cover
Contact Name
M. Marizal
Contact Email
m.marizal@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
m.marizal@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Al Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
ISSN : 1693508x     EISSN : 25027263     DOI : -
Al-Fikra (p-ISSN: 1693-508X; e-ISSN: -; http://alfikra.pasca-uinsuska.info/index.php/alfikra/index) adalah peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah keislaman. Artikel-artikel yang dipublikasikan di jurnal Al-Fikra meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama), artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas), atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada di jurnal Al-Fikra. Jurnal Al-Fikra diterbitkan oleh Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal Al-Fikra menerima manuskrip atau artikel dalam bidang ilmiah keislaman dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional.
Articles 319 Documents
Manajemen Pendidikan Islam berbasis Akhlakul Karimah: Dampaknya terhadap Kualitas Pembelajaran di Indonesia Tika Emilda
AL-FIKRA Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan upaya terencana dan sistematis untuk mencapai peningkatan kualitas hidup dan kemajuan yang optimal. Artikel ini mengkaji konsep Akhlakul Karimah, yang dapat diterjemahkan sebagai karakter mulia, dalam konteks manajemen pendidikan Islam. Tujuan utamanya adalah untuk mengeksplorasi dampak positif dari penerapan konsep ini terhadap kualitas pembelajaran di Indonesia. Sebagai suatu proses, pendidikan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami dan menguasai ilmu pengetahuan, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Dengan menerapkan nilai-nilai akhlak mulia dalam manajemen pendidikan, tercipta suasana belajar yang kondusif dan harmonis, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus mendalam, dengan fokus pada beberapa sekolah Islam di Pekanbaru. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penerapan manajemen yang berlandaskan akhlakul karimah secara berkesinambungan dapat meningkatkan mutu pembelajaran serta melahirkan lulusan dengan integritas moral yang tinggi.
Pengaruh E-Service Quality terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah Mandiri melalui Kepuasan Nasabah Desi Wardiati
AL-FIKRA Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan digital pada industri perbankan syariah menuntut bank untuk tidak hanya menawarkan produk yang sesuai dengan prinsip syariah, tetapi juga menyediakan layanan elektronik yang cepat, aman, andal, dan mampu memenuhi kebutuhan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-service quality terhadap loyalitas nasabah Bank Syariah Mandiri melalui kepuasan nasabah. E-service quality dalam penelitian ini diukur melalui empat dimensi, yaitu efficiency, fulfillment, privacy, dan system availability. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang merupakan nasabah pengguna layanan digital Bank Syariah Mandiri. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efficiency, fulfillment, privacy, dan system availability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Selanjutnya, kepuasan nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan nasabah mampu memediasi pengaruh efficiency, fulfillment, privacy, dan system availability terhadap loyalitas nasabah. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas layanan digital yang efisien, terpercaya, aman, dan stabil merupakan faktor penting dalam membangun kepuasan dan loyalitas nasabah pada perbankan syariah.
Karakteristik Generasi Muslim: Identitas dan Popularitas Ulama melalui Media Baru Siti Mupida
AL-FIKRA Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas popularitas ulama melalui media baru yang berbasis internet dan media sosial lainnya dengan target sasaran masyarakat dan anak muda atau generasi Muslim. Generasi Muslim lahir di penghujung tahun 1980 an. Mereka memiliki beberapa karakteristik dalam mengkonsumsi agama melalui media, yaitu, religious, universal goodness, modern, dan high buying power, merupakan teori karakteristik generasi Muslim (Gen M) yang dikemukaan oleh Yuswohady. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana popularitas ulama melalui media baru dan mengapa generasi Muslim cenderung mengkonsumsi dakwah berbasis internet atau digital? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penulis melakukan penelitian dengan metode kualitatif eksplanasi, dan data sekunder dari buku dan penelusuran dari data online. Selain itu, tulisan ini menyoroti dari aspek teori kajian budaya populer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa popularitas ulama melalui media baru semakin diminati, dikarenakan keahlian mereka dalam mengemas pesan-pesan dakwah dengan gagasan maupun corak pemikiran yang lebih trendy dan populer dengan target anak muda Muslim. Selain itu, dakwah melalui media baru yang dikonsumsi oleh anak muda Muslim melahirkan identitas baru di kalangan generasi milenial Islam yang disebut dengan the new cool. Agama yang termediasi mampu bentuk wawasan dan perilaku generasi Muslim dengan kebebasan ekspresi keagamaan yang beragam. Ikhwal ini menunjukkan konsumsi generasi Muslim semakin signifikan terhadap dakwah digital dan budaya pop Islam. Akulturasi yang diciptakan generasi Muslim memberikan pandangan bahwa Islam merupakan agama yang inklusif dan membuka diri terhadap pengaruh dari luar. Rekomendasi dari tulisan ini berupa para pelaku dakwah, ulama, dan pelaku bisnis mampu memahami dan merangkul karakteristik Gen M melalui media baru yang efektif dan strategis, dengan pendekatan yang menggabungkan religiusitas, modernitas, dan nilai universalitas Islam untuk membangun identitas dan popularitas yang kuat.
Model-Model Islamisasi Ilmu Pengetahuan Perspektif Ismail Raji Al-Faruqi dan Syed Muhammad Naquib Al-Attas Zikri Rahman
AL-FIKRA Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamisasi ilmu pengetahuan merupakan upaya untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kerangka keilmuan modern yang sekuler. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis model Islamisasi ilmu pengetahuan menurut Ismail Raji Al-Faruqi dan Syed Muhammad Naquib Al-Attas secara komparatif serta implikasinya atau relevansinya dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam kontemporer dan pengembangan khazanah ilmu Pendidikan Agama Islam. Hasil dari literatur Review ditemukan bahwa dalam Islamisasi ilmu pengetahuan menurut al-Faruqi dan al-Attas menawarkan solusi kritis terhadap problem sekularisasi ilmu. Kedua model ini saling melengkapi dan dapat diimplementasikan dalam pengembangan Pendidikan Agama Islam. Al-Faruqi menekankan integrasi ilmu melalui pendekatan epistemologis, berfokus pada dimensi struktural dan kurikuler melalui pendekatan institusional, sedangkan al Attas menekankan pemurnian epistemologis dan spiritual secara individual (manusiawi), dengan berfokus pada pemurnian ilmu dari pengaruh sekuler.  Sinergi antara kedua model ini reformasi kelembagaan sekaligus rekonstruksi konseptual membuka jalan bagi pendidikan agama Islam yang integral: membentuk insan kamil, berdaya intelektual dan spiritual.
Implementasi Kurikulum berbasis Cinta dalam Mewujudkan Pendidikan Islam yang Humanis dan Berkarakter: Studi Kasus di MAS Darul Muttaqien Kumbara Utama Khusnul Nur Azizah
AL-FIKRA Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan berbagai persoalan yang dihadapi pendidikan Islam pada era kontemporer, di antaranya melemahnya moral dan karakter peserta didik, dampak globalisasi dan perkembangan teknologi digital, serta kecenderungan sistem pendidikan yang lebih menitikberatkan pada pencapaian kognitif daripada pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan. Situasi tersebut melatarbelakangi lahirnya Kurikulum Berbasis Cinta sebagai paradigma pendidikan yang menjadikan nilai kasih sayang, empati, keteladanan, dan penghargaan terhadap harkat manusia sebagai landasan utama dalam penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di MAS Darul Muttaqien Kumbara Utama. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi. Selanjutnya, data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Validitas data dijaga melalui penerapan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kurikulum Berbasis Cinta dipahami sebagai suatu pendekatan pendidikan yang berlandaskan nilai mahabbah sebagai dasar filosofis, etis, dan pedagogis yang bersumber dari sifat Allah Swt., yaitu Ar-Rahman dan Ar-Rahim. (2) Penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di MAS Darul Muttaqien Kumbara Utama dilakukan secara terstruktur melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan dengan mengintegrasikan nilai-nilai cinta ke dalam visi, misi, dan perangkat pembelajaran; pelaksanaan melalui proses pembelajaran yang bersifat dialogis, reflektif, dan berorientasi pada empati; serta tahap evaluasi yang dilaksanakan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek intelektual, emosional, dan spiritual sekaligus membangun budaya madrasah yang humanis. (3) Keberhasilan implementasi kurikulum didukung oleh komitmen kepala madrasah dan para guru, sedangkan kendala yang dihadapi meliputi belum meratanya pemahaman pendidik mengenai konsep Kurikulum Berbasis Cinta serta dominannya orientasi kurikulum nasional pada aspek kognitif. (4) Secara praktis, Kurikulum Berbasis Cinta menghadirkan pembaruan paradigma pendidikan Islam humanis dengan mengalihkan orientasi pendidikan dari sekadar penyampaian ilmu pengetahuan menuju proses internalisasi nilai dan penguatan spiritualitas. Pendekatan ini terbukti mampu mengembangkan dimensi afektif sekaligus memperkuat karakter peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya sebatas gagasan ideal, melainkan sebuah model pendidikan yang aplikatif dalam mengembalikan hakikat pendidikan Islam sebagai sarana humanisasi dan spiritualisasi manusia, sekaligus menjadi alternatif solusi dalam menjawab persoalan dehumanisasi pendidikan pada era modern.
Penerapan Etika Bisnis Syariah pada Institusi Pendidikan Tinggi di Indonesia Resti Annisa
AL-FIKRA Vol 23 No 2 (2024): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan etika bisnis syariah pada institusi pendidikan tinggi yang ada di Indonesia, sehingga dapat berkontribusi maksimal dan sejalan dengan syariat Islam. Metode yang digunakan pada penelitian kualitatif ini adalah literatur review. Dari beberapa institusi pendidikan tinggi di Indonesia banyak yang sudah menerapkan prinsip-prinsip syariah seperti transparansi keuangan, akuntabilitas sosial dan etika dalam rekrutmen. Penerapan etika bisnis syariah pada institusi pendidikan tinggi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi struktural maupun kultural. Meskipun terdapat inisiatif positif, upaya ini perlu ditingkatkan melalui kebijakan institusional yang lebih tegas, pelatihan SDM, serta pembentukan sistem pengawasan berbasis prinsip Islam. Diperlukan kolaborasi antara akademisi, manajemen kampus, dan regulator untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang etis, akuntabel, dan berlandaskan nilai-nilai syariah
Akibat Hukum Pembatalan Perkawinan berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 1974 (Studi Perkara No: 1182/Pdt.G/2013/PA. Pbr dan Perkara No: 1065/Pdt.G/2012/PA.Pbr) Dasmar Ali
AL-FIKRA Vol 23 No 2 (2024): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan metode kualitatif untuk menganalisa akibat hukum pembatalan perkawinan. Fokus penelitian ini adalah mengkaji bagaimana implikasi hukum dari pembatalan perkawinan terhadap anak, harta bersama dan pihak ketiga dalam perkara No: 1182/Pdt.G/2013/PA. Pbr dan Perkara No: 1065/Pdt.G/2012/PA.Pbr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status anak adalah anak sah sehingga berhak mewarisi apabila orang tuanya meninggal dan yang menjadi wali nikah adalah Bapak dari anak tersebut, harta bersama dari perkawinan yang dibatalkan tetap ada sebagaimana diatur dalam undang-undang perkawinan No. 1 Tahun 1974 pasal 37 dan penyelesaiannya diatur dalam     kompilasi hukum Islam pasal 97. Terhadap pihak ketiga yang beritikad baik pembatalan perkawinan tidak mempunyai akibat hukum yang berlaku surut. Sehingga ditarik kesimpulan bahwa status anak dari perkawinan yang dibatalkan adalah anak sah dengan segala hak yang melekat padanya, harta bersama tetap dianggap ada kecuali terhadap harta bersama bila pembatalan perkawinan didasarkan atas adanya perkawinan lain yang terdahulu, orang-orang ketiga lainnya sepanjang mereka memperoleh hak-hak dengan i’tikad baik sebelum keputusan tentang pembatalan mempunyai kekuatan hukum tetap.
Penguatan Infrastruktur Manajemen Pendidikan dalam Pengembangan Wisata Halal berbasis Pondok Pesantren di Kabupaten Indragiri Hulu Yanto Nur Hamzah
AL-FIKRA Vol 23 No 2 (2024): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan merumuskan model konseptual penguatan infrastruktur manajemen pendidikan dalam pengembangan wisata halal berbasis pondok pesantren melalui pendekatan ABCD. Metode yang digunakan adalah SLR dengan mengadopsi protokol PRISMA untuk menyaring, menilai, dan mensintesis literatur ilmiah bereputasi yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil tinjauan sistematis menunjukkan bahwa pondok pesantren tidak lagi dipandang sebagai entitas sosiologis yang terisolasi, melainkan diakui sebagai penyedia aset sumber daya manusia (SDM) dan fasilitas fisik yang vital bagi ekosistem pariwisata ramah muslim. Integrasi antara mutu infrastruktur pendidikan Islam, keunikan arsitektur budaya, dan tata kelola berbasis komunitas CBT menjadi determinan utama dalam mendongkrak nilai pengalaman (experience value) wisatawan tanpa mengorbankan sakralitas institusi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akuntabilitas finansial dan optimalisasi instrumen keuangan Islam, seperti wakaf produktif, merupakan pilar krusial yang menjamin keberlanjutan wisata halal di pesantren. Rekomendasi riset ini mendorong perlunya perumusan masterplan regulasi yang sinergis antara pemerintah dan otoritas pesantren untuk mewujudkan kemandirian ekonomi institusi sekaligus kemaslahatan masyarakat luas.
Teori Perilaku Konsumen dalam Perspektif Al-Qur'an dan Hadis Lismawati Ketra Pebriana
AL-FIKRA Vol 23 No 2 (2024): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku konsumen merupakan kajian penting dalam ilmu ekonomi yang membahas bagaimana individu membuat keputusan dalam mengonsumsi barang dan jasa. Dalam ekonomi konvensional, perilaku konsumen didasarkan pada prinsip utilitas dan rasionalitas ekonomi. Sementara itu, Islam menawarkan perspektif yang lebih komprehensif dengan menjadikan nilai-nilai spiritual, moral, dan sosial sebagai landasan perilaku konsumsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep perilaku konsumen dalam perspektif Al-Qur'an dan Hadis serta relevansinya terhadap teori perilaku konsumen modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dalam Islam tidak hanya berorientasi pada kepuasan materi, tetapi juga mempertimbangkan aspek halal, thayyib, keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial. Al-Qur'an dan Hadis mendorong konsumsi yang moderat, menghindari pemborosan (israf dan tabdzir), serta mengutamakan kemaslahatan individu dan masyarakat. Konsep perilaku konsumen Islam dapat menjadi alternatif dalam membangun sistem ekonomi yang lebih beretika dan berkelanjutan menuju falah (kebahagiaan dunia dan akhirat).

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 25 No 1 (2026): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 24 No 2 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 24, No 1 (2025): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 23 No 2 (2024): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 22, No 2 (2023): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 22, No 1 (2023): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 21, No 2 (2022): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 21, No 1 (2022): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 20, No 2 (2021): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 20, No 1 (2021): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 19, No 2 (2020): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 19, No 1 (2020): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 18, No 2 (2019): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 18, No 1 (2019): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 17, No 2 (2018): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 17, No 1 (2018): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 16, No 2 (2017): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 16, No 1 (2017): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 15, No 2 (2016): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 15, No 1 (2016): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 14, No 2 (2015): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 14, No 1 (2015): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 13, No 2 (2014): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 13, No 1 (2014): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 12, No 2 (2013): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 12, No 1 (2013): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 11, No 2 (2012): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 11, No 1 (2012): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 10, No 2 (2011): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 10, No 1 (2011): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 9, No 2 (2010): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 9, No 1 (2010): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 8, No 2 (2009): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 8, No 1 (2009): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 7, No 2 (2008): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 7, No 1 (2008): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 5, No 2 (2006): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 5, No 1 (2006): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 4, No 2 (2005): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 4, No 1 (2005): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 3, No 2 (2004): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 3, No 1 (2004): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 2, No 2 (2003): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 2, No 1 (2003): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman Vol 1, No 1 (2001): Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman More Issue