cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2014)" : 12 Documents clear
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS CERITA PENDEK SISWA KELAS VII SMPN 2 BANDARLAMPUNG Yunita Handiawati; Eka Sofia Agustina; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.968 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning process in understanding short story text of students class VII SMPN 2 Bandarlampung academic year 2013/2014. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that teacher had done three steps in learning, they were planning, implementing, and assessing. All the indicators in the learning plan had been completed by the teacher in lesson planning. Implementation of learning that included teacher and students activity consisted of pre-activity, main activity, and post activity had been done by the teacher. Learning activity was done by observing, asking, collecting information, associating, and communicating activities. The teacher assessed by using written test and practice test by giving a task to the students to present the conclusion from the content of short story text.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks cerita pendek siswa kelas VII SMPN 2 Bandarlampung tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru sudah melakukan tiga tahap dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. guru menilai dua aspek, yaitu sikap dan pengetahuan. Guru melakukan penilaian dengan tes tertulis dan tes unjuk kerja dengan menugasi siswa menyampaikan simpulan dari isi teks cerpen.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks cerita pendek.
PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TUMIJAJAR Teguh Teguh; Eka Sofia Agustina; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.706 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning of writing short story at the first grade of SMP Negeri 1 Tumijajar Tulang Bawang Barat. The research used descriptive qualitative design. The result of the research showed that the teacher had done three steps in learning. They were: lesson planning, implementating, and assessing. In lesson planning, the teacher made the lesson plan without including the model of learning but other components had been included completely based on the lesson plan’s components in 2013 curriculum. In the implementation of learning, there were two activities: teacher’s activities and students’ activities. The activities that were done by teacher including three activities: pre activities, while activity and post activity. The assessment that was done by teacher including affective assessment through observation technique, cognitive assessment through oral and written test, and psychomotor assessment through practice test.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis cerita pendek pada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tumijajar Tulang Bawang Barat. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pada perencanaan pembelajaran, guru membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) tanpa mencantumkan model pembelajaran sedangkan komponen yang lain sudah dicantumkan berdasarkan komponen-komponen RPP pada Kurikulum 2013. Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan siswa. Aktivitas yang dilakukan oleh guru meliputi tiga kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Penilaian yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian kompetensi sikap dengan teknik observasi, penilaian kompetensi pengetahuan dengan teknik tes tulis dan tes lisan, dan penilaian kompetensi keterampilan dengan teknik tes praktik.Kata kunci: cerita pendek, menulis, pembelajaran.
AFIKS DALAM BERITA UTAMA SURAT KABAR LAMPUNG POST Tika Yuni Arsita; Nurlaksana Eko Rusminto; Muhammad Fuad
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.695 KB)

Abstract

The problem of this research was how the use of affix in newspaper headlines Lampung Post. The purpose of this research was to describe the affix in newspaper headlines Lampung Post and its implications for indonesian learning in high school. This research used a qualitative descriptive method. The data source of this research is newspaper headlines lampung post. Based on the analysis of data, it was found that the use of affixes include prefixes, suffixes, konfiks, and the combination of affixes. The result of this research can also be used as teaching materials of indonesian language learning competencies releated to writing text news.Masalah penelitian ini adalah bagaimana penggunaan afiks dalam berita utama surat kabar Lampung Post. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan afiks dalam berita utama surat kabar Lampung Post dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah berita utama surat kabar Lampung Post. Teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan adalah analisis teks. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan afiks berupa prefiks, sufiks, konfiks, dan kombinasi afiks. Afiks pada kajian ini dapat digunkana sebagai bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yang berkaitan dengan kompetensi menulis teks berita.Kata kunci: afiks, headline, implikasi bahan ajar.
TOKOH MELAYU NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA DAN IMPLIKASINYA Rengga Pinaris; Muhammad Fuad; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.698 KB)

Abstract

The problem in this research is about the character of Melayu in a novel Cinta Dalam Gelas by Andrea Hirata. The aim of this study is to describe that character and the implications. The method used here is descriptive qualitative. Based on the result of data analysis, five aspects; religion, education, environment, physical characteristics, and culture of Melayu character. Based on the five aspects there are eight characters included into ‘native’ Melayu based on the three criteria such as : having Islam as religion, speaking Melayu, and practicing Melayu customs. There are also thirteen characters included in ‘less’ Melayu as they do not fulfill all the criteria of Melayu character. This novel is appropriate to be an alternative for literature teaching as it meets the criteria of teaching material selection that involves psychological, linguistic, and cultural aspects.Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah tokoh Melayu dalam novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tokoh dalam novel dan implikasinya.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data berupa novel Cinta di Dalam Gelas karya Andrea Hirata.Berdasarkan hasil analisis data ditemukan lima aspek seperti agama, pendidikan, lingkungan, ciri fisik,dan budaya tokoh. Berdasarkan lima aspek tersebut terdapat 8 tokoh yang termasuk ke dalam Melayu “asli”, karena tokoh-tokoh tersebut memenuhi 3 indikator tokoh Melayu yaitu beragama Islam, berbahasa Melayu, dan beradat istiadat Melayu. Selain itu terdapat 15 tokoh yang termasuk dalam kategori “kurang Melayu”, karena tidak memenuhi 3 indikator di atas. Novel Cinta di Dalam Gelas layak dijadikan alternatif bahan ajar sastra, karena sesuai dengan kriteria pemilihan bahan ajar meliputi aspek psikologis, bahasa, dan latar belakang budaya.Kata kunci: bahan ajar, implikasi, tokoh melayu.
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EKSPLANASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 TUMIJAJAR Janatun Naim; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.329 KB)

Abstract

This research was aimed at describing explanation text writing learning at the first grade of SMPN 1 Tumijajar on Academic Year 2013/2014. This research used descriptive qualitative design. The result showed that the teacher had done the teaching learning activity in three stages, that is planning implementing and assessing. The lesson plan was made by the teacher based on the components of lesson plan of 2013 curiculum. The learning activity was done by the teacher and students that included pre-activity, while activity, and post activity that was related to scientific approach is observing. The assessment was done by the teacher during teaching learning process and it was done through affective, cognitif, and psychomotor assessment.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis teks eksplanasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Tumijajar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru sudah melakukan kegiatan pembelajaran dengan tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dibuat guru berdasarkan komponen RPP pada kurikulum 2013. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan guru dan siswa yang mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup yang dikaitkan dengan pendekatan scientific yaitu mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Penilaian pembelajaran dilakukan guru selama proses pembelajaran berlangsung dan menilai siswa melalui penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan peniliaian pembelajaran.Kata kunci: menulis, pembelajaran, teks eksplanasi.
PEMBELAJARAN MEMBACA ASPEK KEBAHASAAN PADA SISWA KELAS XI SMAN 13 BANDAR LAMPUNG Mukti Arum Kusumadewi; Iqbal Hilal; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.883 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the literary aspect of reading learning in students of class XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Method used in this research is descriptive qualitative. The result showed that the teacher has done the three stages of learning activities in the planning, implementation, and evaluation. The planning of learning components that match the learning scenario, the suitability of learning techniques, as well as the completeness of the instrument while the components that haven't fit the learning objectives as it is less in accordance with the format ABCD, while election material, and the selection of learning resources because it does not match the learning objectives. The implementation of learning activities include learning activities are seen reading, discussion, and presentation. The evaluation conducted by the teachers include assessment results with the techniques of written tests.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membaca aspek kebahasaan pada siswa kelas XI SMA Negeri 13 Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahap kegiatan dalam pembelajaran yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada perencanaan pembelajaran komponen yang sesuai antara lain skenario pembelajaran, kesesuaian teknik pembelajaran, serta kelengkapan instrumen sedangkan komponen yang belum sesuai yaitu tujuan pembelajaran karena kurang sesuai dengan format ABCD, sedangkan pemilihan materi, dan pemilihan sumber belajar karena tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran. Pada pelaksanaan pembelajaran terlihat aktivitas pembelajaran meliputi kegiatan membaca, diskusi, dan persentasi. Evaluasi yang dilakukan oleh guru mencakup penilaian hasil dengan teknik tes tertulis.Kata kunci: aspek kebahasaan, evaluasi, membaca, pelaksanaan, perencanaan.
PENGGUNAAN KONJUNGTOR PADA KUMPULAN CERPEN MILANA KARYA BERNARD BATUBARA DAN PEMBELAJARANNYA Z. Soraya Ayu Purnama Sari; Wini Tarmini; Iqbal Hilal
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.352 KB)

Abstract

The problem of this research is the use of conjunction in the short stories anthology of Milana written by Bernard Batubara and its use in teaching act in SMP. The purpose of this research is to describe the use of conjunction in the stories and its use in teaching act in SMP. This research used descriptive method. The data resources were five stories taken from anthology of Milana written by Bernard Batubara. The data collection techniques which used was documentation technique. Based on the analysis result, there are found (1) coordinative conjunction, (2) subordinative conjunction, (3) correlative conjunction, and (4) conjunction between sentences. Milana is worthy to be used as teaching material in SMP because it has variety examples of conjunctions.Masalah penelitian ini adalah penggunaan konjungtor pada kumpulan cerpen Milana karya Bernard Batubara dan pembelajarannya di SMP. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan konjungtor dalam cerpen tersebut dan pembelajarannya di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah lima cerpen dari kumcer Milana karya Bernard Batubara. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) penggunaan konjungtor koordinatif, (2) penggunaan konjungtor subordinatif, (3) penggunaan konjungtor korelatif, dan (4) penggunaan konjungtor antarkalimat. Kumcer Milana layak digunakan sebagai bahan ajar siswa di SMP karena memiliki bermacam contoh penggunaan konjungtor.Kata kunci: konjungtor, kumpulan cerpen Milana, penggunaan sebagai bahan ajar.
DEIKSIS PADA NOVEL 99 CAHAYA DI LANGIT EROPA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Elvanur Syafitri; Nurlaksana Eko Rusminto; Ni Nyoman Wetty Suliani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.846 KB)

Abstract

The purpose of this research is to describe the use of deixist in 99 Cahaya di Langit Eropa novel with Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra as the authors and its implications for learning Indonesian language at SMA. The source of data was 99 Cahaya di Langit Eropa novel with Hanum Salsabiela Rais and Rangga Almahendra as the authors. This research used qualitative descriptive method. In this research it was found exophor and endophor. Exophor data can be personal deixist, room deixist, and time deixist. Personal deixist is divided into three, namely the first person, second person, and the third person. Then endophor deixist is divided into anaphor and cataphor. The deixist study in this research has implications for learning Indonesian language in SMA class X, on writing anecdotes text as teaching materials.Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pemakaian deiksis dalam novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel 99 Cahaya di Langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Di dalam penelitian ditemukan data eksofora dan endofora. Data eksofora berupa deiksis persona, deiksis ruang, dan deiksis waktu. Deiksis persona terbagi menjadi tiga yaitu persona pertama, persona kedua, dan persona ketiga. Kemudian deiksis endofora yang terbagi menjadi anafora dan katafora Kajian deiksis dalam penelitian ini berimplikasi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X, pada pembelajaran menulis materi teks anekdot sebagai bahan ajar.Kata kunci: deiksis, pembagian deiksis, implikasi bahan ajar.
KESANTUNAN DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN GURU DAN SISWA DI SMP NEGERI 21 BANDARLAMPUNG Wini Arwila; Nurlaksana Eko Rusminto; Iqbal Hilal
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.869 KB)

Abstract

The purpose of the study to describe politeness speak in learning interactions between teacher and students at Junior High School 21 Bandarlampung. This research method is descriptive qualitative. Sources are teacher and students. Politeness research study data is recalled by subjects in the study. The results of research conducted by the two forms, direct speech and indirect speech. Politeness in direct speech, speech that is directly at the target and argument. Politeness in indirect speech is asking, involving the others, stating the information, stating facts, complaining, rejecting, incompetence, and modality.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan kesantunan bertutur dalam interaksi pembelajaran antara guru dan siswa di SMP Negeri 21 Bandarlampung. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber adalah guru dan siswa. Data kajian penelitian adalah kesantunan dalam bertutur oleh subjek penelitian. Hasil penelitian dilakukan dengan dua bentuk tuturan, yaitu tuturan langsung dan tuturan tidak langsung. Kesantunan dalam tuturan langsung, yaitu tindak tutur langsung dengan argumentasi dan sasaran. Kesantunan dalam tuturan tidak langsung, yaitu bertanya, pelibatan orang lain, menyatakan informasi, menyatakan fakta, mengeluh, penolakan, ketidakmampuan, dan pengandaian.Kata kunci: kesantunan, tuturan langsung, tuturan tidak langsung.
PEMBELAJARAN MEMBANDINGKAN TEKS PROSEDUR KOMPLEKS SISWA KELAS X SMAN 1 GADINGREJO Novala Rokhmatarofi; Eka Sofia Agustina; Karomani Karomani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.748 KB)

Abstract

The problem of this research is learning of comparing a complex procedure text between class X MIA and class X IS students of SMAN 1 Gadingrejo. The aim of this research is to describe the learning of comparing a complex procedure text between both of two classes. The method of this research is a qualitative research. The subjects of this research are the teacher and the students. The result of this research shows that the teacher has designed the learning activity according to the regulation of 2013 curriculum. The implementation of the learning process in both classes had applied the scientific approach in accordance to 2013 curriculum. The teacher had completed the learning assessment by doing test and non-test. So, it can be concluded that the learning of comparing a complex procedure text between class X MIA and class X IS SMAN 1 Gadingrejo had been implemented properly by the teacher and the students.Permasalahan dalam penelitian ini adalah pembelajaran membandingkan teks prosedur kompleks siswa kelas X MIA dan X IS SMAN 1 Gadingrejo. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pembelajaran membandingkan teks prosedur kompleks siswa kelas X MIA dan X IS SMAN 1 Gadingrejo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan guru telah merancang kegiatan pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Penerapan pada pelaksanaan pembelajaran di kedua kelas telah mengaplikasikan pendekatan scientific, sesuai dengan Kurikulum 2013. Pada penilaian pembelajaran guru juga telah melakukan penilaian tes dan nontes. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membandingkan teks prosedur kompleks siswa kelas X MIA dan X IS SMAN 1 Gadingrejo telah dilaksanakan dengan baik oleh guru dan siswa.Kata kunci: membandingkan, pembelajaran, teks prosedur kompleks.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue