cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
WIDYATAMA
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue " Vol 19, No 1 (2010)" : 15 Documents clear
Kegiatan Komunikasi Pemasaran Harinta, Yos Wahyu
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Komunikasi PemasaranJaringan Perempuan Usaha Kecil Kartini (Jarpuk)Kabupaten Sukoharjo Yos Wahyu Harinta Fakultas Pertanian, Universitas Veteran Bangun Nusantara,Jl.Letjen Sujono Humardani No.1, Sukoharjo 57521.Tel. +62-0271-593156, fak +62-0271-591065 Abstrak Penelitian ini mengarahkan kajian secara teliti untuk memahami dan mendeskripsikan mengenai pemahaman JARPUK Kartini Sukoharjo dan anggotanya tentang  kegiatan komunikasi pemasaran  di bidang  hubungan masyarakat, periklanan, promosi penjualan , personal selling , direct marketing. Lokasi penelitan berada di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal atau studi kasus terpancang dan termasuk jenis penelitian dasar dengan strategi deskriptif kualitatif. Data penelitian digali melalui wawancara mendalam, observasi berperan pasif dan analisis isi. Sumber data ditentukan dengan teknik snowball sampling sedang untuk pengembangan validitas dilakukan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan secara induktif dengan metode analisis interaktif dari Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, penarikan simpulan dan verifikasi. Berdasar pada pembahasan terhadap temuan-temuan  diperoleh  bahwa  JARPUK Kartini Sukoharjo dan anggotanya dalam memahami tentang  kegiatan komunikasi pemasaran  di bidang  hubungan masyarakat, periklanan, promosi penjualan, personal selling, direct marketing adalah  masih sangat minim. Kegiatannya didominasi oleh kegiatan hubungan masyarakat dan personal selling. Uuntuk aktifitas periklanan  dan direct marketing atau pemasaran langsung masih minim,  Bidang  pemasaran yang paling dipahami adalah  dengan cara penjualan langsung atau penjualan tatap muka , menawarkan langsung ke konsumen,  door to door, lewat pertemuan-pertemuan, menyetorkan ke warung atau hek, dan mengikuti pameran. Persepsi dan Partisipasi Pemerintah Daerah  Sukoharjo adalah tidak  berpijak pada PUK. Kata Kunci :  JARPUK , personal selling , direct marketing
Identifikasi Potensi dan Pendayagunaan Sumber Pangan Lokal untuk Penganekaragaman Pangan di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Hartati, Sri; Sulistyawati, Sulistyawati
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi  Potensi  dan  Pendayagunaan  Sumber Pangan Lokal untuk Penganekaragaman Pangan  di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah Sri Hartati dan Sulistyawati Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, FAPERTA, Univet Bantara SukoharjoJl. Letjend S. Humardani No. 1 Kampus Jombor Sukoharjo Abstrak Industrialisasi pangan yang beraneka adalah wujud kongkrit pengembangan keanekaragaman pangan. Pengembangan keanekaragaman pangan terutama yang bersumberdaya pangan lokal (indigenous food) perlu mendapat dukungan Pemerintah Daerah. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan pendayagunaan sumber  pangan lokal untuk penganekaragaman pangan di Kabupaten Sukoharjo. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif. Data sekunder didapat dari survey kelembagaan (Institutional Survey) pada dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yakni Dinas Pertanian, Badan Pusat Statistis dan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi. Data yang diperoleh selanjutnya dilakukan verifikasi lokasi dan dianalisis. Hasil identifikasi ditinjau dari aspek produksi (ketersediaan) menunjukkan bahwa pangan lokal yang paling potensi dikembangkan untuk penganekaragaman pangan di kabupaten Sukoharjo adalah ubi kayu, kemudian jagung dan kacang tanah, sedang dari aspek pengolahan, industri yang paling siap untuk penganekaragaman adalah yang berbahan baku ketela pohon. Kata-kata  kunci : Penganekaragaman pangan, Ketahanan pangan, Pangan lokal
Mewujudkan Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran Yang Efektif Pujiyana, Pujiyana
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mewujudkan Profesionalisme Guru Dalam Pembelajaran Yang Efektif Pujiyana Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanUniversitas Veteran Bangun Nusantara SukoharjoJl. Letjen Sujono Humardani No1. Sukoharjo 57521, Telp. +62-0271-593156, Fax. +62-0271-591065 Abstrak Seorang guru yang profesional harus memiliki 4 kemampuan dasar, yaitu : (1) kemampuan untuk berkomunikasi, yaitu suatu kemampuan dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa, (2) kemampuan berkolaborasi, yaitu suatu kemampuan untuk bekerja sama dengan pihak terkait dalam meningkatkan mutu pembelajaran, (3) kemampuan teknologi, kemampuan teknologi ini adalah suatu kemampuan dalam menggunakan perangkat teknologi informasi dalam pembelajaran dan yang ke (4) kemampuan untuk mengevaluasi, berupa suatu kemampuan dalam melakukan penilaian terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Guru yang profesional juga harus memiliki 4 komponen penting, yaitu : (1) basis pengetahuan, (2) pedagogik, (3) kepemimpinan, dan (4) personal attributes. Untuk melengkapi keprofesionalan tersebut beberapa program sertifikasi pendidik mutlak diperlukan. Kata-kata kunci : Profesionalisme Guru dan Pembelajaran yang Efektif.
Norma dan Etika Sopan Santun antara Budaya Barat (Amerika) Suryono, Joko
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Norma dan Etika Sopan Santun antara Budaya Barat (Amerika)dan Budaya Timur (Indonesia)  Joko Suryono  Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Veteran Bangun NusantaraJl. S.Humardani No. 1 Sukoharjo 57521 Telp. (0271) 593156 Fax. (0271) 591065  Abstrak Dari tahun ke tahun mobilitas manusia antar negara semakin meningkat freskuensinya dan pemahaman identitas budaya setempat menjadi penting di samping bahasa. Dalam rangka memahami identitas budaya  setempat, seseorang harus menyiapkan mentalnya untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat setempat. Kebudayaan terbagi dalam 4 (empat) unsur pokok, yaitu: (a) Keluarga, (b) Alat-alat teknologi, (c) Sistem ekonomi, dan (d) Kekuatan politik. Kebudayaan bukanlah sebuah konsep dalam hubungan makna-makna individu semata, namun ada kolektifitas yang merujuk pada makna-makna yang terbagi/digunakan bersama. Terdapat tiga perbedaan dalam konseptualisasi identitas budaya yaitu; (1) Subyek pencerahan, (2) Subyek sosiologis, dan (3) Subyek postmodern. Identitas budaya dibuat di sekitar perbedaan mendasar, tidak hanya direfleksikan berkaitan dengan sesuatu yang ditetapkan dan alami tetapi hal tersebut meliputi proses “menjadi”. Selain keempat hal tersebut, ada beberapa istilah lain yang juga perlu dipahami dalam rangka perjalanan seseorang memasuki budaya negara lain. Istilah-istilah tersebut adalah “Cultural Shock”. Cultural shock merupakan kondisi psikis seseorang yang tidak memiliki ‘pengetahuan’ mengenai identitas budaya  asing, yang dihubungkan dengan situasi khusus antar budaya, sehingga orang tersebut cenderung menerapkan budaya yang dia miliki untuk menghadapi budaya asing tersebut. Identitas budaya  yang berbeda juga mempunyai norma dan etika sopan santun yang berbeda pula antara negara satu dengan yang lainnya. Dalam pemaparan contoh di sini akan dimulai  dari konsep polite fiction yang diambil, potret masing-masing polite fiction di negara Amerika dan Indonesia, cultural conflict yang ditemui, dan terakhir tentang cultural resolution-nya. Kata kunci : budaya, identitas budaya, lintas budaya, polite fiction
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Haryanti, Titik; Sunardi, Sunardi
WIDYATAMA Vol 19, No 1 (2010)
Publisher : WIDYATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Kejadian Diare pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Titik Haryanti dan  Sunardi. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo.Jl. Letjen S. Humardani No1. Sukoharjo 57552 Telp (0271) 530156 Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan kejadian diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas  Polokarto Kabupaten Sukoharjo. Populasi penelitian ini adalah semua balita yang berkunjung ke Puskesmas Polokarto selama periode bulan Januari – Oktober 2009 baik yang menderita diare maupun yang tidak menderita diare yaitu sebesar 11.837 balita. Sampel penelitan sebesar 95 balita yang diambil dari balita yang berkunjung ke Puskesmas Polokarto selama 2 minggu. Dari penelitian disimpulkan bahwa pengetahuan responden tentang kejadian diare adalah sebesar 21% responden mempunyai pengetahuan yang baik, sebesar 71,6% responden mempunyai pengetahuan yang cukup dan sebesar 7,4% responden mempunyai pengetahuan yang kurang. Sikap responden tentang kejadian diare diketahui bahwa sebesar 79% responden mempunyai sikap mendukung terhadap pernyataan tentang kejadian diare dan sebesar 21% responden yang mempunyai sikap tidak mendukung terhadap pernyataan tentang kejadian diare. Terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap responden dengan kejadian diare pada balita. Kata-kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Ibu, Diare, Balita.

Page 2 of 2 | Total Record : 15