cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
arskosonglapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arskosonglapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
ANALISIS SISTEM ANTRIAN DENGAN METODE SIMULASI Hermanto MZ; Irnanda Pratiwi; Tolu Tamalika; Iskandar Husin
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 7 No. 1 Januari 2019
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.868 KB) | DOI: 10.52333/destek.v7i1.407

Abstract

Antrian merupakan sebuah bagian yang penting dalam manajemen operasi baik di sektor jasa maupun industri, dalam kehidupan sehari-hari sering ditemukan sistem antrian yang sangat panjang. Membahas antrian yang sangat panjang masalah yang dihadapi pada Kantor BPJS Ketenagakerjaan Palembang yakni khususnya pada pelayanan klaim pelanggan. Penentuan jumlah server pelayanan merupakan hal yang tepat guna mengatasi masalah antrian pelanggan, dalam hal ini metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah simulasi, dimana simulasi ini didukung oleh software promodel guna mengetahui seberapa besar tingkat kegunaan fasilitas dengan menambahkan satu server pelayanan yang di simulasikan. Berdasarkan hasil analisis skenario 1 jumlah peserta yang dilayani sebanyak 238 orang, dengan rata-rata waktu dalam sistem 40,83 menit dan utilitas sebesar 99,87 % sedangkan skenario 2 jumlah peserta yang dilayani sebanyak 339 orang dengan rata-rata waktu dalam sistem 36,05 menit dan utilitas sebesar 99,80 %. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa skenario 2 adalah skenario terbaik.Kata Kunci: kantor BPJS ketenagakerjaan, simulasi pro model
KAJI EKSPERIMENTAL PENGARUH PEMASANGAN VARIASI SEKAT TERHADAP LAJU PERPINDAHAN PANAS PADA RUANGAN Muhammad Amin Fauzie; Rita Maria Veranika; Bahrun .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 6 No. 1 JANUARI 2018
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.398 KB) | DOI: 10.52333/destek.v6i1.385

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin maju di era modern saat ini, menciptakan bahan-bahan bangunan yang bersahabat dengan lingkungan dan kehidupan manusia bukanlah hal yang sulit. Misalnya bahan bangunan yang biasa dipakai untuk sekat ruangan ataupun plafon rumah, contohnya kalsiboard. Dalam pengujian ini kalsiboard diuji pengaruhnya terhadap laju perpindahan panas pada ruangan di sekitarnya dengan membandingkan dengan bahan lain yaitu triplek dan kaca. Adapun tujuan adanya penelitian ini, penulis ingin  mengetahui bahan yang manakah di antara kalsiboard, kaca dan triplek yang mempunyai kemampuan lebih baik  dalam  menahan proses laju perpindahan panas pada sebuah ruangan. Dari ketiga bahan sekat yang digunakan dalam penelitian ini, bahan yang paling baik dalam menghambat laju perpindahan panas adalah kalsiboard. Laju perpindahan panas tanpa menggunakan sekat Q = 3,7373W, sekat kalsiboard Q = 1,38 W, triplek 1,3944 dan kaca 1,8573 W. Kata kunci:  perpindahan panas, kalsiboard
ANALISA KEHANDALAN SISTEM JARINGAN SUPLAI ASIAN GAMES 2018 DENGAN PENAMBAHAN GH BARU DI KOMPLEK GOR JAKABARING Ardi Meisandi; Yuslan Basir; Dyah Utari Y.W.
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 7 No. 1 Januari 2019
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.454 KB) | DOI: 10.52333/destek.v7i1.402

Abstract

Manuver jaringan distribusi adalah kegiatan modifikasi terhadap operasi normal akibat dari adanya gangguan atau pemeliharaan listrik sehingga tetap tercapai kondisi penyaluran yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipenyulang mana yang akan dimanuver jika terjadi gangguan dan kehandalan sistem jaringan dengan menghitung nilai SAIFI, SAIDI pada Gardu Hubung GOR. Dari hasil pembahasan menunjukan paada saat keadaan normal, Penyulang Sriwijaya merupakan prioritas utama penyaluran daya di GH GOR karena tidak terjadi drop tegangan. Penyulang Unglen merupakan prioritas kedua penyaluran daya di GH GOR Lama dengan tegangan terendah di GH GOR sebesar 19946 volt, persentase drop tegangan sebesar 0.11% dari tegangan kirim dan rugi daya sebesar 8 kW. Pada saat terjadi gangguan Penyulang yang paling tepat untuk melakukan manuver adalah Penyulang Meranti dengan tegangan terendah 19548 volt dengan persentase 0.74% diikuti Penyulang Gurami 19516 volt dengan persentase 1.68% dan Padjajaran 18764 volt dengan persentase 6.22%. Untuk indeks SAIDI SAIFI yang terbaik adalah Penyulang Unglen merupakan prioritas utama pada GH GOR Lama. Apabila Penyulang Unglen mengalami gangguan maka Penyulang yang paling tepat untuk melakukan manuver adalah Penyulang Gurami dengan nilai indeks SAIDI 0.081 diikuti dengan penyulang Meranti 0.137 dan Penyulang Padjajaran 0.507.Kata kunci: manuver, drop tegangan, gangguan, SAIFI, SAIDI.
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP JASA KESEHATAN RAWAT JALAN DI RSIA – XYZ Hermanto M Z
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.319 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.369

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan faktor utama perusahaan pemberi jasa dalam menghadapi persaingan pasar, oleh sebab itu rumah sakit sebagai perusahaan jasa merasa perlu melakukan perbaikan terhadap sistem pelayanant. Analisis kepuasan pelanggan ini dilakukan dengan menggunakan dua metode yaitu metode Importance Performance Analysis dan Potential Gain in Costumer Value. Dari 18 atribut valid yang ditanyakan kepada pasien di RSIA- XYZ, terdapat 2 atribut yang membutuhkan perhatian lebih dari pihak rumah sakit, sehingga menjadi prioritas perbaikan. Atribut yang pertama yaitu tindakan cepat pada saat pasien membutuhkan (P7)dengan tingkat kesesuaian 83,9% dan jadwal pelayanan rumah sakit dengan tepat dimana tingkat kesesuaian 85,4% (P3). Dengan metode Potential Gain in Costumer Value menghasilkan urutan prioritas perbaikan pelayanan sebagai berikut, Atribut pertama yaitu tindakan cepat pada saat pasien membutuhkan dengan indeks PGCV 4,33 dan atribut kedua yaitu jadwal pelayanan rumah sakit dengan tepat dimana indeks PGCV 4,32. Dari hasil pengolahan data Tingkat kesesuaian dan PGCV, ternyata mengasilkan urutan prioritas perbaikan yang sama.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Validitas, Reliabilitas, Importance Performance Analysis (IPA),Potential Gain in Costumer Value (PGCV)
ANALISIS PENGARUH REKRUTMEN DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. KARYATAMA SAVIERA PALEMBANG Tolu Tamalika
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 2 JULI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.991 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i2.380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen dan pengembangan karir terhadap kinerja kar yawan pada PT. Kar yatama Saviera Palembang Provinsi Sumatera Selatan. Dalam penelitian ini jumlah populasi adalah 120 orang, sampel diambil sebanyak 50% dari populasi yaitu 60 orang dengan rincian 30 orang sebagai sampel uji coba dan 30 orang sebagai sampel penelitian. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Sampel Jenuh. Dari hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang signifikan Perencanaan Sumber Daya Manusia, Rekrutmen dan Pengembangan Karir secara bersama-sama terhadap Kinerja Karyawan. Model regresi yang diperoleh adalah: Ŷ = 57,80 + 0,85X 1 + 0,859X2 + 0,216X + e. Ketiga variable bebas tersebut berjalan seiring dengan variable terikat, artinya makin tinggi Perencanaan Sumber Daya Manusia, Rekrutmen dan Pengembangan Karir makin tinggi pula Kinerja Karyawan. Terdapat pengaruh yang signifikan variabel Perencanaan Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan, diitunjukkan nilai Sig. t = 0,025 ≥ 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan variabel Rekrutmen terhadap Kinerja Karyawan, diitunjukkan nilai Sig. t = 0,011 ≥ 0,05. Terdapat pengaruh yang signifikan variabel Pengembangan Karir terhadap Kinerja Karyawan, diitunjukkan nilai Sig. t = 0,001 ≥ 0,05. Variable Rekrutmen mempunyai pengaruh yang lebih dominan sebesar 85,9 %. Implementasinya adalah upaya meningkatkan perencanaan sumeberdaya manusia seperti SDM yang profesional bekerja dengan maksimal, kometmen dan penuh kesungguhan, SDM yang sudah direncanakan sesuai dengan kebutuhan meningkatkan produktivitas perusahaan.Upaya meningkatkan rekrutmen seperti inti dari proses penyaringan, seleksi, dan penempatan adalah mencocokkan kemampuan karyawan sesuai dengan persyaratan kerja. Biro tenaga kerja pemerintah merupakan sumber untuk mendapatkan karyawan. Pewawancara dapat memahami persyaratan jabatan yang dibutuhkan. Persyaratan administrasi yang telah ditetapkan perusahaan dalam menyaring calon pekerjaannya telah disaring dengan benar.Upaya meningkatkan pengembangan karir seperti Perusahaan membantu karyawan untuk melakukan analisis diri sendiri terhadap karier mereka. Perusahaan memberikan informasi jelas kepada karyawan mengenai rencana penggantian posisi. Promosi jabatan yang diberikan pada setiap kar yawan sangat berkesempatan.Kata kunci: perencanaan sumber daya manusia, rekrutmen, pengembangan karir dan kinerja karyawan
ANALISIS BIAYA PRODUKSI ALAT PERAJANG UBI DENGAN METODE BREAK EVENT POINT Hermanto MZ; Togar P.O. Sianipar; Herman Ahmad
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 6 No. 2 JULI 2018
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.36 KB) | DOI: 10.52333/destek.v6i2.397

Abstract

Ubi yang merupakan bahan pangan ketiga setelah padi dan jagung,dimana bahan pokok tersebut mudah rusak dan menjadi busuk dalam jangkawaktu 2 sampai 5 hari setelah panen bila tidak mendapatkan perlakuan pascapanen dengan baik. Sekarang ini banyak dijumpai penjual keripik ubi yang umumnya dibuat atau dikerjakan dirumah-rumah sebagai industri rumah tangga, artinya masih jarang sebuah pabrik besar yang khusus memproduksi keripik ubi. Untuk mendapatkan potongan keripik ubi tipis tersebut, masihjarang suatu alat mekanisme yang efisien pada proses pembuatannya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui Harga Pokok Produksi (HPP), harga jual, dan titik impas dari analisis biaya produksi dengan metode Break Event Point (BEP) pada pembuatan alat perajang ubi. Hasil analisis menunjukkan bahwa HPP sebesar Rp. 1.334.655, harga jual Rp. 1.750.000 dengan keuntungan Rp. 415.000 untuk 1 unit produk dan BEP tercapai pada penjualan produk sebanyak 16 unit atau penerimaan dalam rupiah sebesar Rp.27.301.757.Kata kunci: break event point , harga jual, harga pokok produksi
APLIKASI SENSOR INFRA MERAH PADA PEMBUATAN KOTAK SAMPAH ELEKTRONIS Mukminatun Ardaisi
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 1 JANUARI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.475 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i1.362

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sebuah sistem sinar infra merah khususnya pada penerima sensor infra merah. Penulis ingin menerapkan sensor tersebut dapat diaplikasikan pada kotak sampah elektronis.Sensor infra merah ini menggunakan komponen komponen utama yaitu IC NE 555 pada pemancar dan phototransistor pada penerima.Penulis memilih komponen IC NE 555 ini sebagai penghasil clock agar gelombang infra merah menjadi kuat dan phototransistor sebagai penangkap gelombang infra merah agar lebih mudah dan aplikasinya sudah banyak. Aplikasi infra merah pada pembuatan kotak sampah elektronis ini merupakan kotak sampah yang secara otomatis membuka tutupnya sendiri tanpa menginjak pedal. Hal ini terjadi karena sensor infra merah yang ditempatkan di depan kotak sampah yang secara langsung mendeteksi objek yang mendekati kotak sampah pada jarak 10-30 cm pada waktu yang telah ditentukan. Sensor ini dihubungkan ke mikrokontroler yang telah diprogram untuk mengaktifkan relay yang akan menggerakkan motor DC untuk membuka tutup kotak sampah. Setelah seseorang yang membuang sampah meninggalkan kotak sampah tersebut, maka sensor tidak lagi terhalang oleh apapun  sehingga tutup kotak sampah akan menutup.Kata Kunci: Aplikasi Sensor Infra Merah
PERHITUNGAN WAKTU PENJADWALAN PEMBUATAN LORI ( Studi Kasus di PT S.A.U ) Hermanto M.Z.; Togar Partai Oloan; Herman Ahmad
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 5 No. 2 JULI 2017
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1172.53 KB) | DOI: 10.52333/destek.v5i2.375

Abstract

Penjadwalan proyek merupakan salah satu elemen hasil perencanaan yang dapat memberikan informasi tentang jadwal rencana dan kemajuan proyek dalam hal kinerja sumber daya berupa biaya, tenaga kerja, peralatan dan material serta rencana durasi proyek dan progres waktu untuk menyelesaikan proyek. Adapun faktor yang sering mempengaruhi keterlambatan proyek seperti keterlambatan terkait material, keterlambatan terkait skill tenaga kerja, keterlambatan terkait peralatan yang tidak memadai, perencanaan yang tidak sesuai, lemahnya kontrol waktu proyek, kurangnya Koordinasi antar penanggung jawab pekerjaan, kurangnya personil dll. semakin cepat selesainya proyek maka akan meningkatkan keuntungan dalam hal waktu bagi perusahaan untuk menambah jumlah proyek dalam 1 periode, semakin banyak proyek yang bisa diambil atau dikerjakan semakin banyak pula keuntungan dalam hal keuangan bagi perusahaan.Kata kunci: metode penjadwalan proyek, work breakdown structure, metode barchart, kurva s, dan network planning.
UPAYA PENINGKATAN SKALA PELAYANAN TAMAN INDAH MASKAREBET MELALUI PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR TAMAN Ramadisu Mafra
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 7 No. 1 Januari 2019
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.206 KB) | DOI: 10.52333/destek.v7i1.408

Abstract

Pemerintah Kota Palembang berencana untuk mendorong Taman Indah Maskarebet (TIM) sebagai Taman Kota, meski memiliki luas lahan setara Taman Kecamatan, sehingga diperlukan upaya meningkatkan daya tarik kunjungan melalui pengembangan infrastruktur taman. Fokus penelitian untuk mengukur skala pelayanan TIM dan usulan pengembangan infrastruktur taman. Penelitian deskriptif kualitatif dengan metode penelitian survey, berlokasi di TIM. Menggunakan teknik sampel purpose. Metode distribusi frekuensi dan pengukuran horizontal distance digunakan untuk mengolah data, disajikan dalam bentuk gambar, tabel dan atau narasi dalam interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan radius rata-rata pelayanan TIM ± 1,47 km dari center spot taman, dengan Pengunjung terbanyak berasal dari Kecamatan Alang-alang Lebar (82%). Rekomendasi komponen infrastruktur taman adalah: Tanaman Bunga (99%), 2) Tanaman Perdu (97%), 3) Kolam Retensi (92%) seluas ± 20.500 m2, 4) Lapangan Rumput Hijau (87%), 5)Pepohonan Besar (86%), 6) Arena dan Alat Bermain Anak (58%), 7) Bangku Taman (56%), 8) Pedestrian (53%), 9)Jogging Track (53%), 10) WC Umum (14,18%), 11) Ruang Parkir Kendaraan (14,18%), 12) Lampu-lampu Taman (14%), 13) Lapangan Olah Raga (13,43%), dan 14) Tempat Sampah (10,45%).Kata kunci: maskarebet, TIM, skala pelayanan taman, radius, domisili, infrastruktur taman
PEMBUATAN PISTON MASTER SILINDER KIT MENGGUNAKAN MESIN CNC TU-2A Sudiadi .
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 6 No. 1 JANUARI 2018
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1432.231 KB) | DOI: 10.52333/destek.v6i1.386

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan mesin CNC dari segi akurasi dan presisi, untuk mendapatkan program dalam pembuatan piston master silinder kit menggunakan mesin CNC TU-2A, dan untuk mengetahui langkah simulasi pembuatan piston master silinder kit menggunakan mesin CNC TU-2A. Pembuatan piston master silinder kit ini menggunakan dua metode pemrograman yaitu metode absolute dan metode incremental. Proses pembuatan benda kerja dimulai dari pembuatan gambar kerja, pemilihan pahat , pembuatan program, dan tes program dengan plotter. Hasil pemrograman yang didapat kemudian dieksekusi pada mesin CNC TU-2A agar diperoleh piston master silinder kit yang sesuai dengan gambar kerja yang telah dibuat. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat bahwa produk yang dihasilkan menggunakan mesin CNC lebih teliti dan tepat dalam melakukan proses pemesinan.Kata kunci: CNC, piston master, silinder kit, simulasi, pemrograman