cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas (Andalas Journal of Public Health)
Published by Universitas Andalas
ISSN : 19783833     EISSN : 24426725     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT ANDALAS (JKMA) menerbitkan artikel penelitian (research article), artikel telaah/studi literatur (review article/literature review), laporan kasus (case report) dan artikel konsep atau kebijakan (concept/policy article), di semua bidang ilmu kesehatan masyarakat yang meliputi: Epidemiologi Biostatistik Kesehatan Lingkungan Pendidikan Kesehatan dan Perilaku Administrasi & Kebijakan Kesehatan Gizi Masyarakat Kesehatan dan Keselamatan Kerja Kesehatan Reproduksi Sistem Informasi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 498 Documents
PERAN PETUGAS KESEHATAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU PASCA MDGs 2015 Siti Uswatun Chasanah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9, No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v9i2.190

Abstract

Angka kematian ibu di Indonesia masih jauh dari tujuan dalam Millenium Development Goals (MDGs) yaitu tujuan yang ke lima. Berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah juga sudah maksimal, akan tetapi angka  kematian ibu di Indonesia masih jauh  dari  target MDGs yang  diharapkan yaitu  102 per 100.000 kelahiran hidup. Oleh karena itu berbagai upaya tetap harus dilanjutkan dan dilaksanakan. Empat terlalu dan tiga terlambat yang menjadi penyebab tingginya angka kematian ibu di Indonesia merupakan tanggung jawab bersama, sehingga perlunya peran tenaga kesehatan masyarakat dalam meningkatkan kembali pemberdayaan masyarakat yang sudah luntur dimasyarakat, optimalisasi kegiatan posyandu dalam peningkatan pengetahuan, cepat tanggap dalam mengambil keputusan, dan memudahkan akses pelayanan kesehatan. Dan kepemimpinan kesehatan masyarakat juga merupakan suatu peran yang harus dikembangkan oleh tenaga kesehatan masyarakat
PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA BERBASIS KOMPETENSI PERAWAT GAWAT DARURAT DI RSU HERNA MEDAN Gerry Silaban; Arfah Mardiana Lubis; Umi Salmah
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i1.164

Abstract

Beberapa Rumah Sakit Umum (RSU) di Medan masih ada yang belum memenuhi standar Key Performance Indicator (KPI) IGD, salah satunya adalah RSU Herna Medan. Dibutuhkan sistem penilaian kinerja perawat gawat darurat yang disusun berdasarkan kompetensi, agar mampu memberikan kinerja yang baik. Penelitian deskriptif kualitatif menggunakan studi dokumen dan Focus Group Discussion (FGD). Bertujuan merancang sistem penilaian kinerja berbasis kompetensi perawat gawat darurat di RSU Herna Medan. 8 orang partisipan terpilih untuk mengikuti FGD tanggal 11 Mei 2015.  Analisis isi digunakan untuk data dokumen dan analisis tematik untuk data FGD. Hasil analisa data dokumen, tidak tercantum tujuan penilaian kinerja, penilaian kinerja disusun berdasarkan Task-focused Performance Dimension, cara penilaian dan hasilnya tidak diberitahukan pada perawat yang dinilai. Hasil analisa data FGD, kompetensi perawat gawat darurat di RSU Herna Medan adalah dampak dan pengaruh, mengembangkan orang lain, empati, percaya diri, pengendalian diri, komitmen terhadap organisasi, keahlian teknikal, berorientasi kepada pelanggan, kerja sama kelompok, berfikir analitis, berfikir konseptual, inisiatif, fleksibilitas, kemampuan mengarahkan perintah dan semangat untuk berprestasi. Disarankan pihak manajemen agar menggunakan lembar penilaian kinerja yang telah disusun minimal satu kali dalam 6 bulan.Kata Kunci: Penilaian Kinerja, Kompetensi, Perawat Gawat Darurat
PEMBANGUNAN TERESTEGRASI SEBAGAI PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH KESEHATAN DI INDONESIA Hardisman Hardisman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v5i2.155

Abstract

Pembangunan merupakan sebuah upaya multidimensi yang meliputi pertumbuhan ekonomi, kesinambungan ketersediaan kebuluhan pokok, lapangan pekerjaan, pendidikan, pelayanan kesehatan dan kesetaraan gender. Berdasarkan sudut pandang ini, pembangunan di Indonesia mengalami peningkatan dalam dekade terakhir. Pertumbuhan ekonomi meningkat sejak tahun 1990 yang ditandai dengan peningkatan GNI perkapita. Rata-rata pencapaian pendidikan juga meningkat, baik pada laki-laki ataupun perempuan. Begitu juga dengan peningkatan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Dengan adanya perbaikan faktor-faktor pembangunan tersebut juga diiringi dengan semakin membaiknya kondisi kesehatan di Indonesia, misalnya peningkatan status kesehatan ibu dan anak dan penurunan berbagai penyakit infeksi. Akan tetapi, kondisi kesehatan di Indonesia masih jauh jika dibandingkan dengan negara-negara maju yang mempunyai infrastruktur, ekonomi dan tingkat pendidikan yang baik. Bahkan, perbaikan masalah kesehatan di Indonesia masih tertinggal jika dibandingkan negara-negara tetangga, misalnya masih tingginya kasus tuberkulosis (TB) paru dan malnutrisi. Oleh karena itu, untuk mcngatasi permasalahan ini maka perlu dilakukan peningkatan pada semua faktor-faktor pembangunan terkait dengan melakukan pendekatan Pelayanan Kesehatan Primer yang komprehensif.Kaia Kunci: pembangunan, pola penyakit, dan masalah kesehatan
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM KESEHATAN MASYARAKAT BERBASIS ARCVIEW DAN HEALTHMAPPER Masrizal Masrizal
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v5i2.146

Abstract

Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu teknik berbasis komputer yang dapat menyimpulkan, menampilkan, mengelola dan menyiman data spasial dari fenomena geografis untuk dianalisis guna keperluan pengambilan keputusan. Perangkat lunak ArcView merupakan salah satu sistem yang dapat melakukan pengelolaan data-data spasial dan merupakan sistem yang handal, terbukti dengan banyak dipakainya oleh instansi pemerintah dan swasta yang berkepentingan terhadap data-data spasial. HealthMapper adalah sebuah aplikasi pemetaan Open Source yang dikembangkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) bersama Environmental Systems Research Institute (ESRI). SIG pada bidang kesehatan adalah analisis hubungan antara lingkungan hidup manusia dengan penyakit, gizi dan sistem pelayanan kesehatan untuk menjelaskan hubungan timbal-baliknya dalam ruang. SIG pada bidang kesehatan juga bagian dari geografi manusia yang berhubungan dengan aspek-aspek geografi dari  (status) kesehatan dan (sistem) pelayanan kesehatan. Dengan memanfaatkan ArcView dan HealthMapper,  data-data terkait kesehatan dapat disimpan dan dikelola dengan lebih mudah, lebih teratur  dan lebih efektif.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK BIDAN DENGAN MUTU PELAYANAN ANTENATAL CARE BERDASARKAN STANDAR OPERASIONAL Aliah Dwi Kurnia Haji Abu; Yuli Kusumawati; Kusuma Estu Werdani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i1.169

Abstract

Cakupan kunjungan K1 dan K4 di Puskesmas Mantingan masih rendah, salah satu penyebabnya adalah bidan dalam pelayanan antenatal care tidak sesuai standar operasional prosedur.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik bidan dengan mutu pelayanan antenatal care berdasarkan standar operasional prosedur di wilayah kerja Puskesmas Mantingan Kabupaten Ngawi. Metode penelitian ini menggunakan rancangan survei observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh bidan sebanyak 30 orang. Pemilihan sampel dengan total sampling sebanyak 30 orang. Uji statistik menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berhubungan dengan mutu pelayanan antenatal care yaitu umur (r=0,445) p value (0,014), masa kerja (r=0,401) p value (0,028) dan pengetahuan (r=0,437) p value (0,016) sedangkan yang tidak berhubungan yaitu status pegawai (F=0,768) p value (0,474). Diharapkan pemerintah akan meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap proses pelayanan antenatal-care oleh bidan di puskesmas.Kata Kunci: Karakteristik, Standar Operasional Prosedur, Antenatal care
HUBUNGAN DISLIPIDEMIA, HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DENGAN KEJADIAN INFARK MIOKARD AKUT Budiman Budiman; Rosmariana Sihombing; Paramita Pradina
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i1.160

Abstract

Kasus kematian akibat penyakit tidak menular terbanyak disebabkan oleh penyakit jantung (American Heart Association, 2010). Menurut data rekam medik RSUD ’45 Kuningan pada tahun 2014 menunjukan bahwa kasus penyakit jantung dengan CFR tertinggi terjadi pada penyakit Infark miokardakut sebanyak 15 %,gagal jantung 13 % dan gangguan hantaran dan aritmia 11%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “hubungan dislipidemia, hipertensi dan diabetes melitus dengan kejadian infark miokard akut pada pasien rawat inap di RSUD 45 Kuningan”. Rancangan penelitian menggunakan case control. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling diambil dari data rekam medik pasien rawat inap penyakit infark miokard akut dan penyakit dalam secara berpasangan dengan teknik purposive sampling pada kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah rekam medik status pasien di RSUD ’45 Kuningan dengan menggunakan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara dislipidemia (p value = 0.0001), hipertensi (p value = 0.003) dan diabetes melitus (p value = 0.0001) dengan kejadian infark miokard akut. Diharapkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai cara–cara yang tepat untuk mengurangi penyebaran penyakit tidak menular khususnya penyakit jantung ini.Kata Kunci: Infark miokrad akut, dislipidemia, hipertensi, diabetes mellitus
HUBUNGAN KADAR MAGNESIUM DENGAN KEJADIAN PREEKLAMASI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2015 Hendri Devita; Vitri Yuli Afni Amran
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v10i2.197

Abstract

Preeklampsia adalah penyakit hipertensi, proteinuria dan edema yang timbul karena kehamilan. Kejadian preeklamsia pada ibu hamil pada tahun 2012 di RSUP Dr. M. Djamil Padang sebanyak 158 orang dan tahun 2013 terdapat 111 orang (41,9%) dari 265 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar magnesium dengan kejadian preeklampsi pada ibu hamil trimester III di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain case control Pada Februari-Juni 2015. Populasi semua ibu hamil yang tercatat di rekam medik berjumlah 265 orang. Sampel sebanyak 222 orang dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Terdapat hubungan kadar magnesium dengan kejadian preeklampsia (p=0,002). Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kadar magnesium berhubungan dengan kejadian preeklampsia, maka diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan deteksi dini kejadian preeklamsia yang salah satunya dengan melakukan pemeriksaan magnesium dan memberikan terapi magnesium.Kata Kunci: Kadar magnesium, Preeklamsia
Relationship of Mother Knowledge About Eruption and Caries of M1 Permanent Teeth at SDN 05 Bukittinggi 2017 Yustina Srinai; Aljufri Aljufri; Normasari Pane
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v12i1.374

Abstract

The permanent first molars teeth are susceptible to  caries after eruption. According to parents, the teeth still has suffering, and they do not notice it. In research at 2012 said the children 9 years old had a high permanent molar caries teeth with percentage of 67%. This study aims to determine the relationship of mother knowledge abouteruption of M1 permanent teeth with M1 caries at SDN 05 PuhunPintuKabundistrict of Bukittinggi. This research used Analytical survey method with cross sectional design. The research population of all students of SDN 05 PuhunPintuKabunfor amount 120 students. The sample is saturated sampling that is the whole population used as the respondent with permanent dental calculation and eruption and present time of research. Data were collected by examination of single student molar caries and filling in questionnaire by mother. Data analysis using chi square test. The results of this research that the most knowledge of mother’s knowledge on the less appetizing is 58%, and good knowledge 9%. Number of students given permanent M1 of 51% and 49% do not caries.  Chi square statistic test P value: 0.565 (p> 0.05) means that there is no correlation between knowledge about permanent M1 eruption with M1caries. It is advisable to students who have permanent M1 to perform dental fillings.
Malaria in Pregnancy : A Qualitative Study on Health Belief Model in Muara Wahau East Kalimantan Ike Anggraeni Gunawan; Annisa Nurrachmawati
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v11i2.226

Abstract

Pregnant women who infected by malaria were three times more likely to suffer from other diseases. This study aimed to explore Kutai cultural perspectives, behaviors, perceived susceptibility, perceived severity, perceived benefits and barriers, perceived threat and cues to action associated with malaria in pregnancy. The qualitative study was conducted through indepth interviews of 37 informants consist of maternal, their husbands, health workers and local community leaders. This study revealed that malaria was not a threat because of the perception that malaria only exposed in forest. The community already had good health seeking behavior. All informants knew that malaria as a dangerous disease especially during pregnancy but no one knew malaria in pregnancy can cause anemia, low birth weight, miscarriage and stillbirth. At the individual level, almost all informants have taken preventive health behavior using mosquito nets, mosquito electric, repellent lotion, and burning dried leaves. At the community level prevention activities called gotong royong (all members of community work together) to keep the environment clean to reduce the mosquito breeding place was rarely done.
SOSIAL EKONOMI DAN STATUS GIZI IBU DI DAERAH RAWAN BENCANA Azrimaidaliza Azrimaidaliza
Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas
Publisher : Faculty of Public Health, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24893/jkma.v9i1.213

Abstract

Kondisi geografis daerah yang rawan bencana turut berperan terhadap kondisi kesehatan dan gizi masyarakat. Dampak terjadinya bencana terutama dirasakan oleh kelompok rentan gizi, seperti ibu, bayi dan balita. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi dengan status gizi ibu di daerah rawan bencanadengan desain studi cross sectional. Total sampel sebanyak 214 ibu yang memiliki balita dan tinggal di daerah rawan bencana di Kabupaten Padang Pariaman dan Tanah Datar.Status gizi ibu ditentukan de­ngan mengukur Lingkar Lengan Atas (LILA) yang menggambarkan risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK). Uji t-independendigunakan untuk mengetahui perbedaan faktor non pangan berdasarkan status gizi ibu di daerah rawan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata lingkar lengan atas ibu adalah 27,10 cm dengan standar deviasi 3,00 cm dan ibu dengan kondisi KEK sebesar 4,7%. Hasil analisis ujit-independenmenunjukkan adanya perbedaan pengeluaran pangan dan pengeluaran non pangan menurut LILAibu serta pola yang positif. Dengan demikian, disarankan untuk dapat mengutamakan pengeluaran pangan dalam upaya meningkatkan status gizi ibu.

Filter by Year

2006 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 16 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 16 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15, No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15 No 2 (2021): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15, No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 15 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14 No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14, No 2 (2020): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14, No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13, No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 13 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12, No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 12 No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11, No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 11 No 1 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 2 (2016): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10 No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 10, No 1 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9, No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9 No 2 (2015): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9, No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 9 No 1 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 8 No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7, No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7 No 2 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7 No 1 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 7, No 1 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6, No 2 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6 No 2 (2012): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6, No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6 No 1 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5 No 2 (2011): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5, No 1 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 5 No 1 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4, No 2 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 2 (2010): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4 No 1 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 4, No 1 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3, No 2 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3 No 2 (2009): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3 No 1 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 3, No 1 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2, No 2 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2 No 2 (2008): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2 No 1 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 2, No 1 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1 No 2 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1, No 2 (2007): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1, No 1 (2006): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 1 No 1 (2006): Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas More Issue