cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Pendidikan Sains
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR FORMAL DAN LITERASI SAINS PADA SISWA KELAS X SMA KRISTEN 1 SURAKARTA Puspitarini, Dyah -; Sugiharto, Bowo -; Rinanto, Yudi -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir formal dan literasi sains siswa kelas X SMA Kristen 1 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi experiment research) menggunakan desain penelitian Post-test Only Non-equivalent Control Group Design dengan teknik pengambilan sampel cluster sampling. Sampel terdiri dari 43 siswa yang terbagi dalam dua kelas, yaitu 22 siswa kelas eksperimen menggunakan model Problem Based Learning dan 21 siswa menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X Semester Genap di SMA Kristen 1 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda beralasan, tes uraian, observasi keterlaksanaan sintak dan dokumentasi data nilai ulangan siswa. Teknik analisis data menggunakan uji manova dengan bantuan SPSS 21.Hasil penelitian menunjukan nilai F hitung sebesar 4,016 dan nilai sig. 0,016 untuk nilai kemampuan berpikir formal siswa. Penelitian kemampuan literasi sains siswa didapatkan F hitung sebesar 3,409 dengan nilai sig. 0,044. Sehingga Ho ditolak. Hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan berpikir formal dan literasi sains siswa dalam kelompok antara kelas eksperimen dan kontrol berbeda nyata.Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir formal dan literasi sains siswa pada kelas X SMA Kristen 1 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014.  
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO GRAPHIC RECORDER PADA MATERI KINEMATIKA GERAK LURUS KELAS X SMA Ihsan, Muhammad -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

MUHAMAD IHSAN. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Graphic Recorder Pada Materi Kinematika Gerak Lurus Kelas X SMA. Jakarta: Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Jakarta. 2014. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran video graphic recorder materi kinematika gerak lurus SMA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan (research and development). Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium fisika UNJ dan SMA Negeri 89 Jakarta. Data penelitian diperoleh dari angket analisis kebutuhan, lembar validasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru fisika SMA serta angket uji coba siswa. Hasil dari penelitian berupa media pembelajaran video graphic recorder materi kinematika gerak lurus SMA. Media pembelajaran tersebut sudah divalidasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru fisika SMA. Kemudian, diuji coba oleh siswa SMA. Hasil validasi oleh ahli media, ahli materi, dan guru fisika SMA menilai bahwa media pembelajaran PowerPoint yang dikembangkan sudah sangat baik. Skor rata-rata validasi oleh: ahli media sebesar 79,51%; ahli materi sebesar 88,90%; dan guru fisika SMA sebesar 85,90%. Sedangkan hasil uji coba siswa juga menilai media pembelajaran yang dikembangakan sudah sangat baik dengan skor rata-rata sebesar 91%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video graphic recorder materi kinematika gerak lurus SMA memenuhi syarat dan layak untuk dijadikan media pembelajaran.  
KEMAMPUAN GURU IPA DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI SMP SWASTA SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014 -, Hariyatmi -; Pradita, Pungky -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Kurikulum 2013 merupakan kurikulum terbaru yang dikembangkan Indonesia saat ini. Pembelajaran pada kurikulum 2013 ini menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan guru IPA dalam penerapan Kurikulum 2013 di SMP Swasta Surakarta yang telah mengimplementasikan Kurikulum 2013 tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survei, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumenter dan wawancara. Data yang diperoleh berupa kemampuan guru IPA SMP Swasta Surakarta dalam pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan mengenai kemampuan guru IPA dalam penerapan Kurikulum 2013 di SMP Swasta Surakarta yang telah menimplementasikan Kurikulum 2013 tahun ajaran 2013/2014 diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan guru IPA dalam penerapan Kurikulum 2013 di SMP Swasta Surakarta tahun ajaran 2013/2014 pada dasarnya baik (72,91 %), terbukti pada proses perencanaan yang sudah baik (71,87 %) dan proses pelaksanaan yang sangat baik (76,84 %). Namun pada proses perencanaan lemah pada komponen sumber belajar (25 %) dan pada proses pelaksanaan lemah pada komponen menerapkan pembelajaran terpadu (50 %), sedangkan komponen yang lain sudah terlihat sangat baik. Kemampuan guru IPA SMP Swasta Surakarta dalam pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dikategorikan Sangat Baik.  
Pembelajaran Kimia Klinik Menggunakan Model Problem Posing Dan Case Based Learning Ditinjau Dari Kemampuan Analisis Dan Keterampilan Proses Sains pada Materi Analisis Faal Hati Dan Bilirubin di AAK Nasional Surakarta Tahun akademik 2013/2014 Saktiningsih, Hari -; Masykuri, M -; -, Sugiyarto -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh problem posing dan case based learning (CBL) ditinjau dari kemampuan analisis, keterampilan proses sains (KPS) serta interaksinya terhadap prestasi belajar kognitif, afektif, dan psikomotor. Metode penelitian eksperimen, dilaksanakan pada Mei 2014 sampai Juli 2014. Populasi adalah semua mahasiswa Tingkat II Semester IV Akademi Analis Kesehatan Nasional Surakarta Tahun Akademik 2013/2014. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh meliputi: 2 kelas. Kelas 2B1 diberi pembelajaran model problem posing, sedangkan kelas 2B2 dengan model CBL. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik tes menggunakan soal pilihan ganda untuk kemampuan analisis, KPS, kognitif, dan psikomotor. Teknik non tes menggunakan lembar observasi untuk afektif dan psikomotor proses, serta angket afektif. Pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian pada materi analisis faal hati dan bilirubin menunjukkan bahwa: 1) tidak ada pengaruh model problem posing dan CBL terhadap prestasi belajar kognitif, psikomotor dan afektif; 2) ada pengaruh kemampuan analisis tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada pengaruh kemampuan analisis tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar psikomotor dan afektif; 3) tidak ada pengaruh KPS tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif. 4) Tidak ada interaksi model problem posing dan CBL dengan kemampuan analisis tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, psikomotor dan afektif; 5) tidak ada interaksi model problem posing dan CBL dengan KPS tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif, psikomotor, dan afektif; 6) ada interaksi kemampuan analisis tinggi dan rendah dengan KPS tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada interaksi kemampuan analisis tinggi dan rendah dengan KPS tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar psikomotor dan afektif; 7) ada interaksi  model problem posing dan CBL dengan kemampuan analisis tinggi dan rendah dengan KPS tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif dan tidak ada interaksi  model problem posing dan CBL dengan kemampuan analisis tinggi dan rendah dengan KPS tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar psikomotor dan afektif.  
PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VIII A DI SMP ALI MAKSUM YOGYAKARTA Utami, Runtut Prih; Dwi Saputri, Fajar Nur Aktorika
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) keterlaksanaan pembelajaran IPA Biologi melalui penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), dan 2) peningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) di kelas VIII A SMP Ali Maksum Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014. Peningkatan aktivitas dan hasil belajar diupayakan dengan menerapkan tujuh komponen dari pendekatan CTL pada materi Gerak pada Tumbuhan. Desain penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan dilaksanakan dalam tiga siklus. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Ali Maksum Yogyakarta tahun ajaran 2013/2014. Data yang dikumpulkan berupa data tanggapan siswa terhadap keterlaksanaan pembelajaran, data aktivitas dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA Biologi. Data aktivitas belajar siswa diperoleh melalui lembar observasi, sedangkan data hasil belajar IPA Biologi siswa diperoleh melalui lembar soal Pre-test dan Post-test. Data tanggapan dan aktivitas belajar siswa dianalisis secara kualitatif deskriptif, sedangkan data hasil belajar siswa dianalisis dengan rumus effect size d cohen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan CTL dapat terlaksana dengan baik serta menunjukkan adanya peningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas VIII A SMP Ali Maksum Yogyakarta. Keterlaksanaan pembelajaran IPA Biologi melalui Pendekatan CTL ditunjukkan oleh persentase hasil tanggapan siswa sebesar 72,69% dengan kategori tertarik. Peningkatan aktivitas belajar dapat dilihat dari persentase aspek Visual Activities 85,00% (sangat aktif), Listening Activities 80,00 % (sangat aktif), dan Oral Activities 62,00% (cukup aktif). Peningkatan hasil belajar siswa dapat diketahui dari nilai effect size d cohen sebesar 0,9 dengan kategori efek besar.  
REDESIGN PEMBELAJARAN KONSEP USAHA BERBASIS LEARNING COMMUNITY -, Sarwanto -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Kesulitan guru dan calon guru dalam membelajarkan konsep usaha salah satunya disebabkan oleh kurang dimanfaatkannya konsep gaya yang konstan. Penelitian ini bertujuan mendesain ulang pembelajaran konsep usaha dengan memberi kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa untuk menyimak, mencoba, menganalisis, menyimpulkan bersama-sama. Penelitian yang dilakukan pada mahasiswa semester 1 menunjukkan bahwa mahasiswa menemukan proses mendapatkan persamaan usaha, sikap bekerja sama, saling belajar, dan saling mengkomunikasikan.  
PEMANFAATAN RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) UNTUK PEMBUATAN KERTAS MELALUI CHEMICAL PULPING MENGGUNAKAN NaOH dan Na2CO3 Asngad, Aminah -; Ika Trisnawati, Septian Nur; Sanastri, Enggar Rosmita
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Rumput gajah (Pennisetum purpureum) merupakan tumbuhan yang memiliki kandungan selulosa yang cukup tinggi dan masih jarang dimanfaatkan selain pakan ternak. Penelitian ini bertujuan 1). Untuk mengetahui ketahanan tarik dan ketahanan sobek kertas  dari rumput gajah melalui Chemical Pulping (proses Kimia)  menggunakan  NaOH dan Na2CO3 yang berbeda.2). Untuk mengetahui uji organoleptik kertas  dari rumput gajah melalui Chemical Pulping (proses Kimia)  menggunakan  NaOH dan Na2CO3. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola factorial.  Adapun faktor 1: Bahan Kimia (B), B1 : NaOH,  B2 : Na2CO3. Dan faktor 2: konsentrasi   (K), K1: 10%, K2: 12,5%, K3: 15%., masing-masing perlakuan dilakukan 2 kali ulangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan ketahanan tarik kertas tertinggi pada perlakuan B2K1 (bahan kimia Na2CO3 dan konsentrasi 10%  ) senilai 11,7733 N, ketahanan sobek kertas tertinggi pada perlakuan B2K1 (bahan kimia Na2CO3 dan konsentrasi 10% ) senilai 11,9500N. Hasil uji organoleptik tekstur kasar pada perlakuan B1K1 dan B2K1 (bahan kimia NaOH dan Na2CO3 dan  konsentrasi 10%), kenampakan serat yang perlakuan B1K1 dan B2K1 (bahan kimia NaOH dan Na2CO3 dan  konsentrasi 10%), kesukaan secara umum B2 K1 ((bahan kimia Na2CO3 dan konsentrasi 10%). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan adanya perbedaan ketahanan tarik, ketahanan sobek, maupun hasil uji organoleptik kertas  dari rumput gajah  melalui Chemical Pulping (proses Kimia)  menggunakan  NaOH dan Na2CO3.  
PEMBELAJARAN KIMIA UNSUR DENGAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MENGGUNAKAN MEDIA GAME KARTU DAN MEDIA GAME ANIMASI DITINJAU DARI MOTIVASI DAN GAYA BELAJAR SISWA Sundari, Endang -; Saputro, Sulistyo -; Mulyani, Sri -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media game kartu dan media game animasi pada model pembelajaran TGT, motivasi belajar, gaya belajar, dan interaksinya terhadap prestasi belajar ranah kognitif dan afektif.Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dan dilaksanakan dari bulan April 2013 – Pebruari 2014. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas XII IPA SMA N 2 Purwokerto tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel diperoleh dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas, XII IPA 4 dan kelas XII IPA 5.Kelas XII IPA 4 diberi pembelajaran dengan model TGT dengan menggunakan media game kartu dan kelas XII IPA 5 diberi pembelajarandengan model TGT dengan media game animasi. Data dikumpulkan dengan metode tes untuk prestasi belajar kognitif, angket untuk prestasi belajar afektif, motivasi belajar dan gaya belajar. Hipotesis diuji menggunakan uji non-parametrik.Dari hasil analisis data disimpulkan 1) ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan afektif  siswa pada pembelajaran dengan model Teams Games Tournament (TGT) menggunakan media game kartu dan siswa yang belajar dengan model Teams Games Tournament (TGT) menggunakan media game animasi. 2) tidak ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan afektif siswa yang memiliki gaya belajar visual dan gaya belajar auditorial. 3) ada perbedaan prestasi belajar kognitif dan afektif siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah. 4) tidak ada interaksi antara media ajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif  siswa. 5) ada interaksi antara media ajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa. 6) tidak ada interaksi antara gaya belajar dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa. 7) ada interaksi antara media ajar, motivasi belajar dan gaya belajar terhadap prestasi belajar kognitif dan afektif siswa.  
Rancang Bangun Helmholtz Resonator Sebagai Filter Frekuensi dengan Analogi Resistor Susanto, Rudi -
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang helmholtz resonator sebagai filter frekuensi suara. Penelitian dilakukan dengan helmholtz resonator (HR) yang dipasang seri dan parallel dengan analogi resistor. Analisis frekuensi suara mengunakan software cool edit proV2.1. Hasil penelitian menunjukan bahwa  helmholtz resonator yang didesain dengan satu HR, dua HR dipasang seri dan dua HR dipasang parallel bekerja pada frekusisi 5,6 KHz, 11,2 KHz dan 2,8 KHz
PENERAPAN GUIDED INQUIRY DISERTAI MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA SMA NEGERI 1 NGEMPLAK BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012 Nugroho, Purwo Adi; -, Suciati -; Probosari, Riezky Maya
Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains FKIP UNS Vol 1, No 1 (2014): Seminar Nasional Pendidikan Sains IV (SNPS IV 2014)
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.496 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan: 1) motivasi belajar siswa melalui penerapan Guided Inquiry disertai Mind Mapping, dan 2) hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA III SMA Negeri 1 Ngemplak Bololali. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas XI IPA III SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2011/2012. Data-data penelitian diperoleh melalui angket, observasi, wawancara, dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Validasi data menggunakan triangulasi metode. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan pelaksanaan tindakan kelas melalui penerapan Guided Inquiry disertai Mind Mapping dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA III SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali. Hasil yang didapatkan didasarkan pada hasil angket, observasi, tes, dan wawancara. Rata-rata persentase motivasi belajar siswa berdasarkan angket meningkat dari 69,91%, 72,92%, dan 77,93%. Rata-rata persentase ranah afektif berdasarkan lembar observasi meningkat dari 64,17%, 71,25%, dan 80,83%. Rata-rata persentase ranah psikomotor berdasarkan lembar observasi meningkat dari 58,19%, 72,08%, dan 78,61%. Rata-rata persentase ranah kognitif berdasarkan hasil ulangan harian siswa meningkat dari 69,83%, 77,17%, dan 79,83%, dan ketuntasan hasil belajar siswa meningkat dari 56,67%, 70,00%, dan 83,33%. Rata-rata persentase ranah kognitif berdasarkan hasil mind mapping meningkat dari 76,20%, 79,40%, dan 80,20%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Guided Inquiry disertai Mind Mapping dapat meningkatkan: 1) motivasi belajar siswa, dan 2) hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA III SMA Negeri 1 Ngemplak Boyolali Tahun Pelajaran 2011/2012.  

Page 7 of 15 | Total Record : 147