cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
Think Pair Share VS Pair Check: Mana Yang Lebih Baik risya novertie; sudjarwo sudjarwo; Risma MSinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Education is a form of dynamical culture and a condition for human development. As an educator, teachers do not only teach their students to know things, but also have to practice students skills, attitudes and mental. The skills, attitudes and mentalities are not only to be known, but also should be mastered and practiced by students in their daily lives. The objectives of the study were to find out the social skills differences between students whose learning by Think Pair Share (TPS) model and students whose learning by Pair Check (PC) model, to analyse  the effectiveness of the TPS and PC model in achieving social skills indicators in students who have high interest in study, and to analyse the interactions between learning models and learning interest.Pendidikan adalah salah satu bentuk perwujudan kebudayaan manusia yang dinamis dan syarat perkembangan. Sebagai seorang pendidik, guru tidak hanya mengajarkan siswanya untuk mengetahui berbagai hal. Guru juga harus melatih keterampilan, sikap dan mental anak didik. Penanaman keterampilan, sikap dan mental ini tidak bisa sekedar asal tahu saja, tetapi harus dikuasai dan dipraktikkan siswa dalam kehidupan sehari-harinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan sosial antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dengan model pembelajaran Pair Chek (PC), menganalisa keefektifan model pembelajaran TPS dan PC dalam mencapai indikator keterampilan sosial pada siswa yang memiliki minat belajar tinggi, serta menganalisa interaksi antara model pembalajaran dengan minat belajar.Kata kunci: keterampilan sosial, think pair share, pair check, pembelajaran IPS
Kecakapan Personal dan Sosial Kelas XI dalam Pembelajaran Sosiologi di SMA Negeri Kalirejo Yuli Astuti; Sudjarwo Sudjarwo; Risma M Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze personal and social skills. The research method used qualitative research and data collection techniques with observation, interviews, and documentation. The analysis of the research was descriptive. The results showed that students' personal skills in Sociology learning which consisted of indicators of self-awareness and rational skills were still low. The low indicators of self-awareness skills consisting of a) managing time, b) work great, and c) responsible because it was obtained from the results of cheating. Likewise with the indicator of rational skills, namely a) explore and find information, b) processing information, and c) problem solving was also low because students were not focused. While students' social skills varied, the indicators of verbal communication were low because they lack understanding of the material, while non-verbal scores were high because students enjoyed learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecakapan personal dan sosial. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi. Analisis penelitiannya adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecakapan personal siswa pada pembelajaran sosiologi yang terdiri dari indikator kecakapan kesadaran diri dan rasional masih rendah. Rendahnya  indikator kecakapan kesadaran diri  yang terdiri dari a) mengelola waktu, b) bekerja hebat, c) bertanggungjawab karena diperoleh dari hasil menyontek. Demikian juga pada indikator kecakapan rasional  yaitu a) menggali dan menemukan informasi, b) mengolah informasi c) memecahkan masalah juga rendah karena siswa tidak fokus. Sedangkan kecakapan sosial siswa bervariasi yaitu indikator komunikasi verbal rendah karena kurang memahami materi, sementara pada non verbal bernilai tinggi karena siswa senang dalam belajar. Kata Kunci: kecakapan personal, kecakapan sosial, pembelajaran sosiologi.
Studi Tentang Kekerasan Seksual Pada Anak Di Bawah Umur (Kasus Pada Lembaga Kesejahteraan Sosial Alamanda Kabupaten Tanggamus) Dwi Rohmanita; sudjarwo sudjarwo; risma msinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the impact of sexual violence on minors, the role and efforts of LKS Alamanda in minimizing sexual violence that occurs in children in Tanggamus Regency, Lampung. This study uses a qualitative approach, with a case study method. The data collected in this study is a series of statements in the form of observations, interviews, and descriptive documentation. The results showed that sexual violence occurred because of family background, negative social impact and negligence of parents while in handling cases of sexual violence against minors requires cooperation between parties whose role is to provide motivation and rehabilitation for victims. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak kekerasan seksual pada anak di bawah umur, peran dan upaya yang dilakukan LKS Alamanda dalam meminimalisir kekerasan seksual yang terjadi pada anak di Kabupaten Tanggamus Lampung.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode case study. Data yang terkumpul dalam penelitian ini merupakan serangkaian pernyataan dalam bentuk observasi, wawancara, dan dokumentasi yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan seksual terjadi karena latar belakang keluarga, dampak negativ medsos serta kelalaian orang tua sedangkan dalam menangani kasus kekerasan seksual pada anak dibawah umur memerlukan kerjasama antar pihak yang berperan untuk memberi motivasi serta rehabilitasi untuk para korban. Kata kunci: kekerasan seksual, anak dibawah umur
Efektivitas Model Pembelajaran VCT dan CTL Untuk Menumbuhkan Minat Wirausaha Siswa SMK Ana Rosada; Sudjarwo Sudjarwo; Pujiati pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of VCT and CTL models to encourage the students’ entrepreneurial interest. The method used was experimental with a comparative approach. The research sample was determined by cluster random sampling technique. The results of the study showed: (1) There was a difference in entrepreneurial interest between students who learned using VCT and those who learned using CTL , (2) The entrepreneurial interest in students who learned using VCT performed better than those who learned using CTL on the students with high adversity quotient, (3) The entrepreneurial interest in students who learn using CTL performed better than those who learned using VCT on the students with low adversity quotient, (4) There is a relation between learning models and adversity quotient in students entrepreneurial interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran VCT dan CTL untuk menumbuhkan minat wirausaha siswa, dengan memperhatikan kecerdasan siswa dalam mata pelajaran Kewirausahaan. Metode yang digunakan eksperimen dengan pendekatan komparatif. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Ada perbedaan minat kewirausahaan antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran VCT dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran CTL, (2) Minat wirausaha siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran VCT lebih baik daripada yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran CTL pada siswa yang memiliki kecerdasan adversitas tinggi, (3) Minat wirausaha siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran CTL lebih baik daripada yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran VCT pada siswa yang memiliki kecerdasan adversitas rendah, (4) Ada pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan kecerdasan adversitas terhadap minat siswa dalam berwirausaha.Kata kunci:  model pembelajaran VCTCTL, kecerdasan adversitas, minat wirausaha.           
STRATEGI PENERAPAN ICE BREAKING DIPADUKAN DENGAN METODE GROUP DISCUSSION SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS MAHASISWA TADRIS IPS IAIN METRO wellfarina hamer
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze and describe how the implementation of the Ice Breaking strategy combined with the Group Discussion method can improve the creativity of students in social studies at IAIN Metro. The subjects of this study were social studies students in semester 3 and 5, totaling 96 students. The method used is classroom action research, with II cycles in which there are planning, implementation, observation and reflection. Data collection techniques used are interviews, observation and documentation. Through this strategy, it can significantly enhance the creativity of students at IPS IAIN Metro. In the first cycle, the creativity of the students had not yet reached the indicator, then the researchers conducted an evaluation and improvement. in the second cycle there was an increase in creativity and motivation to learn significantly to achieve the expected success indicators. In the first cycle the average value was 27.48% and a significant increase occurred in the second cycle the average value was 84.37%.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan bagaimana strategi penerapan Ice Breaking dipadukan dengan metode Group Discussion dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa tadris IPS IAIN Metro. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa tadris IPS semester 3 dan 5 yang berjumlah 96 mahasiswa. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas, dengan II siklus yang didalamnya terdapat perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Melalui strategi ini dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa tadris IPS IAIN Metro secara signifikan. Pada siklus I kreativitas mahasiswa belum mencapai indikator, lalu peneliti melakukan evaluasi dan perbaikan. pada siklus ke II terjadi peningkatan kreativitas dan motivasi belajar secara signifikan hingga mencapai indikator keberhasilan yang diharapkan yaitu  dari 96 mahasiswa. Pada siklus I nilai rata-rata 27,48% dan peningkatan signifikan terjadi pada siklus II nilai rata-rata menjadi 84,37%.Kata kunci: Group Discussion, Ice Breaking, Kreativitas.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Inkuiri Terbimbing Dalam Meningkatkan Pemahaman Belajar IPS Arum Kusuma Dewi; Trisnaningsih Trisnaningsih; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research goal is to development students worksheet base on guided inqury to incrase understanding learning social studies. Research method that used is development model of Borg Gall and combine with Dick and Carey development model use: research and collection, planning, initial product development, testing introduction, revision of the main product, and main trial. Collecting data use observation, interviews, questionnaires, documentation and result of study test. Evaluative formatife are: 1) test of expert material, desaign expert, and languist 2) individual test and small group test consisting of high, medium and low ability 3) field test consist of two clases use pretest-postest group desaign method, analysis data use T test to know effectiveness of product product. Base on result of effectivenessof. Can be conclude: result of expert validity, student worksheet on guided inquiry include on kind categorize and proper used in increase understanding learning social studies base  guided inquiry.Penelitian ini bertujuan mengkaji pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Inkuiri Terbimbing dalam meningkatkan  pemahaman belajar IPS.  Metode penelitian yang digunakan ialah  model pengembangan  Borg Gall dan  dikombinasi dengan desain pengembangan Dick Carey yaitu: penelitian dan pengumpulan, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba pendahuluan, revisi terhadap produk utama, dan uji coba utama.  Pengumpulan data menggunakan obeservasi, wawancara, angket, dokumentasi dan tes hasil belajar. Evaluasi formatif  yaitu: 1) uji ahli materi, ahli desain dan ahli bahasa  2) uji perorangan  dan  kelompok kecil terdiri dari sembilan siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah  3) uji lapangan terdiri dari dua kelas menggunakan metode  pretest-posttest group design, analisis data  menggunakan t-test untuk mengetahui efektifitas produk. Berdasarakan hasil pengujian efektifitas produk dapat disimpulkan: Hasil validasi ahli menunjukkan LKPD berbasis inkuiri terbimbing termasuk pada kategori baik dan layak digunakan dalam meningkatkan pemahaman  belajar IPS berbasis inkuiri terbimbing,Kata Kunci : Pengembangan, LKPD, Inkuiri Terbimbing
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Proses Pembelajaran Ekonomi M Roni Yunipiyanto; Trisnaningsih Trisnaningsih; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to improve the ability to think critically and analyze the effectiveness of problem-based LKPD that is used to improve the thinking skills of class X students of SMA Negeri 8 OKU. This research method is a research development with Borg Gall design models. The research subjects were 70 grade X students of SMA Negeri 8 OKU. The learning media in this study uses a problem-based LKPD with indicators of critical thinking skills that are identifying, connecting between concepts, analyzing information in solving problems, evaluating or concluding. The instrument used to measure critical thinking skills is pre-test and post-test. Data analysis using t-test and N-gain. The results showed that problem-based LKPD was effective in improving critical thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan menganalisis keefektifan LKPD berbasis masalah yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik kelas X SMA Negeri 8 OKU. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model desain BorgGall. Subjek penelitian 70 siswa kelas X SMA Negeri 8 OKU. Media pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan LKPD berbasis masalah dengann indikator kemampuan berpikir kritis yaitu mengidentifikasi, menghubungkan antar konsep, menganalisis informasi dalam menyelesaikan masalah, mengevaluasi atau kesimpulan. Instrument yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis berupa pre-test dan post test. Analisis data menggunakan uji t dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis masalah efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis.Kata kunci:  Pengembangan, LKPD berbasis masalah, kemampuan berpikir kritis.
Meningkatkan Kecakapan Hidup Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing Pada Mata Pelajaran IPS Yuli Emsalega Emsalega; pargito pargito; Erlina Rupaidah
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the low life skills of students in class IV SD Negeri 6 Metro Timur. The purpose of this study is to determine the use of Snowball Throwing learning models in improving students' life skills. This type of research used in this research is Classroom Action Research. This study uses IV cycles. The procedure carried out in this study uses the stages of planning, action, implementation, observation, and reflection. The subjects of this research are the students in class VI SD Negeri 6 Metro Timur, totaling 27 students. The results showed that the use of the Snowball Throwing learning model in social studies learning could improve students life skills. The results in the VI cycle are that of all students as many as 23 (85.19%) students have increased their life skills and of the six indicators of life skills studied have reached more than 80%. So the research was stopped until the IV cycle.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecakapan hidup siswa di kelas IV SD Negeri 6 Metro Timur. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dalam meningkatkan kecakapan hidup siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini menggunakan IV Siklus. Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan tahapan perencanaan, tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek pernelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 6 Metro Timur yang berjumlah 27 siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa  penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan kecakapan hidup siswa. Adapun hasil pada siklus IV adalah dari keseluruhan siswa sebanyak 23 (85,19%) siswa telah meningkat kecakapan hidupnya serta dari keenam indikator kecakapan hidup yang diteliti sudah lebih dari 80% tercapai. Sehingga penelitian dihentikan sampai pada siklus IV. Kata kunci: kecakapan hidup, Snowball Throwing
EFEKTIFITAS PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 BANJIT Devi Sahrowati; Pargito Pargito; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thisstudy aimstoproduce productsintheformofteaching materialsonIPS lessons and know the effectiveness of the use of teaching  materials IPS to improvestudents' socialskills.TheresearchmethodusedisResearchand DevelopmentDataanalysistechniquesusingttesttotest theeffectivenessofthe product.Theresultofthe researchshows1)theassessmentofteachingmaterial experts, learningmaterial experts, Indonesian linguists and learners of the productstobe developed,after revision,theproductisdeclaredeligible tobe used aswellasassisting theIPSlearningprocess.2)Theaverageofobeservicesof socialskillsof studentsinexperimentalclassusingIPSdevelopmentofhigher learningmaterialsthancontrolclassusingconventionalmethod,coefficientvalue tcounted6,820andttableequalto2,045.Sothatlearning by usingthe development of teaching materialsIPS effectivetoimprovestudents'social skills.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar pada pelajaranIPS dan mengetahui efektivitas penggunaan bahan ajar IPS untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Metode penelitianyang  digunakan adalah Researchand Development(RD) Teknika nalisis data menggunakan t test untuk menguji efektivitas produk.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penilaian ahli bahan ajar, ahli materi pembelajaran,ahli bahasa Indonesia dan peserta didik terhadap produk yang  akan dikembangkan,setelah melalui revisi maka produk dinyatakan layak untuk digunakan sert amembantu proses pembelajaran IPS.2)Rata-rataobeservasi keterampilan social siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan pengembangan baha najar IPS lebih tinggi dari pada kelas kontrolyang menggunakan metode konvensional,nilaikoefisienalt hitung sebesar6,820dan ttabelsebesar2,045.sehingga pembelajaran dengan menggunakan pengembangan bahan ajar IPS efektif untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa.  Kata kunci: Efektifitas BahanajarIPS, Keterampilan
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) SEJARAH BERBASIS SAINTIFIK DALAM MENINGKATKAN KARAKTER SISWA KELAS XI IPS Mida Handayani; Trisnaningsih Trisnaningsih; Risma M Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce a scientific-based History LKPD and find out an increase in the character value of students. This research based on Research and Development using the 4-D model from Thiagarajan, Semmel Semmel (1974) and the reasearch limited/simplified into 3 stages namely defining, designing and developing, Data collected by questionnaire from material experts, media experts, linguists, teachers and students 'responses and students' character assessment. This reasearch results indicate (1) developed LKPD has a level of validity (2) the characters of students who have increased the character of responsibility with an average of 3.8 are in the high category, mutual cooperation characters with a mean of 3.7 are in the high category and characters cooperation with an average of 3.8 is in the high category. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD Sejarah berbasis saintifik dan mengetahui adanya peningkatan nilai karakter peserta didik. Penelitian ini merupakan Research and Development menggunakan model 4-D dari Thiagarajan, Semmel Semmel (1974) karena keterbatasan dari peneliti tahapan disederhanakan menjadi 3 tahapan yaitu pendefinisian, perancangan dan pengembangan. Subjek penelitian adalah kelas XI IPS 2 SMA YP UNILA Bandar Lampung. Pengumpulan data ini menggunakan angket validasi LKPD dari ahli materi, ahli media, ahli bahasa, guru dan respon peserta didik serta penilaian karakter peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) LKPD yang dikembangkan memiliki tingkat validitas (2) karakter peserta didik yang mengalami peningkatan yaitu karakter tanggung jawab dengan rerata 3,8 berada pada kategori tinggi, karakter gotong royong dengan rerata 3,7 berada pada kategori tinggi dan karakter kerjasama dengan rerata 3,8 berada pada kategori tinggi. Karakter responsif peserta didik belum mengalami peningkatan yang signifikan, namun berada pada kategori sedang dengan rerata sebesar 3,3.Kata kunci: Pengembangan LKPD, Berbasis Saintifik, Karakter