cover
Contact Name
Adizty Suparno
Contact Email
adizty.suparno@mercubuana.ac.id
Phone
+6281310303548
Journal Mail Official
pasti@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Mercu Buana, Jl. Meruya Selatan No. 1, Kembangan, Jakarta Barat 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL PASTI (PENELITIAN DAN APLIKASI SISTEM DAN TEKNIK INDUSTRI)
ISSN : 20855869     EISSN : 25984853     DOI : 10.22441/pasti
The Journal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) receives scientific papers on research that are closely related to the research and application of Industrial Systems and Engineering.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI" : 10 Documents clear
ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING UNTUK MENENTUKAN LOKASI PUSAT DISTRIBUSI RITEL DENGAN MEMPERTIMBANGKAN JUMLAH PERMINTAAN Filscha Nurprihatin; Hendy Tannady; Mirna Lusiani; Gidion Karo-Karo; Renatha Renatha
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.203 KB)

Abstract

Dari tahun ke tahun, jumlah ritel milik salah satu perusahaan ritel di Indonesia meningkat secara signifikan. Dari lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan jumlah ritel berjumlah 1167 unit per tahun. Saat ini, terdapat 220 titik ritel berdiri di Kalimantan dan hanya dilayani oleh satu buah pusat distribusi yang menjadikan kondisi ini tidak relevan lagi. Sehingga, jurnal ini membahas tentang penentuan lokasi pusat distribusi yang kedua. Algoritma K-Means Clustering digunakan untuk memecah dua kelompok lokasi, setelah itu dilakukan perhitungan centroid dengan menggunakan Center of Gravity untuk masing-masing cluster. Penelitian ini mengasumsikan bahwa permintaan untuk masing-masing kota didekati dengan jumlah penduduk kota tersebut. Pada kondisi nyata, dalam satu kota terdapat beberapa ritel, sehingga data permintaan satu kota diperoleh dengan membagi jumlah penduduk terhadap jumlah ritel yang ada. Pada cluster 1 titik centroid terletak pada Kabupaten Landak, yang berjarak 149 km dari lokasi pusat distribusi yang sudah ada dengan akses masuk barang terdekat dari Pelabuhan Dwikora. Pada cluster 2, titik centroid jatuh pada Kabupaten Balangan dengan akses masuk barang terdekat yaitu dari Bandar Udara Syamsudin Noor. Keywords: Ritel Indonesia; Lokasi Multi Pusat Distribusi; Algoritma K-Means Clustering; Center of Gravity; Permintaan
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN PENDEKATAN ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (STUDI KASUS DI SEBUAH UNIVERSITAS DI INDONESIA) Suroto Suroto; Aina Nindiani; Euis Nina Saparina Yuliani
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.153 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem informasi akademik dengan pendekatan  konsep Enterprise Resource Planning (ERP) yang dilakukan pada salah satu universitas di Indonesia. Analisis SWOT (strength, weakness, opportunities & threat) dilakukan untuk mengetahui kekuatan,  kelemahan, peluang dan ancaman dari sistem yang ada saat ini untuk dapat diberikan usulan perancangan sistem baru sesuai yang diharapkan.  Hasil analisis sistem informasi akademik universitas berupa diagram konteks usulan yang terdiri atas tujuh entitas yaitu mahasiswa, Ketua Program Studi, Dosen, Biro Keuangan, Lembaga Penelitian (LPP), Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM), Biro Administrasi Akademik (BAA).  Langkah strategis yang perlu dilakukan diusulkan agar universitas dapat memiliki sistem informasi akademik yang lebih terintegrasi serta dapat meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Kata Kunci : Sistem Informasi Akademik; Enterprise Resource Planning; SWOT; diagram konteks; perancangan sistem.
PEMBANGUNAN SISTEM MANAJEMEN RANTAI PASOK DALAM PROSES PRODUKSI TEH DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III Mawar Nurmaidah; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Faiza Renaldi
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.532 KB)

Abstract

PT Perkebunan Nusantara VIII merupakan perusahaan BUMN yang bergerak pada sektor perkebunan dengan kegiatan usaha meliputi pembudidayaan tanaman, pengolahan lahan, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan penjualan komoditi perkebunan. salah satunya adalah produksi teh. dalam proses produksi teh terdapat beberapa proses yang harus dilakukan untuk menghasilkan teh yang siap didistribusikan namun dalam proses produksi seriingkali terjadi maslah yang mengakibatkan berkurangnya bahan yang dibutuhkan selain itu,  masalah yang terjadi  adalah tidak adanya sistem yang saling terhubung antara departemen satu dengan departemen lainnya untuk meminimalisir keterlambatan pengiriman produk akibat masalah yang terjadi pada saat proses produksi sedang berlangsung. Selain itu kepala bagian produksi harus melakukan pengecekan langsung kepada setiap departemen untuk memastikan jumlah barang yang sedang diproduksi sehingga menghambat pekerjaan bagian kepala produksi. Untuk mendukung dan meningkatkan proses produksi maka diperlukan suatu strategi, taktik dan operasional melalui pembangunan sistem informasi yang saling terhubung satu dengan yang lainnya. Yaitu membangun sistem yang menggunakan konsep Managemen Rantai Pasok atau  (SCM) untuk meminimalisir keterlambatan pengiriman. Kata Kunci : sistem; Produksi Teh; Management Rantai Pasok; SCM
PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS ULANG (RELAYOUT) UNTUK PRODUKSI TRUK DI GEDUNG COMMERCIAL VEHICLE (CV) PT. MERCEDES-BENZ INDONESIA Nur Muhamad Iskandar; Igna Saffrina Fahin
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1020.212 KB)

Abstract

Dalam suatu perusahaan, salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas produksi adalah dengan perbaikan susunan mesin-mesin produksi atau perbaikan tata letak fasilitas yang terdapat pada pabrik. Tata letak fasilitas berhubungan erat dengan perubahan masukan menjadi keluaran. Berbagai macam pemborosan dapat terjadi pada proses produksi yang disebabkan oleh tata letak fasilitas yang tidak baik. Hal ini menjadi masalah dalam proses produksi untuk truk di PT. Mercedes-Benz Indonesia adalah panjangnya jarak perpindahan material antar stasiun kerja yang ada, sehingga berimbas pula bertambahnya biaya perpindahan dan jumlah output produksi yang dihasilkan. Oleh karena itu, maka diperlukan perancangan tata letak fasilitas ulang yang baru untuk mengatur ulang jalur lalu lintas material/barang yang lebih sesuai, sehingga dapat meminimalkan jarak dan ongkos material handling. Salah satu cara untuk mendapatkan usulan tata letak baru yaitu dengan Activity Relationship Diagram (ARC) dan Activity Relationship Diagram (ARD). Perhitungan jarak material handling yang digunakan yaitu jarak rectilinier. Terdapat dua alternatif usulan tata letak hasil olahan, maka dipilih alternatif pertama karena memiliki total jarak dan biaya material handling yang lebih efisien. Hasil perhitungan total jarak perpindahan untuk layout awal sebesar 591 m2/hari, alternatif pertama sebesar 565m2/hari, dan alternatif kedua sebesar 584m2/hari. Biaya material handling untuk layout awal sebsar Rp. 360.598,7/hari, alternatif pertama sebesar Rp. 344.734,8/hari, dan alternatif kedua sebesar Rp. 356.327,6/hari. Maka terjadi penurunan dari total jarak perpindahan pada alternatif pertama sebesar 26m2/hari, dan alternatif kedua sebesar 7m2/hari dari total jarak perpindahan layout awal. Serta terjadi penurunan biaya material handling pada layout alternatif pertama sebesar Rp. 15.864/hari, dan alternatif kedua sebesar Rp. 4.271,2/hari dari total biaya material handling layout awal. Kata kunci: Tata letak, ARC, ARD, Jarak Rectilinier, Material Handling.
IDENTIFIKASI RISIKO ERGONOMI DENGAN METODE QUICK EXPOSURE CHECK DAN NORDIC BODY MAP Paoce Pratama; Hendy Tannady; Filscha Nurprihatin; Heksa Bekti Ariyono; Setyo Melany Sari
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.863 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang risiko ergonomi yang diamali oleh pekerja bagian desainer pada salah satu perusahaan desain interior di Jakarta. Adapun risiko ergonomi tersebut diidentifikasi menggunakan Quick Exposure Check dan Nordic Body Map. Hasil dari pengolahan data Quick Exposure Check menunjukkan exposure score 57,14% pada pekerja 1, 53,20% pada pekerja 2, dan 58,13% pada pekerja 3 mengindikasikan bahwa pekerjaan yang dilakukan dikategorikan kurang aman. Sedangkan Nordic Body Map memberikan hasil berupa keluhan pekerja terutama pada bagian leher, punggung, pantat, bahu, lengan, tangan dan pergelangan tangan. Dari kedua metode yang digunakan, didapatkan bahwa pekerjaan tersebut memerlukan tindakan perbaikan atau perubahan untuk mengurangi risiko ergonomi yang dialami pekerja. Kata Kunci: Risiko Ergonomi, Quick Exposure Check, Nordic Body Map, Exposure Score
ANALISIS VALUE CHAIN DI INDUSTRI OTOMOTIF Hendri Hendri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.837 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis industri otomotif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui aktivitas dan kondisi internal proses industri manufaktur dengan menggunakan value chain guna masukan  dimasa akan datang bagi industri otomotif secara khusus. Value Chain merupakan rantai nilai yang dapat mengetahui kekuatan perusahaan, keuntungan dan kesuksesan dari rantai aktivitas  dalam perusahaan atau industri manufaktur.Metode analisis menggunakan Statistika Deskriptif gunakan untuk menggambarkan kondisi aktivitas: inbound logistic, operations, outbound logistics,  marketing atau sales dan service, procurement, technological development, human resources management dan general admistration yang dilakukan oleh industri otomotif.Hasil penelitian ini telah dapat mengetahui bahwa  industri otomotif khususnya Denso Indonesia dari 9 aktivitas internal telah melakukan 7 aktivitas internal sangat baik yakni aktivitas: inbound logistic, outbound logistics, marketing/sales, service, procurement, human resources management dan general admistration Namun masih ada 2 aktivitas masih dilakukan dengan aktivitas sedang yakni: operations dan technological development. Kata Kunci: Value chain dan industri manufaktur
OPTIMASI PROSES PRODUKSI DENGAN MENGGUNNAKAN PENDEKATAN SIMULASI SISTEM Dyah Lintang Trenggonowati
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.726 KB)

Abstract

Optimasi dan permodelan sistem pada PT Cigading Habeam Centre sangat dibutuhkan agar perusahaan dapat membuat dan menghasilkan produk yang optimal. Pada proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 yaitu stasiun kerja dengan proses cutting mengalami bottleneck dan menyebabkan proses selanjutnya yaitu marking, drilling, dan grinding mengalami delay atau menganggur sehingga menyebabkan produktivitas menurun. Penelitian mengenai optimalisasi proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 di Divisi Komponen PT Cigading Habeam Centre dilakukan dengan menggunakan metode simulasi. Penggunaan metode simulasi dengan software ProModel dilakukan dengan tujuan, yaitu untuk membuat model simulasi sistem optimal yang dapat meningkatkan produktivitas. Hasil perbaikan untuk penyelesaian masalah pada proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 terdiri dari 3 yaitu Usulan Perbaikan 1 (penambahan 1 mesin cutting plasma, 1 operator marking, 1 drilling, dan 1 grinding) Usulan Perbaikan 2 (penambahan 2 mesin cutting plasma, 1 operator marking, dan 1 grinding) serta Usulan Perbaikan 3 (penambahan 1 mesin cutting plasma, 2 operator marking, 1 drilling, dan 1 grinding). Setelah Usulan Perbaikan diuji dengan menggunakan software SPSS yaitu perhitungan ANOVA dan LSD maka didapatkan Usulan perbaikan yang tepat untuk penyelesaian masalah pada proses produksi komponen plat KNSS-AFE-L-SFP-18 yaitu Usulan Perbaikan 3 dengan nilai rata-rata output optimal yang dihasilkan sebesar 9290,8 unit. Kata Kunci : ANOVA; LSD; Produktivitas; Simulasi Sistem; Software ProModel
IDENTIFIKASI HUMAN EROR PADA PROSES PRODUKSI CASSAVA CHIPS DENGAN MENGGUNAKAN METODE SHERPA DAN HEART DI PT. INDOFOOD FRITOLAY MAKMUR Anisah Haidar Alatas; Roudhotul Jannah Kalista Putri
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.093 KB)

Abstract

PT. Indofood Fritolay Makmur berusaha untuk menjaga keamanan, keselamatan dan kenyamanan operator ditempat kerja yang memiliki potensi bahaya. Namun pada proses produksi cassava chips sering terjadi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh human error seperti bekerja yang terburu-buru, sikap kerja yang salah, terjepit, dan tidak memnggunakan APD. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi human error yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada operator proses produksi cassava chips dengan menggunakan Metode SHERPA dan HEART.Hasil dari penelitian ini, diketahui probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses perendaman singkong yaitu sebesar 0,1288. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses pemotongan singkong yaitu sebesar 0,1472. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses penggorengan chips yaitu sebesar 0,6716. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses pemberian bumbu pada chips yaitu sebesar 0,1008. Probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses pengemasan yaitu sebesar 0,092. Nilai HEP tertinggi sebesar 0,6716 yaitu terdapat pada proses produksi penggorengan chips pada task memeriksa kematangan chips. Maka yang harus dilakukan untuk kelalaian operator dalam mengerjakan pekerjaannya dan dalam menggunakan APD yaitu dengan memberikan training secara berkala kepada semua operator, memberikan timer atau alarm pada saat proses penggorengan chips agar kematangan chips sesuai dengan standar mutu yang ada dan dilakukan pemeriksaan sebelum operator melakukan pekerjaannya.Kata kunci: human error, Kecelakaan kerja, SHERPA, HEART
ANALISIS PENILAIAN DAYA SAING PRODUK OIL PASTEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHP (ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) DI PT. SUMARI KARYA GLOBAL Miftahun Miftahun; Popy Yuliarty
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.316 KB)

Abstract

PT. Sumari Karya Global merupakan perusahaan yang memproduksi oil pastel Greebel sebagai produk baru. Selain memproduksi oil pastel, PT. Sumari Karya Global juga memproduksi alat tulis lain seperti, pensil warna, pensil 2B dan lainnya. Oil pastel merupakan jenis alat tulis pewarna dalam menggambar yang paling mudah digunakan. Bagi PT. Sumari Karya Global, oil pastel Greebel adalah salah satu produk unggulan. Untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel diantara pesaingnya, digunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi oil pastel Greebel di bandingkan pesaing utamanya. Produk yang akan diteliti pada penelitian ini adalah oil pastel merk Greebel, Titi, dan Faber Castle. Pengambilan data hanya dilakukan di wilayah Jakarta Selatan. Responden terdiri dari 3 golongan yaitu : agen, sekolah dan end user (siswa-siswi TK yang diwakili oleh orang tua atau wali murid). Kemudian dilakukan pembobotan masing-masing kriteria dibandingkan dengan semua kriteria yang ada dan dihitung dengan menggunakan software AHP expert choice 11 dan diperoleh hasil eigen vector karakteristik yang dinilai adalah harga, info produk, kemasan, kekuatan, warna hasil dan aman digunakan. Hasil akhir pengolahan data didapatkan bahwa bobot oil pastel Greebel terpilih sebagai prioritas pertama dan dapat dikatakan paling banyak dipilih dibandingkan dengan oil pastel lainnya, dengan nilai 0,364. Disusul kemudian oil pastel Titi dengan nilai 0,306. Dan terakhir oil pastel Faber castle dengan nilai 0,329. Dengan demikian, posisi oil pastel Greebel berada di urutan pertama dibandingkan pesaingnya dan strategi yang tepat untuk mempertahankan posisi tersebut dengan tidak menaikkan harga jual oil pastel. Kata kunci : oil pastel ; analytical hierarchy process ; expert choice 11 ; eugene value ; consistemcy ratio
ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGALAMAN DAN COACHING STYLE TERHADAP KUALITAS KEPEMIMPINAN MANAJER PROYEK DALAM UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DI PT. JCI Rino Tri Hermawan; Sawarni Hasibuan
Jurnal PASTI (Penelitian dan Aplikasi Sistem dan Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2017): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.141 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pengalaman dan Coaching Style terhadap Kualitas Kepemimmpinan dalam upaya peningkatan Produktivitas di PT. JCI. Tipe penelitian Eksplanatif dengan jumlha responden sebanyak 70 orang. Untuk uji statistik dan pengolahan data dilakukan dengan menggunakan Partial Least Square (SmartPLS 3.0).  Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Tingkat Pengalaman Project Manager berpengaruh kuat serta signifikan terhadap Kualitas Kepemimpinan Manager Project dengan Mediasi Parsial dari Coaching Style; (2) Tingkat Pengalaman Project Manager berpengaruh kuat serta signifikan terhadap Coaching Style yang dilakukan oleh Project Manager; (3) Coaching Style yang dilakukan oleh Project Manager berpengaruh kuat serta signifikan terhadap Kualitas Kepemimpinan Manager Project; (4) Tingkat Pengalaman Project Manager berpengaruh kuat serta signifikan terhadap Produktivitas karyawan dengan Mediasi Parsial dari Coaching Style yang dijalankan dan Kualitas Kepemimmpinan yang baik dari Project Manager; (5) Coaching Style yang dilakukan oleh Project Manager berpengaruh kuat serta signifikan terhadap Produktivitas karyawan dengan Mediasi Parsial dari Kualitas Kepemimpinan yang baik dari Project Manager; (6) Kualitas Kepemimpinan yang baik dari Project Manager berpengaruh kuat serta signifikan terhadap Produktivitas para karyawan.  Kata Kunci:   Coaching Style;  Kualitas Kepemimpinan;  Manajemen Proyek;  Produktivitas; Tingkat  Pengalaman.

Page 1 of 1 | Total Record : 10