cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 Apr (2016)" : 11 Documents clear
PEMBELAJARAN MEMAHAMI TEKS NEGOSIASI SISWA KELAS X SMAN 1 BANDARLAMPUNG Riwanti Manik; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.096 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the learning process in understanding negotation text of students in class X SMAN 1 Bandar Lampung academic year 2014/2015. The research used descriptive qualitative method. The result of the research showed that teacher had done three steps in learning, they were planning, implementing, and assessing. All the indicators in the learning plan had been completed by the teacher in lesson plan. Implementation of learning that included teacher and students activity consisted of pre-activity, main activity, and post activity had been done by the teacher. Learning activity was done by observing, asking, trying and communicating activities. The teacher make an assessment on aspects of the technique an observation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran memahami teks negosiasi pada siswa kelas X SMAN 1 Bandar Lampung tahun pelajaran 2014/2015.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan guru melakukan tiga tahap dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Semua indikator dalam perencanaan pembelajaran telah dipenuhi guru dalam RPP. Pelaksanaan pembelajaran yang meliputi aktivitas guru dan siswa terdiri atas kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup telah dilaksanakan guru. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba, dan mengomunikasikan. Guru melakukan penilaian pada aspek sikap melalui teknik observasi.Kata kunci: memahami, pembelajaran, teks negosiasi.
KOMITMEN BERAGAMA DALAM ATHEIS ACHDIAT K. MIHARDJA DAN RANCANGAN PEMBELAJARANNYA UNTUK SMA Fisnia Pratami; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.681 KB)

Abstract

The aims of the research were to describe the characters religious commitment in Atheis, a novel by Achdiat K. Mihardja, and to design its lesson plan for senior high schools. Using a descriptive qualitative method, it is found that not all characters have a religious commitment. As of those characters which have a religious commitment, it is found that their religious commitment spreads over all five dimensions of the religious commitment. It is also found that their religious commitment was up and down. Based on the findings, the present researchers has prepared a lesson plan that can be implemented by teachers of grade 12 in senior high schools, specifically to develop pupils competence in analyzing narrative fictions.Komitmen beragama merupakan masalah dalam penelitian ini. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan komitmen beragama para tokoh dalam novel Atheis karya Achdiat K. Mihardja dan merancang pembelajarannya untuk SMA. Dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif, ditemukan bahwa tidak semua tokoh Atheis memiliki komitmen beragama. Adapun mengenai tokoh-tokoh yang memiliki keyakinan beragama, ditemukan bahwa komitmen beragama mereka terdapat dalam semua dimension komitmen beragama. Ditemukan juga bahwa komitmen beragama semua tokoh itu mengalami kenaikan dan penurunan. Semua temuan dalam penelitian ini dapat dirancang sebagai bahan pembelajaran untuk siswa SMA kelas XII semester genap dengan Kompetensi Dasar 3.3 menganalisis teks novel.Kata kunci: komitmen beragama, novel, rancangan pembelajaran.
PENOKOHAN PADA NOVEL PAK GURU KARYA AWANG SURYA DAN RANCANGAN PEMBELAJARAN SMA Bagus Setiawan; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.354 KB)

Abstract

The research which was done by the research was aimed to discuss the characterization in Pak Guru novel written by Awang Surya and the lesson plan for SMA. The purposes of this research were to describe the characterization in the novel, the character types, the character personality, the character potrayal technique, and to describe the lesson plan for SMA. The method used in this research was descriptive qualitative method. The source of the data were the text in Pak Guru novel. The result of this research was in the form of characterization which were: the character personality, the character types, and the character potrayal technique in Pak Guru novel and the lesson plan for SMA.Penelitian yang dilakukan penulis membahas penokohan dalam novel Pak Guru karya Awang Surya dan rancangan pembelajarannya untuk SMA. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penokohan yang di dalamnya terdapat jenis-jenis tokoh, watak tokoh, serta teknik pelukisan tokoh dan mendeskripsikan rancangan pembelajarannya untuk SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah teks novel Pak Guru. Hasil penelitian ini berupa penokohan yaitu watak tokoh,jenis tokoh, dan teknik pelukisan tokoh yang terdapat dalam novel Pak Guru dan rancangan pembelajarannya di SMA.Kata kunci: tokoh, watak tokoh, teknik penokohan, jenis tokoh.
METAFORA DAN METONIMIA GELOMBANG DEWI LESTARI DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR SMA Laudia Riska Umami; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.505 KB)

Abstract

This research aimed to describe metaphor and metonymy in Dewi Lestaris novel Gelombang and its eligibility as a teaching material in Senior High Schools. The method used in this study was descriptive qualitative method. The research found that there is a dominative number of metaphor (widely meaning) with 154 data which consist 54 data of metaphors (narrowly meaning), and 100 data of similes. Meanwhile, there are 49 data which consisted of 23 data of metonymies. Besides, there are synechdoches which consisted of 14 data of pars prototo and 12 data of totem proparte. These data were analyzed based on vehicle and tenor. Thus, metaphors and metonymies in Gelombang are suitable to be used as a literary teaching material for Senior High Schools especially in literary of bahasa Indonesia subject for XII graders because it complies the qualifications of choosing material for teaching.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metafora dan metonimia Gelombang karya Dewi Lestari dan kelayakannya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini diketahui bahwa metafora (luas) sangat mendominasi dengan jumlah 154 data terdiri atas metafora (sempit) 54 data, dan simile 100 data, sedangkan metonimia jumlah keseluruhan 49 data terdiri atas metonimia 23 data, dan sinokdoke yang meliputi pars prototo 14 data dan totem proparte 12 data. Data tersebut dianalisis berdasarkan vehicle dan tenor. Adapun metafora dan metonimia dalam Gelombang layak dijadikan sebagai bahan ajar sastra di SMA khususnya mata pelajaran sastra Indonesia kelas XII, karena memenuhi syarat pemilihan bahan ajar.Kata kunci: metafora (luas) dan metonimia, vehicle dan tenor,kelayakan bahan ajar.
DEIKSIS DALAM MIMPI ANAK PULAU ABIDAH EL KHALIEQY DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN Mega Noviana; Mulyanto Widodo
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.842 KB)

Abstract

This research aimed to describe the use of deiksis in Mimpi Anak Pulau novel by Abidah El Khalieqy and its implication toward Bahasa language learning at Senior High School. The source of this research was the Mimpi Anak Pulau novel by Abidah El Khalieqy. The research design that was used in this research was qualitative descriptive. Based on the data analysis, it was found that there were deiksis of person, deiksis of space, and deiksis of time. The research result showed that the deiksis occurred when its reference moved in accordance with the person, time, and place of words were uttered. The investigation of deiksis in this research was implicated toward Bahasa language learning at Senior High School grade XI, in learning writing short story text.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemakaian deiksis dalam novel Mimpi Anak Pulau karya Abidah El Khalieqy dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Mimpi Anak Pulau karya Abidah El Khalieqy. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan data berupa deiksis persona, deiksis ruang, dan deiksis waktu. Hasil penelitian menunjukan kedeiksisan terjadi apabila referensinya berpindah-pindah bergantung orang, waktu, dan tempat kata tersebut dituturkan. Kajian deiksis dalam penelitian ini diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI, pada pembelajaran menulis teks cerpen.Kata kunci: deiksis, implikasi, novel.
KETIDAKADILAN GENDER DALAM NOVEL CINTA DI TANAH HARAAM KARYA NUCKE RAHMA Lela Tri Indriani; Munaris Munaris; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.265 KB)

Abstract

The problem in this research was the inequality gender in the Cinta di Tanah Haraam novel by Nucke Rahma. The purpose of this study was to describe the inequality gender Cinta di Tanah Haraam novel by Nucke Rahma. The method used in this research was descriptive qualitative. The results of this study showed that this novel is in the form of marginalization in a career inequalities between male characters and female characters. Subordination in this novel tells the story of how the power of Zidan toward his wives. Stereotypes in this novel tells the rule did by Zidan toward his wives. Violence in all treatments against Khumairah Zidan were hurting Khumairah. Double work load in this novel tells the story of early marriage of Khumairah and Zidan, Zidan is a male figure wich is still limited in terms of economic and Khumairah who was already working to assist the household economy.Masalah dalam penelitian ini adalah ketidakadilan gender dalam novel Cinta di Tanah Haraam karya Nucke Rahma. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ketidakadilan gender novel Cinta di Tanah Haraam karya Nucke Rahma. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa marginalisasi dalam novel ini berbentuk ketidaksetaraan antara karier tokoh laki-laki dan tokoh wanita. Subordinasi dalam novel ini mengisahkan bagaimana kekuasaan Zidan terhadap istri-istrinya. Stereotipe dalam novel ini mengisahkan aturan Zidan terhadap istri-istrinya. Kekerasan mengisahkan semua perlakuan Zidan terhadap Khumairah sangat menyakiti Khumairah. Beban kerja ganda dalam novel ini mengisahkan di awal pernikahan Khumairah dan Zidan, Zidan adalah sosok laki-laki yang masih keterbatasan dalam hal ekonomi dan Khumairah yang saat itu sudah bekerja membantu perekonomian rumah tangganya.Kata kunci:feminisme, ketidakadilan gender, novel.
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA MAJALAH TEKNOKRA EDISI TAHUN 20132015 DAN IMPLIKASINYA Tika Qurratun Hasanah; Iqbal Hilal; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.828 KB)

Abstract

The problem in this research was the use of Indonesian language in Teknokra magazine edition 20132015 and its implication to reading and writing learning at school. This research aimed to describe the use of Indonesian language in Teknokra magazine and its implication. Data were analyzed per sentence, after the data were analyzed (1) the spelling usage include the use of capital letters, italics, prepositions in and to, a signpoint, the comma, dash, and apostrophe. This research used qualitative descriptive method. One of them, capitalization amounted to 676 with accuracy of 541 or 80% and inaccuracy of 135 or 20% (2) the use of the sentence amounted to 676 with accuracy of 561 or 83% and inaccuracy of 115 or 17%; (3) the implications for learning in school was in form of description of the scenario in the critical reading and writing exposition text.Masalah penelitian ini adalah penggunaan bahasa Indonesia pada majalah Teknokra edisi tahun 20132015 serta implikasinya dalam pembelajaran membaca dan menulis di sekolah. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Indonesia pada majalah Teknokra dan implikasinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dianalisis perkalimat, setelah data dianalisis (1) penggunaan ejaan meliputi penggunaan huruf kapital, huruf miring, kata depan di dan ke, tanda titik, tanda koma, tanda pisah, dan tanda apostrof. Salah satunya, penggunaan huruf kapital berjumlah 676 dengan ketepatan 541 atau sebesar 80% dan ketidaktepatan 135 atau sebesar 20% (2) penggunaan kalimat berjumlah 676 dengan ketepatan 561 atau sebesar 83% dan ketidaktepatan 115 atau sebesar 17%; (3) implikasi terhadap pembelajaran di sekolah berupa uraian skenario dalam kegiatan membaca kritis dan menulis teks eksposisi.Kata kunci: ejaan, implikasi, kalimat.
MODUS TINDAK TUTUR PADA MAHASISWA PRODI BATRASIA FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG DAN IMPLIKASINYA Deasy Triyani Saputri; Munaris Munaris; Siti Samhati
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.921 KB)

Abstract

This research purpose was to describe speech action modes of the students of Indonesian Language and Literature Program FKIP student of Lampung University and its implication on teaching speaking in University. The research design was qualitative design. The results showed that speech action modes of Indonesian Language and Literature Study Program FKIP student of Lampung University are directly speech and indirectly speech which have a communicative purpose. In modes of news, can be used to express the speech action or tell something, command, ask, and reject. Modes of question can be used not only to ask but also to command, offer, and ask. In modes of command can be used to command someone like ask, prohibition, and invitation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modus tindak tutur pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung dan implikasinya terhadap pembelajaran berbicara di perguruan tinggi. Desain penelitian ini adalah desain kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwamodus tindak tutur pada mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Lampung yang dituturkan secara langsung dan tidak langsung memiliki fungsi komunikatif. Pada modus berita dapat digunakan untuk mengekspresikan tindak tutur memberitakan atau menginformasikan sesuatu, memerintah, meminta, dan menolak. Modus tanya dapat digunakan oleh penutur bukan hanya semata-mata untuk bertanya melainkan dapat digunakan untuk memerintah, menawarkan, dan meminta. Pada modus perintah dapat digunakan untuk memerintah mitra tutur baik berupa permintaan, larangan, dan ajakan.Kata kunci: mahasiswa, modus, tindak tutur.
ALUR DALAM NOVEL CATCHING STAR FIRA BASUKI DAN RANCANGAN PEMBELAJARANNYA UNTUK SMA Rizki Amalia Rusvitasari; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.222 KB)

Abstract

This research was aimed to investigate the plot in the Catching Star novel written by Fira Basuki and the lesson plan for the SMA. The purposes of this research were to describe the fabula and sjuzet, to describe the isolation procedure in the Fira Basukis novel, and to make the lesson plan for SMA. The method used in this research was descriptive qualitative method. The source of the data was part of the text in the Fira Basukis novel, Catching Star. The result of the data were the fabula, sjuzet, and the isolation effect are using defamiliarization concept in the Fira Basukis novel, Catching Star and the lesson plan for SMA.Penelitian ini meneliti alur dalam novel Catching Star karya Fira Basuki dan rancangan pembelajarannya untuk SMA. Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan fabula dan sjuzet , mendeskripsikan prosedur pengasingan novel Catching Star, dan membuat rencana pelaksanaan pembelajaranya untuk SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah bagian teks novel Catching Star Fira Basuki. Hasil penelitian ini adalah fabula, sjuzet,efek pengasingan menggunakan konsep defamiliarisasi dalam novel Catching Star Fira Basuki dan rancangan pembelajarannya untuk SMA.Kata kunci: fabula, sjuzet, konsep defamiliarisasi, rancangan pembelajaran.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA TALKSHOW BUKAN EMPAT MATA Endah Meylinasari; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 2 Apr (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.239 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the forms of code switching and code mixing on Bukan Empat Mata Talkshow and to design its lesson plan for senior high school students. This research used qualitative descriptive method. It is found that there are the certain forms of code switching and code mixing, along with the factors that cause them. The forms of code switching found are word code, phrase, and clause. Some factors which cause code switching are the speaker, jokes, the change of topic, the change of situation, language varieties and pragmatic level of language, and the use of popular words. Some factors which caused code mixing are speakers, the use of popular words, language varieties and pragmatic level of language and jokes. Those research findings can be used in the students learning of bahasa Indonesia as teaching material for comparing and producing movie script and drama.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk alih kode dan campur kode pada talkshow Bukan Empat Mata dan merancang pembelajarnnya untuk siswa SMA. Hasil penelitian menunjukkan adanya bentuk alih kode dan campur kode tertentu serta faktor-faktor penyebabnya. Bentuk alih kode meliputi alih kode internal dan eksternal. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, dan klausa. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya alih kode adalah pembicara, lawan tutur, humor, perubahan topik pembicaraan, perubahan situasi, ragam dan tingkat tutur bahasa, serta penggunaan istilah yang populer. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya campur kode adalah faktor pembicara, lawan tutur, penggunaan istilah yang populer, untuk sekedar bergengsi, ragam dan tingkat tutur bahasa, serta untuk menimbulkan rasa humor. Temuan dalam penelitian ini dapat dijadikan bahan ajar tambahan dalam pembelajaran bahasa Indonesia sebagai materi membandingkan dan memproduksi teks film atau drama.Kata kunci: alih kode, campur kode, talkshow bukan empat mata.

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue