cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Sosioinforma
ISSN : 24428094     EISSN : 25027913     DOI : -
Core Subject : Social,
Sosio Informa merupakan nama baru dari Majalah Informasi Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial. Majalah Sosio Informa menyajikan tulisan hasil kajian literatur dan kajian pemikiran kritis mengenai pembangunan kesejahteraan sosial. Sosio Informa merupakan media publikasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial dan pihak-pihak yang menekuni bidang pembangunan kesejahteraan sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 398 Documents
KONSEP DAN KEBIJAKAN RESTORASI SOSIAL DI INDONESIA Habibullah Habibullah
Sosio Informa Vol 4 No 1 (2018): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v4i1.1188

Abstract

Melaksanakan restorasi sosial merupakan salah satu tugas baru Kementerian Sosial RI pada pada era pemerintahan Jokowi-JK (2014-2019)sehingga menarik untuk dilaksanakan kajian.  Secara konseptual restorasi sosial adalah upaya yang diarahkan untuk mengembalikan atau memulihkan kondisi sosial masyarakat yang mengalami kondisi memudarnya/melemahnya nilai-nilai luhur jati diri/kepribadian bangsa sehingga dapat kembali pada kondisi idealnya. Sedangkan secara kebijakan restorasi sosial diakomodasi dengan terbentuknya seksi khusus yang menangani restorasi sosial yaitu seksi restorasi sosial pada Direktorat Kepahlawanan, Keperintisan, Kesetiakawanan dan Restorasi Sosial serta terbitnya Peraturan Menteri Sosial RI No. 22 tahun 2017 tentang Restorasi Sosial.  Pada strategi penguatan restorasi sosial strategi yang diambil sangat komprehensif mulai dari memperkuat pendidikan kebhinekaan dan menciptakan ruang dialog sampai dengan pembudayaan nilai-nilai kesetiakawanan sosial. Namun strategi komprehensif ini tentunya harus didukung dengan kegiatan nyata untuk mewujudkan restorasi sosial. Berdasarkan hasil kajian tentang restorasi sosial, maka disarankan untuk: 1). Bagi akademisi diharapkan mempertajam dan mendalami konsep restorasi sosial, khususnya di Indonesia. 2).Kebijakan restorasi sosial dengan adanya seksi khusus yang menangani restorasi sosial hendaknya bekerja efektif dalam penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan kebijakan di bidang restorasi sosial. 3). Strategi penguatan restorasi sosial strategi yang diambil sangat komprehensif sehingga perlu kerja keras dan kerjasama berbagai elemen bangsa untuk mewujudkan kegiatan-kegiatan nyata restorasi sosial.Kata Kunci: restorasi sosial, kesetiakwanan sosial, modal sosial
KEBIJAKAN BERBASIS ILMU PENGETAHUAN Mochamad Syawie; Setyo Sumarno
Sosio Informa Vol 1 No 1 (2015): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v1i1.92

Abstract

Kebijakan merupakan merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan publik yang sesuai dengankebutuhan masyarakat. Namun demikian kekeliruan pilihan pendekatan dalam merumuskan dan mengembangkankebijakan justru dapat berdampak pada penurunan kepercayaan masyarakat pada pemerintah sebagai penanggungjawab kebijakan. Tulisan ini menggunakan metode analisis studi pustaka, dan bertujuan apakah dengan kebijakanyang berbasis ilmu pengetahuan cenderung akan lebih mengena dengan kebutuhan masyarakat dan dapatdipertanggungjawabkan. Pertanyaannya adalah sejauh mana pemerintah dan pemerintah daerah memiliki dasar ilmupengetahuan yang mendukung kebijakan. Adapun kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan ternyata cenderung lebihmengena dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu bagaimanapun ilmu pengetahuan meyakiniadanya keberan obyektif yang tidak bergantung pada perspektif dan otoritas subyektif.Kata kunci: kebijakan, ilmu pengetahuan, sosial.
LEMBAGA PENANGANAN KORBAN TINDAK KEKERASAN Daud Bahransyah
Sosio Informa Vol 8 No 2 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v8i2.995

Abstract

(Domestic Violence Prevention Organization).There are many case of violence action to the children and woman have been gape. There aremany variation victims, such as light injury, mortally wounded and undergo of physical defect until died. In the below will be explained about how far this case will be handle.Key words ; domestic violence, prevention
NEOLIBERALISME: GENEALOGI KONSEPTUAL, RELEVANSI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KEBIJAKAN SOSIAL MODERN Muhammad Belanawane Sulubere
Sosio Informa Vol 2 No 3 (2016): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v2i3.838

Abstract

Pasca krisis finansial, terdapat ketertarikan baru dalam berpikir kritis soal neoliberalisme sebagai bentuk pengaturan pro-pasar, melalui genealogi ketimbang diskursus hegemonisnya. Ia bisa menjadi sangat relevan sejauh keberhasilannya membuka jalan untuk menguji secara kritis dua pendekatan berpengaruh atas neoliberalisme: struktural Marxis dan Foucaultian non atau pasca-struktural. Dengan mengajukan kuliah Foucault pada 1978-79 di College de France sebagai sentral terhadap genealogi kritis neoliberalisme karena bagaimana ia dapat memetakan kemunculan loncatan-loncatan akal neoliberal dari negara berbeda sejak awal abad 20. Memosisikan perkuliahan Foucault pada akhir dekade 70an ini sebagai sentral terhadap genealogi kritis neoliberalisme karena baiknya ia dalam memetakan kemunculan loncatan-loncatan logika neoliberal yang berbeda antar-negara dari sejak pertengahan abad 20 hingga saat ini. Ia juga menghadirkan, secara potensial, sebuah sejarah masa kini, atau apa yang Foucault sebut, sebuah ‘sejarah kritis atau efektif’: sejarah yang dapat digunakan untuk mempertanyakan garis turunan yang mengantarkan kita pada masa kini sekaligus membuka kesempatan untuk berpikir berbeda. Tujuan tulisan ini dua lapis: pertama, menggunakan sudut pandang Marxis dan Foucault dalam membuat genealogi neoliberal dengan mempertimbangkan periode awal pemikiran neoliberal pada 1920an dan selanjutnya; dan kemudian, menyituasikan perdebatan tersebut untuk memperluas kemungkinan berpikir kritis tentang masa kini dalam rangka mengerti bagaimana politik neoliberalisasi dapat berlanjut dan bertahan hari ini. Kata-kata kunci: Neoliberalisme, sejarah neoliberalisme, Foucault, Marxis, pendekatan strukturalis, pendekatan strukturalis, kebijakan neoliberal.
MAZHAB SARTONO DAN SEJARAH SOSIOLOGIS Mochamad Syawie
Sosio Informa Vol 10 No 3 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v10i3.1134

Abstract

(The Sartono School and Sociological Histpry) - Today, social phenomenon is growing, to be more complex and intertwined. Multidicilpline approach is the logic method to meet the complex and multidimentional phenomenon. Monodicipline approach become useles in the social study context, because the result only able to write in narrative model describedon a narration paper. The narrative model only describe a narration without pretention relative with how and why it can be. The ideal type is a construct, something that be developed in researcher mind. The construct is an instrument to identify the concrete social symptoms. The professional who have linked with this area are sociologist and historian, as their analysis using both social and historical science. The impact of the symptoms rise the new subdicipline nomely historical sociology or sociological history. This indicate that there is magnify growth in the social science. The explanation shown above between social and historical science is intertwined, so the reproachement efforts need to be done continueing.
REAKSI PSIKOSOSIAL TERHADAP PENYAKIT DI KALANGAN ANAK PENDERITA TALASEMIA MAYOR DI KOTA BANDUNG Mulyani Mulyani; Adi Fahrudin
Sosio Informa Vol 16 No 3 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v16i3.52

Abstract

Artikel ini didasarkan pada penelitian tentang Reaksi Psyhcosocial untuk Sakit antara Anak DenganThalassaemia Mayor di Kota Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang (1)karakteristik responden, (2) kecemasan kesehatan (3) keyakinan pasien terhadap penyakitt, (4)Persepsi penyakit dari pandangan psikologis dan somatik, (5) pertahanan diri yang efektif darireaksi sakit, (6) reaksi gangguan afektif, (7) reaksi penolakan pasien terhadap penyakit, (8) reaksimarah terhadap penyakit yang dialami responden. Penelitian ini menggunakan metode deskriptifdengan pendekatan kuantitatif. Sampling yang digunakan Sensus. Teknik pengumpulan datamenggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan SPSS 18,00. Hasil penelitian menunjukkanbahwa reaksi psikososial terhadap penyakit dikalangan anak-anak dengan kasus TalasemiaMayor terlihat dalam kategori reaksi psyhosocial sedang. Masalah utama adalah respondentidak sepenuhnya menerima talasemia mayor sebagai bagian dari kehidupan mereka, karenanya,diperlukan upaya untuk menangani masalah Reaksi Psikososial terhadap Penyakit dengan ProgramBantuan Psikososial untuk Anak-anak Dengan Talasemia Mayor melalui Kelompok Bantu Diri.Program ini diharapkan dapat memberikan penguatan emosional pasien talasemia, sehingga adapenerimaan yang talasemia adalah bagian dari kehidupan mereka. Untuk menjalankan programpihak lain baik POPTI, administrator, relawan dan pekerja sosial.Kata Kunci: Anak, Talasemia, Talasemia Mayor,Reaksi Psikososial, Intervensi
PERLINDUNGAN SOSIAL BAGI ANAK-ANAK FAKIR MISKIN - Strategi Memutus Mata Rantai Kemiskinan Suradi Suradi
Sosio Informa Vol 14 No 3 (2009): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v14i3.962

Abstract

Development of social welfare implemented to help every one who have experienced social dysfunction, including children who have abandoned to the poor households. In the year 2009, children stranded in Indonesia is still quite large numbers, its estimated 17.6 million people or 22.90 percent of the population of children. The condition has been associated with menerable because of declining quality of the young generation and the threat to the sustainability of devel- opment in the future. Therefore, the necessary handling really in the form of social protection programs for children are poor and needy. Design Vocational social protection for children re- ferred to the poor integrated with poverty reduction programs.Keyword : children of poverty, social protection, social investment,sustainable development.
FENOMENA KENAKALAN REMAJA DAN KRIMINALITAS Nunung Unayah; Muslim Sabarisman
Sosio Informa Vol 1 No 2 (2015): Sosio Informa
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v1i2.142

Abstract

Dalam beberapa tahun ini, masyarakat dikejutkan dengan sering terjadinya tindak kriminalitas diberbagai daerah terutama di perkotaan. Tidak dipungkiri tindakan kriminalitas yang terjadi di beberapadaerah dilakukan anak remaja, yang awalnya hanya kenakalan remaja yang biasa saja. Namun denganperkembangan jaman saat ini, kenakalan remaja sudah menampakkan pergeseran kualitas kenakalan yangmenjurus pada tindak kriminalitas, seperti mencuri, tawuran, membegal, memperkosa bahkan sampaimembunuh. Mencermati fenomena tersebut, penulis mencoba mengkaji dari berbagai kajian dan literaturyang berkaitan dengan tindak kriminalitas yang dilakukan remaja.Tulisan ini merupakan studi literaturdari berbagai referensi yang ada,kemudian data tersebut di kemas sebagai bahan data dan informasi yangdapat memberikan gambaran mengenai kondisi kenakalan remaja saat ini. Adapun tujuannya adalah inginmengetahui remaja dan psikologis remaja, faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja dan pergeserankualitas kenakalan yang dilakukan remaja. Kemudian bagaimana peran orang tua, sekolah dan masyarakatdalam menanggulangi kenakalan remaja. Oleh karena itu, dalam menangani kenakalan remaja ini, perluadanya kerjasama dari berbagai elemen yang terkait, baik pemerintahan selaku penegak hukum dan tokohtokohmasyarakat untuk membiasakan hidup tentram dan damai dalam melakukan segala sesuatu sesuaidengan aturan hukum yang berlaku di masyarakat, dengan melihat sisi psikologis individual pelaku, polaasuh keluarga, komunitas dan masyarakat secara luas.Kata Kunci: kenakalan remaja, pergeseran kualitas, kriminalitas
PEMBERDAYAAN BIROKRASI DAN KOMUNITAS Suradi Suradi
Sosio Informa Vol 8 No 4 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v8i4.1020

Abstract

Revitalisasi Fungsi dan Tugas Birokrasi Pemerintah bagi Pembanguna.(Bureaucracy and Community Empowerment: Revitalization of Function and Task of Bureaucrat for Community Development.Developing a program and its implementation in social welfare sector is influenced by the policy and strategy chosen by the bureaucracy. Srategy chosen for economic growth or GNP causes less priority in social welfare sector because economical doesn't give any direct benefit. These unreflected thoughts will lead bureucracy to difficulties related to the national, regional and international community development. Community development currently demands some conditions as a consequency of the membership of a state in a regional organization or an international organization as well as of international monetary institutions and other donor states. Regarding to this frame, the bureaucracy revitalization in all level becomes a rational demand and a strategic choice in the efforts to build social welfare for all people.
PENDAPAT MASYARAKAT TENTANG KEBERADAAN PELACURAN DI PEMUKIMAN YANG BERBAUR DENGAN TEMPAT PELACURAN Nina Karinina; Teti Ati Padmi
Sosio Informa Vol 7 No 1 (2002): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial
Publisher : Politeknik Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v7i1.899

Abstract

Ada berbagai pendapat masyarakat tentang keberadaan pelacuran eks-lokalisasi pelacuran "Pantai Harapan" dan "Pemandangan" di kecamatan Panjang Kotamadya Bandar Lampung. Walaupun lokalisasi tersebut telah ditutup melalui SK Gubernur Lampung pada tahun 1995, namun pelacuran di tempat tersebut masih tetap berlanjut.Hasil penelitian di dua lokasi pelacuran tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar remaja sebagai generasi muda yang bermukim di daerah tersebut tidak setuju dengan keberadaan kegiatan pelacuran. Sebagian kecil remaja mengatakan tidak ada masalah. Demikian juga sebagian besar generasi tua terutama para orang tua mereka mengatakan bahwa keberadaan pelacuran tidak ada pengaruhnya terhadap anak-anak mereka.Menurut tokoh masyarakat setempat, dengan ditutupnya kedua lokalisasi, bursa pelacurantetap berlanjut baik di tempat semula maupun berpindah tempat operasi di jalan dandiskotik. Disimpulkan bahwa keberadaan pelacuran perlu pengawasan pemerintah.

Filter by Year

2002 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 7 No 3 (2021): Sosio Informa Vol 7 No 1 (2021): Sosio Informa Vol 6, No 1 (2020): Sosio Informa Vol 5, No 3 (2019): Sosio Informa Vol 5, No 2 (2019): Sosio Informa Vol 5, No 1 (2019): Sosio Informa Vol 4, No 3 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 3 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 2 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 2 (2018): Sosio Informa Vol 4, No 1 (2018): Sosio Informa Vol 4 No 1 (2018): Sosio Informa Vol 3 No 3 (2017): Sosio Informa Vol 3 No 2 (2017): Sosio Informa Vol 3 No 1 (2017): Sosio Informa Vol 2 No 3 (2016): Sosio Informa Vol 2 No 2 (2016): Sosio Informa Vol 2 No 1 (2016): SOSIO INFORMA Vol 1 No 3 (2015): Sosio Informa Vol.1.edisi 3 tahun 2015 Vol 1, No 3 (2015) Vol 1 No 2 (2015): Sosio Informa Vol 1, No 2 (2015): Sosio Informa Vol 1 No 1 (2015): Sosio Informa Vol 1, No 1 (2015): Sosio Informa Vol 19 No 3 (2014): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 3 (2014) Vol 19, No 2 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19 No 2 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19, No 1 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 19 No 1 (2014): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18 No 3 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 3 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 2 (2013) Vol 18 No 2 (2013): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18 No 1 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 18, No 1 (2013): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 3 (2012) Vol 17 No 3 (2012): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 2 (2012) Vol 17 No 2 (2012): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17, No 1 (2012): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 17 No 1 (2012): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16, No 3 (2011): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16, No 3 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 3 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 2 (2011): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16, No 1 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 16 No 1 (2011): INFORMASI: Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 14 No 3 (2009): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 3 (2007): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 2 (2007): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 12 No 1 (2007): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 11, No 1 (2006): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 11 No 1 (2006): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 10 No 3 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 10 No 2 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 10 No 1 (2005): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 9 No 1 (2004): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 4 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 3 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 8 No 2 (2003): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 7 No 2 (2002): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial Vol 7 No 1 (2002): INFORMASI : Permasalahan dan Usaha Kesejahteraan Sosial More Issue