cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
KAJIAN STRUKTUR AWAL POLY(URETHANE-UREA)-g-ZEIN/FLY ASH (PUU-g-Z/FA) SEBAGAI MATERI PENGAYA PERKULIAHAN KIMIA MATERIAL Masykuri, Mohammad -; -, Sarwanto -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Matakuliah Kimia Material adalah salah satu matakuliah pilihan pada Program Studi Magister Pendidikan Sains UNS. Sebagai pengayaan matakuliah, materi perkuliahan dirancang berbasis hasil-hasil penelitian. Dalam konteks tersebut, telah dikembangkan penelitian berbasis material komposit poly(urethane-urea)-g-zein/fly ash (PUU-g-Z/FA) dengan tinjauan dari struktur dan keterkaitannya dengan sifat material. Tujuan penelitian ini adalah menggali strategi pengembangan perkuliahan Kimia Material berbasis penelitian, dan mengembangkan hasil penelitian PUU-g-Z/FA sebagai sebagai materi pengaya (enrichment subject) untuk mendukung pemahaman konsep mahasiswa. Sintesis PUU-g-Z/FA telah berhasil dilakukan mengacu pada beberapa tahapan reaksi menggunakan sistem batch secara insitu. Produk PUU-g-Z/FA dibuktikan dari identifikasi FTIR dan NMR-1H. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Perkuliahan Kimia Material dapat diarahkan dengan mensinergikan kajian teoritik dengan hasil-hasil penelitian, 2)  kajian mengenai hubungan struktur – sifat pada PUU-g-Z/FA dapat digunakan sebagai sebagai materi pengaya (enrichment subject) untuk mendukung pemahaman konsep mahasiswa.  
PROFIL LULUSAN CALON GURU IPA MELALUI PENGINTEGRASIAN KEARIFAN LOKAL DALAM PERKULIAHAN -, Parmin -; -, Taufiq -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Profil lulusan calon guru IPA ditentukan sesuai kebutuhan dan perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi. Kompetensi utama lulusan yang telah ditetapkan diantaranya memiliki kemampuan menyusun bahan ajar IPA, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran dan alat evaluasi yang berorientasi pada keseimbangan lingkungan. Pelestarian budaya lokal yang sesuai dengan konsep IPA melalui Matakuliah Etnosains yang dielaborasikan dengan Matakuliah Perencanaan Pembelajaran IPA sebagai solusi alternatif yang ditawarkan untuk mencapai kompetensi utama lulusan. Etnosains atau kearifan lokal telah teruji mampu menjaga secara ketat keseimbangan lingkungan. Kearifan lokal sebagai solusi alternatif telah dikaji secara konseptual, sesuai untuk diterapkan dengan mencermati tujuan pembelajaran IPA dalam kurikulum 2013.   
PENGARUH PENDEKATAN KONTRUKTIVISME DENGAN METODE INKUIRI TERBIMBING DAN EKSPERIMEN TERHADAP PRESTASI BELAJAR FISIKA DITINJAU DARI SIKAP ILMIAH SISWA -, Supardi -; Sunarno, Widha -; -, Haryono -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :1) Mengetahui perbedaan pengaruh penggunaan pendekatan konstruktivisme dengan metode inkuri terbimbing dan metode eksperimen terhadap prestasi belajar fisika.2) Mengetahui perbedaan siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar belajar fisika.3)Mengetahui ada tidaknya interaksi antara  pendekatan konstruktivisme dengan sikap ilmiah terhadap hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA Negeri 1 Kawedanan Kabupaten Magetan  tahun pelajaran 2011/2012. Sampel pada penelitian  sebanyak dua kelas diambil secara cluster random  sampling yang masing-masing terdiri dari 32 siswa. Kelas X.1 sebagai eksperimen pertama diberi pembelajaran menggunakan metode inkuiri terbimbing dan kelas X.2 sebagai kelas eksperimen kedua menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode tes untuk prestasi siswa dan angket untuk mengukur sikap ilmiah. Pengujian hipotesis penelitian menggunakkan  Anova dua faktorial dengan sel berbeda menggunakan software SPSS v.16, kemudian dilanjutkan dengan uji Scheffe’. Hasil pada penelitian ini adalah 1) Terdapat pengaruh penggunaan metode inkuiri terbimbing dan eksperimen terhadap prestasi belajar fisika baik kognitif (Fobs = 10,060 atau p=0.002). 2) Terdapat pengaruh sikap ilmiah tinggi dan rendah terhadap prestasi kognitif (Fobs = 48,830 atau p=0.000) belajar fisika. 3) tidak terdapat  interaksi antara metode inkuiri terbimbing dan eksperimen dengan sikap ilmiah terhadap prestasi belajar fisika (Fobs = 1,245 atau p=0,269).
PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN METODE SELF DIRECT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MELAKUKAN PRAKTIKUM MATERI SISTEM PENCERNAAN Wahyuni, Endang Tri
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah  mengetahui cara melaksanakan pembelajaran kontekstual dengan metode self direct dalam kegiatan praktikum dan mengetahui peningkatan ketrampilan siswa dalam melakukan praktikum konsep Sistem Pencernaan bagi siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri Karangpandan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), sebanyak dua putaran berbentuk spiral dari siklus yang satu ke siklus yang berikutnya. Setiap siklus meliputi planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri Karangpandan. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual dengan metode Self Direct memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat ketuntasan belajar meningkat dari siklus I dan  II yaitu masing-masing 80,55%, 86,11%, dan  Pada siklus II ketuntasan belajar siswa secara klasikal telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Pembelajaran kontekstual dengan Metode Self Direct memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa, hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara dengan beberapa siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa mereka tertarik dan senang dengan pembelajaran kontekstual dengan Metode Self Direct sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.  
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI PENCEMARAN UNTUK MEMBERDAYAKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN SISWA SMA NEGERI 1 KARANGANYAR Primarinda, Ikha -; Prayitno, Baskoro Adi; -, Maridi -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pengembangan modul berorientasi Problem Based Learning (PBL) pada materi pencemaran untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa SMA Negeri 1 Karanganyar, 2) kelayakan modul berorientasi PBL pada materi pencemaran untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa SMA Negeri 1 Karanganyar, 3) efektifitas modul berorientasi PBL pada materi pencemaran untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa SMA Negeri 1 Karanganyar, 4) efektifitas modul berorientasi PBL pada materi pencemaran untuk memberdayakan sikap peduli lingkungan siswa SMA Negeri 1 Karanganyar. Penelitian menggunakan metode Research And Development (R & D) mengacu pada model Borg &Gall. Sampel pengembangan meliputi sampel uji coba lapangan awal sejumlah 4 validator, sampel uji coba lapangan utama sejumlah 10 siswa dan sampel uji coba lapangan operasional sejumlah 33 siswa. Instrumen yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara, dan tes. Uji coba lapangan operasional menggunakan one group pretest-posttest design. Data kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan dengan sampel paired t-test dan dihitung dengan gain ternormalisasi. Kesimpulan penelitian ini yaitu:1) modul berorientasi PBL pada materi pencemaran untuk memberdayakan kemampuan berpikir kritis dan sikap peduli lingkungan siswa dikembangkan merujuk pada Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi sembilan tahapan yaitu penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, desain produk awal, uji coba awal, revisi terhadap produk awal, uji coba lapangan terbatas, revisi produk, uji lapangan operasional, dan revisi produk akhir, 2) Kelayakan modul berorientasi PBL pada materi pencemaran berdasarkan penilaian dari ahli, praktisi, dan respon siswa yang secara keseluruhan memberikan kategori sangat baik pada produk pengembangan dan layak digunakan di SMA Negeri 1 Karanganyar, 3) Pengembangan modul berorientasi PBL pada materi pencemaran efektif memberdayakan kemampuan berpikir kritis siswa ditunjukkan dengan adanya perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah diterapkan modul dengan rata-rata kenaikan dalam kategori tinggi, 4) pengembangan modul berorientasi PBL pada materi pencemaran efektif memberdayakan sikap peduli lingkungan siswa ditunjukkan dengan adanya perbedaan sikap peduli lingkungan siswa sebelum dan setelah diterapkan modul dengan rata-rata kenaikan dalam kategori rendah.  
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INSTRUCTION DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVIS POKOK BAHASAN ALAT-ALAT OPTIK PADA SISWA KELAS VIII SMPN 7 BOJONEGORO Vidyandari, Dhian Tri Endah; -, Prabowo
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil wawancara, angket, dan observasi langsung di SMPN 7 Bojonegoro didapatkan bahwa sekolah tersebut pada umumnya menggunakan pembelajaran teacher centered sehingga membuat siswa mudah bosan. Siswa takut pada mata pelajaran Fisika karena dianggap sulit. Oleh karena itu, peneliti mencoba menerapkan suatu model pembelajaran Problem Based Instruction dengan pendekatan konstruktivis pokok bahasan alat-alat optik. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlaksanan pembelajaran, respons siswa, dan hasil belajar siswa, setelah mendapatkan pembelajaran Problem Based Instruction dengan pendekatan konstruktivis. Model pembelajaran Problem Based Instruction merupakan model pembelajaran yang menyajikan kepada siswa situasi masalah yang autentik dan bermakna yang dapat memberikan kemudahan kepada mereka untuk melakukan penyelidikan dan inkuiri serta menghasilkan produk berupa hasil karya. Dengan pendekatan konstruktivis, siswa membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 7 Bojonegoro, dengan kelas kontrol adalah kelas VIII-B dan kelas eksperimen adalah kelas VIII-C, VIII-D, VIII-E. Desain penelitian  adalah Randomized Control Group Pre-Test Post-Test Design. Berdasarkan analisis aspek kognitif siswa menggunakan uji-t dua pihak dan uji-t satu pihak didapatkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen berbeda dengan hasil belajar kelas kontrol, kelas eksperimen menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar siswa di kelas kontrol, demikian juga dengan aspek afektif dan psikomotor. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa pembelajaran Problem Based Instruction dengan pendekatan konstruktivis yang diterapkan pada penelitian ini berjalan dengan baik sekali, hal ini didapat dari pengamatan. Hasil angket respons siswa terhadap pembelajaran Problem Based Instruction dengan pendekatan konstruktivis secara umum tergolong baik sekali.  
POTRET KEMAMPUAN GURU MENGAJAR SAINS SECARA INKUIRI DI SEKOLAH DASAR KOTA BANDAR LAMPUNG Ertikanto, Chandra -; -, Viyanti -; Wahyudi, Ismu -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memotret kemampuan mengajar sains secara inkuiri guru sekolah dasar (SD) Bandar Lampung. Penelitian dilaksanakan pada SD yang berlokasi di kota, semi-kota dan pinggiran-kota Bandar Lampung, pengamatan dilakukan dua kali di masing-masing sekolah. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik quota sampling, yaitu pengambilan sampel secara acak untuk memenuhi jumlah yang diharapkan. Duapuluh orang guru terpilih mewakili populasi guru SD di Bandar Lampung. Pengambilan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode kualitatif melalui langkah-langkah: transkripsi, tabulasi, koding dan deskripsi sesuai fokus penelitian, yang kemudian dibuat kesimpulan. Temuan penelitian ini adalah: sebagian besar guru mengajar sains tidak secara inkuiri, bila guru mengajar sains secara inkuiri dilakukan secara spontan dan tidak tepat, sehingga beresiko menimbulkan kesalahan dalam menyampaikan konsep, pembelajaran sains SD secara inkuiri sangat diperlukan, karena sangat membantu dalam pembelajaran konsep sains, terutama dalam menyampaikan konsep yang abstrak.  
Analisis Miskonsepsi terhadap Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat menggunakan Garis Bilangan pada Mahasiswa STAIN Salatiga Titikusumawati, Eni -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini berasal dari pengalaman peneliti selama mengampu mata kuliah Pembelajaran Matematika di STAIN Salatiga tahun 2012/2013, ternyata banyak ditemukan miskonsepsi dan kesalahan saat mahasiswa mengerjakan soal-soal tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan media garis bilangan. Selama ini penelitian yang membahas tentang miskonsepsi penggunaan garis bilangan dalam menyelesaikan penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat belum banyak dilakukan, sehingga hal inilah yang mendorong peneliti untuk melakukan penelitian tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesalahan dan miskonsepsi mahasiswa dalam menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan media garis bilangan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilakukan dengan menguji konsep yang diteliti terhadap subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa mengalami miskonsepsi pada seluruh konsep operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat menggunakan garis bilangan. Miskonsepsi paling fatal terjadi pada subkonsep pengurangan bilangan bulat a – b, dengan b < 0, dan bentuk a – b, dengan a < 0 dan b < 0. Penyebab miskonsepsi mahasiswa adalah: (1) Penggunaan garis bilangan yang prinsipnya tidak konsisten; (2) Mahasiswa salah menafsirkan bentuk a + (-b) sebagai bentu a – b, dan benntuk a - (-b) sebagai bentuk a + b; (3) Mahasiswa tidak dapat membedakan tanda – atau + sebagai operasi hitung dengan tanda – atau + sebagai jenis suatu bilangan; (4) Mahasiswa tidak paham tentang pengertian bilangan bulat dan asal muasal bilangan bulat;  (5) Mahasiswa mendapatkan konsep yang salah tentang penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat.  
PENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS VI SD NEGERI BENGLE 2 MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN POEWA Giarti, Sri -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan proses sains (KPS), sikap ilmiah dan  ketuntasan hasil belajar IPA siswa kelas VI SD Negeri 2 Bengle dengan menggunakan model pembelajaran POEWA  (Predict, Observe, Explain, Write, Aplication). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, yang terdiri dari dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian KPS, skala sikap ilmiah dan soal tes IPA materi energi listrik alternatif. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum dilakukan tindakan, hasil siklus 1, dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa model pembelajaran POEWA dapat: a) meningkakan KPS siswa kelas VI SD Negeri 2 Bengle, Wonosegoro - Boyolali. Persentase kenaikan sebesar 15,73% untuk siklus 1 dan 17% untuk siklus 2. b) meningkatkan sikap ilmiah siswa sebesar 28,7% untuk siklus 1 dan 13,5% untuk siklus2; c) meningkatkan persentase jumlah siswa yang mecapai ketuntasan belajar minimal (KKM). Pada kondisi awal, persentase pencapaian KKM sebesar 18,75% (4 siswa), pada siklus 1,  persentase meningkat menjadi 56,25% (9 siswa), dan pada siklus 2, persentase jumlah siswa yang mencapai KKM meningkat menjadi 87,5% (14 siswa).  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS VII SMPN 13 MATARAM TAHUN PELAJARAN 2010/2011 -, Ewisahrani -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian yang berjudul penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match  untuk  meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar fisika siswa kelas VII SMPN 13 Mataram tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 13 Mataram tahun pelajaran 2010/2011. Hasil penelitian ini dianalisis dengan data kualitatif adapun nilai rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 12,32 dengan kategori cukup aktif dan nilai rata-rata pada siklus II sebesar 14,29 dengan kategori aktif, yang artinya menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II, serta menganalisis dengan data kuantitatif yang menghasilkan nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I adalah 66,32 dengan ketuntasan klasikal 73,52% dan pada siklus II nilai rata-rata kelas menjadi meningkat menjadi 72,21 dengan ketuntasan klasikal sebesar 94,12%, yang artinya ketuntasan klasikal sudah tercapai dan prestasi belajar siswa mengalami peningkatan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Matchdapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas VII SMP Negeri 13 Mataram pada tahun pelajaran 2010/2011.  

Page 5 of 15 | Total Record : 147