cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2009)" : 8 Documents clear
Uji Kemampuan Alang-alang (Imperata cylindrica) sebagai Bahan Penutup Alas Kandang Broiler Hardi Prakoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.94-99

Abstract

ABSTRAKKandang system postal sering menimbulkan dampak buruk pada ayam, kerena kontak langsung dengan litter yang basah dan bau. Kondisi yang demikian menjadikan broiler tidak nyaman, dan mengalami gangguanpernafasan. Kemudian pada gilirannya performans ayam menjadi menurun. Guna mengatasi dampak negatip tersebut, maka alas kandang perlu diberi bahan penutup (litter). Penelitian ini berupaya menggantikan sekam padi dengan alang-alang sebagai bahan penutup alas kandang broiler. 120 ekor anak ayam broiler umur tujuh hari (satu minggu) secara acak dialokasikan ke dalam dua perlakuan sekam padi dan alang-alang, sebagai bahan penutup alas kandang broiler. Setiap perlakuan digunakan tiga aras ketebalan sebesar empat, tujuh, dan 10 cm, dan masing-masing perlakuan diulang sebanyak empat kali. Pengamatan dilakukan selama lima minggu, dan pengumpulan data dilakukan setiap minggu. Variabel yang diukur terdiri dari temperatur litter, kadar air litter,dan pertambahan berat badan broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alang-alang sebagai bahan penutup alas kandang broiler berbeda sangat nyata lebih tinggi terhadap temperatur litter dan kadar air litter, tetapi berbeda tidak nyata terhadap rataan pertambahan berat badan, bila dibandingkan dengan sekam padi. Dapat disimpulkan bahwa alang-alang dapat menggantikan sekam padi sebagai penutup alas kandang broiler.Kata Kunci : Alas kandang, Litter, Sekam Padi, Alang-alang, Temperatur Litter, Kadar Air Litter, Pertambahan Berat Badan
Pengaruh Pemberian Produk Fermentasi dari Bacillus Subtilis Terhadap Kadar Nitrogen, Asam Urat dan Amonia dalam Feses Broiler Urip Santoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.67-71

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh produk fermentasi dari Bacillus subtilis (PFBS) terhadap kadar asam urat, total nitrgen dan amonia dalam feses broiler. Empat puluh ekor ayam broiler umur 7 hari dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan, yaitu 0% PFBS (Kontrol), 0,5% PFBS, 1% PFBS dan 2% PFBS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa N-urate pada broiler yang diberi 1% PFBS pada minggu kedua adalah yang terendah. Pemberian 2% PFBS mempunyai N-urate yang tertinggi. Pemberian 2% PFBS pada mingu kedua dan ketiga mempunyai kadar N-amonia yang lebih tinggi daripada kelompok lainnya. Pemberian 1% atau 2% PFBS menurunkan produksi gas amonia pada minggu keempat. Lebih lanjut hasil penelitian menunjukkan bahwa PFBS berpengaruh tidak nyata terhadap kadar nitrogen total, asam urat dan amonia dalam feses. Dapatdisimpulkan bahwa pemberian 1-2% PFBS mampu menurunkan produksi gas amomia.Kata kunci: Bacillus subtilis, nitrogen, amonia, asam urat
Pengaruh Penggunaan Talas (Colocasia esculenta) Terhadap Kualitas Telur Itik Talang Benih Kususiyah Kususiah; Urip Santoso; Debi Irawan
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.100-105

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan talas (Colocasia esculenta ) terhadap kualitas telur Itik Talang Benih. Dua puluh lima ekor Itik Talang Benih sedang produksi dipelihara dalamkandang baterai individual. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap 5 perlakuan dengan 5 ulangan. P0 sebagai kontrol menggunakan 100 % ransum basal tanpa menggunakan talas, P1 menggunakan 87,5% ransum basal + 12.5 % talas (35% daun + 40% tangkai daun + 25% umbi), P2 menggunakan 87,5% ransum basal + 12,5 % talas (25% daun + 25 % tangkai daun + 50 % umbi), P3 menggunakan 87,5% ransum basal + 12,5% talas (12,5% daun + 12,5% tangkai daun + 75% umbi), dan P4 menggunakan 87,5% ransumbasal + 12,5 % talas (100% umbi). Peubah yang diukur meliputi berat telur per butir, warna yolk, tebal kerabang telur, dan komposisi fisik telur. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penggunaan talas 12,5% berpengaruh secara nyata terhadap berat telur per butir, warna yolk , dan tebal kerabang telur, tetapi tidak berpengaruh secara nyata terhadap kmposisi fisik telur. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan talas dengan berbagai kombinasi penggunaan antara bagian daun, tangkai daun dan umbi sebanyak 12,5% secara nyata (P<0,05) meningkatkan berat telur per butir, memperbaiki warna yolk, dan meningkatkan tebal kerabang telur tapi tidak berpengaruh secara nyata (P>0,05) terhadap komposisi fisik telur.Kata Kunci : Kualitas Telur Itik Talang Benih, Talas (Colocasia esculenta)
Studi Penggunaan Talas (Colocasia esculenta) dalam Ransum terhadap Produksi Telur Itik Talang Benih Kususiyah Kususiah; Urip Santoso; Rian Etrias
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.72-77

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dirancang untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan talas (Colocasia esculenta ) terhadap performans produksi telur Itik Talang Benih. Dua puluh lima ekor Itik Talang Benih sedang produksi yangdigunakan dipelihara dalam cage individual. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap 5 perlakuan dengan 5 ulangan. P0 sebagai kontrol menggunakan 100 % ransum basal tanpa menggunakan talas, P1 menggunakan 87,5% ransum basal + 12.5 % talas (35% daun + 40% tangkai daun + 25% umbi), P2 menggunakan 87,5% ransum basal + 12,5 % talas (25% daun + 25 % tangkai daun + 50 % umbi), P3 menggunakan 87,5% ransum basal + 12,5% talas (12,5% daun + 12,5% tangkai daun + 75% umbi), dan P4 menggunakan 87,5% ransum basal + 12,5 % talas (100% umbi). Peubah yang diukur meliputi konsumsi ransum, persentase produksi telur, berat telur (egg mass), konversi ransum, dan income over feed cost. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan talas dengan berbagai kombinasi pemberian antara bagian daun, tangkai daun dan umbi sebanyak 12,5% tidak memberikanefek negatif terhadap produksi telur itik Talang Benih. Produksi telur itik, konversi ransum, serta nilai income over feed cost penggunaan 75% bagian umbi lebih baik dibanding kombinasi pemberian bagian talas lainnya maupun kontrol.Kata Kunci: Produksi Telur, Itik Talang Benih, Talas (Colocasia esculenta)
Pengaruh Pemberian Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc) terhadap Karakteristik Dendeng Daging Ayam Petelur Afkir Olfa Mega; Warnoto Warnoto; Dewi Bintang Castika
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.106-112

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas dendeng ayam petelur afkir dengan pemberian jahe merah giling dalam bumbu sebagai perlakuan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan lima ulangan. Perlakuannya adalah : tanpa jahe merah dalam bumbu (P0), penambahan jahe merah 5 % dalam bumbu (P1) dan penambahan jahe merah 10% dalam bumbu (P2). Perbedaan antar perlakuan diuji lanjut dengan DMRT. Pada penyimpanan 0, 15 dan 30 hari dilakukanpengamatan terhadap keempukan, kadar air, nilai pH dan uji organoleptik. Hasil sidik ragam menunjukkan pemberian jahe merah pada dendeng ayam petelur afkir berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap keempukan dan kadar air dendeng pada umur penyimpanan 0, 15 dan 30 hari dan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap pH dendeng pada penyimpanan 0, 15 dan 30 hari. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa dendeng dengan pemberian jahe 10 % (P1) dalam bumbu pada penyimpanan 0, 15 dan 30 hari lebih disukai oleh panelis. Pemberian jahe dalam bumbu dendeng sebanyak 10 % memiliki karakteristik dendeng yang lebih baik yang ditunjukkan dengan meningkatkan keempukan, menekan pertambahan kadar air, menurunkan pH dan meningkatkan persentase tingkat kesukaan panelis terhadap rasa, warna, dan aroma dendeng ayam petelur afkir.Kata-kata kunci : jahe merah, ayam petelur afkir, dendeng
Pengaruh Pemberian Isi Rumen yang Difermentasi dengan Kapang Trichoderma harzianum terhadap Performans Ayam Broiler Bieng Brata
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.78-87

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilaksanakan di Kandang Percobaan dan Laboratorium Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh isi rumen yangdifermentasi dengan Trichoderma harzianum terhadap performans ayam broiler. Metode penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan isi rumen yang difermentasi dengan kapangTrichoderma harzianum ; 0. 5, 10 dan 15 % dengan empat perlakukan. Pengaruh setiap perlakukan dianalisa dengan Analisis Varians (ANOVA), jika terdapat perbedaan akan dilanjutkan dengan uji Duncannt MultipleRange Test (DMRT). Hasil menunjukkan bahwa; (1) pemberian isi rumen yang difermentasi dengan kapang Trichoderma harzianum berbeda nyata (P< 0.05) terhadap pertambahan bobot badan. Pertambahan bobot badan ayam broiler untuk perlakuan A, B, C dan D adalah berturut – turut 1487.60, 1707.30, 1576.87, dan 1541.35 g/ekor; untuk konsumsi ayam brolier diperoleh berbeda nyata (P<0.05). Diperoleh konsumsi ayam broiler pada penelitian ini adalah berturut- turut; 3442.93, 3682.23, 3505.38 dan 3557.26 g/ekor. Selanjutnya terdapat perbedaanyang nyata (P<0.05) terhadap konversi ayam broiler. Konversi ayam broiler pada perlakuan A, B, C, dan D berturut – turut adalah adalah 2.31, 2.17, 2.23 dan 2.31. Pemberian isi rumen yang difermentasi dengan kapang Trichoderma harzianum sebanyak 5% yang terbaik, namun demikian pemberian sampai batas 15% tidak memberikan dampak negatif terhadap performans ayam broilerKata kunci; Ayam Broiler, Isi rumen, Kapang Trichoderma harzianum.
Aktivitas Air (Aw) dan Warna Dendeng Daging Giling Terkait Cara Pencucian (Leaching) dan Jenis Daging yang Berbeda Suharyanto Suharyanto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.113-120

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh cara pencucian (leaching) dan jenis daging terhadap nilai aktivitas air (Aw) dan warna objektif dendeng daging giling. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap berfaktor (3 X 3) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah pencucian dengan tiga taraf (tanpa pencucian, pencucian pada ukuran 1,5 x 1,5 x 1,5 cm dan pencucian pada daging giling). Faktor kedua adalah jenis daging: kuda, domba dan sapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara pencucian meningkatkan derajat kecerahan dan kekuningan (P<0,05), dan tidak ada interaksi antara cara pencucian dan jenis daging. Kedua faktor tersebut tidak berpengaruh terhadap aktivitas air dendeng (P>0,05).Kata kunci : dendeng, aktivitas air, warna daging.
Nilai Nutrisi Gulma Sawah Dominan di Kawasan Pesisir Kota Bengkulu Sutriyono Sutriyono; Nanik Setyowati; Hardi Prakoso; Agus Iswanrijanto; Eko Suprijono
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.4.2.88-93

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk memperoleh spesies-spesies gulma potensial sebagai sumber pakan ternak, berdasarkan pada produksi, dominansi, dan nilai nutrisi. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah KecamatanSungai Serut, Kota Bengkulu. Dibuat petak sampel berukuran 1 m x 1 m sebanyak lima puluh petak sampel dengan metode jalur transek. Gulma dipanen dengan akarnya, kemudian dicuci, dipilah-pilahkan menurutjenisnya, dihitung jumlah jenis dan jumlah individu untuk setiap jenis, dihitung ditimbang, dianalisis kandungan nutrisinya (bahan kering, Protein kasar, kalsium, posfor) dan kandungan energi. Berdasarkanpenelitian ditemukan 23 spesies gulma, dan lima jenis dominan adalah Gulma X (Ordo Poales), Fymbristilis milliaceae, Lindernia anagalis, Cyperus halpan, Ludwigia perennis, dengan nilai SDR berturut-turut adalah 18,30 %; 11,92 %; 10,82 %; 8,94 %; 7,55%; produksi biomasa 495,96 kg/ha atau 27,87 %; 206,2 kg/ha atau 11,15 %, 127.9kg/ha atau 7,19 % , 94.08 kg/ha atau 5,29 %. Kandungan protein 5,28 %; 6,89 %; 5,97%; 6,01 %; 7,39. Kandungan kalsium : 0,02 %; 0,09 %; 0,13 %; 0,08 %; 0,06 %; kandungan posfor 0,16 %; 0,33%; 0.57%; 0,26 %; 0,296 %. Seluruh gulma dominan menyebar secara berkelompok. Dapat disimpulkan bahwa gulma dominan mempunyai potensi sebagai sumber pakan.Kata kunci : spesies, gulma sawah, dominansi, produksi, nutrisi

Page 1 of 1 | Total Record : 8