Articles
11 Documents
Search results for
, issue
" Vol 2, No 1 (2014): JUPE"
:
11 Documents
clear
HUBUNGAN PEMAHAMAN TENTANG MAKANAN BERPROTEIN DENGAN POLA LATIHAN PARA BINARAGA
Shandy, Roby Sandra Ary;
Suranto, Suranto;
Tarigan, Herman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of this study was to determine whether there is a relationship of understanding of the pattern of protein foods with bodybuilding exercises on the fitness center of Bandar Lampung hercules. The research methodology used is descriptive analytical method, with a sample of 40 respondents fitness center of Bandar Lampung. Data collected through questionnaires understanding of protein foods. Exercise patterns obtained by observation. The results showed no significant relationship between the understanding of protein foods with exercise pattern (p = 0.011). Average pattern of practice in bodybuilding is correct. The number of respondents as many as 40 people. A total of 21 respondents have a good exercise regimen (52.5%) and a total of 19 respondents have less training pattern (47.5%). The majority of respondents have a good understanding of as many as 25 (62.5%) and has a lack of understanding as much as 15 (37.5%).ÃÂ Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan pemahaman tentang makanan berprotein dengan pola latihan pada para Binaraga dipusat kebugaran hercules Bandar Lampung. Metodologi penekitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik, dengan sampel sebesar 40 responden dipusat kebugaran Bandar Lampung. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman tentang makanan berprotein. Pola latihandiperoleh dengan cara observasi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan signifikan antara pemahaman tentang makanan berprotein dengan pola latihan (p=0,011). Rata-rata pola latihan pada binaraga sudah benar. Jumlah responden sebanyak 40 orang. Sebanyak 21 responden memiliki pola latihan baik (52,5%) dan sebanyak 19 responden memiliki pola latihan kurang (47,5 %). Sebagian besar reponden memiliki pemahaman baik sebanyak 25 (62,5%) dan memiliki yang pemahaman kurang sebanyak 15 (37,5%).Kata kunci : binaraga, pemahaman makanan berprotein, pola latihan.
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI
Saputra, Rudy;
Hermawan, Rahmat;
Dinata, Marta
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this research is to know a significant relationship between the emotions intelligence with physical education learning achievement, relationship between the spiritual intelligence with physical education learning achievement and relationship between the emotions intelligence with spiritual intelligence in students of Class X SMA Negeri 1 Bandar Sri Bhawono. Population in this study a total of 300 students and a sample of 60 students. The results showed that the Emotional intelligence of the physical education learning achievement have a correlation coefficient , the spiritual intelligence has a correlation coefficient and the Emotional intelligence of the spiritual intelligence has a correlation coefficient 64%, so we can get the conclusion that corelation of X1 and X2 with variable Y is significant. So that, the higher emotional intelligence and spiritual intelligence, the higher achievement in Physical Education.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya hubungan antaraÃÂ kecerdasan emosional dengan prestasi belajar Pendidikan Jasmani, hubunganÃÂ kecerdasan spiritual dengan prestasi belajar pelajaran Pendidikan Jasmani danÃÂ hubungan antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritual pada siswa -ÃÂ siswi kelas X di SMA Negeri 1 Bandar Sribhawono. Populasi dalam penelitian iniÃÂ berjumlah 300 siswa dan sampel penelitian sebanyak 60 orang. Penelitian iniÃÂ menggunakan metode korelasional. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwaÃÂ hasil koefisien korelasi antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajarÃÂ pendidikan jasmani sebesar dan hasil koefisien korelasi antara kecerdasanÃÂ spiritual dengan prestasi belajar pendidikan jasmani sebesar serta hasilÃÂ koefiensi korelasi antara kecerdasan emosional dengan kecerdasan spiritualÃÂ sebesar 64%, maka dapat disimpulkan bahwa hubungan X1 dan X2 denganÃÂ variabel Y signifikan. Dengan demikian, semakin tinggi kecerdasan emosionalÃÂ dan kecerdasan spiritualnya semakin tinggi pula pestasi belajar PendidikanÃÂ Jasmaninya.Kata kunci: kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual, metode korelasional, prestasi belajar pendidikan jasmani.ÃÂ
PENGARUH LATIHAN TEMBAKAN JARAK BERTAHAP DAN JARAK BERPINDAH TERHADAP HASIL TEMBAKAN BEBAS
Gelli, Tommi Chintyo;
Sitepu, Akor;
Surisman, Surisman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The purpose of this study was to determine whether there are effects of exercise gradually distance shots and distance shots are free to move to the results of one hand over the head in a game of basketball. The research methodology used is experimental method. With a population is the male students of class XI totally 144 male students, and then taken 25% of the total population so that the sample is 36 students. Data collection techniques used experimental method through test and measurement. Analysis of test pre data and late effects of exercise and distance range shot gradually move towards the shot free one hand from the top of the head using data analysis techniques t-test. The results showed: that there is an influence of exercise gradually distance of 3.722 shots later after a given treatment increased to 5,389. The difference gradually distance and distance moved by 0.444.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan tembakan jarak bertahap dan jarak berpindah terhadap hasil tembakan bebas satu tangan dari atas kepala dalam permainan bola basket. Metodologi Penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Dengan populasi adalah siswa putra SMK Yagsmi kelas XI yang berjumlah 144 siswa putra, kemudian diambil 25% dari total populasi sehingga jumlah sampel 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode eksperimen melalui tes dan pengukuran. Analisis data hasil tes awal dan akhir pengaruh latihan tembakan jarak bertahap dan jarak berpindah terhadap hasil tembakan bebas satu tangan dari atas kepala menggunakan teknik analisis data uji-t. Hasil penelitian menunjukkan: bahwa terdapat pengaruh dari latihan tembakan jarak bertahap sebesar 3,722 kemudian setelah diberikan perlakuan meningkat menjadi 5,389. Perbedaan jarak bertahap dan jarak berpindah sebesar 0,444.Kata kunci : ÃÂ jarak berpindah,ÃÂ jarak bertahap,ÃÂ latihan, tembakan bebas
PENGARUH MODIFIKASI ALAT BANTU TERHADAP KEMAMPUAN MELUNCUR DALAM RENANG
Rahmadi, Dian Febri;
Jubaedi, Ade;
Adam, Usman
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objectives of this study was to determine the effect of the use of tool modification and use of a buoy floats on the ability of sliding standards in class X of SMK Negeri 1 Sukadana East Lampung.ÃÂ Type of research is experimental research. With the population are students of SMK Negeri 1 Sukadana East Lampung Class X as many as 178 students, then the Sample was taken at 30 students. Sample technique used is random sampling. Data analysis and the final results of the initial test using a t-test data analysis techniques. Conclusion of this study is there are different levels of basic motor skills glide at level 95 percent. Based on the results of this study, it indicate that the use of standard tools buoys provide a greater influence than the use of a modified float aids to increase sliding ability in class X of SMK Negeri 1 Sukadana East Lampung.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan modifikasi alat bantu pelampung dan penggunaan alat pelampung standar terhadap kemampuan meluncur pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Sukadana Lampung Timur.ÃÂ Metodologi penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Dengan populasi adalah siswa SMK Negeri 1 Sukadana Lampung Timur Kelas X sebanyak 178 siswa, kemudian diambil sampel penelitian berjumlah 30 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling.Analisis data hasil tes awal dan akhir menggunakan teknik analisis data uji t.ÃÂ Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat kemampuan gerak dasar meluncurpada taraf nyata atau pada taraf kepercayaan 95%. Penggunaan alat pelampung standarlebih baik dibandingkan dengan penggunaan modifikasi alat bantu pelampung dalam peningkatan kemampuan meluncur pada siswa kelas X di SMKNegeri 1 Sukadana Lampung Timur.Kata kunci : alat standar, kemampuan meluncur, modifikasi alat bantuÃÂ ÃÂ ÃÂ
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERKELOMPOK DAN PERSEORANGAN TERHADAP GERAK DASAR TENDANGAN DEPAN PENCAK SILAT
Meidiansyah, Sony;
Adam, Usman;
Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research metodology is experimental. The population of this study is grade XÃÂ YP UNILA high school students, the samples take, totaling 26 students with aÃÂ random sampling technique. Techniques used on data collecting formating is theÃÂ skill to performing a front kick and rated by 0-1. While the data analysisÃÂ techniques using differences t-test and influence t-test.The results of the study showed the difference between the fro nt kick basicÃÂ movement skills of Pencak silat betwen the students who are taught using a modelÃÂ of group learning model and with individual learning model. The average value ofÃÂ the final test basic motor skills on pencak silat front kick students who are taughtÃÂ by individual learning model avarage 83.16 is better than pencak silat basic frontÃÂ kick motion skills taught by using a group learning model which is avarage 72.63.ÃÂ Metodologi penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Dengan populasiÃÂ adalah siswa kelas X SMA YP UNILA, dan diambil sampel berjumlah 26 siswaÃÂ dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan formatÃÂ penilaian kemampuan tendangan depan yang diberi nilai dengan bobot 0-1.ÃÂ Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji-t perbedaan dan uji-t pengaruh.ÃÂ Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara keterampilan gerak dasarÃÂ tendangan depan pencak silat antara siswa yang diajar dengan menggunakanÃÂ model pembelajaran berkelompok dengan model pembelajaran perseorangan.ÃÂ Rata-rata nilai tes akhir keterampilan gerak dasar tendangan depan pencak silatÃÂ pada siswa yang diajar dengan model pembelajaran perseorangan 83,16 lebih baik dibandingkan dengan keterampilan Gerak dasar tendangan depan pencak silat yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran berkelompok yaitu 72,63.ÃÂ ÃÂ Kata kunci :ÃÂ berkelompok,ÃÂ model pembelajaran, pencak silat, perseorangan, tendangan depan
HUBUNGAN ANTARA KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN KEKUATAN OTOT TUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA
Ardona, Riyan;
Husin, Sudirman;
Sulistianta, Heru
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research has purpose to know the relation of speed, agility, and leg muscle strengthÃÂ againts dribbling skills in football at the 8 grade male student SMP Abadi Perkasa PTÃÂ Indolampung Perkasa Tulang Bawang.Research methodology is using descriptiveÃÂ correlational. Population is 8 grade male students SMP Abdi Perkasa. Data collectionÃÂ techniques with one shoot model and data analysis correlation product moment.ÃÂ Based on these result can be obtained results coefficient of ÃÂ orrelation between theÃÂ speed with dribbling skills further by 16,08 percent, coefficient of correlationÃÂ between agility with dribbling skils by 22,54 percent, coefficient of correlationÃÂ between leg muscle strength with dribbling skils by 10,33 percent. Analysis of theÃÂ results it can be concluded that the variable agility has a greater connection inÃÂ comparison with other variables to dribbling skills,variable speed and leg muscleÃÂ strength also has significant correlation to the dribbling skills at the grade student son.ÃÂ ÃÂ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecepatan. kelincahan danÃÂ kekuatan otot tungkai terhadap keterampilan mengggiring bola dalam sepakbolaÃÂ siswa putra kelas 8 SMP Abadi Perkasa PT Indolampung Perkasa Tulang Bawang.ÃÂ Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. PopulasiÃÂ adalah siswa putra kelas 8 SMP Abadi Perkasa. Teknik pengumpulan data denganÃÂ one shoot model atau satu kali pengambilan data dan data ÃÂ analisis korelasi productÃÂ moment.Berdasarkan hasil ÃÂ penelitian tersebut dapat diperoleh hasil koefisien korelasiÃÂ antara kecepatan dengan keterampilan menggiring ÃÂ bola sebesar 16,08%, selanjutnyaÃÂ koefesien korelasi antara kelincahan dengan keterampilan menggiring bola sebesarÃÂ 22,54%, selanjutnya koefisien korelasi antara ÃÂ kekuatan otot tungkai denganÃÂ keterampilan menggiring bola sebesar 10,33%. Hasil analisis dapat disimpulkanÃÂ bahwa variabel kelincahan memiliki hubungan yang lebih besar dibanding denganÃÂ variabel yang lain terhadap keterampilan menggiring bola, variabel kecepatan danÃÂ kekuatan otot tungkai juga memiliki korelasi yang signifikan terhadap keterampilanÃÂ menggiring bola pada siswa putra kelas 8 di SMP Abadi Perkasa.ÃÂ Kata kunci : kecepatan, kekuatan,ÃÂ kelincahan, keterampilan menggiring bola
PENGARUH PENGGUNAAN MODIFIKASI ALAT BERMAIN TERHADAP HASIL PUKULAN FOREHAND TENIS MEJA
Febriyan, Beni;
Sitepu, Akor;
Suranto, Suranto
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The object of this research is to investigate the use of a modified instrument to ÃÂ play against forehand results. The method used in this study is the experimental method, a total population of 120 students, the number of samples used were 24 students consisting of 12 men and 12 women. The research instrument used was a back test board. The results showed the initial test group learning with playing equipment modification and the control group was 0,000 less than the t table is 2,074, which means that there is no significant difference between the initial test results table tennis forehand. Results of tests conducted after the end of treatment to determine differences in the effects of the treatment. The calculation results of the t-test to final test on group learning with play equipment modification and the control group was 5.453 greater than t table of 2,074 which means rejecting the null hypothesis (H0).ÃÂ Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan modifikasi alat bermain terhadap hasil pukulan forehand. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, jumlah populasi sebanyak 120 siswa, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 24 siswa yang terdiri dari 12 laki-laki dan 12 perempuan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah test back board. Hasil penelitian menunjukkan tes awal kelompok pembelajaran dengan modifikasi alat bermain dan kelompok kontrol adalah 0,000 lebih kecil dari t tabel sebesar 2,074 yang berarti bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tes awal hasil pukulan forehand tenis meja. Hasil tes akhir setelah diadakan perlakuan untuk mengetahui perbedaan efek dari perlakuan tersebut. Adapun hasil penghitungan t-test untuk tes akhir pada kelompok pembelajaran dengan modifikasi alat bermain dan kelompok kontrol sebesar 5,453 lebih besar dari t tabel sebesar 2,074 yang berarti menolak hipotesis nol (H0).ÃÂ Kata kunci : forehand, modifikasi alat, tenis meja
PENGARUH WARMING-UP TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN MENJELANG PERTANDINGAN FUTSAL
Saputra, Edo;
Hermawan, Rahmat;
Sulistianta, Heru
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The objective of the research was to find out the influence of training that was given warming up and was not given warming up training indecreasing worrying level before playing futsal at students of SMP on Bandar Lampung. The samples were 48 students that were divided in two groups. The first group was given warming up treatment and the second group was not given warming up treatment.ÃÂ The research method was semi-experimental research and the technicanalysis was t- test.ÃÂ The result of analysis showed that the training using warming up treatment was better in decreasing worrying level than the training that was not given warming up treatment ( T count 30, 20> T table 25, 25).ÃÂ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan warming up dan tidak diberi latihan warming-up terhadap penurunan tingkat kecemasan menjelang pertandingan futsal pada tingkat siswa SMP Se Bandar Lampung. Sample sebanyak 48 siswa yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu, kelompok yang diberi perlakuan warming-up dan yang tidak diberi perlakuan warming-up.ÃÂ Metodologi yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen semi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t.ÃÂ Hasil analisis menunjukkan bahwa latihan warming-up yang diberi perlakuan lebih baik dalam menurunkan tingkat kecemasan dibandingkan yang tidak diberi perlakuan (thitung 30,20 > ttabel 25,25).Kata kunci :ÃÂ futsa,ÃÂ tingkat kecemasan,ÃÂ warming- up
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT LENGAN MENDORONG DAN MENARIK TERHADAP KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS
Chaidir, Epan;
Jubaedi, Ade;
Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to describe and analyze the relationship between muscular strength and muscularÃÂ arms pushing against the pull arm freestyle swimming speed on SMP WIYATAMA eighth gradeÃÂ students in the Academic Year 2013/2014. Methodology used in this study is the descriptiveÃÂ research method of data.With the research subjects were students of class VIII C totaling 27ÃÂ female students. While the technique of data collection is done by observation scale assessmentÃÂ basic motion freestyle swimming speed. The results of the data analysis showed that the speedÃÂ indicator can be seen from the data obtained as much as 15% of the 27 respondents said noÃÂ quickly. While as many as 41% of respondents at fast speed indicator.This is because theÃÂ respondents did not experience obstacles to the movement of the arm muscles as he pushed onÃÂ freestyle swimming.ÃÂ Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis hubungan kekuatan otot lengan mendorong dan otot lengan menarik terhadap kecepatan renang gaya bebas pada siswa kelas VIII SMP WIYATAMA Tahun Pelajaran 2013/2014. Metodologi yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif data. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang berjumlah 27 siswi perempuan. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala observasi penilaian gerak dasar kecepatan renang gaya bebas. Hasil analisis data menunjukkan bahwa dapat diketahui dari indikator kecepatan diperoleh data sebanyak 15 % dari 27 responden menyatakan tidak cepat. Sedangkan sebanyak 41 % responden pada indikator kecepatan cepat. Hal ini dikarenakan responden tidak mengalami kendala untuk melakukan gerakan otot lengan mendorong pada saat dia berenang gaya bebas.ÃÂ Kata kunci :ÃÂ kecepatan, kekuatan, menarik, mendorong, otot.
PENGARUH BELAJAR PERORANGAN DAN KELOMPOK TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN STUT CABANG OLAHRAGA SENAM
Warman, Aditya;
Dinata, Marta;
Jubaedi, Ade
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The research samples were students of grade VII Junior High School 3 Padang Cermin subdistrict Pesawaran totally 60 students. Measurements were made using quality assessment STUT skills motion consisting of: (1) the preparation phase (2) the implementation phase (3) end of the range of motion with 1-5 score. Analysis of the data for this research is the t-test and Anava. Based on the results of this research indicate that (1) There is the influence on the group learning STUT skills. (2)There is an effect on the individual by learning STUT skills. (3) There is a significant difference between the results of the final test group learning and individual learning. Learning by individual has a better effect than the study group in improving the STUT skills of students grade VII junior high schools 3 Sub Districts Padang Cermin Regency Pesawaran.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 3 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran yang berjumlah 60 siswa. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan penilaian kualitas gerak keterampilan STUT yang terdiri dari : (1) Tahap Persiapan (2) Tahap pelaksanaan (3) Akhir gerak dengan rentang nilai 1 ââ¬â 5. Analisis data dalam penelitian ini adalah uji-t dan Anava. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) Ada pengaruh belajar kelompok terhadap keterampilan STUT. (2) Ada pengaruh belajar perorangan terhadap keterampilan STUT. (3) Ada perbedaan yang signifikan hasil tes akhir antara belajar kelompok dan belajar perorangan. Belajar perorangan memiliki pengaruh yang lebih tinggi dibandingkan belajar kelompok dalam meningkatkan keterampilan STUT siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Padang Cermin Kecamatan Padang Cermin Kabupaten Pesawaran.Kata kunci :àkelentukan, kelincahan,àmetode pembelajaran