Articles
504 Documents
Pola Komunikasi Organisasi Kepemimpinan Strategis di PT TelkomSel
Lucy Pujasari Supratman
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 1 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i1.2680
Peningkatan pengguna produk Kartu HALO, Simpati, As dan Loop di PT Telkomsel Ambon di Wilayah Papua dan Maluku terus berkembang pesat. Loyalitas masyarakat pengguna produk kartu HALO Telkomsel mengungguli produk telekomunikasi pesaing lainnya yang menguasai 97% market share di Papua Maluku. Keberhasilan PT Telkomsel Ambon mempertahankan loyalitas pembeli kartu HALO dikarenakan peran strategis manager yang mengaplikasikan Model Kepemimpinan Startegis pada seluruh Divisi PT Telkomsel Ambon yang berjumlah 5 Divisi, yaitu Divisi Broadband and Digital Sales, Divisi Sales and Outlet Operations, Divisi Youth and Community, Divisi High Valuable Customer dan Divisi Finance. Model Kepemimpinan Strategis Manager ini dilakukan agar tercipta hubungan yang harmonis antara para supervisor Divisi dan Staff untuk meingkatkan motivasi kebersamaam membangun perusahaan. Begitu juga dalam menghadapi konflik internal maupun eksternal, manager akan dengan mudah membentuk kohesivitas para Supervisor Divisi dan Staff dalam pencarian solusi bersama.
Corporate Social Responsibility Melalui Kearifan Lokal dalam Program Konservasi Sungai Ayung
Yeni Rosilawati;
Krisna Mulawarman
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i2.2693
CSR merupakan agenda penting di Indonesia sejak berlakunya UU no 40/2007. Masyarakat menuntut agar perusahaan melaksanakan keterbukaan yang terkait dengan tanggungjawab sosial, yang berhubungan dengan bisnis yang dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan CSR yang dipengaruhi oleh kearifan lokal, dengan mengambil studi kasus di Aqua Danone Bali. Penelitian ini menunjukkan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program CSR yang dilaksanakan. Pendekatan yang dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam.. Hasil penelitian diperoleh bahwa kearifan lokal Tri Hita Karana (THK) digunakan sebagai dasar program CSR dan muncul dalam setiap tahap CSR mulai dari perencanaan, strategi pelaksanaan hingga evaluasi CSR. Program CSR juga dilaksanakan melalui penggunaan sumber lokal yang tersedia dalam komunitas lokal seperti kearifan lokal (local wisdom) dan forum-forum lokal untuk melibatkan masyarakat setempat. Masyarakat lokal terlibat dalam proses perencanaan program hingga pada evaluasi program.
New Wave Marketing Dalam Membangun Brand Equity Di Era Digital
Yama Aditya Nugraha;
Umaimah Wahid
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i2.3005
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana New Wave Marketing brand dan Brand Value peralatan outdoor Consina dalam membangun brand loyalty. Penelitian ini menggunakan teori New Wave Marketing. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Hasil penelitian ini adalah pada aktifitas pemasarannya consina selalu berusaha mensejajarkan diri dengan para konsumennya, hal itu sesuai dengan konsep new wave marketing dimana hubungan suatu brand dengan konsumennya bersifat horizontal. Brand consina memiliki karakter yang kuat di masyarakat yaitu aspek fisik, aspek intelektualitas, aspek emosional, aspek, sosial, dan aspek kepribadian, hal ini berdampak pada terciptanya kesadaran merek (brand awarness) di kalangan masyarakat khususnya di kalangan penggiat kegiatan outdoor, Namun, untuk masyarakat umum yang bukan penggiat kegiatan luar ruang, tingkat kesadaran merek masih dalam tahap brand recall (mengingat ulang). Pengelolaan komunitas yang dilakukan oleh consina masih belum efektif karena loyalitas merek (brand loyalty) yang terbentuk pada brand consina merupakan hasil dari kualitas, desain, dan harga produk dari brand consina.
JOB VACANCY DISCOURSE: Seeking an Opportunity for English Department Alumni in Newspapers
Budianto Hamuddin;
Dahler -
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 2 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v14i2.2142
This study aims to analyze the discourse of recent job vacancy ads in the newspaper and seeks for the opportunity of employment for the English departments’ alumni. This study also tries to iden- tify the highest frequently of job positions and requirements. The data collection based on 7.381 job vacancy ads during March- 2015 in 2 largest newspapers in Riau Province. Using Content analysis in discourse analysis area as the framework, this study reveals the different quantities of ads found both in teaching and non-teaching category offered an opportunity for the alumni. This study indicates an opportunity for the English departments’ alumni in a non-teaching category (33.9%) and teach- ing category (3.03%) from the total JV ads. This study also found the highest frequently of positions offered as English teachers in several institutions and non-teaching categories and the 10 highest frequently requirements to apply for the positions.
Media business and political business: The Struggle for power towards the 2014 Presidential election in Indonesia
Ludiro Madu
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 14, No 3 (2016)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v14i3.2131
The 2014 presidential election has interestingly attracted the interest of several business people to participate in the struggle for presidential power in Indonesia. Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, Harry Tanusudibyo, and Surya Paloh are the examples of those business people who will potentially run for the 2014 presidential candidacy. This paper assumes that the increasing interest of business people in politics is due to the failure of post-1998 democratization in effecting new regulations for the involvement of business people in the political arena. While recent democratization has not allowed the participation of military personnel in politics, the post-1998 democratic structure has built new political opportunity for business people to become politicians. With special reference to Indonesia’s big business in media, this paper seeks to scrutinize the nexus between big business and politicians in their efforts to dominate the media be it printed, electronic, and online. Using the approach of the link between business and democracy, this development points to the formation of political and media oligarchies which have centered around certain business individuals and politicians as the preparation for their involvement in the 2014 presidential election. Additionally, analysis on the previous 2004 and 2009 presidential elections are of importance as well in providing the continuation and break-up of coalition patterns among big businesses or conglomerates and politicians. Finally, this paper argues that democratization has increased political opportunity for big businesses in using their media control and ownership for building coalitions with politicians in their quest to capture power in the 2014 presidential elections in Indonesia.
Perempuan, Media dan Profesi Jurnalis
Yolanda Stellarosa;
Martha Warta Silaban
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i3.3209
Tahun 2018, reformasi di Tanah Air memasuki usia 20 tahun. Era dimana kebebasan berpendapat dan berekspresi hadir hampir di setiap sudut kehidupan masyarakat Indonesia. Namun kondisi ini rupanya tidak sepenuhnya dialami jurnalis perempuan. Pandangan bahwa pekerjaan ini lebih cocok untuk laki-laki masih tampak dengan lebih banyaknya jumlah jurnalis pria dibandingkan perempuan. Penelitian ini ingin melihat perbedaan perlakuan perusahaan media terhadap jurnalis perempuan di dunia kerja dan bagaimana jurnalis perempuan berupaya untuk memperjuangkan nasibnya. Penelitian ini menggunakan konsep gender dan muted group theory. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melakukan wawancara kepada tiga jurnalis dari tiga media cetak nasional sebagai tehnik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih dominannya jurnalis laki-laki dibandingkan perempuan di sektor media dan sedikitnya jurnalis perempuan yang berada di jajaran puncak manajemen. Perbedaan perlakuan dalam hal fasilitas pekerjaan pun masih dijumpai, misalnya saja fasilitas kesehatan, tunjangan keluarga yang diperoleh dikaitkan dengan status single walaupun sudah berkeluarga.
Branding Desa Wisata Berbasis Ecotourism
Prayudi Prayudi;
Heti Herastuti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i3.3204
Pertanian organik menjadi ciri khas Desa Wisata Kadisobo II mendesak untuk dilakukan. Wisata pertanian adalah aktivitas wisata yang melibatkan penggunaan lahan pertanian atau fasilitas terkait yang menjadi daya tarik bagi wisatawan. Jika keunikan desa wisata sudah terbentuk, selanjutnya perlu menciptakan persepsi yang koheren tentang desa wisata di benak beragam pemangku kepentingan. Hal ini merupakan tantangan yang dihadapi oleh banyak organisasi. Dalam konteks penelitian ini, upaya untuk menjadikan Kadisobo II Trimulyo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman sebagai daerah tujuan ecotourism selalu berada di benak pemangku kepentingan baik internal (masyarakatnya) maupun eksternal (pemerintah, wisatawan dan pelaku usaha) merupakan sebuah tantangan tersendiri. Branding dapat dikatakan sebagai pencitraan dari desa wisata yang diperlukan agar tampilan desa wisata tersebut lebih segar, lebih atraktif, lebih diingat orang dan pada akhirnya orang akan ramai datang berkunjung ke desa wisata tersebut. Lebih jauh, Kabupaten Sleman sebagai daerah tujuan ecotourism akan selalu berada dalam top of mind masyarakat sebagai tempat yang selalu menarik untuk dikunjungi. Hal ini akan tercapai jika kita bisa membangun kesadaran dan keingintahuan masyarakat terhadap desa wisata dan ecotourism.
Model Edukasi Kreatif Pesantren Melalui Pemanfaatan E-Learning Di Era Digital
Rila Setyaningsih;
Abdullah Abdullah;
Edy Prihantoro;
Hustinawaty Hustinawaty
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i3.3205
Era digital yang ditandai dengan perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) mengharuskan proses belajar dan mengajar di perguruan tinggi untuk disesuaikan, tidak terkecuali di universitas berbasis pesantren. Sistem pembelajaran berbasis internet atau e-learning yang dikembangkan di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Darussalam Gontor bertujuan untuk memudahkan proses pembelajaran di kampus baik untuk dosen sebagai pengajar maupun bagi mahasiswa yang diajar. Melalui e-learning mahasiswa tidak hanya mendapatkan materi secara tekstual saja, tetapi materi yang berupa visual seperti image, video dan animasi juga memperjelas pemahaman terhadap materi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui model edukasi kreatif Universitas Darussalam Gontor sebagai salah satu universitas pesantren melalui pemanfaatan e-learning di era digital. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan dosen-dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Darussalam Gontor.Hasil dari penelitian ini berupa model edukasi kreatif pesantren melalui e-learning di era digital. Konten pembelajaran yang di-upload di e-learning terdiri dari beberapa bentuk seperti materi (berupa power point, video pendek, gambar, animasi, dll), kuis, dan juga forum diskusi sebagai sarana komunikasi antara dosen dan mahasiswa melalui kelas virtual tanpa harus bertatap muka.
Spasialisasi dan Praktik Monopoli Emtek Group
Alyatalatthaf, Muhammad Dicka Ma’arif
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk spasialisasi dan praktik monopoli yang dilakukan oleh Emtek Group. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dalam kerangka analisis perspektif kritis studi ekonomi politik komunikasi. Teori ekonomi politik komunikasi dari Vincent Mosco digunakan untuk menjelaskan spasialisasi dalam bentuk integrasi horisontal dan integrasi vertikal yang kemudian berdampak pada praktik monopoli dan juga monopsoni. Praktik monopoli, selain mengancam prinsip persaingan usaha yang sehat, juga menimbulkan dampak dominasi konten hiburan di televisi khususnya media milik Emtek Group.
Model Komunikasi Sosial Laki-Laki Feminim
Zikri Fachrul Nurhadi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31315/jik.v16i3.3208
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena sosial laki-laki feminim yang muncul tidak hanya di kota-kota besar saja, akan tetapi muncul seperti halnya di Kota Garut sebagai bagian dari wilayah Provinsi Jawa Barat. Fenomena sosial laki-laki feminim ini dipengaruhi oleh pergaulan, gaya hidup dan budaya dari luar serta faktor dari keluarga yang menjadi seorang laki-laki feminim. Adapun tujuan penelitian ini untuk menemukan dan menjelaskan tentang model komunikasi dan realitas sosial laki-laki feminin ditinjau dari segi eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Adapun metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif serta paradigma konstruktivisme dengan tujuan untuk menemukan serta menggambarkan model komunikasi dan realitas sosial laki-laki feminim ditinjau dari segi eksternalisasi, objektivasi dan internalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial laki-laki feminim dilihat dari segi eksternalisasi mendapatkan pengaruh dari dalam dan luar yang membentuk identitas dirinya.