cover
Contact Name
Goegoes Dwi Nusantoro
Contact Email
goegoesdn@ub.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaleeccis@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal EECCIS
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 19783345     EISSN : 24608122     DOI : -
Core Subject : Engineering,
EECCIS is a scientific journal published every six month by electrical Department faculty of Engineering Brawijaya University. The Journal itself is specialized, i.e. the topics of articles cover electrical power, electronics, control, telecommunication, informatics and system engineering. The languages used in this journal are Bahasa Indonesia and English.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2008)" : 7 Documents clear
Pengaruh Sudut Keruncingan Dan Diameter Finial Franklin Terhadap Distribusi Medan Listrik dan Tingkat Tegangan Tembus Harry Soekotjo Dachlan; Moch. Dhofir; Vico Fernanda
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.267 KB)

Abstract

Penangkap petir merupakan bagian utama dari sistem penangkal petir eksternal. Finial atau penangkap petir berupa konduktor batang tegak merupakan finial yang memiliki konstruksi berupa sisi ujung finialnya secara umum berbentuk metal yang runcing sebagai pengumpul muatan listrik statis. Parameter utama yang menentukan baik buruknya kinerja finial Franklin tersebut dilihat dari level tegangan tembus (setelah korona) yang terjadi. Level tegangan tembus dipengaruhi oleh distribusi medan listrik, sedangkan distribusi medan listrik sendiri dipengaruhi oleh bentuk geometris elektroda. Pada finial Franklin, faktor keruncingan sangat menentukan distribusi medan listrik yang terjadi. Faktor keruncingan yang dimaksud adalah sudut keruncingan dan diameter finial. Pada penelitian penelitian ini dilakukan pengujian finial Franklin dengan variasi sudut keruncingan untuk setiap diameter finial Franklin terhadap tegangan korona dan tembus. Pengujian tegangan korona dan tembus tersebut menggunakan tegangan tinggi searah polaritas negatif dengan mengatur jarak sela elektroda. Selanjutnya dilakukan penggambaran distribusi medan listrik dan perhitungan efisiensi medan listrik setiap objek uji secara eksperimen menggunakan metode kertas konduktif dengan sumber DC tegangan tendah.Kata Kunci: finial Franklin, sudut keruncingan dan diameter finial, tegangan korona, tegangan tembus, distribusi medan listrik.
Integrasi Wireless Fidelity (WiFi) pada jaringan Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) Endah Budi Purnomowati
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.35 KB)

Abstract

Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) merupakan sistem telekomunikasi generasi ketiga (3G) hasil pengembangan jaringan Global System for Mobile Communication (GSM) yang memiliki laju data paket 2 Mbps untuk perangkat yang diam di tempat, 384 kbps untuk kecepatan orang berjalan serta 144 kbps untuk kecepatan orang berkendaraan. Wireless Fidelity (WiFi) merupakan teknologi WLAN standar pengembangan dari IEEE 802.11. IEEE 802.11b paling banyak digunakan saat ini, karena cepat dan mudah diimplementasikan. Berdasarkan keuntungan yang diberikan oleh jaringan UMTS dan WiFi dilakukan analisis integrasi WiFi pada jaringan UMTS terhadap parameter delay end-to-end dan throughput.Dalam integrasinya terdapat mobile IPv6 yang mendukung sebuah mobile station untuk dapat tetap berkomunikasi tanpa terputus meskipun berpindah dari jaringan yang satu ke jaringan yang lain. Delay end-toend terbesar pada paket 4000 kB dengan faktor utilisasi 0,9 yakni sebesar 162,315 s. Sedangkan delay end-to-end terkecil pada paket data 10 kB dengan faktor utilisasi 0,1 sebesar 0,339 s. Saat user berada pada jaringan UMTS, throughput terbesar pada paket data 10 kB yaitu sebesar 335951,531 bps. Sedangkan throughput terkecil saat paket data 4000 kB yakni sebesar 332160,607 bps. Pada jaringan Wi-Fi throughput terbesar pada paket data 10 kB sebesar 10869563,05 bps. Sedangkan throughput terkecil saat paket data 4000 kB yakni sebesar 10868860,39 bpsIndex Term: UMTS, GSM, WIFI
Implementasi Kriptografi Transmisi Teks Menggunakan Mikrokontroler Adharul Muttaqin; Zainul Abidin
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.352 KB)

Abstract

Keamanan data pengiriman teks dengan menggunakan mikrokontoler dapat diwujudkan dengan mengimplementasikan teknik enkripsi. Akan tetapi memori mikrokontroler yang terbatas dapat menjadi penghambat karena beberapa teknik kriptografi memerlukan memori yang cukup besar untuk ukuran mikrokontroler. Penelitian ini memberikan contoh teknik kriptografi yang terdiri dari proses enkripsi dan dekripsi dengan memanfaatkan mikrokontroler.Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan teknik kriptografi tidak memberikan kesalahan pada proses pengiriman data teks delapan karakter dengan rata-rata kesalahan adalah 0%.Kata Kunci: Mikrokontroler, kriptografi, komunikasi serial, transmisi teks
Pengukur Suhu dan pH Air Tambak Terintegrasi dengan Data Logger Mahfudz Shidiq; Panca Mudji Rahardjo
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.111 KB)

Abstract

Sebuah alat pengukur suhu dan pH air tambak terintegrasi dengan data logger telah dibuat. Alat ini dirancang untuk ditempatkan terus menerus di lapangan. Pengukur suhu menggunakan sensor LM35, pengukur pH menggunakan sensor pH meter Hanna Instrument, masing-masing mempunyai resolusi pengukuran 1oC dan 0,1. Unit data logger menggunakan komponen mikrokontroller ATMega 8535 dengan transfer data ke PC menggunakan USB. Dengan menggunakan EEPROM eksternal yang memiliki kapasitas 8K byte, alat ini mampu menyimpan data hasil pengukuran sensor-sensor, data waktu dan tanggal pengukuran sampai 8192 data. Dengan jumlah data sebanyak ini, maka dengan pengaturan penyimpanan data dengan selang waktu setiap 15 menit dalam satu hari, memori akan penuh kurang lebih setelah 7 hari. Dengan pengaturan penyimpanan data dengan selang waktu setiap 30 menit dalam satu hari, memori akan penuh kurang lebih setelah 14 hari. Dengan pengaturan penyimpanan data dengan selang waktu setiap 1 jam dalam satu hari, memori akan penuh kurang lebih setelah 28 hari.Kata kunci : sensor suhu, sensor pH, data logger, USB
Penerapan Sistem Photovoltaik Sebagai Suplai Daya Listrik Beban Pertamanan Unggul Wibawa; Andy Darmawan
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.355 KB)

Abstract

Indonesian geographical position that located at equator line and sunrays along the year, then it is appropriate to implement and use sun energies that are abundant in amount and inexhaustible. Based on that matter, then to fulfill electric needs in Indonesia and as alternative of PLN power supply, then it is appropriate for development of Photovoltaic, a process can convert sunrays into electric energy directly with aid of solar cell. The use of photovoltaic by using sun energies located in VEDC Malang as garden power supply is one example of applicative project of electric power potential development by using sun energies widely in Indonesia. From experiment and analysis, obtained break down voltage percentage with same load in photovoltaic system, the highest occurs in cloudy weather 4.76% and the lowest occurs in bright weather 4.17%. From technical standpoint, it seen that used sun module and battery are not efficient compared with existing load in VEDC Malang and from economic standpoint, cost per kWH of the system Rp 42.400,- an while from PLN electricity that is Rp 27.969,5,-. Finally, it can be concluded that the use of Photovoltaic system in VEDC Malang is not efficient yet and expensiveKeywords : Photovoltaic, effeciency, breakdown voltage
Aplikasi Pendekatan Aliran Daya untuk Estimasi Rugi-Rugi Energi Sistem Distribusi Radial 20 kV Daniel Rohi; Radita Sonixtus Arauna; Ontoseno Penangsang
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.92 KB)

Abstract

Salah satu faktor yang bisa digunakan untuk menentukan efisiensi pengelolaan energi litrik adalah jumlah rugi-rugi energi yang terjadi pada sistem. Salah satu pendekatan dalam menentukan rugi -rugi energi adalah dengan menggunakan pendekatan aliran daya yang dikerjakan dengan program komputer yakni ETAP PowerStation. Untuk mendapatkan hasil yang cepat dan akurat dapat menggunakan dua metode perhitungan yang berbeda, yakni metode Energy Load Flow dan metode Loss Factor. Pengambilan data berupa data penggunaaan energi atau kurva beban untuk menentukan karakteristik beban, yakni perubahan beban pada sistem berdasarkan pada fungsi waktu, yang selanjutnya digunakan dalam pemodelan beban pada simulasi aliran daya yang diproses dengan perangkat lunak ETAP PowerStation. Berdasarkan hasil analisa, dengan menggunakan metode Energy Load Flow, didapat rugi-rugi energi yang terjadi pada jaringan tegangan menengah adalah sebesar 0.92% dan 1.32% pada trafo distribusi. Sedangkan dengan menggunakan metode Loss Factor, didapatkan rugi-rugi energi pada jaringan tegangan menengah sebesar 0.85 % dan 1.29 % pada trafo distribusi.Kata kunci : Rugi-rugi Energi, Sistem Distribusi, Aliran Daya
Rancang Bangun Antena Microstrip Circular Array Four Element 2,4 Ghz dengan Pola Radiasi Bidirectional Dahlan, Erfan Achmad; Kurniawan, Dwi Fadila; Tawakal, Robie
Jurnal EECCIS Vol 2, No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.505 KB)

Abstract

Kondisi infrastruktur dan tata letak gedung pada node pemasangan wireless LAN yang tidak sesuai dengan karakeristik antena bawaan access point yaitu omnidirectional membuat sarana hotspot menjadi kurang maksimal. Pada kasus lain ada kalanya suatu saat hotspot mengalami gangguan di beberapa titik. Dan penanganan gangguan ini biasanya memerlukan waktu beberapa hari bahkan berlarut-larut dan ini sangat menyita kebutuhan informasi yang dibutuhkan oleh pengguna dari fasilitas internet hotspot yang disediakan. Idealnya sarana backup jaringan sangat perlu diadakan, salah satu cara diantaranya dengan membuka akses titik hotspot baru di titik yang sama untuk sarana backup. Perancangan dan pembuatan antena mikrostrip akan menggunakan substrat FR4 dengan elemen peradiasi berbentuk lingkaran (circular) dengan slot yang disusun secara array dengan jumlah elemen peradiasi 4 elemen. Penyusunan secara array ini selain akan meningkatkan gain juga menghasilkan pola radiasi yang bersifat unik. Hasil pembuatan antena microstrip circullar array memiliki dimensi panjang = 123,17 mm, lebar = 103,6 mm, dan ketebalan = 1,8 mm, antena mikrostrip circular array four element yang dirancang pada frekuensi kerja 2,4 GHz dan memiliki nilai VSWR sebesar 1,29; return loss sebesar - 17.949 dB; nilai gain sebesar 6.21 dBi; nilai directivity sebesar 8.76 dB. Bentuk pola radiasi mikrostrip circular array four element adalah bidirectional dengan 90°( o HP = 90o)dan 60,5°( o HP = 60,5o) pada frekuensi 2,4 Ghz.Kata Kunci : Antena Mikrostrip, Pola Radiasi, FR4, 2.4 GHz, Access Point

Page 1 of 1 | Total Record : 7