susilo; Nurul Latifatun Nisa
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i1.2682

Abstract

Sejak reformasi digulirkan pada tahun 1998, isu mengenai kuota perempuan di legislatif mengemuka. Isu ini berhasil ditetapkan menjadi sebuah kebijakan politik yang mengakomodir affirmative action bagi perempuan di parlemen. Tujuan kebijakan ini adalah untuk memastikan implementasi aturan yang pro perempuan. Beberapa daerah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang berbeda-beda. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Minahasa dengan jumlah perwakilan anggota legislatif terbanyak di Indonesia dan di Kabupaten Wonosobo dengan jumlah perwakilan perempuan di legislatif paling sedikit di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan analisis kualitatif. Eksperimen dilakukan untuk mengetahui bagaimana responden menilai politisi perempuan dan politisi laki-laki kemudian diteliti lebih lanjut dengan wawancara mendalam dan focus group discussion. Penelitian menunjukkan bahwa responden laki-laki memandang politisi laki-laki lebih memiliki kemampuan dari pada politisi perempuan. Sementara, responden perempuan juga melihat politisi laki-laki lebih kompeten. Hal ini sejalan dengan teori gender stereotiping. Politisi perempuan yang memiliki keahlian komunikasi politik yang mumpuni memiliki kesempatan untuk dapat terpilih dalam lingkaran politik. Struktur sosial juga mempengaruhi keterpilihan perempuan sebagai politisi. Di kabupaten Wonosobo, sebagian kalangan agama tidak menyetujui perempuan menjadi anggota legislatif
Model dan Pola Computer Mediated Communication Pengguna Remaja Instagram dan Pembentukan Budaya Visual Edwi Arief Sosiawan; Rudi Wibowo
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i2.2698

Abstract

Penggunaan media sosial merupakan bagian pola computer mediated communication (CMC) yang dimediasi jaringan internet. Teknologi ini berkonvergensi dengan media mobile berupa smartphone. Remaja sebagai digital native dan variety seeker merupakan pengguna terbanyak instagram. Remaja bermigrasi dari media sosial yang sebelumnya tidak terfokus pada pesan visual ke dalam pesan visual ketika berhubungan dengan komunikan lain dalam jejaring sosial. Pola CMC remaja melalui Instagram mendekontruksi komunikasi verbal menjadi komunikasi visual. Penelitian melihat bagaimana remaja mendekontruksi pesan verbal ke dalam pesan visual yang membentuk budaya visual dalam ruang virtual. Metode yang digunakan naturalistik etnografi untuk mendapatkan informasi yang kaya. Kesimpulan yang diperoleh budaya visual remaja melalui instagram merupakan upaya remaja menvisualisasikan eksistensi identitas diri mereka dalam konteks moment dan kesenangan tertentu.
Pendampingan Ibu pada Anak Dalam Penggunaan Internet Dyva Claretta; Irwan Dwi Arianto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i2.2689

Abstract

Pengguna internet tiga tahun terakhir telah bergeser pada usia anak dan remaja mendominasi sebagai pengguna internet terbesar. Ironisnya mereka tersebut tidak tahu resiko menggunakan internet. Sehingga banyak anak yang menjadi korban internet. Selain itu juga banyak orang tua khususnya kaum ibu yang tidak memahami internet sehingga mereka hampir tidak ada komunikasi dan control terhadap anak remajanya ketika menggunakan internet.. Sebagaimana yang telah banyak diberitakan di media massa, banyak remaja, khususnya remaja putri yang menjadi “korban” dari situs jejaring sosial ini dan banyak anak yang telah menjadi ”pecandu” internet seperti game online sehingga mengganggu kehidupan anak sekarang ini. Oleh karena itu diperlukan sebuah penelitian untuk menemukan pola pendampingan Ibu terhadap anak remajanya pada saat menggunakan internet di mana akan terus berkembang. Sehingga diharapkan anak bisa terhindar dari dampak buruk internet dan dapat menggunakan internet secara sehat. Dalam psikologi bahwa ibu berperan sebagai pendidik, pengarahan, dorongan dan pertimbangan bagi perilaku anak serta membentuk perilaku anak. Sebagaimana dikatakan dalam Computer-Mediated-Communication Theory bahwa computer telah mengubah bentuk hubungan social manusia. Hal ini membawa konsekuensi secara social dan cultural dalam kehidupan manusia. Technological Cultural Theory menyatakan bahwa teknologi akan membawa perubahan nilai dan budaya dalam kehidupan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan Ibu pada Anak ketika menggunakan internet terdiri dari tiga aktivitas yaitu menerapkan peraturan dalam menggunakan internet, melakukan mediasi akif, dan melakukan kegiatan online bersama.
Analisis Isi Berita Lokal Dalam Program Acara “WARTA 21” di TVRI Bangka Belitung Siti Sarifah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i1.2683

Abstract

Penelitian ini berisi tentang analisis isi berita lokal acara “Warta 21” di TVRI Bangka Belitung. TVRI Bangka Belitung, baru berdiri tiga tahun dan merupakan TVRI termuda memiliki keterbatasan SDM, alat dan pendanaan. Penelitian ini memberikan masukan bagi LPP TVRI Bangka Belitung tentang isi materi Berita Lokal “Warta 21”. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kuantitatif dengan menggunakan sampel sebanyak 146 item berita lokal dalam acara “Warta 21”. Hasil penelitiannya adalah (1) Dari materi berita, mayoritas adalah berita sosial dan berita Berita Bencana, Transportasi, Budaya, Cuaca, Ilmiah, dan Kecelakaan dalam jumlah yang sedikit. (2) Dilihat dari narasumber, mayoritas dari pemerintah dan yang paling sedikit dari masyarakat. (3) Dilihat dari nilai berita, mayoritas adalah berita dengan nilai timeliness dan yang paling sedikit yang bernilai berita Weater, conflict, Dissaster dan sport, dengan pertimbangan kebijakan redaksi, liputan yang dilakukan berdasarkan yang berdampak lebih luas (4) Dilihat dari jenis liputan berita, mayoritas berasal dari liputan terencana dan yang paling sedikit dari liputan lanjutan
Literasi Media Digital di Lingkungan Ibu-Ibu Rumah Tangga di Yogyakarta Dewi Novianti; Siti Fatonah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i1.2678

Abstract

Penelitian literasi media digital ini mengambil subyek ibu-ibu rumah tangga di Banguntapan, Bantul. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan dalam mengembangkan model literasi media menuju desa melek media bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga di lingkungan Banguntapan, Bantul. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, wawancara mendalam, observasi, dan FGD. Teori yang digunakan adalah Teori Media Digital dan Literasi Media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu-ibu rumah tangga di Desa Babadan, Banguntapan, Bantul belum mengenal cara menggunakan media digital cerdas. Mereka sudah biasa menggunakan gadget atau smartphone. Mereka aktif di dasa wisma atau PKK serta aktivitas desa lainnya di lingkungannya. Setelah diadakan FGD, sosialisasi serta pelatihan literasi media digital, ibu-ibu ini menjadi agen-agen perubahan literasi media digital. Ibu-ibu rumah tangga tersebut menyosialisasikan dan mendiseminasikan literasi media digital baik di lingkungan keluarganya, maupun di lembaga-lembaga atau organisasi-organisasi di mana mereka menjadi pengurus atau anggota di dalamnya. Mereka berhasil mengajak lingkungannya untuk cerdas mengonsumsi media, khususnya media digital. Desa Babadan di mana ibu-ibu rumah tangga tersebut tinggal bisa dijadikan desa percontohan melek media digital.
Naskah Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo dalam Perspektif Komunikasi Politik dan Pembangunan Rini Riyantini; Sarwititi Sarwititi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i2.2690

Abstract

Penelitian in bertujuan menganalisis perbandingan antara Naskah Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo Tahun 2016 dengan tahun 2017 berdasarkan perspektif komunikasi politik dan komunikasi pembangunan. Metode yang digunakan adalah wacana kritis dengan studi dokumen berupa naskah pidato kenegaraan tahun 2016 dan tahun 2017. Naskah dianalisis menggunakan dimensi mikrostruktur, mesostruktur dan makrostruktur model Norman Fair-clogh. Hasil analisis menunjukkan bahwa naskah pidato kenegaraan tahun 2017 lebih bernuansa komunikasi politik baik secara mikristruktur, mesostruktur maupun makrostruktur dengan dominasi penggunaan simbol bahasa politik yang berkaitan dengan situasi politik saat itu.
Literasi Konten Radikal di Media Online Widodo Agus Setianto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i1.2684

Abstract

Merebaknya konten radikal di media online menimbulkan keprihatinan banyak kalangan. Upaya meminimalisir pengaruh negatif konten radikal di media online salah satunya adalah melalui kemampuan literasi. Penelitian ini mencoba melihat kemampuan literasi mahasiswa aktifis Islam dalam kaitannya dengan koten radikal di media online. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode etnografi terhadap tiga mahasiswa aktifis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan memiliki cukup ketrampilan dalam bermedia khususnya dalam memilih, memahami dan mensikapi media online yang memuat konten radikal. Informan menanggapi konten radikal secara moderat dalam relasinya dengan kehidupan bersama melalui sikap menghargai, toleransi dan menerima hidup bersama dalam konteks NKRI. Sikap ini terbentuk dari lingkungan sosial yang terintegrasi dengan baik dan pemahaman keagamaan yang moderat.
Undang-Undang Antikorupsi dalam Bingkai Konstruksi Media Ranti Ramandita; Gati Dwi Yuliana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i1.2679

Abstract

Pemberitaan revisi Undang-Undang KPK mencuat pada bulan Februari 2016 melalui frekuensi yang cukup tinggi. Seluruh media menampilkan berbagai informasi terkait pembahasan revisi Undang-Undang KPK dari berbagai sudut pandang. Salah satu media online melakukan pemberitaan dengan signifikan dari segi intensitas pemberitaan dibandingkan media lain, media tersebut adalah Republika.co.id. Republika.co.id telah menyajikan 305 artikel berita dalam satu bulan dengan mengangkat dua sudut pandang sekaligus, baik pihak yang menolak maupun pihak yang mendukung revisi Undang-Undang KPK. Akhirnya, terpaan yang dominan tersebut menjadi hal yang menarik untuk mengetahui bagaimana konstruksi pemberitaan Republika.co.id mengenai isu revisi Undang- Undang KPK pada bulan Februari. Penelitian ini menggunakan teori Konstruksi Realitas Sosial Media sebagai pisau analisisnya. Penelitian ini melihat permasalahan melalui paradigma konstruktivis dan dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Artikel berita Republika.co.id merupakan data penelitian yang dikumpulkan melalui teknik dokumentasi. Data tersebut dikaji menggunalan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald Kosicki. Hasil analisis menunjukkan bahwa konstruksi berita Republika.co.id cenderung tidak berpihak terhadap pendukung revisi Undang-Undang KPK. Agenda setting dan ideologi turut berperan dalam menentukan konstruksi pemberitaan yang dilakukan oleh Republika.co.id.
New Wave Marketing Dalam Membangun Brand Equity Di Era Digital Nugraha, Yama Aditya; Wahid, Umaimah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2018): Mei
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana New Wave Marketing brand dan Brand Value peralatan outdoor Consina dalam membangun brand loyalty. Penelitian ini menggunakan teori New Wave Marketing. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Hasil penelitian ini adalah pada aktifitas pemasarannya consina selalu berusaha mensejajarkan diri dengan para konsumennya, hal itu sesuai dengan konsep new wave marketing dimana hubungan suatu brand dengan konsumennya bersifat horizontal. Brand consina memiliki karakter yang kuat di masyarakat yaitu aspek fisik, aspek intelektualitas, aspek emosional, aspek, sosial, dan aspek kepribadian, hal ini berdampak pada terciptanya kesadaran merek (brand awarness) di kalangan masyarakat khususnya di kalangan penggiat kegiatan outdoor, Namun, untuk masyarakat umum yang bukan penggiat kegiatan luar ruang, tingkat kesadaran merek masih dalam tahap brand recall (mengingat ulang). Pengelolaan komunitas yang dilakukan oleh consina masih belum efektif karena loyalitas merek (brand loyalty) yang terbentuk pada brand consina merupakan hasil dari kualitas, desain, dan harga produk dari brand consina.
Kampanye Sosial Gerakan Menutup Aurat di Bekasi Ratih Firdiyah; Winda Primasari
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i1.2685

Abstract

Gerakan Menutup Aurat (Gemar) Bekasi adalah kampanye sosial yang dijalankan oleh 22 komunitas muslim di Bekasi yang membangkitkan kesadaran perempuan muda muslim untuk memakai hijab atau busana muslimah mengikuti aturan Islam atau syar I pada awal 2017. Penelitian ini meneliti kampanye sosial yang digunakan oleh GEMAR dalam perspektif model kampanye lima tahap fungsi pembangunan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam yang diterapkan dalam proses pengumpulan datanya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dengan mengikuti lima tahap fungsional pembangunan, GEMAR dapat membangkitkan kesadaran perempuan muslim di Bekasi untuk memakai busana muslimah atau syar’i

Filter by Year

2008 2025