cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 20867603     EISSN : 20895879     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Akuntansi Multiparadigma or Journal of Multiparadigm Accounting (JAMAL) has been published since April 2010 by Universitas Brawijaya, and since 2014 has been collaborating with Masyarakat Akuntansi Multiparadigma Indonesia. JAMAL publishes scientific articles and highly appreciates creative and challenging thought to trigger the birth of accounting innovation as well as practices. JAMAL is quarterly issued on April-July, August-November, and December-March. JAMAL also uses LOCKSS system to ensure a secure and permanent archive for the journal. Today, JAMAL is indexed in ASEAN Citation Index (ACI), Directory of Open Access Journal (DOAJ), Google Scholar, and Sinta. Since 2015, JAMAL is member of CrossRef, therefore each article will own a DOI (Digital Object Identifier) number. To increase publicity JAMAL can also be found in Mendeley and Academia.Edu. JAMAL is also associated with AlJEBI (Aliansi Pengelola Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia) to continuously improve its quality.
Arjuna Subject : -
Articles 771 Documents
REIMAGINING SUSTAINABILITY ACCOUNTING THROUGH PANCASILA: THE PANCA STARA FRAMEWORK Dewi, I Gusti Ayu Agung Omika; Sukoharsono, Eko Ganis; Purwanti, Lilik; Mulawarman, Aji Dedi; Yulianti, Ni Made Dhian Rani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.08

Abstract

Abstrak — Membahas Ulang Akuntansi Keberlanjutan Melalui Pancasila: Kerangka Kerja Panca StaraTujuan Utama — Studi ini bertujuan mengkonstruksi konsep akuntansi berkelanjutan yang holistik dalam perspektif Pancasila.Metode — Studi ini menggunakan metode analisis konten berbasis Pancasila. Data pada studi ini berupa laporan tahunan dari Indonesia Business Council for Sustainable DevelopmentTemuan Utama — Studi ini menunjukkan bahwa penerapan akuntansi berkelanjutan dengan prinsip triple bottom line dan pentuple bottom line masih menimbulkan kerusakan lingkungan dan gangguan sosial. Studi ini menawarkan suatu konsep baru yaitu panca stara. Panca stara meliputi lima dimensi, yaitu: ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial.Implikasi Teori dan Kebijakan — Studi ini berimplikasi bahwa panca stara lebih holistik dibandingkan triple bottom line dan pentuple bottom line. Panca Stara dinilai dapat menjadi basis implementasi akuntansi berkelanjutan.Kebaruan Penelitian — Studi ini menawarkan kebaruan berupa konsep panca stara yang dapat menjadi acuan holistik dalam implementasi akuntansi keberlanjutan. Abstract - Reimagining Sustainability Accounting through Pancasila: The Panca Stara FrameworkMain Purpose - This study aims to construct a holistic concept of sustainability accounting from the perspective of Pancasila.Method - This study uses a Pancasila-based content analysis method. The data in this study consists of annual reports from the Indonesian Business Council for Sustainable Development.Main Findings - This study shows that the application of sustainable accounting with the triple bottom line and pentuple bottom line principles still causes environmental damage and social disruption. This study offers a new concept, namely panca stara. Panca stara comprises five dimensions, namely: divinity, humanity, unity, democracy, and social justice.Theory and Practical Implications - This study implies that panca stara is more holistic than the triple bottom line and pentuple bottom line. Panca stara is considered to be the basis for the implementation of sustainable accounting.Novelty - This study offers a novel concept, namely panca stara, which can be used as a holistic reference in the implementation of sustainability accounting.
PERILAKU PENGAMBILAN KEPUTUSAN KREDIT BERDASARKAN MENTAL ACCOUNTING DAN MENYAMA BRAYA Dewi, Ni Komang Ayu Julia Praba; Budiasih, I Gusti Ayu Nyoman
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.12

Abstract

-
CORRUPTION NETWORKS AND ACTORS IN GOVERNMENT SPENDING Kamase, Haryono Pasang; Harun, Harun
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.04

Abstract

Abstrak – Jaringan dan Aktor Korupsi dalam Pengeluaran PemerintahTujuan Utama – Penelitian ini mengidentifikasi aktor-aktor dan cara kerja jaringan korupsi beroperasi dalam belanja pemerintah daerah.Metode – Studi ini menggunakan metode studi kasus heuristik. Sejumlah informan yang terkait dalam korupsi di pemerintahan menjadi informan dalam studi ini.Temuan Utama – Jaringan korupsi mengeksploitasi praktik akuntansi untuk membenarkan pelanggaran. Studi ini menunjukkan penyalahgunaan anggaran program olahraga masyarakat untuk membiayai kampanye politik yang melibatkan anggota legislatif, pejabat, dan pelaku bisnis. Akuntansi digunakan untuk menyembunyikan transaksi ilegal dan memfasilitasi penyelewengan dana.Implikasi Teoritis dan Kebijakan – Studi ini menunjukkan teori aktor jaringan dalam pemberantasan korupsi. Studi ini juga menekankan perlunya pengawasan keuangan yang lebih kuat dan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran ganda akuntansi dalam memerangi korupsi.Kebaruan Penelitian – Studi menyediakan wawasan sistematis tentang manipulasi strategis para aktor terhadap praktik akuntansi di sektor publik lokal. Abstract – Corruption Networks and Actors in Government SpendingMain Purpose – This study identifies the actors and modus operandi of corruption networks in local government expenditure.Method - This study used heuristic heuristic case study method. Several informants involved in government corruption participated in it.Main Findings – Corruption networks exploit accounting practices to justify violations. This study reveals the misuse of community sports programme budgets to finance political campaigns involving legislators, officials, and businesspeople. Accounting is used to conceal illegal transactions and facilitate the misappropriation of funds.Theory and Practical Implications - This study demonstrates the role of actor–network theory in combating corruption. It also emphasises the need for stronger financial oversight and a deeper understanding of accounting's dual role in combating corruption.Novelty – The study provides systematic insights into the strategic manipulation of accounting practices by actors in the local public sector.
PROFITABILITY MATTER: CAN ESG DISCLOSURE ENABLE SUSTAINABLE GROWTH? Kunaifi, Aang; Cempaka, Santy Dwi; Oktari, Vera; Nareswari, Ninditya
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.09

Abstract

Abstrak – Masalah Profitabilitas: Dapatkah Pengungkapan ESG Mendorong Pertumbuhan Berkelanjutan?Tujuan Utama - Penelitian ini menguji peran mediasi profitabilitas pada hubungan pelaporan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dan laju pertumbuhan berkelanjutan perusahaan.Metode - Penelitian ini menggunakan analisis regresi panel. Sampel penelitian ini adalah perusahaan nonkeuangan di BEI selama tahun 2015–2023.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa pengungkapan ESG berpengaruh negatif secara langsung pada tingkat pertumbuhan berkelanjutan. Sebaliknya, efek mediasi profitabilitas berpengaruh signifikan positif pada hubungan tersebut. Penelitian ini menunjukkan pentingnya manajemen profitabilitas dalam penerapan praktik ESG untuk memacu pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutanImplikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini mendukung teori pemangku kepentingan dalam akuntansi pasar modal. Selain itu, penelitian ini menyarankan badan penyusun standar akuntansi berkelanjutan untuk membuat regulasi pelaporan yang lebih fleksibel.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menjelaskan peran mediasi profitabilitas pada pengaruh pengungkapan ESG dan tingkat pertumbuhan berkelanjutan perusahaan di Indonesia. Abstract - Profitability Matter: Can ESG Disclosure Enable Sustainable Growth?Main Purpose - This study investigated the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) disclosure on the sustainable growth rate, with profitability as the mediating variable.Method – This study employs panel regression analysis. The sample comprises non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2015–2023.Main Findings - This study finds that ESG disclosure has a direct negative effect on sustainable growth rates. Conversely, the mediating effect of profitability has a significant positive effect on this relationship. This study highlights the importance of profitability management in the implementation of ESG practices to drive sustainable corporate growth. Theory and Practical Implications – This study supports stakeholder theory in capital market accounting. Additionally, this study suggests that sustainable accounting standard-setting bodies should create more flexible reporting regulations.Novelty - This study explains the mediating role of profitability in the effect of ESG disclosure and sustainable growth rates of companies in Indonesia.
INTEGRATING COMMUNITY INSIGHTS INTO CSR: ACCOUNTING PERSPECTIVE Tenriwaru, Tenriwaru; Abdullah, Faisal; Sukmawati, Siti
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.13

Abstract

-
DOES CREATIVE ACCOUNTING HOLD THE KEY ON CORPORATE PERFORMANCE? Suryandari, Ni Nyoman Ayu; Mongan, Frischa Faradilla Arwinda; Anggraini, Dea Pricilia
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.05

Abstract

Abstrak – Apakah Creative Accounting Memegang Kunci Utama dalam Kinerja Perusahaan?Tujuan Utama – Penelitian ini mengidentifikasi peran tata kelola perusahaan dan CSR terhadap creative accounting dan kinerja perusahaan.Metode – Penelitian ini menggunakan metode ordinary least square. Sampel penelitian ini adalah 10 perusahaan manufaktur selama tahun 2021-2023.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa tata kelola perusahaan juga bisa menaikkan kinerja perusahaan baik langsung ataupun melalui creative accounting. Selain itu, creative accounting terbukti mampu menurunkan kinerja perusahaan. Walaupun demikian, CSR tidak mampu mempengaruhi creative accounting maupun kinerja perusahaan.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menunjukkan dukungan terhadap teori agensi. Untuk meningkatkan kinerja perusahaan, stakeholder perlu mencermati tata kelola yang diimplementasikan di perusahaan.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini mengintegrasikan creative accounting dalam memediasi pengaruh tata kelola perusahaan serta CSR atas kinerja perusahaan pada perusahaan yang memiliki tata kelola internal. Abstract – Does Creative Accounting Hold the Key to Corporate Performance?Main Purpose – This study examines the relationship between corporate governance, CSR, creative accounting practices, and corporate performance.Method—This study uses the ordinary least squares method. The sample consists of 10 manufacturing companies from 2021 to 2023.Main Findings – This study found that corporate governance can also improve corporate performance either directly or through creative accounting. In addition, creative accounting has been proven to reduce corporate performance. However, CSR does not affect creative accounting or corporate performance.Theoretical and Policy Implications – This study supports agency theory. To improve corporate performance, stakeholders need to pay close attention to the governance implemented in the company.Novelty – This study integrates creative accounting in mediating the influence of corporate governance and CSR on corporate performance in companies with internal corporate governance.
FORMAL VERSUS INFORMAL CEO POWER IN SHAPING THE FREE CASH FLOW-LEVERAGE DYNAMIC Alisa, Inayah Risqi; Sulistianingrum, Sulistianingrum; Subagio, Rian Difa; Baizurah, Nissa
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.10

Abstract

 Abstrak – Kekuatan CEO Formal Versus CEO Informal dalam Membentuk Dinamika Arus Kas Bebas-LeverageTujuan Utama - Penelitian ini menyelidiki pengaruh arus kas bebas terhadap utang perusahaan dan peran formal dan informal CEO sebagai pemoderasi.Metode – Penelitian ini menggunakan pengujian regresi linier berganda. Sampel penelitian ini laporan tahunan perusahaan real estate tahun 2018–2023 yang tercatat di BEI.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa semakin tinggi arus kas bebas, semakin rendah ketergantungan perusahaan untuk mengandalkan utang. Pengaruh kekuasaan CEO terbukti memainkan peran penting dalam pendanaan. Kekuasaan formal memperlemah pengaruh arus kas bebas kepada utang perusahaan, namun kekuasaan informal memperkuat pengaruh tersebut.Implikasi Teori dan Praktik - Secara teoritis, penelitian ini menunjukkan relevansi teori keagenan dalam akuntansi. Secara praktis, penelitian ini menyoroti perlunya regulator standar akuntansi untuk menstandardisasi pengungkapan arus kas bebas.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini mengeksplorasi perbedaan peran CEO formal dan informal lebih jauh dalam konteks arus kas bebas terhadap struktur utang. Abstract – Formal Versus Informal CEO Power in Shaping the Free Cash Flow-Leverage DynamicPrimary Purpose - This study analyses the effect of corporate free cash flow on corporate leverage, with formal and informal CEO roles as moderators. Method – This study uses multiple linear regression analysis. The research sample comprises the annual reports of real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2018 to 2023.Main Findings - This study finds that the higher a company's free cash flow, the lower its dependence on debt. The influence of CEO powers has been proven to play an important role in financing. Formal power weakens the influence of free cash flow on leverage, but informal power strengthens that influence.Theory and Practical Implications - Theoretically, this study demonstrates the relevance of agency theory in accounting. Practically, this study highlights the need for accounting standard regulators to standardise the disclosure of free cash flow.Novelty - This study explores the different roles of formal and informal CEOs in the context of free cash flow on debt structure.
HOW DOES CARBON EMISSIONS REPORTING INFLUENCE INVESTOR DECISIONS? Widyowati, Lestari Adhi; Jalih, Jara Hardiyanti; Rani, Inta Hartaningtyas
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.14

Abstract

-
KONSEP HARGA BERBASIS NILAI PELA GANDONG DALAM KOMUNITAS JIBU-JIBU Lenggono, Tirza Oktovianti; Sabaruddin, La Ode
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.06

Abstract

Abstrak - Konsep Harga Berbasis Nilai Pela Gandong dalam Komunitas Jibu-jibu Tujuan utama - Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep penetapan harga berbasis nilai budaya lokal Pela gandong pada komunitas jibu-jibu.Metode - Penelitian ini menggunakan metode studi kasus heuristik. Informan Penelitian ini adalah pelaku transaksi dan tokoh komunitas jibu-jibu.Temuan Utama - Penelitian ini mengungkapkan bahwa penentuan harga jibu-jibu didasarkan pada nilai budaya pela gandong yang mencakup rasa persaudaraan. Harga jual mengedepankan nilai-nilai nonmateri. Konsep ini mencerminkan harmoni antara nilai ekonomi dan nilai-nilai budaya.Implikasi Teori dan Kebijakan – Penelitian ini menyediakan kerangka alternatif untuk mengkaji praktik akuntansi yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi, tetapi juga memperhatikan nilai-nilai non-materi. Penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan untuk mendukung komunitas lokal melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis budaya lokal.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini menyoroti peran pela gandong sebagai bentuk modal sosial yang unik. Abstract - Value-Based Pricing Concept in the “Pela gandong” Culture within the “Jibu-jibu Community”Main Purpose - This study aims to explore the concept of value-based pricing in the “pela gandong” local culture within the “jibu-jibu” community.Method - This study uses a heuristic case study method. The informants are transaction participants and community leaders in “jibu-jibu”.Main Findings - This study reveals that “Jibu-jibu” pricing is based on the cultural value of “pela gandong”, which encompasses a sense of brotherhood. The selling price emphasises non-material values. This concept reflects the harmony between economic and cultural values.Theory and Practical Implications – This study provides an alternative framework for examining accounting practices that are not only oriented towards material gains but also take into account non-material values. This study can be used as a basis for policy-making to support local communities through economic empowerment programmes based on local culture.Novelty – This research highlights the role of “pela gandong” as a unique form of social capital.
SUSTAINABILITY REPORTING: TEXTS AND TRACES OF MEANING Riduwan, Akhmad; Andajani, Andajani
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2025.16.1.03

Abstract

Abstrak – Pelaporan Keberlanjutan: Teks dan Jejak MaknaTujuan Utama – Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsistensi antara teks dalam laporan keberlanjutan dan aksi-aksi nyata perusahaan.Metode – Penelitian ini menggunakan metode konten analisis dengan mengadopsi pemikiran Derrida. Objek penelitian ini adalah laporan keberlanjutan lima perusahaan publik dan nonpublik di Indonesia.Temuan Utama – Laporan keberlanjutan disusun dengan taktik manajemen kesan berdasarkan kepentingan. Teks naratif dan visual dalam laporan keberlanjutan tidak seluruhnya konsisten dengan aksi nyata perusahaan. Teks laporan keberlanjutan merefleksikan empat makna yang berbeda, yaitu sesuai fakta, mendistorsi fakta, menyembunyikan fakta, dan tidak sesuai fakta.Implikasi Teori dan Kebijakan - Penelitian ini membuka wawasan dekonstruktif dalam membaca dan memaknai teks-teks laporan keberlanjutan. Pada aspek teoretis, prinsip “substansi mengungguli bentuk” perlu diadopsi dalam pelaporan keberlanjutan seperti prinsip yang diterapkan dalam pelaporan keuangan.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini dilakukan dengan landasan asumsi ontologis Derrida tentang penelusuran teks. Abstract – Sustainability Reporting: Text and Traces of MeaningMain Purpose—This study aims to explore the consistency between the text in sustainability reports and companies' actual actions.Method—This study employs content analysis methods, drawing on Derrida's thinking. Its object is the sustainability reports of five public and nonpublic companies in Indonesia.Main Findings—Sustainability reports are compiled using impression management tactics based on interests. The narrative and visual texts in sustainability reports are not entirely consistent with companies' actual actions. The texts of sustainability reports reflect four different meanings: factual, distorting facts, concealing facts, and non-factual.Theory and Practical Implications—This study opens up a deconstructive perspective on reading and interpreting sustainability reports. On the theoretical aspect, the principle of 'substance over form' needs to be adopted in sustainability reporting, similar to the principle applied in financial reporting.Novelty – This research was conducted based on Derrida's ontological assumption about the meaning of the text.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2025 - Desember 2025) Vol 16, No 1 (2025): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2025 - Agustus 2025) Vol 15, No 3 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2024 - April 2025) Vol 15, No 2 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2024 - Desember 2024) Vol 15, No 1 (2024): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2024 - Agustus 2024) Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024) Vol 14, No 2 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2023 - Desember 2023) Vol 14, No 1 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2023 - Agustus 2023) Vol 13, No 3 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2022 - April 2023) Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2022 - Desember 2022) Vol 13, No 1 (2022): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2022 - Agustus 2022) Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022) Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2021 - Desember 2021) Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021) Vol 11, No 3 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2020 - April 2021) Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Agustus 2020 - Desember 2020) Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2020 - Agustus 2020) Vol 10, No 3 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 3 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 3 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 3 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 3 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 3 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 3 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Akuntansi Multiparadigma More Issue