cover
Contact Name
Andy Budiarto
Contact Email
arskosonglapan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arskosonglapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Desiminasi Teknologi
ISSN : 2303212X     EISSN : 25035398     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 248 Documents
PENGARUH PEMAKAIAN SEMEN DAN PASIR YANG BERBEDA TERHADAP KUAT TEKAN BETON Indra S. Fuad; Andika Perwira; Heru Jayusman
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.578

Abstract

Abstrak: Beton dapat dibuat dengan berbagai macam mutu. Perbedaan mutu beton ini biasanya ditunjukkan oleh perbedaan pada kuat tekannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu beton meliputi perbandingan semen/air, jenis semen yang digunakan, ada atau tidaknya bahan tambah, agregat kasar dan halus yang digunakan, kelembapan dan suhu pengeringan,dan lain-lain. Untuk mengetahui pengaruh pemakaian semen dan pasir, pada penelitian ini campuran adukan beton digunakan variasi semen yang berbeda merek dan pasir sungai yang berbeda, dengan mutu beton yang digunakan fc’ 25 MPa. Dari hasil pengujian kuat tekan beton menunjukan mutu beton paling  rendah adalah beton yang memakai semen Holcim, beton yang menggunakan semen Padang mutu betonnya lebih tinggi dari beton yang menggunakan semen Holcim, dan mutu beton yang paling tinggi pada pemakaian semen Batu Raja. Begitu juga dari hasil pengujian kuat tekan beton menggunakan pasir yang berbeda menunjukan mutu beton paling  rendah adalah beton yang memakai pasir  sungai Lematang, beton yang menggunakan pasir sungai Selabung mutu betonnya lebih tinggi dari beton yang menggunakan pasir sungai Lematang, dan mutu beton yang paling tinggi pada pemakaian pasir sungai Ogan. Dilihat dari variasi pemakaian merk semen  dan tempat pengambilan pasir sungai menunjukkan kuat tekan beton yang paling tinggi pada saat pemakaian semen Batu Raja dan pasir sungai Ogan.Kata kunci : kuat tekan beton, merk semen, pasir sungai
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH DI BANK SAMPAH INDUK SEBIMBING SEKUNDANG DI DESA TANJUNG BARU KEC. BATURAJA TIMUR KAB. OKU (Studi Kasus Masyarakat Desa Tanjung Baru Kec. Baturaja Timur Kab. OKU) Okta Ayu Ningtias; Yuliantini Eka Putri
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.584

Abstract

Abstrak: Timbunan sampah yang terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk, tidak hanya segi kuantitas tetapi juga dari segi kualitas akibat dari perubahan pola hidup masyarakat. Bank Sampah Induk Sebimbing Sekundang Kab. OKU adalah salah satu tempat dikumpulkannya sampah organik dan anorganik warga Desa Tanjung Baru Kec. Baturaja Timur Kab. OKU. Bank Sampah Induk Sebimbing Sekundang   Kab. OKU dikelola dengan menggunakan sistem seperti perbankkan yang dilakukan oleh petugas sukarelawan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey. Masyarakat dalam pengelolaan sampah di bank sampah, maka dapat ditarik kesimpulan : Pengaruh Pengetahuan dan Sikap Terhadap Pengelolaan Sampah Di Bank Sampah Hipotesis 3 (ketiga) diterima, dengan membandingkan nilai F.hitung dan F.tabel diketahui bahwa F.hitung > F.tabel yaitu 709,304 > 2,36, maka untuk variabel independen (X1 dan X2) terhadap variabel dependen (Y) berlaku hipotesis (H0) ditolak dan hipotesis (H1) diterima, artinya bahwa secara simultan variabel Pengetahuan (X1) dan Sikap (X2) secara statistik berpengaruh terhadap Pengelolaan Sampah Di Bank Sampah (Y). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar masyarakat Desa Tanjung Baru memiliki pengetahuan yang baik terhadap pengelolaan sampah di bank sampah namun sikap masyarakat Desa Tanjung Baru yang masih kurang baik terhadap pengelolaan sampah seperti membuang sampah di sembarang tempat dan membakar sampah.Kata kunci: sampah, pengelolahan sampah, sikap masyarakat
ANALISA KRAKTERISTIK MEKANISME KERJA MESIN KENDARAAN BERMOTOR ATAS PEMANFAATAN BENTUK LAIN BAHAN BAKAR YANG TERSIMPAN DI DALAM TANGKI GAS LPG DENGAN PREMIUM Martin Luther King; M. Ali; Sukarman syah; Hermanto Ali
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.579

Abstract

Abstrak: Gas dalam aplikasinya sebagai sumber energi banyak memiliki keunggulan karena kandungan panasnya tinggi dan pembakarannya bersih dan disukai lingkungan. Didalam pengembangannya gas sebagai bahan bakar untuk kendaraan merupakan terobosan baru dalam pengembangan pemanfaatan jenis energi baru didunia transportasi. Didalam penelitian ini memanfaatkan bentuk lain dari produk LPG yaitu bahan bakar cair LPG yang terbentuk didalam tangki LPG yang kosong akibat reaksi kimia yang terjadi didalam tangki LPG sebagai bahan bakar alternatif. Dan kemudian membandingkannya dengan bahan bakar Premium, terhadap perfoma kinerja dari mesin sepeda motor 4 Tak, dengan mempertimbangkan parameter-parameter perfomansi mesin.Kata kunci: LPG, premium, 4 TAK , bahan bakar alternatif, performansi mesin
ANALISIS PERBANDINGAN SISTEM DAN KONSEP PRODUKTIVITAS PADA INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA Zulkarnain Fatoni
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.585

Abstract

Abstrak: Upaya suatu bangsa untuk meningkatkan produktivitas pertama-tama harus dimulai dengan unit ekonomi, yaitu industri manufaktur dan jasa. Oleh karena itu memahami sistem dan konsep produktivitas dalam industri-industri tersebut menjadi penting. Secara umum, produktivitas suatu industri terkait dengan seberapa efektif input sumber daya dalam suatu proses (proses manufaktur, proses layanan), ditransformasikan menjadi nilai bagi pelanggan. Bahkan, konsep produktivitas berbasis manufaktur, sebagai sistem tertutup, mengasumsikan bahwa konfigurasi sumber daya input yang diubah dalam proses produksi tidak mengarah pada perubahan kualitas dalam output (asumsi kualitas konstan). Namun, dalam konteks layanan, sebagai sistem terbuka, perubahan dalam sumber daya produksi dan sistem produksi memang memengaruhi persepsi kualitas layanan. Itulah sebabnya, istilah produktivitas telah menciptakan banyak kebingungan dalam layanan, dan konsep produktivitas layanan sering kali digunakan secara sembarangan dan pengukuran yang tidak tepat. Tujuan makalah ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan konsep produktivitas berbasis manufaktur dan layanan sebagai sistem tertutup dan terbuka.Kata kunci: produktivitas, industri manufaktur, industri jasa
PENERAPAN OVER CURRENT RELAY (OCR) KOPEL 20 KV DI GARDU INDUK BOOMBARU Gilang Ramadhan; Yuslan Basir; Dyah Utari Y.W.
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.580

Abstract

Abstrak: PMT kopel 20 kV adalah suatu hal yang penting pada sistem 20 kV di GI Boombaru yang berfungsi untuk penggabungan beban pada penyulang di sistem 20 kV sehingga diperlukanya sistem proteksi yang handal dalam kinerjanya yaitu Over Current Relay (OCR). Relay OCR pada kopel diharapkan dapat menghindari dari gangguan hubung singkat pada sistem 20 kV penyulang ataupun beban lebih. Relay ini bekerja dengan cara membandingkan arus yang terbaca dengan nilai setinganya, bila arus yang dibaca lebih besar dari pada nilai setingan maka relay akan menge-trip-kan Pemutus Tenaga (PMT) atau circuit breaker (CB) setelah waktu tertentu. Dari hasil perhitungan OCR PMT kopel 20 kV dengan kopel penyulang  selisih waktu tms = 0,08 SI,dan waktu kerja t = 0,2 s. Untuk waktu kerja   rele  terhadap  OCR penyulang dan incoming dimana waktu kerja incoming yaitu : tset penyulang < tset inc , maka tset inc = 0,4 + tset penyulang = 0,4 + 0,3= 0,7 detik, penyulang 0,3 detik dan PMT kopel 20 kV 0,4 detik. Waktu kerja OCR PMT 20 kV berada di tengah antara penyulang dan incoming.Kata kunci: sistem proteksi, arus hubung singkat, relai arus lebih, setting relai, PMT kopel 20 kV
PENGARUH JENIS MATERIAL ELEKTRODA LAS KAMPUH K TERHADAP KEKERASAN DAN UJI TARIK PADA BAJA KARBON RENDAH ASTM A36 Togar PO Sianipar; Martin Luther King
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.577

Abstract

Abstrak: Telah dilakukan study kekerasan dan kekuatan pada plat baja karbon rendah (ASTM A36) Hasil proses pengelasan yaitu pada 3 (tiga) jenis elektroda E 6013, E7016, 7018 berdiameter 3,2mm. Selanjutnya dilakukan proses pengelasan dengan menggunakan kampuh K dengan tebal plat 12mm, dengan arus 195 ampere tegangan 200 volt. Kemudian dilakukan proses pengujian kekerasan dan kekuatan tarik, dari pengujian yang telah dilakukan diperoleh kekerasan dan kekuatan tarik dari masing-masing 3 (tiga) jenis elektroda. Pada benda uji pada daerah HAZ dari jenis elektroda E 6013 mempunyai kekerasan sebesar 84,9 (HRB), elektroda E 7016 nilai kekerasannya 87,6 (HRB) dan E 7018 nilai kekerasannya 85,7 (HRB). Sedangkan pada daerah BASE nilai kekerasan rata-ratanya 76,8 (HRB). Pada kekuatan tarik nilai tegangan tarik tertinggi dari 3 (tiga) jenis elektroda dari proses pengelasan yaitu pada jenis  E 7016 sebesar 35,84 kg/mm2. Dengan tegangan luluh sebesar 27,84 kg/mm2. Sedangakan nilai tegangan tarik terendah adalah jenis elektroda E 6013 sebesar 25,48 kg/mm2.Kata kunci: pengelasan , ASTM A36 , elektroda, uji kekerasan dan kekuatan tarik
PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGERING LADA DENGAN PUTARAN DRUM BERVARIASI Iskandar Husin; Martin Luther King; Iskandar Badil
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.581

Abstract

Abstrak: Merica atau Lada memiliki nama latin Piper nigrum dan  merupakan famili Piperaceae.. Bagian tanaman lada yang dimanfaatkan  adalah buahnya yang terangkai seperti anggur. Proses pengeringan yang dilakukan petani lada sekarang ini masih memanfaatkan sinar matahari dalam arti masih sangat bergantung cuaca dan waktu. Lada yang dihasilkan masih membutuhkan proses kembali salah satunya dengan cara dijemur. Para petani biasanya menjemur lada dibwah terik matahari, tetapi tidak setiap saat di indonesia mengalami cuaca panas, ada kalanya cuaca berhujan atau mendung. Hal ini lah yang memicu permasalahan yang ada pada para petani lada. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian desain dan eksperimen berupa kajian teoritis, mendesain mesin, dan membuat mesin pengering lada. Pembuatan mesin  dan uji coba laboratorium dilakukan di Laboratorium Teknik Mesin FT UTP dan uji coba ditempat yang sama . Pengeringan yang dilaksanakan dengan metode Pengujian pertama dengan rpm 16,9 berat lada awal 1100 gram menjadi 999 gram dengan lama pengeringan 15 menit, pengujian kedua dengan rpm 17,4 barat lada 1100 gram menjadi 1015 dengan lama pengeringan 15 menit dan pengujian ketiga dengan rpm 18,3 berat lada 1100 gram menjadi 1030 gram dengan lama proses yang sama. Dengan harapan pengujian tersebut dapat penjemuran manual, sehingga nantinya  alat pengering ini layak untuk digunakan untuk masyarakat khususnya para petani lada.menghasilkan lada yang berkadar air sebelas koma sembilan, biji lada bentuknya utuh tanpa kisut dengan warna yang kurang lebih seragam.Dengan adanya mesin pengering lada diharapkan memberi manfaat pada proses pengawetan hasil panen sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada cuaca untuk melakukan pengeringan, mempercepat proses pengeringan dan meningkatkan kualitas lada kering.Kata kunci:  lada, mesin pengering, pemanas uap
EVALUASI KINERJA PELAYANAN ANGKUTAN KOTA TRAYEK AMPERA – KM 5 KOTA PALEMBANG Zuul Fitriana Umari; Reni Andayani; Aidil Irham
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 1 JANUARI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i1.582

Abstract

Abstrak: Kebutuhan akan sarana transportasi di perkotaan terus mengalami peningkatan akibat banyaknya kegiatan yang membutuhkan jasa transportasi. Salah satu sarana transportasi adalah angkutan kota. Seiring dengan meningkatnya mobilitas perduduk dan bertambahnya persaingan antara moda trasportasi, maka angkutan kota dituntut untuk memenuhi syarat kelancaran, kenyamanan dan keamanan. Tujuan penelitian ini adalah Mengukur efektivitas dan efisiensi angkutan kota pada trayek Ampera – Km.5. Data yang dikumpulkan berupa data primer dan sekunder dengan analisis menggunakan Morlock (1988).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja angkutan kota efektif dari aksesibilitas dan frekuensi headway dan Ketidakefektifan terdapat pada kecepatan rata- rata. Sedangkan efisiensi angkutan kota yang ditinjau dari tingkat operasional tergolong efisien dan untuk faktor muat penumpang tidak efisien karena kurang dari 70 % dari standar pelayanan angkutan umum.Kata kunci: kinerja pelayanan, angkutan kota
EVALUASI PASCA HUNI ASRAMA MAHASISWA UNIVERSITAS SRIWIJAYA Andy Budiarto; Aditha Maharani Ratna
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 2 JULI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i2.647

Abstract

Abstrak: Universitas Sriwijaya merupakan salah satu kampus dengan jumlah mahasiswa terbanyak di Indonesia. Saat ini ketersediaan asrama di dalam kampus sangat dibutuhkan bagi para mahasiswa baru, yang berasal dari berbagai daerah dan suku bangsa untuk lebih cepat beradaptasi dengan kondisi kampus. Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali aspek kenyamanan, keamanan dan interaksi dalam penggunaan asrama tersebut terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pasca huni dari asrama mahasiswa di dalam lingkungan kampus Universitas Sriwijaya dengan teori arsitektur dan perilaku. Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mengorganisasikan data terkait kondisi eksisting dan aktivitas, sedangkan dari segi fungsional, teknis dan tingkah laku digunakan analisis Post Occupation Evaluation (POE) atau Evaluasi Pasca Huni. Hasil dari penelitian ini nanti diharapkan mampu memberikan gambaran dari keterkaitan bangunan terhadap aktivitas kehidupan di dalam asrama mahasiswa yang terdiri dari banyak etnis budaya. Penelitian ini adalah penelitian dosen pemula untuk meningkatkan kemampuan dan keinginan dalam melakukan penelitian.Kata kunci: asrama, pascahuni, evaluasi
PENGARUH PEMAKAIAN AIR RAWA TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON Indra S. Fuad; Bazar Asmawi
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI VOLUME 8 NO 2 JULI 2020
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52333/destek.v8i2.642

Abstract

Abstrak: Salah satu bahan pembuat beton adalah air, karena air diperlukan untuk bereaksi dengan semen dan juga sebagai bahan pelumas antara butir agregat sehingga mudah dikerjakan serta dipadatkan. Untuk bereaksi dengan semen air yang diperlukan sekitar dua lima persen dari berat semen, tapi dalam pelaksanaannya itu sangan sulit dilakukan berkaitan dengan kelecakannya. Kelebihan air ini dipakai sebagai pelumas tetapi kelebihan air ini tidak boleh terlalu banyak karena akan menyebabkan kekuatan beton akan rendah dan porous. Air yang memenuhi syarat untuk dipakai untuk bahan campuran pembuat beton adalah yang menghasilkan beton dengan kekuatan lebih dari 90% kekuatan beton yang memakai air suling. Benda uji untuk pengujian kuat tekan digunakan kubus 15 x 15 x 15 cm dan kuat tarik belah digunakan silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Air sebagai campuran pembuatan beton adalah air PAM Tirta Musi Palembang dan air rawan dari Banyuasin. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapat hasil uji kuat tekan mengalami penurunan sebesar 78,547 kg/cm2 untuk beton menggunakan air rawa dibandingkan beton menggunakan air PAM. Untuk hasil pengujian kuat tarik belah beton juga mengalami penurunan 25,474 kg/cm2 untuk beton menggunakan air rawa dibandingkan dengan beton menggunakan air PAM.Kata kunci: air PAM, air rawa, kuat tekan beton dan tarik belah beton