cover
Contact Name
STT Jaffray
Contact Email
sttjaffraymakassar@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
sttjaffraymakassar@yahoo.co.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Penerbitan Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Jalan Gunung Merapi No. 103 Makassar, 90114
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Jaffray
ISSN : 18299474     EISSN : 24074047     DOI : -
Jurnal Jaffray adalah jurnal peer-review dan membuka akses yang berfokus pada mempromosikan teologi dan praktik pelayanan yang dihasilkan dari teologi dasar, pendidikan Kristen dan penelitian pastoral untuk mengintegrasikan penelitian dalam semua aspek sumber daya Alkitab. Jurnal ini menerbitkan artikel asli, review, dan juga laporan kasus yang menarik. Review singkat yang berisi perkembangan teologi, tafsiran biblika dan pendidikan teologi yang terbaru dan mutakhir dapat dipublikasi dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 458 Documents
Memasuki Millenium III Dengan Gaya Kepemimpinan Yesus (Gaya Kepemimpinan 2000 Tahun Lalu) Peter Anggu
Jurnal Jaffray Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Jaffray Volume 2, No. 1 Juni 2004
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v2i1.149

Abstract

Rahasia kepemimpinan Yesus ini kita akan mencoba mengaplikasikannya melaluitantangan kepemimpinan di millenium ke III. Dengan memahami kondisi millenium ke III sebagai millenium akhir zarnan yang ditandai sebagai masa yang sukar sulit maka dengan berpedoman kepada kepemimpinan Yesus berikut ini akan dikemukakan bentuk atau corak kepemimpinan yang diharapkan dapat menjawab tantangan kepemimpinan gereja masa kini.
Peran serta Jemaat dalam Pelayanan Holistik Gereja Menuju Transformasi Masyarakat (Suatu Upaya Pemberdayaan Jemaat dalam Keutuhan Pelayanan Gereja) Kamarullah, Edgar D.
Jurnal Jaffray Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Jaffray Volume 1, No. 1, Juni 2003
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v1i1.170

Abstract

Terpaan krisis multidimensi yang masih dirasakan bangsa danrakyat Indonesia saat ini membutuhkan sumbangsih dari seluruhkomponen masyarakat untuk menyikapi dan mengatasinya. Gerejasebagai bagian dari keseluruhan komponen masyarakat juga terpanggiluntuk menampakkan peran serta dan keterlibatannya yang nyata dalamupaya menghadapi permasalahan bangsa ini. Gereja sebagaipersekutuan orang-orang yang telah dipanggil keluar dari kegelapansistem dunia mengemban tanggung jawab untukberjuang melayani danmemperbaiki kondisi-kondisi negatif yang sedang terjadi di sekitamya.Gereja dipanggil dan kemudian diutus Allah kembali ke dalam duniaini untuk melayaninya rohani maupun jasmani. Kbdua aspek ini perluterus-menerus ada dalam gerak dan aktifitas gereja sehinggapanggilannya untuk melayani secara utuh akan dapat terpenuhi. Halini berarti bahwa gereja yang mengabaikan salah satu aspek dan hanyamemberi penekanan dan titik berat pada satu aspek yang lainnya,belumlah memenuhi tugas dan fungsinya secara menyeluruh. Hal inijuga berartibahwa tidaklah mungkin keseluruhan tugas panggilan untukmelayani masyarakat dalam jamannya dapat terpenuhi hanya denganketerlibatan sebagian kecil orang (tertentu) dari keseluruhan komponengereja.Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk memperlihatkan besarnyasumbangsih yang dapat diberikan gereja kepada masyarakatnyamanakala ia secara sadar dan aktif melibatkan seluruh komponennyadalam perjuangan untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi sosiallingkungan dimana ia berada.
Semangat Islam Dalam Kebudayaan Orang Bugis-Makassar Abu Hamid
Jurnal Jaffray Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Jaffray Volume 4, No. 1, Juni 2006
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v4i1.129

Abstract

Pembahasan masalah semangat dan etos sosial tidak terlepas dari jangkauan sistem budaya masyarakat. Sistem budaya adalah abstrak, tak dapat dilihat dan diraba, ia identik pada komunitas, berada di kepala dan sukma tiap orang dalam komunitas tersebut, terdiri atas konsep-konsep, gagasan ide-ide dan kepercayaan yang diterima setiap orang dari hasil perkembangan kebudayaannya. Sadar atau tidak sadar, manusia terpengaruh dan menerima berbagai warisan, ajaran, kepercayaan dan ideologi tertentu dan hasil kerja komunitasnya melalui internalisasi sejak ia lahir dari dalam rumah tangga serta pengeruh dari lingkungan hidupnya tempat manusia tersebut bertumbuh. Kalau tradisi budaya masyarakat telah diserapi oleh setiap orang, maka perilakunya hampir menjadi otomatis, tanpa disadari perilakunya itu sudah diterima secara sosial.
Gerakan Potensi Manusia: Injil Harga Diri atau .... ? Robert Sokoy
Jurnal Jaffray Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Jaffray Volume 2, No. 1 Juni 2004
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v2i1.148

Abstract

Gerakan Potensi manusia dalam falsafah New Age merupakan injil hargayang pada akhirnya akan berakhir pada kekosongan spiritual dan citra diri.Manusia telah mati, kata Firman Tuhan. Untuk menemukan identitas, citra diri,dan makna kehidupan tidak ada metode atau pun metodologi lainnya. Bahkansekalipsn secara epistemologi akan muncul metode baru dalam dunia filsafatdan Psikologi atar,r sosiologi yang menawarkan sistem penemuan identitasmanusia, manusia telah mati. Berikanlah berbagai teori psikologi kepada sesosok mayat dan dia tetap menjadi mayat, kecuali dia dihidupkan kembali.Manusia harus dihidupkan kembali dalam hubungan yang dipulihkan bersama Allah penciptanya di dalam dan melalui karya Kristus yang genap danfinal. Di dalam gereja yang secarr sadar atau tak sadar mengajarkan injil harga diri ini di luar Kristus, akan menemukan warganya menjadi turis atau wisatawan spiritual yang akan berkelana dari gereja ke gereja, dari pengkotbah yang satu kepada pengkotbah yang lain untuk mencari kepuasan temporal.
Perang dalam Perspektif Agama Daniel Ronda
Jurnal Jaffray Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Jaffray Volume 1, No. 1, Juni 2003
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v1i1.165

Abstract

Tulisan di majalah TIME 24 Februari 2003 oleh Joe Klein, "TheBlinding Glare of His Certainty" mempertanyakan antara imankepercayaan Bush dengan keinginannya yang menggebu-gebu untukmenyerang Irak, walaupun mendapat tantangan dari masyarakat duniamaupun masyarakatnya sendiri. Apalagi kemudian ia menjadikan ayatayatKitab Suci sebagai alat untuk mengesahkan opininya tentangperlunya menghancurkan terorisme. Tulisan Klein juga mencobamemahami mengapa terjadi perubahan sikap keyakinan di manasewaktu menjadi Gubernur Texas yang banyak memakai kata kasih danhati nurani, dan saat ini berbalik sekali waktu akan menyerang Irak.sekarang bahasa Bush saat ini adalah bahasa arogan dan balas dendamatas serangan. terorisme. Dia menuduh dan berkata, ,,The terroristsbrought this war to us- and now we're takin'back to them.,, Dia jugaberkata kepada para tentara, "We're on the trail, we,re smokin, themout we've got'em on the run." Walaupun demikian, kesimpulan yangdibuat Klein terhadap Bush bahwa sikapnya terhadap perang dan 6alaidendam bukan karena faktor keyakinan imannya ying konservatif.Tetapi agamanya seharusnya bukan hanya membuat seseorangmendapat penghiburan (comfort) dan kekuatan (strength), teta1seharusnya dalam pengambilan keputusan perang, seorang pemimpinharus melihat agama sebagai sumber untuk mendapatkin hikmat(wisdom) sebeium memutuskan menyerang suatu negari.
Ulasan Buku:Kuasa yang Membawa Kemenangan: Kumpulan Khotbah Ekspositori Jermia Djadi
Jurnal Jaffray Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v14i1.197

Abstract

Buku Kuasa yang Membawa Kemenangan yang ditulis oleh Maurits Silalahi, M.Th (almarhum) merupakan kumpulan khotbah ekspositori sebagai salah satu bentuk khotbah yang alkitabiah yang pernah disampaikan secara langsung melalui mimbar gereja dalam ibadah-ibadah di berbagai denominasi gereja di Kota Makassar dan sekitarnya selama beliau melayani sebagai dosen Homiletika di Sekolah Tinggi Theologia Jaffray Makassar.Naskah-naskah khotbahnya begitu banyak, sebagian ada yang diketik manual dan sebagian lagi ada yang yang ditulis dengan tangan (hal. iii). Dari sekian banyak tema khotbah ekspositori yang pernah dikhotbahkan di berbagai mimbar gereja, yang sempat diterbitkan  hanya 71 tema khotbah ekspositori yang ditulis (diuraikan) secara lengkap dan 121 tema khotbah ekspositori yang merupakan rancangan khotbah yang terdiri atas tema dan garis-garis besarnya saja.
Musisi Sekuler dan Gerejawi Benny Cristovel
Jurnal Jaffray Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Jaffray Volume 5, No. 1 Desember 2007
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v5i1.124

Abstract

Menjadi seorang musisi tidak sekedar bermain musik atau menyanyi saja. Ada jenjang-jenjang yang akan dilewatidalam dunia musik, yang pada akhirnya setiap musisi dihadapkan kepada tanggung jawab dalam dunia tersebut. Di jaman ini, jika jenjang seorang musisi sudah tahap profesional, maka musik dan bisnis merupakan hal yang tidak terpisahkan. Jadi tidak heran jika ada banyak orang yang memimpikan untuk berkarier dalam bidang musik, bahkan telah men1adicita-cita sejak kecil.Jadi penting bagi musisi gerejawi benar-benar "mengkotakkan dirinya" terhadap persepsi yang dianut oleh musisi sekuler, bukan mencampurkannya. Hal ini sangat esensial, karena musisi gerejawi bukan melayani manusia melainkan oleh anugerah Tuhan dipercayakan pekerjaan ini. Dengan demikian pelayanan sebagai musisi gerejawi tidak tercemar oleh persepsi dari dunia musik sekuler. Selain itu musisi gerejawi dapat merefleksikan Tuhan yang disembahnya kepada dunia sekuler, karena tujuan dari semua yang dilakukannya adalah untuk kemuliaan nama Tuhan.
Peranan Pemuda Gereja Dalam Pembangunan Bangsa Jermia Djadi
Jurnal Jaffray Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Jaffray Volume 3, No. 1, Juni 2005
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v3i1.142

Abstract

Pembangunan bangsa sangat besar ditentukan oleh peran pemuda secara aktif dan kreatif bdengan didasarkan atas kualifikasi spiritual, intelektual yang baik, ketahanan, kualitas moral yang terpuji, dan ideologi yang terpuji.Dalam membangun bangsa yang sedang dilanda oleh berbagai krisis,diperlukan peran pemuda gereja yang berkualifikasi, yaitu yang memiliki kualitas spiritual yang tinggi, intelektual yang mampu bersaing, ketahanan dan kualitas moral yang terpuji, dan ideologi yang terujr, dengan mengambil peranan secara aktif dan kreatif dalam memberitakan Injilkepada segala makhluk, berperan aktif dalam mengatasi disintegrasi bangsa demi persatuan dan kesatuan serta keutuhan bangsa, turut serta mengambil bagian dalam upaya pemecahan masalah kemiskinan dengan berdoa dan bekerja keras, meningkatkan sumber daya manusia, dan menciptakan lapangan kerja atau berwiraswasta, dan furut serta secara aktif dalam memberantas budaya korupsi dengan mereformasi moral bangsa yang telah dirusakkan oleh dosa serta menciptakan etos kerja yang positif dengan meningkatkan kedisiplinan, keiuiuran dan semangat pengabdian yang berdedikasi tingg.
Peran Orang Tua Sebagai Keluarga Cyber Smart Dalam Mengajarkan Pendidikan Kristen Pada Remaja GKII Ebenhaezer Sentani Jayapura Papua Elsyana Nelce Wadi; Elisabet Selfina
Jurnal Jaffray Vol 14, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v14i1.190

Abstract

Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui peran orangtua dalam mengajarkan Pendidikan Agama Kristen kepada remaja. Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kajian pustaka, penyebaran angket tertutup kepada orang tua dan remaja serta melakukan wawancara terhadap objek kajian. Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah peran orangtua dalam mengajarkan Pendidikan Agama Kristen kepada remaja yaitu mengajarkan firman Tuhan, menjadi pendidik, menjalankan disiplin, menjadi teladan bagi remaja dan menciptakan keluarga cyber smart. Peran orang tua menjadi penentu kehidupan masa remaja anak. Orang tua yang dapat mengerti dan memahami perannya dengan baik akan menuntun remaja kepada jalan yang benar seperti yang dikehendaki oleh Tuhan sebaliknya, orang tua yang tidak memahami perannya dengan baik di dalam keluarga akan kehilangan anak remajanya di era globalisasi ini.
Dampak Partisipasi Orangtua dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada SMU Kristen Diakui Makassar Polikarpus Kapan'
Jurnal Jaffray Vol 6, No 2 (2008): Oktober 2008
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Jaffray

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25278/jj71.v6i2.106

Abstract

Pada era globalisasi ini terjadi kemajuan diberbagai sendi kehidupan manusia yang sudah sangat maju, khusus pada bidang pendidikan. Boleh dikatakan bahwa ridak adalagrkelurahan yang tidak punya sekolah. Di kota-kota besar berdiri berbagaijenis pendidikan baik yang dikelolah oleh Negara maupun swasta bahkan ada pendidikan yang dikeloah oleh Asing atau yang bertaraf Intemasional. Saranadanprasaranadisiapkanunrukmemberikankenyamanadan kemudahan bagi peserta didik dalam menyerap pelajaran. Namun keberhasilan siswa dalam meraih prestasi masih sangat jauh dari harapan seperti tergambar pada hasil UjianNasional. Karna itu sangatlah diharapkan peran serta setiap orang tua dalam mendampingiserta memberikan motivasi kepada anak-anaknya sehinga prestasi yang diharapkan dapartercapai.Oleh sebab itulah melalui tulisan ini akan dipaparkan tentang partisipasi orang rua dalammencapaiprestasi anakKata Kunci: Partisipasi, Orangrua, motivasi dan prestasi

Filter by Year

2003 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): October 2023 Vol 21, No 1 (2023): April 2023 Vol 20, No 2 (2022): October 2022 Vol 20, No 1 (2022): April 2022 Vol 19, No 2 (2021): October 2021 Vol 19, No 1 (2021): April 2021 Vol 18, No 1 (2020): Jurnal Jaffray 18, no. 1 April 2020 Vol 18, No 2 (2020): October 2020 Vol 18, No 1 (2020): April 2020 Vol 17, No 1 (2019): Jurnal Jaffray Volume 17, no. 1 April 2019 Vol 17, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 17, No 1 (2019): April 2019 Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Jaffray Volume 16, no. 1 April 2018 Vol 16, No 1 (2018): Jurnal Jaffray Volume 16, no. 1 April 2018 Vol 16, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 16, No 1 (2018): April 2018 Vol 15, No 2 (2017): Jurnal Jaffray Volume 15, No. 2 Oktober 2017 Vol 15, No 2 (2017): Jurnal Jaffray Volume 15, No. 2 Oktober 2017 Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Jaffray Volume 15, No.1 April 2017 Vol 15, No 1 (2017): Jurnal Jaffray Volume 15, No.1 April 2017 Vol 15, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 15, No 1 (2017): April 2017 Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Jaffray Volume 14, No. 2 (Oktober 2016) Vol 14, No 2 (2016): Jurnal Jaffray Volume 14, No. 2 (Oktober 2016) Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Jaffray Volume 14, No. 1, April 2016 Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Jaffray Volume 14, No. 1, April 2016 Vol 14, No 2 (2016): Oktober 2016 Vol 14, No 1 (2016): April 2016 Vol 13, No 2 (2015): Jurnal Jaffray Volume 13, No. 2 Oktober 2015 Vol 13, No 2 (2015): Jurnal Jaffray Volume 13 No. 2 Oktober 2015 Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Jaffray Volume 13 No. 1 April 2015 Vol 13, No 1 (2015): Jurnal Jaffray Volume 13 No. 1 April 2015 Vol 13, No 2 (2015): Oktober 2015 Vol 13, No 1 (2015): April 2015 Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Jaffray Volume 12 No. 2 Oktober 2014 Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Jaffray Volume 12 No. 2 Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Jaffray Volume 12 No. 1 April 2014 Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Jaffray Volume 12 No. 1 April 2014 Vol 12, No 2 (2014): Oktober 2014 Vol 12, No 1 (2014): April 2014 Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Jaffray Volume 11 No. 2 Oktober 2013 Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Jaffray Volume 11 No. 2 Oktober 2013 Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Jaffray Volume 11 No. 1 April 2013 Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Jaffray Volume 11 No. 1 April 2013 Vol 11, No 2 (2013): Oktober 2013 Vol 11, No 1 (2013): April 2013 Vol 10, No 2 (2012): Jurnal Jaffray Volume 10 No. 2 Oktober 2012 Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Jaffray Volume 10 No. 1 April 2012 Vol 10, No 2 (2012): Oktober 2012 Vol 10, No 1 (2012): April 2012 Vol 10, No 2 (2012): Vol 10, No 1 (2012): Vol 9, No 2 (2011): Jurnal Jaffray Volume 9 No. 2 Oktober 2011 Vol 9, No 1 (2011): Jurnal Jaffray Volume 9 No. 1 April 2011 Vol 9, No 2 (2011): Oktober 2011 Vol 9, No 1 (2011): April 2011 Vol 9, No 2 (2011): Vol 9, No 1 (2011): Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Jaffray Volume 8 No. 2 Oktober 2010 Vol 8, No 2 (2010): Jurnal Jaffray Volume 8 No. 2 Oktober 2010 Vol 8, No 1 (2010): Jurnal Jaffray Volume 8 No. 1 April 2010 Vol 8, No 2 (2010): Oktober 2010 Vol 8, No 1 (2010): April 2010 Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Jaffray Volume 7 No. 2 Oktober 2009 Vol 7, No 2 (2009): Jurnal Jaffray Volume 7 No. 2 Oktober 2009 Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Jaffray Volume 7 No. 1 April 2009 Vol 7, No 1 (2009): Jurnal Jaffray Volume 7 No. 1 April 2009 Vol 7, No 2 (2009): Oktober 2009 Vol 7, No 1 (2009): April 2009 Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Jaffray Volume 6, No. 2, Oktober 2008 Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Jaffray Volume 6, No. 2, Oktober 2008 Vol 6, No 2 (2008): Oktober 2008 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Jaffray Volume 5, No. 1 Desember 2007 Vol 5, No 1 (2007): Jurnal Jaffray Volume 5, No. 1 Desember 2007 Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Jaffray Volume 4, No. 1, Juni 2006 Vol 4, No 1 (2006): Jurnal Jaffray Volume 4, No. 1, Juni 2006 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Jaffray Volume 3, No. 1, Juni 2005 Vol 3, No 1 (2005): Jurnal Jaffray Volume 3, No. 1, Juni 2005 Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Jaffray Volume 2, No. 2 Desember 2004 Vol 2, No 2 (2004): Jurnal Jaffray Volume 2, No. 2 Desember 2004 Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Jaffray Volume 2, No. 1 Juni 2004 Vol 2, No 1 (2004): Jurnal Jaffray Volume 2, No. 1 Juni 2004 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Jaffray Volume 1, No. 1, Juni 2003 Vol 1, No 1 (2003): Jurnal Jaffray Volume 1, No. 1, Juni 2003 More Issue