cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 771 Documents
APAKAH TEORI KECURANGAN HEXAGON EFEKTIF MENCEGAH MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN BUMN? Mettania Kirana; Nagian Toni; Adam Afiezan; Enda Noviyanti Simorangkir
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.06

Abstract

Abstrak – Apakah Teori Kecurangan Hexagon Efektif Mencegah Manipulasi Laporan Keuangan Perusahaan BUMN?Tujuan Utama – Penelitian dilakukan untuk menguji faktor yang mempengaruhi kecurangan laporan keuangan berdasarkan teori kecurangan hexagon.Metode – Penelitian ini menggunakan metode partial least squares. Sampel penelitian ini adalah 17 perusahaan  BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2017-2021.Temuan Utama – Tiga unsur teori kecurangan hexagon relevan terhadap terjadinya penyimpangan laporan keuangan. Pengujian membuktikan manipulasi laporan keuangan disebabkan adanya unsur tekanan, rasionalisasi dan arogansi. Meskipun demikian, komite audit tidak mampu memoderasi elemen kecurangan hexagon sebagai pemicu terjadinya penyimpangan laporan keuangan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Perusahaan BUMN perlu mewaspadai tekanan eksternal manajemen, pergantian auditor eksternal dan jumlah foto CEO dalam laporan tahunan sebagai indikasi terjadinya kecurangan. Hal demikian juga harus diperhatikan investor dengan mengukur risiko salah saji laporan keuangan.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menambahkan variebel komite audit sebagai moderasi dengan penekanan teori kecurangan hexagon. Abstract – Is Hexagon Fraud Theory Relevant in SOE Financial Statements Fraud?Main Purpose - This study was conducted to examine the factors that influence financial statements fraud based on the hexagon fraud theory.Method – This study uses the partial least squares method. The sample is 17 state-owned companies (SOE) listed on the Indonesia Stock Exchange during 2017-2021.Main Findings - Three elements of the hexagon fraud theory are relevant to the occurrence of financial statement irregularities. Tests prove that financial statement manipulation is due to elements of pressure, rationalization and arrogance. Nonetheless, the audit committee was unable to moderate the element of hexagon fraud.Theory and Practical Implications – SOE need to be aware of external management pressure, changes in external auditors and the number of CEO photos in annual report as indications of fraud. Investors must also pay attention to this by measuring the risk of financial statement misstatement.Novelty – This research adds the audit committee variable as a moderation with an emphasis on the hexagon fraud theory.
NILAI DIBALIK MA’PA BEN & MA’PA SULE: PRAKTIK AKUNTANSI RAMBU SOLO’ Akbar Akbar; Tri Handayani Amaliah; Andi Yusniar Mendo
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.14

Abstract

Abstrak -  Bagaimana Pengelolaan Akuntansi Utang dalam Upacara Rambu Solo’?Tujuan Utama -  Penelitian ini berupaya untuk mengeksplorasi nilai di balik tradisi ma’ paben dan ma’ pasule dalam upacara rambu solo’.Metode - Penelitian ini menggunakan etnografi. Adapun informan penelitian ini adalah panitia upacara rambu solo’, keluarga, dan pemangku adat.Temuan Utama – Pengelolaan utang pada ma’ paben dan ma’ pasule memiliki kontradiksi dengan pengelolaan utang secara modern yang berbasis nilai materi. Pengelolaan utang dalam tradisi ini dilakukan berdasarkan akad hati yang terinternalisasi oleh nilai pakkamasean, turu’ ma’ wai mata, akuntabilitas moral, dan komitmen moral. Implikasinya, konsep utang bukan hanya mencakup materi tetapi juga nonmateri.Implikasi Teori dan Kebijakan -  Implementasi nilai ma’ paben dan ma’ pasule adalah kesadaran bahwa utang merupakan pengikat silaturrahmi. Pengelolaan utang yang baik harus dilandasi oleh standar etika, moral dan spiritual.Kebaruan Penelitian -  Nilai nonmateri pada ma’ paben dan ma’ pasule dalam pengelolaan utang merupakan hal baru dalam penelitian ini, khusususnya akuntansi berbasis budaya. Abstract - How is Debt Accounting Management in the "Rambu Solo" Ceremony?Main Purpose - This study explores the value behind the "ma' paben" and "ma' pasule" traditions in the "rambu solo" ceremony.Method - This study uses ethnography. The informants are the ceremony committee, family, and traditional stakeholders.Main Findings – The debt management in "ma' paben" and "ma' pasule" contradicts modern debt management based on material values. The debt management in these traditions is based on a heart contract internalized by the values of "pakkamasean," "turu' ma' wai mata," moral accountability, and moral commitment. The implication is that the concept of debt is both material and non-material values.Theory and Practical Implications - Implementing the values of "ma' paben" and "ma' pasule" is the awareness that debt is a bond of friendship. Good debt management must be based on ethical, moral and spiritual standards.Novelty - The non-material value of "ma' paben" and "ma' pasule" in debt management is a novelty, especially in culture-based accounting.
ISLAMIC ACCOUNTING AND THE PSYCHOLOGICAL IMPACT OF RIBA Achmad Soediro; Rasyid Redho; Media Kusumawardani; Muhammad Farhan; Fardinant Adhitama
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.1.02

Abstract

Abstrak - Akuntansi Islam dan Dampak Psikologi RibaTujuan Utama - Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengalaman dan perasaan manajemen yang mengalami fenomena riba dan bagaimana Islam menjelaskannya.Metode - Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan analisis tematik. Sejumlah pihak yang aktif atau pernah bekerja di bank konvensional menjadi informan dalam penelitian ini.Temuan Utama - Para bankir Muslim mengalami fenomena psikologi yang terkait dengan psikologi fisiologis, kognitif, dan spiritual. Mereka mengalami gangguan pandangan dunia dan keterbelahan kepribadian. Setelah itu mereka merasa hanya mendapatkan istidraj.Implikasi Teori dan Kebijakan – Riba memiliki implikasi negatif pada sisi psikologi pelaku dan menjadi dalil aqli dari kebenaran Islam tentang riba. Pemahaman dan pengamalan sudut pandang Islam dan maqasid syariah yang utuh dapat menghindarkan dari “psikologi riba”.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menggali hikmah pengharaman riba dari sisi psikologi yang belum tereksplorasi sebagai jalam masuk kepada studi akuntansi keprilakuan Islam.Abstract - Islamic Accounting and the Psychological Impact of RibaMain Purpose - This study aims to explain the experiences and feelings of management who experience the phenomenon of riba and how Islam explains it.Method - This study uses interviews and thematic analysis. Several parties who are active or have worked in conventional banks become informants in this study.Main Findings - Muslim bankers experience psychological phenomena related to physiological, cognitive, and spiritual psychology. They experience worldview disorders and split personalities. After that, they feel they only get "istidraj".Theory and Practical Implications - Riba has negative implications on the psychological side of the offender and becomes the empirical argument ("dalil aqli") of the truth of Islam. A complete understanding and point of view of Islamic practice and maqasid sharia can prevent us from "riba psychology."Novelty – This research explores the wisdom of prohibiting riba from a psychological perspective that has not been explored as an entry point into the study of Islamic behavioral accounting.
TOWARDS A PROPHETIC CIVILIZATION THROUGH ISLAMIC COSMOLOGY OF ACCOUNTING Kusdewanti, Amelia Indah; Hatimah, Husnul
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.2.25

Abstract

Abstrak – Menuju Peradaban Profetik melalui Akuntansi Berbasis Kosmologi IslamTujuan Utama - Artikel ini bertujuan untuk membangun landasan filosofi baru bagi realitas akuntansi yang berakar pada kosmologi Islam.Metode – Artikel ini menggunakan metode jalan sufi yang ada di teori ketundukan. Penulis menggunakan data-data yang berasal dari referensi berupa buku dan artikel ilmiah tentang kosmologi Islam dan akuntansi.Temuan Utama - Realitas akuntansi yang terfragmentasi dan yang hanya mengandalkan ekonomi akhirnya dibangun kembali dengan menggunakan realitas kosmologis. Sehingga, akuntansi memiliki konektivitas yang dinamis dan saling mempengaruhi antara nilai-nilai politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama, mewujudkan haqiqah yang berakar pada tauhid. Oleh karena itu, akuntansi menundukkan dimensi material, dan berorientasi pada tujuan imanen.Implikasi Teori dan Kebijakan - Artikel ini berimplikasi pada landasan pengetahuan akuntansi berdasarkan realitas kosmologis. Bentuk teori akuntansi hingga laporan keuangan berorientasi kepada kesejahteraan bersama.Kebaruan Penelitian – Kebaruan artikel ini adalah penggunaan pandangan kosmologi Islam sebagai dasar konstruksi realitas akuntansi. Abstract – Towards a Prophetic Civilization through Islamic Cosmology of AccountingThe Main Purpose - This article aims to build a new philosophical foundation for the accounting reality rooted in Islamic cosmology.Method – This article uses the Sufi path method in the submission theory. We use data from references in books and scientific articles about Islamic cosmology and accounting.Main Findings - The accounting reality that was fragmented and only relied on economics was finally rebuilt using cosmological reality. So, accounting has dynamic connectivity and mutual influence between political, economic, social, cultural, and religious values, realizing haqiqah is rooted in tawhid. Therefore, accounting subordinates the material dimension and is oriented towards immanent goals.Theory and Practical Implications - This article has implications for the foundation of accounting knowledge based on cosmological reality. Forms of accounting theory and financial reports are oriented towards shared welfare.Novelty - This article's novelty is that Islamic cosmological views are used to construct accounting reality.
PENGAKUAN PEMBELAJARAN AKUNTANSI TRANSDISIPLINER BERJIWA PANCASILA Prasetyo, Whedy
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2024.15.1.13

Abstract

Abstrak – Pengakuan Pembelajaran Akuntansi Transdisipliner Berjiwa Pancasila.Tujuan Utama – Penelitian ini menginterpretasikan pengakuan pedagogi egalitarian akuntansi dengan kejeniusan kearifan lokal Pancasila.Metode – Penelitian ini menerapkan motode deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah dua guru besar akuntansi dari Malaysia dan Turki.Temuan Utama - Pembelajaran akuntansi transdisipliner berjiwa Pancasila menghasilkan karakter diri berdaulat, mandiri, dan bertanggung jawab. Semangat yang berasaskan nilai luhur proses pembelajaran yang memadukan ilmu dan humaniora. Perpaduan ini diaktualisasikan dalam wujud nilai dan norma. Implikasi Teori dan Kebijakan - Pengakuan akuntansi transdisipliner mendasarkan keterkaitan perilaku komunikasi pembelajar akuntansi yang dipengaruhi status ego berjiwa Pancasila. Proses pembentukan ini melalui rangkaian pembelajaran partisipatif, terbuka dan reflektif perkembangan akuntansi bersama keilmuan lain.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menekankan ilmu akuntansi transdisipliner sebagai hasil proses pembelajaran bersama keilmuan lain dalam konteks Pancasila. Abstract - Recognition of Pancasila-Inspired Transdisciplinary Accounting Learning.Main Purpose - This research interprets the recognition of egalitarian accounting pedagogy with the genius of Pancasila local wisdom.Method - This research applied a descriptive qualitative method. The informants of this research are two accounting professors from Malaysia and Turkey.Main Findings - Transdisciplinary accounting learning with the spirit of Pancasila produces sovereign, independent, and responsible character. The spirit is based on the learning process's noble values that combine science and humanities. This combination is actualized through values and norms. Theory and Practical Implications - The recognition of transdisciplinary accounting is based on the linkage of the communication behavior of accounting learners who are influenced by the status of ego with the spirit of Pancasila. This formation process is through a series of participatory, open, and reflective learnings of accounting development and other sciences. Novelty - This research emphasizes transdisciplinary accounting science due to the learning process with other sciences in the context of Pancasila.
RAHASIA GUANXI DALAM PRAKTIK AKUNTANSI DAN BISNIS ETNIS TIONGHOA Jessica, Meryana; Rusliyawati, Rusliyawati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.2.16

Abstract

Abstrak - Rahasia Guanxi dalam Praktik Akuntansi dan Bisnis Etnis Tionghoa.Tujuan Utama – Penelitian ini berupaya untuk memahami implementasi budaya guanxi dalam pengambilan praktik akuntansi dan bisnis.Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus konfigurasi-ideografik. Beberapa pemilik bisnis yang berasal dari etnis Tionghoa dipilih sebagai informan.Temuan Utama – Budaya guanxi memiliki akar dalam tradisi dan nilai-nilai sosial. Budaya ini sering menunjukkan kontradiksi dengan praktik akuntansi dan bisnis yang umumnya diadopsi dalam lingkungan bisnis modern. Semua bisnis yang diobservasi telah melaksanakan implementasi budaya guanxi, yang pada akhirnya berkontribusi pada keberlangsungan usaha.Implikasi Teori dan Kebijakan – Temuan ini relevan dengan teori budaya karena budaya guanxi yang kuat dan hubungan interpersonal yang erat dalam bisnis dapat mempengaruhi keberhasilan dan keberlanjutan perusahaan. Selain itu, pencatatan akuntansi yang baik dapat memberikan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih baikKebaruan Penelitian – Implementasi budaya guanxi dalam praktik akuntansi dan bisnis jarang diteliti. Abstract - Guanxi Secrets in Chinese Ethnic Accounting and Business PracticesMain Purpose – This research seeks to understand the implementation of guanxi culture in accounting and business practices.Method – This research uses a configurational-ideographic case study approach. Several business owners of Chinese ethnicity were selected as informants.Main Findings – Guanxi culture has roots in traditions and social values. This culture often contradicts the accounting and business practices adopted in the modern business environment. All businesses observed have implemented a guanxi culture, contributing to business sustainability.Theory and Practical Implications – These findings are relevant to cultural theory because a strong guanxi culture and close interpersonal relationships in business can influence a company's success and sustainability. Good accounting records can also provide accurate information for making better business decisions.Novelty – Implementing guanxi culture in accounting and business practices has rarely been researched.
DIGITAL GAME ACCEPTANCE IN ACCOUNTING EDUCATION: ROLE OF TEACHING EXPERIENCE Kuang, Tan Ming
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2024.15.1.04

Abstract

Abstrak – Penerimaan Permainan Digital di Pendidikan Akuntansi: Peran Pengalaman MengajarTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan menguji peran pengalaman mengajar dalam memoderasi beberapa variabel terkait pembelajaran berbasis permainan digital di pendidikan akuntansi.Metode – Metode yang digunakan adalah PLS-SEM. Sampel penelitian ini adalah 258 dosen akuntansi dan bisnis.Temuan Utama - Persepsi manfaat mempengaruhi penerimaan pembelajaran berbasis permainan digital, pengalaman mengajar melemahkan pengaruh persepsi manfaat dengan niat perilaku. Pengaruh sosial dan kemudahan pemakaian persepsian pada intensi perilaku tidak signifikan, tetapi pengalaman mengajar memperkuat pengaruh norma subjektif dan niat perilaku. Pada sisi lainnya, niat perilaku mempengaruhi penggunaan metode instruksi berbasis permainan.Implikasi Teori dan Praktis – Penelitian mendukung teori bahwa pengalaman mengajar mempengaruhi niat pengajar menggunakan permainan digital di kelas. Penelitian ini merekomendasikan kepala departmen memberikan pelatihan pembelajaran berbasis permainan digital bagi dosen akuntansi.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini memberikan kebaruan berupa pengujian pengalaman mengajar pada penerimaan pembelajaran berbasis permainan digital di pendidikan akuntansi. Abstract - Digital Game Acceptance in Accounting Education: Role of Teaching ExperienceMain Purpose - This study examines the role of teaching experience in moderating several variables related to digital game-based learning in accounting education.Method - The method used is PLS-SEM. The sample was 258 accounting and business lecturers. Main Findings - Perceived benefits influence digital game-based learning acceptance, and teaching experience weakens the influence of perceived benefits on behavioral intention. Social influence and perceived ease of use on behavioral intention are insignificant, but teaching experience strengthens the effect between subjective norms and behavioral intention. On the other hand, behavioral intention influences game-based instruction methods.Theory and Practical Implications - The study supports the theory that teaching experience influences teachers' intention to use digital games in the classroom. This study recommends that department heads provide digital game-based learning training for accounting lecturers. Novelty - This study provides novelty in the form of testing teaching experiences on the acceptance of digital game-based learning in accounting education.
MAKNA LABA BERBASIS NOL DALAM RESTORASI KAUM DUAFA Tenrigau, Andi Mattingaragau; Aida, Nur; Darmawan, Wawan; Dahlan, Herawati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.3.42

Abstract

Abstrak – Makna Laba Berbasis Nol dalam Restorasi Kaum Duafa  Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan mengungkap makna laba berbasis nol melalui restorasi kaum duafa.Metode – Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Informan penelitian ini adalah pemberi dan penerima manfaat lembaga sedekah.Temuan Utama - Laba berbasis nol dimaknai dalam dua prinsip, yaitu operasional dan spiritual. Secara operasional, laba dimaknai sebagai laba sosial dan layanan terbaik terhadap kaum duafa. Adapun secara spiritual, laba dimaknai sebagai ibadah kepada Allah SWT untuk beramal.Implikasi Teori dan Kebijakan – Temuan relevan dengan model zero-based budgeting dan  shariah enterprise theory. Relevansi ini terjadi karena layanan duafa dimulai dari modal dan laba berbasis nol serta sumber amanah sebagai tanggung jawab sosial dari dari Allah.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menekankan implementasi model laba berbasis nol pada organisasi sosial nirlaba. Abstract - Zero-based Profit Meaning in the Restoration of the Poor  Main Purpose - This research aims to uncover the meaning of zero-based profit by restoring people experiencing poverty.Method - This research uses a case study method. The informants of this research are givers and beneficiaries of alms organization.Main Findings - Zero-based profit is interpreted in two principles: operationally and spiritually. Operationally, profit is interpreted as social profit and the best service to people experiencing poverty. Spiritually, profit is interpreted as an act of worship to Allah SWT for charity.Theory and Practical Implications - The findings are relevant to the zero-based budgeting model and shariah enterprise theory. This relevance occurs because “duafa” services start from zero-based capital and profit and are a source of trust as a social responsibility from Allah. Novelty - This research emphasizes implementing the zero-based profit model in non-profit social organization.
PAJAK DAN SEDEKAH DALAM KESADARAN MENTAL ACCOUNTING DAN PANCASILA Riduwan, Akhmad; Andajani, Andajani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.3.30

Abstract

Abstrak – Pajak dan Sedekah dalam Kesadaran Mental Accounting dan PancasilaTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk memahami kesadaran di balik fenomena tindakan pelaku usaha yang taat membayar pajak dan bersedekah.Metode – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah dua orang pelaku UMKM.Temuan Utama – Kesadaran subjek atas ketaatan membayar pajak dan bersedekah merefleksikan noneconomic mental accounting. Pertimbangan non-ekonomik menjadi account reference point yang dominan. Kesadaran ketuhanan, kemanusiaan, kebersamaan, kebijaksanaan, dan keharmonisan merupakan account reference point dari mental accounting yang merefleksikan nilai-nilai Pancasila.Implikasi Teori dan Praktik – Ketaatan membayar pajak memerlukan pertimbangan nonekonomik. Selain itu, ketaatan ini memerlukan keikhlasan, seperti halnya bersedekah.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini mengungkapkan kesadaran subjek membayar pajak dan bersedekah berdasarkan mental accounting, yang direfleksikan pada nilai-nilai Pancasila. Abstract - Tax and Almsgiving in Mental Accounting and Pancasila AwarenessMain Purpose - This research aims to understand the consciousness  behind the phenomenon of the actions of business actors who obey paying taxes and giving alms.Method - This research uses descriptive qualitative method. Informants in this research are two MSME actors.Main Findings - The subject's awareness of the obedience to pay taxes and charity reflects the tax and giving alms reflects noneconomic mental accounting. Considerations Non-economic considerations become the dominant account reference point. Awareness of divinity, humanity, togetherness, wisdom, and harmony are the account reference points of mental accounting that reflects the values of Pancasila.Theory and Practical Implications - Tax compliance requires non-economic considerations. In addition, this obedience requires sincerity, just like giving alms.Novelty - This research reveals the subject's awareness of paying taxes and giving alms based on mental accounting. based on mental accounting, which is reflected in the values of Pancasila.
AKUNTANSI KEPERILAKUAN ISTRI DI MATA SUAMI Putri, Alsyahrani Raditya; Septyan, Krisno
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.2.24

Abstract

Abstrak – Akuntansi Keperilakuan Istri di Mata SuamiTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi para suami dalam merekognisi istri mereka.Metode – penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Informan terdiri dari tiga orang suami yang berprofesi dalam bidang akuntansi dan keuangan.Temuan Utama – Seluruh informan dalam penelitian ini mengakui istri mereka sebagai aset. Aset tersebut tidak terkena jerat-jerat kapitalisme stndar akuntansi keuangan. Makna aset yang dapat digali dari informan berasal dari hati mereka atas interaksi mereka dengan istri.Implikasi Teori dan Kebijakan - Rekognisi akan membentuk identitas seseorang sehingga latar belakang suami dalam bidang akuntansi dan keuangan seharusnya tidak menjebak cara pandangnya terhadap istrinya sendiri. Akhirnya, akuntansi akan menyesuaikan bentuk berdasarkan pada tempatnya.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menjadi yang pertama mengangkat sudut pandang orang yang mengakui istrinya sebagai aset yang tidak pernah dibahas dalam studi akuntansi. Abstract – Accounting for Wife's Behavior from the Husband's PerspectiveMain Purpose – This research aims to understand husbands' perceptions of recognizing their wives.Method - this research uses a qualitative descriptive method. The informants consist of three husbands who work in accounting and finance.Main Findings – All informants in this study recognized their wives as assets. These assets are not subject to the snares of capitalist financial accounting standards. The meaning of assets that can be extracted from informants comes from their hearts regarding their interactions with their wives.Theory and Practical Implications - Recognition will shape a person's identity so that a husband's background in accounting and finance should not trap how he views his wife. Ultimately, accounting will adjust its form based on its location.Novelty - This research is the first to raise the point of view of people who recognize their wives as assets, which has never been discussed in accounting studies.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025) Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2024 - April 2025) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024) Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024) Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024) Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023) Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023) Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023) Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022) Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022) Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022) Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021) Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021) Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020) Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue