cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 504 Documents
Kajian Simbol-Simbol Etnisitas dalam Kampanye, Komunikasi Politik dan Pergeserannya pada Pemilukada Kabupaten Poso Ilyas Ilyas
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i2.3744

Abstract

Komunikasi Keluarga Dalam Pencegahan Coronavirus Disease 2019 Sitti Murni Kaddi; Puji Lestari; Donal Adrian
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i1.3701

Abstract

Transmisi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) mulai mengancam unit sosial terkecil, yaitu klaster keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat komunikasi keluarga dalam pencegahan COVID-19 pada masyarakat Desa Nupabomba sebagai daerah perbatasan Kabupaten Donggala dan Kota Palu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan observasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga yang digunakan oleh orangtua dan anak sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 di Sulawesi Tengah. Proses penyampaian pesan terkait dengan bahaya COVID-19 yang dilakukan orangtua dapat mengubah pemahaman dan perilaku anak sehingga terjadilah tindakan pencegahan. Hal ini dilakukan karena menganggap bahwa informasi terkait dengan virus tersebut sangat penting, apabila diabaikan menyebabkan tubuh menjadi sakit ringan hingga pada kematian. Pencegahan yang dilakukan seperti rajin mencuci tangan, memakai masker, tidak bersentuhan dan menjaga jarak, seperti menjauhi para pendatang atau masyarakat lain yang melewati Desa Nupabomba. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa usulan kebijakan kepada setiap keluarga untuk menyosialisasikan berbagai hal positif dalam pengurangan risiko COVID-19 dengan cara buka aliran udara, atur interaksi bermasker, dan jaga jarak.
City Branding of Nusa Tenggara Timur through the Video Narration Exotism of Sabu Island Benedicta Yovi Claudia; Rustono Farady Marta; Ignatius Cahyanto
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i2.3518

Abstract

East Nusa Tenggara (NTT), as one of the provinces with great tourism potential, applies city branding as a new tourism territory. This study aims to analyze (1) the meaning of the tourism promotion video Exotism of Sabu Island NTT in more depth and detail and (2) how the information messages conveyed in the tourism promotion video helped to advance the city branding of East Nusa Tenggara. This research employed a qualitative description method using Fisher's narrative paradigm, which consists of an analysis of the coherence and fidelity aspects of the narrative. The results showed that the video narrative Exotism of Sabu Island NTT has been successful in promoting East Nusa Tenggara as a new tourism territory through effective city branding. This video highlights Sabu Island, with its rich historical exoticism, landscape, and diversity of local cultural wisdom, as part of the East Nusa Tenggara province's tourism program. The main message conveyed in this video is the excellence of Sabu Island tourism, namely the exoticism of history, landscape, and diversity of local cultural wisdom. This video incorporates aspects of coherence and fidelity of the narrative that are appropriate and effective at city branding. The substance of this research provides new proposals regarding regional tourism city branding policies uploaded through promotional videos by applying the aspects of coherence and accuracy.
Kecakapan Literasi Media di Kalangan Generasi Milenial Christina Arsi Lestari; Risqi Inayah Dwijayanti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i1.2781

Abstract

Literasi media merupakan kemampuan khalayak terhadap media dan pesan media massa dalam konteks komunikasi massa. Gerakan literasi media dikenal juga dengan istilah “melek” media yang dirancang untuk meningkatkan kontrol individu terhadap media yang digunakan. Tujuan penelitian untuk menganalisis kecakapan literasi media di kalangan generasi milenial mahasiswa Bidang Studi Broadcasting Universitas Mercu Buana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus, melalui tahapan wawancara dengan para Informan, untuk menggambarkan kecakapan literasi yang dimiliki oleh mahasiswa Prodi Broadcasting Universitas Mercu Buana. Hasil penelitian ini berupa kecakapan literasi media informan dapat dikatakan memenuhi syarat-syarat kecakapan literasi media dalam mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dan memproduksi pesan media massa baik konvensional maupun media baru. Kontribusi penelitian ini untuk menyadarkan generasi muda bahwa pentingnya memiliki kecakapan literasi media, agar generasi muda mampu menjadi agen literasi media bagi masyarakat disekitarnya.
Manajemen Konflik Komunikasi dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Anggun Anindya Sekarningrum; Puji Lestari; Basuki Agus Suparno
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 17, No 3 (2019)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v17i3.3776

Abstract

Manajemen pariwisata di Kabupaten Gunungkidul masih banyak konflik, termasuk manajemen konflik di Watugupit, Kabupaten Purwosari dan Pantai Buges, Kabupaten Panggang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan model manajemen konflik komunikasi yang diterapkan dalam menangani konflik komunikasi dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat dalam mengelola potensi wisata di Gunungkidul dan menganalisis peran pemangku kepentingan dalam mengembangkan potensi pariwisata di Gunungkidul. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menemukan model manajemen konflik komunikasi inovatif yang terdiri dari tiga tahap, yaitu perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Inovasi dalam mengelola komunikasi konflik diperlukan dengan upaya yang memiliki dimensi kebaruan dan kegunaan sehingga diharapkan berdampak pada upaya yang lebih konkret dan membangun partisipasi masyarakat secara berkelanjutan. Peran Dinas Pariwisata sebagai penanggung jawab pengelolaan potensi wisata di Gunungkidul tidak optimal dalam menangani konflik komunikasi yang terjadi dan masyarakat setempat tidak banyak terlibat dalam perancangan, pengambilan keputusan atau implementasi kebijakan dalam pengelolaan pariwisata. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa model manajemen konflik yang dapat diterapkan pada dinas pariwisata dalam mengelola keindahan alam di suatu daerah.
Framing Edukasi Body Positivity Versi Pesohor sebagai Upaya Penggeseran Nilai Kesusilaan Elyan Nadian Zahara
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i2.3503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tirto.id sebagai media bereputasi mengambil posisi sebagai lembaga bisnis alih-alih lembaga kemasyarakatan, dalam memberitakan diskursus seputar pornografi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif serta Analisis Wacana Fairclough sebagai metode. Dalam menganalisis bingkai isu berita serta ideologi yang media bawa, peneliti menggunakan teori framing, konsep ideologi dan kesusilaan. Hasil penelitian ini menemukan dua framing, yaitu analisis Foto Tara sebagai bentuk Edukasi Body positivity dan Kominfo yang Abai Melihat Konteks. Framing tersebut menunjukkan ideologi yang dipegang tirto.id tidak sejalan dengan sila kedua Pancasila sebagai ideologi negara dan berpotensi menggeser nilai kesusilaan sehingga tindakan serupa dianggap lumrah di kemudian hari. Substansi penelitian ini memberikan masukan kepada khalayak agar pemahaman bahwa media bereputasi tidak identik dengan idealisme sebagai lembaga kemasyarakatan, oleh karena itu sikap kritis pembaca dibutuhkan dalam membaca diskursus yang disajikan media dalam berita.
Strategi Pelayanan Informasi untuk meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik Sintar Nababan
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v17i2.3694

Abstract

Hasil survey Komisi Informasi Pusat bahwa keterbukaan informasi publik dari Lembaga penyiaran TVRI sangat rendah jika dibandingkan dengan badan publik lainnya, seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perguruan Tinggi Negeri, dan lembaga lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pelayanan lembaga penyiaran dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik dan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan ada tiga strategi pelayanan siaran yang digunakan Lembaga Penyiaran Publik Padang, yaitu: 1) siaran harus bersifat netral, tidak berpihak kepada kepentingan salah satu pihak atau kelompok tertentu yang bersifat politik, agama ataupun golongan, informasi harus disampaikan untuk seluruh masyarakat Indonesia secara berimbang dan objektif; 2) tidak komersial, bahwa program siaran dapat mendidik, memberi hiburan yang berkualitas serta informasi yang sehat yang sesuai dengan budaya, kearifan lokal dan agama; 3) independen tidak tergantung pada dan dipengaruhi oleh pemerintah atau golongan tertentu dalam menentukan pola acara siaran yang mencirikan nilai-nilai kebangsaan, pluralisme dan nilai kearifan lokal sesuai dengan standar program siaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada LPP TVRI Padang agar dapat meningkatkan pemahaman mengenai UU No.14 Tahun 2008 dengan peningkatkan kompetensi SDM agar dapat mengikuti perkembangan teknologi informasi komunikasi (TIK), dan dapat segera menggunakan aplikasi yang telah ditentukan oleh Komisi Informasi Pusat sehingga mampu bersaing dengan lembaga publik lainnya.
Kajian Webblog sebagai Desentralisasi Informasi Ditinjau dari Perspektif Komunikasi Massa Dewi Novianti; Wahyuni Choiriyati
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 10, No 2 (2012)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v10i2.3746

Abstract

Internet sebagai media interaktif mempunyai kemampuan dalam menghubungkan, mengin-teraksikan serta mengomunikasikan berbagai macam informasi di seluruh negara menjadikan internet sebagai media komunikasi massa modern. Perspektif komunikasi merambah internet sebagai kajian penelitian media. Istilah demistifikasi yaitu adanya kesenjangan posisi internet dalam konteks sebagaimedia komunikasi massa. Terkait dengan internet dan penggunaan webblog terus meningkat dari tahun ke tahun. Berangkat dari permasalahan tersebut, penelitian mengungkap sejauh mana peran webblog dalam perspektif kajian komunikasi massa. Secara spesifik, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan webblog sebagai media cyber yang multi pesan, merumuskan keberadaan Webblog dalam perspektif komunikasi massa, mengetahui eksistensi Webblog dalam desentralisasi informasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing model Robert N. Entman. Hasil penelitian menemukan bahwa Webblog ini memenuhi beberapa syarat yang menunjang terciptanya kebebasan dalam bermedia dalamranah komunikasi massa yang ditandai dengan adanya sistem kepemilikan Media bersifat otonom, personal (non institusional), praktis, dan gratis, struktur operasional pesan bersifat voluntary posting,bebas sensor, lisensi, non regulated media, terbebas dari mekanisme media routine, tidak ada gate keeping media, dan orisinalistas bisa terjaga. Sistem publikasi bersifat kritis, inovatif, dan independen.Terakhir substansi pesan memenuhi kriteria relevansi, mencukupi spesifikasi minat pembaca, lebihmendalam dengan format feature, essay yang memiliki sense of human.
Analysis of Communication Networks among Political Elites in the Formation of Party Coalitions Intan Ferazia; Prayudi Prayudi; Subhan Afifi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 1 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i1.3709

Abstract

The multi-party system and the limitations of the presidential threshold adopted by Indonesian democracy have encouraged political parties to coalesce with each other. This study aims to analyze communication networks and the special role of political elites in the formation of party coalitions in the 2019 Presidential Election in Indonesia. This research method adopts a communication network analysis to identify the structure of the communication network between political elites and the roles they play in relation to the formation of party coalitions for the 2019 Presidential Election. The findings indicated that the formation of party coalitions was not only due to the ideological similarities. It was also based on the existence of political profit and loss considerations in a coalition, both in targeting positions and targeting support to win the Presidential Election. Further, the experience of political actors in building relations also played an important role. The contribution of this research is in the form of recommendations for new methods of communication networks.
Jaringan Komunikasi tentang Isu Polemik Audisi Perkumpulan Bulutangkis Djarum tahun 2019 di Twitter Miftakhul Fikri; Andre Rahmanto; Basuki Agus Suparno
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 18, No 2 (2020)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v18i2.3552

Abstract

Permasalahan isu polemik audisi Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum 2019 memunculkan banyak interaksi sehingga menarik perhatian masyarakat Indonesia. Pola interaksi di Twitter tersebut dapat diketahui dengan jaringan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan komunikasi terpusat tentang masalah polemik PB di Twitter oleh akun @PBDjarum dan @lenteraanak_. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan penambangan data di Twitter dengan bantuan perangkat lunak Gephi. Analisis data menggunakan analisis jaringan komunikasi terpusat yang terbagi pada analisis tingkat aktor, kelompok, dan struktur jaringan. Hasil penelitian berupa jaringan komunikasi terpusat oleh akun @PBDjarum yang menghasilkan interaksi dengan 604 akun, 13 kelompok perantara, dan struktur jaringan yang kuat. Sementara jaringan komunikasi terpusat oleh akun @lenteraanak_ menghasilkan interaksi dengan 253 akun, 16 kelompok perantara, dan struktur jaringan yang kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa jaringan komunikasi terpusat oleh akun @PBDjarum dan @lenteraanak_ di Twitter tentang polemik audisi PB Djarum telah menyebabkan banyak interaksi dengan akun lain sehingga perkembangan masalah tersebut dengan cepat menyebar ke berbagai masyarakat Indonesia. Substansi penelitian ini memberikan metode baru berupa analisis jaringan komunikasi tentang sebuah isu yang bisa membedakan karakteristik jaringan komunikasi terpusat pada setiap akun di Twitter.

Filter by Year

2008 2025