cover
Contact Name
Ahmad Nasrulloh
Contact Email
ahmadnasrulloh@uny.ac.id
Phone
+6281228220223
Journal Mail Official
jurnal.keolahragaan@uny.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Keolahragaan
ISSN : 23390662     EISSN : 24610259     DOI : 10.21831
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1: April 2016" : 11 Documents clear
Pengembangan tes kemampuan fisik bolabasket siswa SMA putra di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Setyawan, Taufiq Arif; Sugiyanto, FX
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.182 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.6415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tes kemampuan fisik bolabasket yang valid dan reliabel yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan fisik pemain bolabasket siswa SMA di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Subjek penelitian adalah 156 siswa SMA putra di DIY. Produk yang dikembangkan adalah tes kemampuan fisik bolabasket siswa SMA. Langkah pertama sampai keenam merupakan tahap pengembangan standar indikator keterampilan fisik bermain bolabasket siswa SMA. Langkah ketujuh sampai kesepuluh merupakan tahap pengembangan instrumen. Hasil uji skala kecil digunakan sebagai uji coba pengembangan produk dilakukan untuk keperluan pengujian validitas dan reliabilitas instrumen tes. Uji lanjut pada skala besar difokuskan untuk menyusun norma dan standar penilaian atas instrumen tes keterampilan fisik bolabasket. Hasil pengembangan tes keterampilan fisik bermain bolabasket meliputi (1) tes kecepatan 3/4 basketball court sprint, (2) tes daya tahan aerobik bleep test, (3)) tes kelincahan lane agility test, (5) tes daya tahan otot core strange and stability test, (6) tes power tungkai vertical jump, (7) tes power lengan push-up, dan (8) tes fleksibilitas sit and reach. Dapat disimpulkan instrumen tes dapat digunakan sebagai metode evaluasi untuk mengukur kemampuan fisik bolabasket pada anak SMA.Kata Kunci: tes kemampuan fisik, bolabasket, siswa SMA putra Developing a test of the physical capability for basketball for male students in the Province Of Yogyakarta Special Territory AbstractThis study aims to develop a valid and reliable test of the physical capability for basketball to measure the level of the physical capability for basketball player among senior high school (SHS) students in Yogyakarta Special Territory (YST). The research subjects were 156 male SHS students in the Province of YST. The developed product was a test of the physical capability for basketball for male SHS students. The first to sixth steps belonged to the stage of developing standards for the indicators of the physical skills for playing basketball for SHS students. The seventh to tenth steps belonged to the stage of developing instrumens. The result of the small-scale testing was used as a product development tryout, conducted to test the validity and reliability of the test instrumens. A further test in the large-scale testing was focused on the construction of assessment norms and standards for the test instrumens for the physical skills for basketball. The results of the development of the test of the physical capability for playing basket include (1) a speed test of 3/4 basketball court sprint, (2) an aerobic endurance test of bleep test for basketball, (3) an agility test of lane agility test, (5) a muscle endurance test of core strange and stability test, (6) a heel power test of vertical jump, (7) an arm power test of push-up, and (8) a flexibility test of sit and reach all of these can used as an evaluation method to measure the physical capability for basketball among SHS students.Keywords: test of the physical capability, basketball, male SHS students
Model pembelajaran integratif penjasorkes materi atletik dengan pendidikan IPA materi Biologi untuk siswa SMP Alchonity Harika Fitri; Sri Winarni
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.156 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8108

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan model pembelajaran integratif untuk siswa sekolah menengah pertama yang layak digunakan. Model pembelajaran integratif diharapkan untuk digunakan guru penjasorkes dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan data (2) analisis informasi yang dikumpulkan (3) pengembangan draft produk awal (4) validasi ahli dan revisi (5) uji coba skala kecil dan revisi, (6) uji coba lapangan skala besar dan revisi, (7) pembuatan produk final. Uji coba dengan skala kecil dilakukan terhadap 25 siswa SMP BOKPRI 1 Yogyakarta. Uji coba dengan skala besar dilakukan terhadap 31 siswa SMP Negeri 12 Yogyakarta, SMP Negeri 4 Yogyakarta, dan SMP PIRI 1 Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data adalah pedoman wawancara, catatan lapangan, skala nilai validasi, guru partisipasi, respon siswa, tes unjuk kerja dan tes pengetahuan. Analisis data mengguna-kan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa buku panduan yang berisikan syntax (langkah-langkah), bentuk penilaian, 6 permainan integratif, dan rencana pelaksanaan pembelajaran yang layak dan efektif.Kata kunci: model integratif penjasorkes, SMP Integrated learning model of physicl education on athletics with Biology for junior high school students AbstractThis study aimed to produce an integrated learning model for physical education and biology education. The integrated learning model was expected to be used by physical education teachers in teaching and learning activities. This research and development was conducted by adapting the steps of research development including: (1) preliminary study, (2) analysis of the gathered information, (3) developing the initial product, (4) expert’s validation and revision, (5) small scale trials and revision, (6) large-scale field trial and revision, and (7) dissemination of the product. Small-scale test was conducted on 25 junior high school students of BOKPRI 1 Yogyakarta. The large-scale trials were conducted on 31 students of Junior High School 12 Yogyakarta, Junior High School 4 Yogyakarta, and Junior High School PIRI 1 Yogyakarta. The instruments used for collecting data were interview guideline, field notes, questionnaires of scale validation value, questionnaire of teachers’ participa-tion and students’ response, performance and effectiveness test. The data analysis used descriptive qualitative and quantitative analysis. The result of this research is a guide book that contains syntax (steps), forms of assessment, six integrated games, and lesson plan of learning which is proper and effective.Keywords: the teaching models, integrative physical education, Junior High School.
Pengembangan model permainan untuk pembelajaran kinestetik pada anak tunanetra Riza Efriyanti; Sumaryanti Sumaryanti
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.365 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model permainan untuk pembelajaran kinestetikpada anak tunanetra. Pengembangan ini dimodifikasi menjadi dua tahap, yaitu: tahap pendahuluan dan tahap pengembangan. Tahap pendahuluan meliputi (1) melakukan kajian literatur; (2) penelitian relevan;(3) observasi; dan (4) studi pendahuluan. Tahap pengembangan meliputi (1) mengembangkan produk awal; (2) validasi ahli; (3) uji coba skala kecil; (4) uji coba skala besar uji efektivitas; dan (5) produk operasional. Uji coba skala kecil dilakukan kepada 13 anak di SDLB-A Yaketunis. Uji coba skala besar dan uji efektifitas dilakukan kepada 22anak di SDLB-A Yaketunis, SLB Negri 1 Bantul, dan SLB Negri 1 Kulon Progo. Uji efektifitas menggunakan pra-eksperimen dengan one group pretest-postest. Instrumen pengumpulan data mengunakan kuesioner/angket, lembar observasi dan lembar penilaian permainan. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data skala Guttman. Hasil akhir dari penelitian adalah sebuah produk berupa model permainan untuk pembelajaran kinestetik pada anak tunanetra. Permainan ini memainkan 6 permainan yaitu: (1) permainan temukan teman, (2) permainan balpin, (3) permainan kereta suara, (4) permainan halangan bunyi, (5) permainan balon zig-zag, dan (6) permainan lingkaran ceria. Hasil uji keefektifan didapatkan bahwa keenam model permainan dinyatakan efektif. Model permainan dikemas kedalam sebuah buku panduan dan DVD.Kata Kunci: pengembangan, modelpermainan, kinestetik, anak tunanetra AbstractThis study aims to produce a model of kinesthetic learning games for children with visual impairment. This development research is modified into two stages: a preliminary stage and development stage. Preliminary stage includes (1) conducting a literature review; (2) relevant research; (3) observations; and (4) a preliminary study. Stages of development include (1) developing initial products; (2) expert validation; (3) small-scale trials; (4) large-scale trials and effectiveness trials; and (5) operational products. A Small-scale trialwas conducted to 13 children in SDLB-A Yaketunis. Large-scale trials and effectiveness trials wereconducted to 22 children in SDLB-A Yaketunis, SLB Negri 1 Bantul and Kulon Progo SLB Negri 1. Effectiveness trials used a pre-experiment test with one group pretest-posttest. Instruments of data collection used questionnaires, observation sheets and game ratings sheets. Guttman Scale Data Analysis technique was used to analyze the data. The final result of this study is a product of kinesthetic learning game model for children with visual impairment. Games model on kinesthetic learning is a game model that was designed for visually impaired children inupper class of SDLB specifications. This model plays 6 games, namely: (1) Find A Friend Game, (2) Balpin Game, (3) Sound Train Game, (4) Sound Obstacle Game, (5) Zig-zag Balloon Game, and (6) Cheerful Circle Game. From the effectiveness trials, it is shown that those six games arepractically effective. The model of packed into a guide book and DVD.Keywords: development, game model, kinesthetic, visual impairment children
Pengaruh taebo high dan low impact terhadap ketahanan otot dan lemak tubuh ditinjau dari VO2Maks Budiawan, Dedi; Suharjana, Suharjana
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.281 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan tingkat keefektifan pengaruh senam Taebo high impact dan low impact terhadap ketahanan otot dan persentase lemak tubuh ditinjau dari volume oksigen maksimum, (2) apakah VO2Maks tinggi lebih baik/bagus daripada VO2Maks rendah terhadap peningkatan ketahanan otot dan penurunan persentase lemak tubuh. (3) interaksi yang terjadi antara metode latihan senam Taebo high impact dan low impact terhadap ketahanan otot dan persentase lemak tubuh ditinjau dari volume oksigen maksimum. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan faktorial 2x2, menggunakan tes awal dan tes akhir dengan dua kelompok yang diberi perlakuan berbeda. Pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Instrumen dalam penelitian ini adalah multistage fitness test, tes daya tahan otot dengan exercise machine, dan tes lemak tubuh dengan skinfold fat caliper test. Teknik analisis data menggunakan ANAVA dengan taraf signifikansi 5%. Uji prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas Kolmogorov Smirnov Test dengan taraf signifikansi 5% dan uji homogenitas varians Levene Testdengan taraf signifikansi 5%.Kata Kunci: Taebo high dan low impact, ketahanan otot, lemak tubuh, VO2maks. The effect of high and low impact taebo on muscular endurance and body fat viewed from VO2MaksAbstractThis study aims to determine (1) the difference of effectiveness level of high impact and low impact Taebo gymnastics on muscular endurance and body fat percentage in terms of the maximum volume of oxygen, (2) whether high VO2Max is better than low VO2Max to increase muscular endurance and decrease body fat percentage, and (3) the interaction that occurs between gymnastics training methods of high impact and low impact Taebo on muscular endurance and body fat percentage in terms of the maximum volume of oxygen. This study is an experimental study with 2 x 2 factorial design, using pretest and the posttest by two groups that were given different treatments. The data collection used tests and measurements done before and after treatments. The instruments in this study were a multistage fitness test, a test of muscle endurance with exercise machine, and skinfold fat caliper test, a test of body fat percentage. The research data analysis used ANOVA with the significance level of 5%. The prerequisite test data analysis used Kolmogorov Smirnov normality test with the significance level of 5% and Levene's test of homogeneity of variance test with the significance level of 5%.Keywords: high and low impact Taebo, muscular  endurance, body fat, VO2Max.
Pengembangan model permainan bolatangan untuk anak usia sekolah dasar kelas atas Muhamad Abdurrochim
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.067 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8136

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model permainan bolatangan untuk anak sekolah dasar kelas atas. Produk yang dihasilkan CD dan buku. Penelitian ini mencakup tiga tahapan yaitu tahapan validasi kesesuaian dan kualitas model oleh ahli, tahap uji coba skala kecil, dan tahap uji coba skala luas. Penelitian ini dilakukan SD Negeri 1 Petir, SD Negeri 2 Petir, SD Negeri Kembangsari dan MI Sananul Ula, Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kesesuaian model dan respon siswa terhadap permainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ahli dan guru menilai produk telah sesuai. Pandangan siswa, 100% permainan dapat dilakukan, menyenangkan dan dapat membuat anak menjadi senang bergerak, 90,82% memberikan tanggapan bahwa permainan mudah dilakukan, 96,94% dapat memahami peraturan dengan baik, 93,88% siswa taat pada peraturan yang berlaku, 10.20% siswa mengalami kesulitan, 98,98% siswa merasa suka dengan peralatan yang digunakan, 95,92% dapat melakukan kerjasama, dan 6,74 % merasa takut melakukan permainan yang diajarkan.Kata Kunci: Pengembangan, Bolatangan, Sekolah Dasar Kelas Atas DEVELOPMENT OF HANDBALL GAME MODEL TO UPPER CLASS ELEMENTARY SCHOOL CHILDRENAbstractThis research aimed to develop a hand ball game model to upper class elementary school children. The product result is form guide and CD. This research included of three phase were stability and quality of the model by expert phase, small-scale phase, and large-scale pahse. This research conduct in elementary school 1 petir, elementary school 2 petir, elementary school kembangsari and MI sananul Ula. The instruments that use were the suitability of the model and the response of students to the game questionnaire. The results showed that the experts and teachers assess product matches. 100% the game can be done, fun and can make children be happy moving, 90,82% provide responses that the game is easy to do, 96, 94 % can understand the rules very well, 93,88% Students obedient to regulations, 10. 20% students have difficulty, 98,98%  students feel a liking equipment used, 95. 92% cooperation can do and 6,74 % feared the games taught.Keywords: development, handball, elementary school upper-class
Pengembangan media audio visual dalam pembelajaran keterampilan motorik kasar pada anak tunagrahita ringan Michael Johanes. H Louk; Pamuji Sukoco
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.849 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media audio visual dalam pembelajaran keterampilan motorik kasar pada anak tunagrahita ringan yang layak digunakan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: ((1) pengumpulan informasi, (2) analisis hasil informasi, (3) mengembangkan produk awal, (4) validasi ahli dan revisi, (5) uji coba skala kecil, (6) revisi, (7) uji coba skala besar, (8) revisi akhir, (9) pembuatan produk final, dan (10) diseminasi dan implementasi produk final. Uji coba kelompok kecil dilakukan terhadap enam peserta didik anak tunagrahita ringan di SLB Tunas Kasih 2 Turi. Uji coba kelompok besar dilakukan terhadap sepuluh peserta didik anak tunagrahita ringan di SLB Negeri I Bantul. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) angket para pakar, dan (2) lembar kuesioner praktisi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan media untuk pembelajaran keterampilan motorik kasar pada anak tunagrahita ringan yaitu media pembelajaran keterampilan motorik kasar dengan (1) melompati bentuk, (2) bola panas bola dingin, (3) bola guling kain, (4) bola ringan, (5) menginjak ekor harimau, (6) bola kangguru, dan (7) senam gerak dan  lagu.Kata kunci: pengembangan, media audio visual keterampilan motorik kasar, anak tunagrahita ringan kelas bawah Developing audio visual media to impart the learning of basic physical motor skill for mentally defectiveAbstractThis research aims to produce an audio visual media for teaching basic physical motor skill to mentally defective which is appropriate. This developmental research was done following developmental research steps as follows: (1) collecting information, (2) analysing information, (3) developing initial product, (4) experts validation and revision, (5) preliminary field testing, (6) revision, (7) main field testing, (8) final revision, (9) making the final product, and (10) dissemination and implementation the final product. The small group field testing was conducted to six mentally defective children in SLB Tunas Kasih 2 Turi. The bigger group field testing was conducted to 10 mentally defective children in SLB Negeri I Bantul. The data were analyzed using the quantitative descriptive analysis and qualitative descriptive analysis. The teaching media on physical motor skill consists of seven teaching media on physical motor skill by: (1) Leapfrogging objects, (2) Using hot ball and cold ball, (3) Using fabric bolster ball, (4) Using lightweight ball, (5) Stomping a tiger’s tail, (6) Using kangaroo’s ball, (7) Calisthenics and song.Keywords: developing audio video media impart learning physical motor skill mentally defective underaged children
Pengembangan model bermain sepakbola untuk meningkatkan aspek psikologis anak usia 12 -13 tahun di Yogyakarta Muna Aprilianto; Tomoliyus Tomoliyus
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.938 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku pedoman bermain sepakbola untuk meningkatkan aspek psikologis (semangat, gembira, dan disiplin) anak usia 12-13 tahun di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang terdiri atas dua tahapan yaitu tahap penelitian pendahuluan terdiri dari kajian literatur, kajian penelitian relevan, studi lapangan dan tahap pengembangan terdiri perencanaan, validasi ahli, uji skala kecil, dan uji skala besar. Peneliti ini mengambil sampel dari sekolah sepakbola di Yogyakarta. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pada uji coba skala kecil dilakukan di SSB Real Madrid melibatkan 10 siswa dan satu orang pelatih. Pada uji coba skala besar dilakukan di dua tempat yaitu di SSB Real Madrid dan SSB Bina Putra Jaya Sleman melibatkan 38 siswa dan dua pelatih. Analsis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil validasi menunjukkan model bermain sepakbola anak usia 12-13 tahun layak untuk diuji cobakan. Berdasarkan Hasil pelaksanaan pada uji coba skala kecil dan besar secara substansi isi dan pelaksanaan tergolong sangat baik. Hasil penilaian efektivitas model tehadap psikologis anak berupa semangat, gembira, dan disiplin mengalami peningkatan: nilai pertemuan kedua lebih tinggi dari pertemuan pertama. Dapat disimpulkan model bermain sepakbola anak usia 12-13 tahun efektif untuk meningkatkan aspek psikologis berupa semangat, gembira, dan disiplin siswa dalam melakukan latihan sepakbola.Kata Kunci: model, bermain, psikologis, sekolah sepakbola Development a playing soccer model to improve the psychological aspects of 12-13 years old children in Yogyakarta AbstractThis research aims to develop a playing soccer model to improve the psychological aspects (spirit, joy, and discipline) of 12-13 years old children in Yogyakarta. This study is a research and development which consists of two stages. The Preliminary research stage and development stage. The Preliminary research stage consisted of a literature review, relevant research studies and field studies. The Development stage consisted of planning, validation expert, small-scale test, and test large scale. The Validation involve three people experts. The sampel of take it from soccer school in Yogyakarta. The small-scale tryout was conducted on 10 students and one coach of Real Madrid Soccer School in Yogyakarta. The large-scale trials were conducted with two soccer school on 38 students and two coach of Yogyakarta Real Madrid Soccer School and Sleman Bina Putra Jaya Soccer School. The resul is a playing soccer model for children aged 12-13 years with the title "Playing Soccer in Practice to Improve Psychological Aspects". Based on the small-scale tryout and the small-scale tryout content implementation aspects are in an excellent category. The Psychological development of students assessment resulting in the form of passion, joy, and discipline in playing soccer show improvement: score of the second meeting is greater than the average score of the first meeting, thus it can be concluded thaat the playing soccer model for children age 12-13 years is effective to improve students’ psychological aspects, including the aspects of spirit, joy, and discipline in doing soccer practice.Keywords: models, play, psychological, soccer school
FRONT MATTER (Cover, Editorial Board, Foreward of Chairperson, Table of Contents) - -
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.359 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.12229

Abstract

Pengaruh latihan beban dan kekuatan otot terhadap hypertrophy otot dan ketebalan lemak Eko Sucipto; Widiyanto Widiyanto
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.295 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pengaruh antara latihan beban metode compound set dan circuit training, (2) perbedaan pengaruh kekuatan otot tinggi dan rendah,dan (3) interaksi antara metode latihan beban dan kekuatan terhadap hasil hypertrophy otot dan ketebalan lemak. Populasi dalam penelitian ini adalah 56 members yang programnya hypertrophy otot dari Fitness Centre GOR FIK UNY dan Fitness Centre Club Arena Hotel Jayakarta Yogyakarta. Sampel yang berjumlah 28 members ditentukan dengan teknik Purposive Rondom Sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Varian (ANAVA). Hasil penelitian adalah: (1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan beban dengan compound set dan circuit training terhadap hypertrophy otot, (2) ada perbedaan pengaruh kekuatan otot tinggi dan rendah terhadap hypertrophy otot dan ketebalan lemak, dan ada interaksi yang signifikan antara metode latihan beban dan kekuatan otot terhadap hypertrophy otot.Kata kunci: metode latihan beban, kekuatan otot, hasil hypertrophy otot dan ketebalan lemak. The effect of weight training and muscle strength on muscle hypertrophy and fat thicknessAbstractThis study aims to find out: (1) the differences between the effect of weight training method and circuit training compound set, (2) differences in the effect of high and low muscle strength, and (3) the interaction among methods of weight training and muscle strength on the muscle hypertrophy and fat thickness. This study is experimental. The population was 56 members of Sport Hall Fitness Centre Faculty, of Sports Science, State University of Yogyakarta and Fitness Centre Club Arena Hotel Jayakarta Yogyakarta. A sample of 28 members was established using the  purposive random sampling technique. The data analysis technique used in this study was the analysis of variance (ANOVA). The results show that: (1) there is a significant effect difference between the weight training and circuit training compound set on the result of muscle hypertrophy(2) there is a difference in the effect of high and low muscle strength on the results of muscle hypertrophy and fat thickness, and (3) there is a significant interaction between the weight training method and muscle strength on the muscle hypertrophy results.Keywords: method of weight training, muscle strength, muscle hypertrophy results and fat thickness.
Manajemen program latihan sekolah sepakbola (SSB) GAMA Yogyakarta Nugroho Susanto; Lismadiana Lismadiana
Jurnal Keolahragaan Vol 4, No 1: April 2016
Publisher : Program Studi Ilmu Keolahragaan Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.86 KB) | DOI: 10.21831/jk.v4i1.8133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi manajemen program latihan sekolah sepakbola (SSB) Gajah Mada (GAMA) Yogyakarta. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, pengambilan data dengan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini meliputi: anggota siswa SSB (3 orang), pelatih (1 orang), pengurus (1 orang) dan orang tua atlet (3 orang) SSB GAMA Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah sepakbola GAMA yang dijadikan tempat pengambilan data manajemen pengelolaan program latihan sudah dilakukan dengan optimal. Sekolah sepakbola yang dijadikan tempat pengambilan data telah menerapkan lima fungsi manajemen. Lima fungsi manajemen itu meliputi perencanaan, pengorganisasian, aktuating, pengendalian dan budgeting. Pelatih di sekolah sepakbola memiliki tugas untuk membuat program latihan berdasarkan kalender kompetisi yang dikeluarkan PSSI DIY. Pelatih, orangtua dan atlet bekerjasama untuk membuat program latihan itu dimaksudkan agar pelatih mengetahui kemampuan atlet dengan mengadakan pengukuran awal, dan atlet menyetujui beban latihan dari program latihan yang disusun. Mekanisme pembuatan program latihan adalah sebuah cara kerjasama pelatih, atlet dan orang tua membuat dan menentukan program latihan yang disesuaikan dengan kalender pertandingan.Kata Kunci: manajemen olahraga, program latihan, sekolah sepakbola Program management school of football (SSB) GAMA Yogyakarta AbstractThis study aims to identify school football workout program management (SSB) Gadjah Mada (GAMA) Yogyakarta. This type of research is descriptive qualitative research, data collection by interview, observation and documentation studies. Subjects in this study includes: SSB student member (3), trainers (1 person), board (1 person) and parents of athletes (3) GAMA SSB Yogyakarta. The results showed that the school is used as a football GAMA data retrieval program management training has been carried out with the optimum. Used as a football school data retrieval has implemented five management functions. The five functions of management include planning, organizing, aktuating, control and budgeting. School football coach has a duty to make an exercise program based on the competition calendar issued PSSI DIY. Coaches, parents and athletes collaborated to create an exercise program that is intended to determine the ability of the athlete to the coach holding the initial measurement, and athlete approved training load of structured exercise program. Mechanisms of making exercise program is a way of cooperation coaches, athletes and parents to create and determine an exercise program that is tailored to match the calendar.Keywords: sport management, exercise programs, school football 

Page 1 of 2 | Total Record : 11