cover
Contact Name
Rahmi Mulyasari
Contact Email
rahmi.mulyasari@eng.unila.ac.id
Phone
085266795393
Journal Mail Official
jss.lppm@kpa.unila.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung Gedung Rektorat Lt. 5 Universitas Lampung Jl. Prof . Soemantri Brodjonegoro No. 1 Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 25501089     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/jss
Jurnal Sakai Sambayan menyajikan tulisan tentang pelaksanaan dan hasil Pengabdian Kepada Masyarakat sivitas akademik Perguruan Tinggi di Indonesia dalam sosialisasi dan pemberdayaan masyarakat menuju peningkatan kualitas sumber daya manusia. Untuk semua proses dari submisi sampai dengan publikasi online di Jurnal Sakai Sambayan tidak dikenakan biaya apapun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 656 Documents
Susunan Pengurus Volume 3 Nomor 1 Maret 2019 Yudamson, Afri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata Pengantar Volume 3 Nomor 1 Maret 2019 Yudamson, Afri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUDIDAYA UDANG VANAMEI SKALA SEMI INTENSIF DENGAN SALINITAS RENDAH DI KECAMATAN PASIR SAKTI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR PROVINSI LAMPUNG supono, supono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v5i2.140

Abstract

Lampung Timur merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung yang memiliki potensi besar dalam budidaya udang dan pernah mengalami kejayaan dalam budidaya udang. Saat ini budidaya udang dilakukan secara tradisional dengan produktivitas sangat rendah. Permasalahan yang muncul saat ini adalah kemampuan petambak terbatas dalam budidaya udang vaname, tata letak tambak yang kurang ideal, serta merebaknya penyakit. Berdasarkan kondisi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat melakukan kegiatan penyuluhan dan pendampingan budidaya udang vaname skala semi intensif dengan salinitas rendah dengan mengambil lokasi Kecamatan Pasir Sakti Kabupaten Lampung Timur. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini ada dua yaitu: Pelatihan dan pendampingan budidaya udang vaname. Tahap pertama berupa pelatihan yang meliputi: konstruksi kolam, teknik budidaya udang vaname dan manajemen kesehatan udang. Tahap pertama meliputi: konstruksi tambak, pemberian paket teknologi, serta pendampingan budidaya udang vaname skala intensif selama satu siklus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kemampuan petambak yang menjadi sasaran kegiatan meningkat serta mampu melakukan budidaya udang vaname skala semi intensif dengan hasil yang sangat baik. Produktivitas tambak ukuran 2.000 m2 mampu mencapai 1.980 kg
P PENYULUHAN PEMANFAATAN AIR HUJAN KELURAHAN JAGABAYA III KECAMATAN WAY HALIM KOTA BANDAR LAMPUNG: PENYULUHAN PEMANFAATAN AIR HUJAN Romdania, Yuda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v4i2.143

Abstract

Kelurahan Jagabaya III merupakan salah satu kelurahan yang padat penduduknya. Dengan kondisi penampang saluran yang belum sesuai maka diperlukan usaha preventif untuk menghindari luapan air dari drainase yang dapat menimbulkan genangan/banjir. Tujuan dari kefgiatan ini adalah pemanfaatan air hujan demi menghindari kerusakan lingkungan baik dari meluapnya drainase,banjir, dan sebagainya, serta memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan air hujan dan bagaimana cara menerapkannya dalam kehidupan sehari- hari dalam bentuk kegiatan penyuluhan. Lokasi Penyuluhan Pemanfaatan Air Hujan berlokasi di Balai Kelurahan Jagabaya III, Kecamatan Way Halim. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pengambilan data primer, pengolahan data dengan menggunkaan data curah hujan, dan penyuluhan. Kegiatan penyuluhan tersebut diikuti oleh Pemerintah Setempat dalam hal ini Pegawai serta Lurah Jagabaya III, dan masyarakat sekitar. Pengolahan data dengan memperhitungkan curah hujan harian rerata, koefisien tampungan hujan melalui atap dan menganalisa keksesuaian tampungan dengan curah hujan yang ada. Solusi pemanfaatan air hujan yang sesuai untuk Kelurahan Jagabaya III adalah sistem jaringan air hujan yang ditampung dalam tangki air melalui proses filtrasi kemudian diteruskan ke sumur resapan dan kelebihan air yang tidak terserap akan disalurkan ke dalam saluran pembuangan.
PEMBUATAN ALAT PENJERNIH AIR MENGGUNAKAN ARANG SEKAM PADI DI KAMPUNG YUDHA KARYA JITU KECAMATAN RAWA JITU SELATAN KABUPATEN TULANG BAWANG PROPINSI LAMPUNG Asroni, Asroni
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 3 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i3.144

Abstract

Bagi warga desa Yudha Karya Jitu, air bersih merupakan kebutuhan yang tak ternilai harganya. Karena untuk mendapatkan air bersih mereka harus membeli dengan harga Rp.100.000 per 1 m3 yang didatangkan dari daerah lain yang berjarak sekitar 20 km dari desa tersebut. Desa Yudha Karya Jitu merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Rawa Jitu Timur kabupaten Tulang Bawang propinsi Lampung. Desa tersebut merupakan salah satu daftar desa pada Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN). Kawasan perdesaan ini dibentuk guna mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Prinsipnya dengan membangun desa-desa mandiri serta membangun keterkaitan ekonomi lokal antara desa dan kota. (Humas, 2018)Untuk mengatasi masalah tersebut, maka perlu adanya alat penjernihan air menggunakan bahan yang mudah didapat (Artiyani, 2016). Bahan yang mudah didapat diantaranya adalah sekam padi, pasir,batu kerikil dan ijuk (Adi, 2014). Tujuannya agar masyarakat lebih antusias untuk membuat sendiri, karena bahan yang digunakan ada disekitar mereka. Apalagi sebagian lahan desa tersebut ditanami padi, sehingga sekam yang dihasilkan dari alat penggiling padi bisa dimanfaatkan untuk penjernihan air secara alam i. Berbeda dengan penjernihan air menggunakan teknik kimia, teknik alami lebih disukai oleh masyarakat karena biaya yang dikeluarkan untuk membuat alat lebih murah. Dari hasil penjernihan yang telah dilakukan, terlihat jelas perbedaan tingkat kejernihan air sebelum dan sesudah dilakukan.
PENGARAHAN DAN PENYERAHAN BANTUAN PEMBUATAN PERAHU TINGTING SERTA PENGHIBURAN ANAK-ANAK KORBAN TSUNAMI DI DESA BANYUASIH, PANDEGLANG PROVINSI BANTEN Niken, Chatarina
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.145

Abstract

Pada tanggal 22 Desember 2018, terjadi tsunami akibat erupsi gunung Anak Krakatau di daerah pesisir Banten dan Lampung. Terdapat lima kabupaten yang mengalami kerusakan, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus. Sampai 31-12-2018, dinyatakan 437 jiwa meninggal dunia 14.059 orang mengalami luka-luka, 16 orang hilang, dan 33.721 mengungsi. Bangunan rusak di antaranya 2.752 rumah dan 92 penginapan atau warung. Alat transportasi sebanyak 510 perahu dan kapal, 147 kendaraan, serta dua fasilitas dermaga dan shelter juga mengalami kerusakan. Pandeglang adalah wilayah terparah. Jarak antara Gunung Anak Krakatau dan Kabupaten Pandeglang sekitar 65km. Dengan jarak tersebut jumlah orang tewas Pandeglang terbanyak yaitu 296 meninggal. Kebanyakan adalah wisatawan pengunjung. Korban lain adalah 7.656 orang terluka, 8 orang hilang, dan 20.726 orang mengungsi. Desa Banyuasih, adalah sebuah Desa di Kabupaten Pandeglang, terletak di pesisir Laut Jawa. Trauma pada orang dewasa dapat dipulihkan dengan mengembalikan ke kegiatan sehari-hari sebelum musibah menimpa. Berdasarkan hal ini maka dipilih pemberian perahu ting-ting, agar mereka kembali melaut sehingga memperoleh rezeki sekaligus menghilangkan trauma sedikit demi sedikit. Penghilangan trauma pada nak-anak dilakukan dengan mengajak berdiskusi, menyanyi dan mendongeng. Dari wawancara diperoleh tanggapan bahwa mereka senang karena merasa diperhatikan. Kata kunci: Anak Krakatau, Pandeglang, Perahu ting-ting, Trauma, Tsunami
SINERGITAS PENGGIATAN EKONOMI KERAJINAN BATIK LAMPUNG, EKSPLORASI BUDAYA DAN EDUKASI KONSERVASI: ANDANAN BATIK TULIS, NEGERI SAKTI, PESAWARAN, LAMPUNG Rusitati, Elly Lestari; Suroso, Erdi; Warsono, Warsono; Junaidi, Junaidi; Lumbanraja, Favorisen Rosyking; Priyambodo, Priyambodo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.146

Abstract

Batik Lampung merupakan salah budaya yang khas dengan motifnya dan menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang kuat di Provinsi Lampung, termasuk kerajinan Andanan Batik Tulis, yang mencirikan keunikan budaya Lampung. Saat ini selain sebagai kegiatan kebutuhan ekonomi, kerajinan Andanan Batik Tulis sekaligus menjadi media edukasi budaya dan konservasi melalui pengkayaan motif berbasis budaya Lampung, konservasi dan penyediaan media belajar membatik. Penerapan edukasi budaya dan konservasi dilakukan melalui paket eduwisata yang disediakan bagi wisatawan baik lokal maupun asing. Program eduwisata ini mendapat tanggapan positif. Kata Kunci: Andanan Batik Tulis, eduwisata, budaya, konservasi, Lampung
USAHA ARANG BRIKET SOLUSI ATASI LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM DI KOTA METRO Handayani, Etik Puji
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.147

Abstract

In the oyster mushroom cultivation, baglog only be used for one-time production of mushrooms. Therefore, the greater the effort mushroom In District of Metro East, the more waste was generated baglog, so the waste baglog need to recycled into a product that has a sale value before it becomes compost. Because the fungus baglog composition consisting of 80% sawdust, 10% rice bran, limestone 1.8%, 1.8% and 0.4% gypsum, then this waste can be used as Superkarbon. Initiation of business charcoal briquettes in District Metro East is an appropriate measure to overcome the impact of the environmental problems of the city. With carbonation method, milling, and clumping back will be obtained charcoal briquettes as a source of alternative energy. Keywords: organic waste, charcoal briquettes, alternative energy
PELATIHAN PENANGANAN LIMBAH BATANG SINGKONG MENGGUNAKAN MESIN PERAJANG BATANG SINGKONG (RABAKONG) DI DESA TANJUNG BULAN, KECAMATAN KASUI , WAY KANAN Asmara, Sandi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.148

Abstract

Limbah batang singkong di Provinsi Lampung sangat banyak dan belum termanfaatkan, bahkan keberadaannya menjadi masalah dimasyarakat, karenanya perlu dicarikan solusi penanganannya. Permasalahannya hingga saat ini masyarakat belum menemukan peralatan pembantu untuk mengolah limbah tersebut sehingga limbah tersebut belum tertangani dengan baik dan menguntungkan. Unila sebagai salah satu perguruan tinggi di Lampung mensikapi hal tersebut dengan melakukan penelitian perancangan alat perajang batang singkong (Rabakong, sehingga saat ini sudah terwujud. Mensikapi permasalahan diatas maka keberadaan alat ini perlu untuk disosialisasikan penggunaannya agar masyarakat mengetahui manfaat dan kegunaannya, terutama dalam menjawab permasalahan yang dihadapinya. Untuk itulah kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah Three in One, yang mengayomi tiga aspek kegiatan dalam satu rangkaian kegiatan, yaitu bersih, teruji dan menguntungkan. Secara umum hasil pengabdian ini sangat diterima oleh masyarakat karena mereka menemukan solusi yang menguntungkan dalam menangani limbah batang singkong. Karenanya, dalam pelaksanaan kegiatan ini masyarakat sangat antusias menerimanya. Terwujudnya beberapa produk pupuk organik, pakan ternak dan briket dalam penanganan limbah ini memberi motivasi masyarakat dalam mengembangkan materi yang diberikan. Harapan kedepan dalam penanganan limbah ini akan mampu dihasilkan produk-produk turunan lain yang bernilai tambah dan bersifat ekonomis agar mampu memberi peluang pendapatan masyarakat dalam berbudidaya singkong, seperti, papan komposit, obat nyamuk, pot organik dan lain-lain. Keywords: Limbah Batang Singkong, Rabakong, Pengecilan ukuran, Produk turunan
DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN TOMAT SEBAGAI ALTERNATIF “CAMILAN SEHAT DAN LEZAT” GUNA MENINGKATKAN NILAI GIZI DAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA GIRI CONDRO LANGKAPURA BANDAR LAMPUNG Lismeri, Lia; Herdiana, Novita; Darni, Yuli
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v3i2.150

Abstract

Suatu usaha yang paling tepat untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pola hidup sehat salah satunya dengan mengkonsumsi jenis makanan sehat bagi tubuh yaitu dengan cara mensosialisasikan dan memberikan solusi yang tepat. Kegiatan pengabdian ini khususnya dilaksanakan bagi masyarakat melalui ibu-ibu PKK dan remaja putrid di Desa Giri Condro Langkapura Bandar Lampung. Desa Giri Condro Langkapura merupakan sebuah desa yang mulai padat penduduknya dan sebagain besar kepala keluarga bekerja sebagai buruh bangunan, buruh pabrik rumahan dan pedagang. Mayoritas ibu-ibunya adalah ibu rumah tangga dengan latar belakang pendidikan rata-rata SD, SMP & SMA sederajat. Hal ini merupakan faktor penting yang mendorong kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan. Sosialisai mengenai dampak pentingnya mengkonsumsi makananan sehat bagi masyarakat dan edukasi/pelatihan pembuatan camilan sehat dan lezat berbasis tomat adalah salah satu upaya yang diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi para ibu-ibu agar dapat meningkatkan taraf hidup berupa kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan secara finansial. Metode kegiatan yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat adalah metode ceramah mengenai dampak positif mengkonsumsi produk olahan buah tomat dan pelatihan pembuatan keripik dari buah tomat. Selain itu, untuk mengetahui sampai sejauh mana peserta mampu menerima atau terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat digunakan metode tanya jawab. Evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran dalam rangka penafsiran dan analisis untuk memperoleh simpulan dari semua kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sudah dilaksanakan. Kata Kunci : Tomat, Keripik, Camilan Sehat dan Lezat.