cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
PERBANDINGAN KEMAMPUAN MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN MODEL JIGSAW II DAN MODEL TSTS Purnama W Turnip; Edy Purnomo; Darsono Darsono
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was a case where the low ability preparing financial reports trading companies class XII high schools 1 Natar. The research is namely to know of students ability to preparing financial reports trading companies using learning model cooperative type jigsaw II higher than the two are learning model two stray. The methodology used is the factorial. Engineering data collection was carried out by a test. Analysis techniques data using analysis t. To the hypothesis 1 up to 7 both t test. The research results show that of students ability to preparing financial reports trading companies using learning model cooperative type jigsaw II higher than the two are learning model two stray. There are two a hypothesis that rejected the hypothesis 4 and 7 to the matter journal adjustments and matter draw up the price of a showed that learning model two stay two stray higher than learning model cooperative type jigsaw II.Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan menyusun laporan keuangan perusahaan dagang kelas XII SMA 1 Natar. Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan siswa dalam menyusun laporan keuangan perusahaan dagang dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II dibandingkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan eksperimen semu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes. Teknik analisis data menggunakan analisis uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyusun laporan keuangan perusahaan dagang berupa jurnal, buku besar, neraca saldo dan laporan Keuangan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II lebih tinggi dibandingkan dengan model pembelajaran Two Stay Two Stray. Ada dua hipotesis yang ditolak yaitu hipotesis 4 dan 7 pada materi jurnal penyesuaian dan materi menyusun harga pokok penjualan menunjukan bahwa model pembelajaran Two Stay Two Stray lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II.Kata kunci: model jigsaw II, model TSTS
Pengembangan Model TSTS Menggunakan Bola Berwarna Untuk Meningkatkan Pemahaman dan Partisipasi Siswa Happy Retno S; Pargito Pargito; Adelina Hasyim
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to produce the effective teaching model increasting students learning achievement and participation. This Study was done using research and development  method (Research and Development / R D). The sample of this  study was students of junior high school in Lubuk Raja Ogan Komering Ulu. The results of this study were : (1) The products of Two Stay Two Stray cooperative model using the coloring ball developed successfully and could be used at civic education class seventh grade students of SMP Negeri 3 OKU(Ogan Komering Ulu), SMPN 14 OKU and SMPN 50 OKU (2)Two Stay Two stray teaching model using colouring ball was effective to increase students achievement.it could be seen from the increase of the number of students in passing standard score and the increase of students participation that could be seen when they were in teaching and learning procces students.Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan model pembelajaran efektif yang dapat meningkatkan pemahaman belajar dan partisipasi siswa.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian pengembangan(Research and Development/RD). Subyek uji ini coba dilaksanakan di SMP yang ada di Kecamatan Lubuk Raja Kabupaten Ogan Komering Ulu.Hasil yang diperoleh: (1) produk model kooperatif Two Stay Two Stray menggunakan bola berwarna yang berhasil dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas VII SMP Negeri 3 OKU(Ogan Komering Ulu), SMP Negeri 14 OKU dan SMP Negeri 50 OKU  (2) model pembelajaran Two Stay Two Stray menggunakan bola berwarna efektif dalam meningkatkan pemahaman belajar dilihat dari dapat meningkatkan hasil belajar siswa atau meningkatkan jumlah siswa yang tuntas KKM dan meningkatnya partisipasi siswa dilihat dari aktivitas siswa selama proses pembelajaran.
Peningkatan Social Skills Siswa Dalam Pembelajaran IPS Melalui Pendekatan Model Intergrated Hambali Hambali; Darsono Darsono; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to improve students social skills and teachers performances as research subjects by using integrated model in grade VII students of Public Junior High School 1 in Bengkunat of Pesisir Barat district in academic year of 2013/2014. This was a descriptive qualitative research in the form of action class research. This research was conducted in three cycles. The research results showed the improvements of percentages of social skill assessment criteria outcomes to be 32% of very poor and poor with 68% good criteria percentage in cycle I; 0% very poor criteria, 7% poor criteria, 56% good criteria and 36% very good criteria in cycle II; and improvement of students social skills assessment criteria in cycle III to be 4% poor criteria, 21% good criteria and 75% very good criteria. The integrated model approach through group activity learning was able to improve students social skills especially in the aspects of communication and building team/group social skills.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa dan kinerja guru sebagai subyek penelitian dengan menggunakan model Integrated pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bengkunat Kabupaten Pesisir Barat Tahun Pelajaran 2013/2014. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang berbentuk Penelitian Tindak Kelas. Penelitian dilakukan dalam tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan persentase perolehan kriteria penilaian keterampilan sosial pada siklus I yaitu sangat kurang dan kurang 32% dan persentase kriteria baik 68%, pada siklus II yaitu kriteria sangat kurang 0%, kriteria kurang 7%, kriteria baik 56% dan kriteria sangat baik 36%. Pada siklus III, peningkatan persentase perolehan kriteria penilaian keterampilan sosial siswa yaitu kriteria kurang 4%, kriteria baik 21% dan 75% siswa memperoleh kriteria penilaian sangat baik. Pendekatan model Integrated melalui aktivitas pembelajaran kelompok dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa pada aspek komunikasi dan membangun tim/kelompok.Kata kunci : keterampilan sosial, model integrated
TATA CARA BUDAYA PERKAWINAN SUKU PASMAH DI PADANG GUCI Asrin Asrin; Sudjarwo Sudjarwo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research while such problems of changes in the procedures for marriage pasemah in the years prior 1980 and after 1980. The purpose of this research is the change its procedures for marriage pasemah in the years prior 1980 and after 1980. The methodology used descriptive qualitative. The result showed that any different resulting in cultural shifts about customs marriage the pasemah or besemah the cultural differences and customs marriage years before 1980 and in 1980 in the years prior process 1980 many traversed agreement before undertake marriage but in 1980 after the moderenisasi the resulting in the process should be present in the procedure marriage but not done.Penelitian ini dilatar belakangi masalah adanya perubahan tata cara pernikahan suku Pasemah pada tahun sebelum 1980 dan setelah 1980. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penyebab perubahan tata cara pernikahan suku Pasemah pada tahun sebelum 1980 dan setelah 1980. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan yang mengakibatkan pergeseran budaya tentang adat istiadat perkawinan suku pasemah atau besemah yaitu perbedaan budaya dan adat istiadat perkawinan tahun sebelum 1980 dan tahun 1980 pada tahun sebelum 1980 banyak proses yang dilalui sebelum melangsungkan akad perkawinan akan tetapi pada tahun 1980 setelah adanya dan masuknya moderenisasi mengakibatkan adanya proses yang seharusnya ada dalam tata cara perkawinan akan tetapi tidak dilakukan.Kata kunci: Adat istiadat, budaya, pernikahan, suku pasemah
Pengembangan Media Papan Berpeluang Untuk Meningkatkan Minat Siswa Dhian Afrida Muthia; Pargito Pargito; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to produce an effective learning media board opportunities effective can interest student learning. The research development consists of five stage. The first stage is needs analysis consisting of preliminary observations and curriculum analysis. The second phase development model consisting of the development of blue print, flowchart, story board, lesson plans, and teaching of materials supporting. The third stage which consists of media design test expert validation of the people who expert in civic and the expert in learning. The fourth stage is products revision. The fifth is limited and the preparation of reports. Products the end of the study it will be instructional system or steps learning applied to implementation plan learning with the result that; (1) products board opportunities wonder that successfully developed can be used in learning civic education in the class VIII SMP Negeri 1 Natar Lampung Selatan, and (2) the media learning board opportunities effective in interest student learningTujuan penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran efektif yang dapat meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian pengembangan ini terdiri dari lima tahap. Tahap pertama adalah analisis kebutuhan yang terdiri dari observasi awal dan analisis kurikulum. Tahap kedua pengembangan model yang terdiri dari pengembangan blue print, flowchart, story board, RPP, dan bahan ajar pendukung. Tahap ketiga uji ahli yang terdiri dari ahli materi PKn dan ahli desain media pembelajaran. Tahap keempat revisi produk. Tahap kelima uji terbatas dan penyusunan laporan. Produk akhir penelitian ini berupa sistem instruksional atau langkah-langkah pembelajaran yang diaplikasikan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dengan hasil bahwa; (1) produk media pembelajaran papan berpeluang yang berhasil dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran PKn dan (2) media pembelajaran papan Berpeluang efektif dalam meningkatkan minat belajar siswa.Kata kunci: media pembelajaran papan berpeluang, minat belajar, pembelajaran PKn, pengembangan
PENINGKATAN MORALITAS SISWA MELALUI MODEL VALUE CLARIFICATION TEHNIQUE (VCT) PADA PEMBELAJARAN PPKn Yuslina Yuslina; Edy Purnomo; Erlina Rufaidah
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research which is to describe the use of video learning to increase democratic attitude and understanding the material. The kind of research used in this research is research the act of a class action. A procedure done in this report is written with stages of planning, the act of, the implementation of the, observation , and reflection for a decision making in order to further development .The subject of study were students in the class IX public junior high schools 19 Bandar Lampung which totaled 32 students. The research results show that (1) the utilization of learning video can improve democratic attitude students. This is proven with an increase in from the cycle of to the cycle. Nevertheless, there are still five students who still have the attitude the category of democratic students were quite good and (2) the utilization of learning video can improve understanding matter students.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan pemanfaatan video pembelajaran untuk meningkatkan sikap demokratis dan pemahaman materi. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini dilakukan dengan tahapan perencanaan, tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi untuk pengambilan keputusan guna pengembangan lebih lanjut. Subjek penelitian adalah siswa di Kelas IX SMP Negeri 19 Bandar Lampung Bandar Lampung yang berjumlah 32 siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) pemanfaatan video pembelajaran dapat meningkatkan sikap demokratis siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan dari siklus ke siklus. Meskipun demikian, masih ada lima siswa yang masih mempunyai sikap demokratis siswa kategori cukup baik dan (2) pemanfaatan video pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman materi siswa.Kata kunci: pemahaman materi, sikap demokratis, video pembelajaran
Pengaruh Model Make A Match Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Berdasarkan Motivasi Siswa Hermia Kurnia Putri; Trisnaningsih Trisnaningsih; Adelina Hasyim Adelina Hasyim
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the influence of the application of the kind of classroom make a match of the results of the social studies learning grade students VII in SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung. Research methodology that we use is quasi experiment approach. by looking at the explanation level, research is included into research comparative. Sample collection technique in this research using a technique clusters random sampling. The research  results showed that there is the influence of the application of learning model make a match against study results of social studieso f students class VII SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung and there is a difference in study results social studies students VII SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung after undertaking learning by using l make a match on the kids who have the motivation to study high. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan  model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII di SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung.  Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan eksperimen semu. Dengan melihat tingkat eksplanasinya, penelitian ini tergolong penelitian komparatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penerapan  model pembelajaran Make A Match terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII di SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung  dan ada perbedaan hasil belajar IPS siswa Kelas VII di SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Make A Match pada siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi.Kata kunci: hasil belajar, IPS, model pembelajaran make a match, motivasi siswa 
Perbandingan Model Sfae dan Cs Terhadap Hasil Belajar Siswa Dengan Memperhatikan Kemampuan Awal Devi Yuliana; Risma Margaretha Sinaga; Irawan Suntoro
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is motivated by the problem of students' ability in the beginning of learning that contributes to the low learning outcomes of students in class VIII of SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono, East Lampung. The purpose of this study was to determine differences in Civics learning outcomes between students who learned using the SFAE model compared to learning using CS models with regard to students' initial abilities. The research method used is a quasi-experimental approach. Data collection techniques are carried out through tests (pretest and posttest). For instrument testing using validity and reliability tests. Data analysis techniques using two-way variant analysis and t test. Research results show that the use of the SFAE model can improve student learning outcomes, especially in students with high initial ability of 71.42% and 21.42% in students with moderate initial ability, while CS learning models can improve student learning outcomes with low initial ability 35.71%.Penelitian ini dilatarbelakangi masalah perbedaan kemampuan siswa diawal pembelajaran yang berkontribusi terhadap rendahnya hasil belajar Pkn siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Bandar Sribhawono Lampung Timur.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model SFAE dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan model CS dengan memperhatikan kemampuan awal siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan quasi eksperimen.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pretes dan postes). Untuk uji instrument menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis varian dua jalan dan uji t. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model SFAE dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pada siswa memiliki kemampuan awal tinggi sebesar 71,42 % dan 21,42% pada siswa dengan kemampuan awal sedang, sedangkan model pempelajaran CS dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan kemampuan awal rendah sebesar 35,71 %.Kata kunci: CS, Hasil Belajar, SFAE  
Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Nelayan di Pantai Labuhan Jukung Krui Pasca Terbentuknya Kabupaten Pesisir Barat Endri Yunita; Pargito Pargito; Risma Margaretha Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purposes to reveal the socio-economic conditions in fishing communities located on Labuhan Jukung beach. This research is a qualitative research with ethnographic approach using data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results of the study showed that the results of research did not significantly change the socio-economic life of fishermen. The indicator can be seen from; Low human resources due to the low education of fishing communities, Low income levels due to lack of capital to buy fishing equipment that will affect productivity, Low health awareness, Fishermen's life patterns that look consumptive, Policy the government has not been right on target, The socio-economic situation of the community has resulted in disruption of work stability and the progress of the division region, the research of the socio-economic conditions of fishermen communities in Labuhan Jukung Beach after the expansion has not significantly progressed with the conditions at the time of expansion because government programs based on the vision and mission of division have not touched the lives of fishermen resulting in structural poverty in the community.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kondisi sosial ekonomi  di masyarakat nelayan yang berada di pantai Labuhan Jukung. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan ethnografi menggunakan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi,dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil pasca pemekaran tidak mengubah secara signifika kehidupan social ekonomi nelayan. Indikatornya dapat dilihat dari; Sumber daya manusia rendah karena pendidikan masyarakat nelayan yang rendah,Tingkat pendapatan rendah karena kekurangan modal untuk membeli peralatan tangkap yang akan mempengaruhi produktivitas, Kesadaran terhadap kesehatan rendah,Pola hidup nelayan yang seperti terlihat konsumtif, Kebijakan pemerintah yang belum tepat sasaran, Keadaan sosial ekonomi masyarakat yang demikian mengakibatkan terganggunya stabilitas kerja dan kemajuan daerah pasca pemekaran sehingga menimbulkan kemiskinan struktural.Kata Kunci : Sosial Ekonomi, Masyarakat Nelayan, Kemiskinan Struktural.
Pelaksanaan Praktik Kerja Industri Dalam Upaya Meningkatkan Minat Berwirausaha Rahmad Nurhasan; Edy Purnomo; Risma M Sinaga
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to observe an increase in student interest in entrepreneurship after implementing internship. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study method or approach. The research subjects were students, mentors, and principals. The results showed that the implementation of Industrial Work Practices was able to increase interest in student entrepreneurship, after the implementation of internship paid attention to supporting factors in entrepreneurship interest: (1) increased creativity and innovation, (2) increased leadership, (3) increased skills, (4) increased entrepreneurial spirit, (5) increased confidence, (6) able to interact. During the Industrial Work Practices the Business World directs talents and interests, develops students' skills. The interest in entrepreneurship that grows through the implementation of apprenticeship is inseparable from the students themselves, as long as the internship of students working on the assignments given to them, honed to become skilled, if the school cooperates with the Business World in developing student entrepreneurship interests.Tujuan penelitian ini untuk mengamati peningkatan minat siswa berwirausaha setelah melaksanakan prakerin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode atau pendekatan studi kasus. Subjek penelitiannya siswa, guru pembimbing, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Praktik Kerja Industri mampu meningkatkan minat berwirausaha siswa, setelah pelaksanaan prakerin memperhatikan faktor penunjang minat berwirausaha: (1) meningkatnya kreatifitas serta inovatif,         (2) meningkatnya jiwa kepemimpinan, (3) meningkatnya keterampilan,              (4) meningkatnya jiwa berwirausaha, (5) meningkatnya rasa percaya diri,           (6) mampu berinteraksi. Selama Praktik Kerja Industri Dunia Usaha mengarahkan bakat serta minat, mengembangkan keterampilan siswa. Minat berwirausaha yang tumbuh melalui pelaksanaan prakerin tidak terlepas dari siswa sendiri, selama prakerin siswa mengerjakan tugas yang diberikan kepadanya, diasah menjadi trampil, jika sekolah bekerjasama dengan Dunia Usaha dalam menumbuh kembangkan minat berwirausaha siswa. Kata Kunci : Praktik kerja industri, minat berwirausaha