cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN STOPPING BOLA LAMBUNG DENGAN ALAT YANG DI MODIFIKASI Prabowo, Dimas; Tarigan, Herman; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve the effectiveness of learning and improve bounce up stopping ball basic motor skills with a modified plastic ball kids, ball made of plastic that is filled with gravel and plastic balls wrapped with the inner tube of the car. The research method is a Classroom Action Research with research subjects are students it derived VIII A, amounting to 24 students. The results showed: the first cycle, with the use of plastic ball mastery learning success percentage 29.17%, while 26.5% effectiveness rate means the action has not been effective. In the second cycle with the use of tools in the plastic bag into a ball shape, learning completeness percentage of success obtained 54.17%, while the level of effectiveness is which means the action has not been effective. In the third cycle psychomotor with the use of modified plastic ball with inner tube of the car, the success mastery learning 91.67%, with 82.18% effectiveness rate calculation.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran dan memperbaiki keterampilan stopping bola lambung dengan penggunaan modifikasi alat bola plastik anak-anak, bola yang terbuat dari plastik yang diisi dengan kerikil dan bola plastik yang dibalut dengan ban dalam mobil. Metodelogi Penelitian yang digunakan adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A yang berjumlah 24 siswa. Hasil penelitian siklus pertama alat bantu bola plastik diperoleh keberhasilan ketuntasan belajar 29,17%, tingkat efektivitas 26,5% itu berarti tindakan belum efektif. Siklus kedua dengan alat bantu kantong plastik yang di bentuk menjadi bola diperoleh keberhasilan ketuntasan belajar 54,17%, tingkat efektivitas 42,72% itu berarti tindakan belum efektif. Siklus ketiga psikomotor dengan penggunaan alat yang dimodifikasi bola plastik yang dibalut dengan ban dalam mobil keberhasilan ketuntasan belajar 91,67%, tingkat efektivitas 82,18%.Kata kunci: bola modifikasi, bola plastik, bola yang terbuat dari plastik,  stopping  bola
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN AKTIFITAS PAGI HARI TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI Wicaksono, Sofyan; Nurseto, Frans; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the relationship whether there is any interest in learning and mornings activity with physical fitness in the eighth grade students of SMP Negeri 1 Sukoharjo Pringsewu Academic Year 2014/2015. The research methodology used in this study is descriptive correlational method. The sample used is a sample population that is in the eighth grade students of SMP Negeri 1 Sukoharjo, amounting to 49 students. Collecting data using a questionnaire (questionnaire), observation, documentation, and physical fitness tests. Results of the study showed a correlation double value / r count of 0.715 and 0.288 for r tabel and sig of 0.00. because r count is greater than r tabel and sig value of less than 0.05, it can be concluded that there is a significant relationship between learning and the morning activity on the level of physical fitness of students.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan minat belajar dan aktifitas pagi hari dengan kebugaran jasmani siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukoharjo Pringsewu Tahun Ajaran 2014/2015. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sample yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 1 Sukoharjo yang berjumlah 49 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner), observasi, dokumentasi, dan tes kebugaran jasmani. Hasil penelitian didapatkan hasil nilai korelasi ganda/rhitung sebesar 0,715 dan rtabel sebesar 0,288 dan nilai sig sebesar 0,00. karena rhitung lebih besar dari rtabel dan nilai sig kurang dari 0,05 maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara minat belajar dan aktifitas pagi hari terhadap tingkat kebugaran jasmani siswa.Kata kunci : aktifitas, hubungan, kebugaran jasmani,  minat.
EFEKTIVITAS PELATIHAN OUTBOND TERHADAP PENINGKATAN TEAMWORK KELAS V SDN SE-KECAMATAN GADINGREJO Binar Sumirat; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to determine the effectiveness of outbound training to increase teamwork. The method used is the experimental.Population are 200 students and used as a sample of 30 students. Data collection techniques used outbound activities. Instrument the results showed that outbound training is effective in improving student teamwork. Known that the average value of the initial tests has increased during the final test after the outbound training given, with an average value of teamwork in the game hulahop is 42.80 increased to 71.87. The average value of a leaking pipe game is 43.07 increased to 72.13; zigzag ie 44.93 increased to 71.47; globes which increased to 71.33; poisonous spiders which is 43,47 increased to 74.27; poisonous plants which is 47,20 increased to 71.07; The conclusion of this study is the outbound training is effective in improving teamwork of fifth grade students of public school throughout Gadingrejo subdistrict.Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pelatihan outbond terhadap peningkatan teamwork. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi berjumlah 200 siswa dan sampel yang digunakan sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan instrument kegiatan outbond. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan outbond efektif dalam meningkatkan teamwork siswa. Diketahui bahwa hasil nilai rata-rata tes awal mengalami peningkatan pada saat tes akhir setelah diberikan pelatihan outbond, dengan nilai rata-rata teamwork pada permainan hulahop adalah 42,80 meningkat menjadi 71,87. Nilai rata-rata permainan pipa bocor yaitu 43,07 meningkat menjadi 72,13; zigzag yaitu 44,93 meningkat menjadi 71,47; bola dunia yaitu 44,00 meningkat menjadi 71,33; laba-laba beracun yaitu 43,47 meningkat menjadi 74,27; tanaman beracun yaitu 47,20 meningkat menjadi 71,07. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelatihan outbond efektif dalam meningkatkan teamwork siswa kelas V SD negeri se-kecamatan Gadingrejo.Kata kunci : outbond, permainan, teamwork.
HUBUNGAN KOHESIVITAS TERHADAP PRESTASI TIM SEPAKBOLA PADA PERTANDINGAN ANTAR KELAS Mustofa, Imam; Nurseto, Frans; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at the contribution of the relationship between cohesion with the football teams achievements in inter-class match in SMP Negeri 11 Kotabumi North Lampung. The method used is survey data using correlational analysis. Data collection is using the questionnaire. This research is a population study with all classes in Junior High School 11 Kotabumi North Lampung, amounting to 12 class (team). The analysis showed that the cohesion factor has a significant relationship with achievement outcomes of 0,597 football team. This means that cohesion has a strong relationship with the football teams record in games between classes in Junior High School 11 Kotabumi North Lampung. Conclusion of this study shows that the cohesion team has a very strong relationship with the football teams record in games between classes in Junior High School 11 Kotabumi North Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk melihat sumbangan atas hubungan antara kohesivitas dengan hasil prestasi tim sepakbola pada pertandingan antar kelas di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis data menggunakan korelasional. Pengumpulan data menggunakan angket. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yaitu seluruh kelas yang ada di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara yang berjumlah 12 kelas (tim). Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor kohesivitas memiliki hubungan yang cukup signifikan dengan hasil prestasi tim sepakbola sebesar 0,597. Artinya kohesivitas memiliki hubungan yang ‘kuat’ dengan prestasi tim sepakbola pada pertandingan antar kelas di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa kohesivitas tim memiliki hubungan yang sangat kuat dengan prestasi tim sepakbola pada pertandingan antar kelas di SMP Negeri 11 Kotabumi Lampung Utara.Kata kunci : koefisien korelasi, kohesivitas, prestasi sepakbola, tim.
HUBUNGAN KELINCAHAN, KESEIMBANGAN DAN POWERTUNGKAI TERHADAP KETERAMPILAN TENDANGAN BERPUTAR PENCAK SILAT Rantauan, Hengki; Suranto, Suranto; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the magnitude of the related in agility, balance, and leg power students’s of SMA Muhammadiyah 3 Bandar Lampung of pencak silat’s kick spinning. This study is using survey method with test and measurement techniques. To determine whether a significant correlation coefficient calculation results or not it is necessary to compare the product moment r table, the error level of 5% and 95%. In conclusion, it is demonstrated that there is a significant related of agility, balance, and leg power  to spinning kick’s pencak silat. It is found that a real related of agility to kick is 0.54, the real related of  balance to kick is 0.62, and a real related of the leg power to kick is 0.66.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya hubungan kelincahan, keseimbangan, dan power tungkai siswa-siswi Muhammadiyah 3 bandarlampung terhadap keterampilan gerak tendangan berputar dalam pencak silat pada siswa SMA Muhammadiyah 3 Bandar lampung. Dalam penelitian ini menggunakan metode survey dengan teknik tes dan pengukuran. Untuk mengetahui apakah koefisien korelasi hasil perhitungan signifikan atau tidak maka perlu dibandingkan dengan r tabel product moment, dengan taraf kesalahan 5% dan kepercayaan 95%. Simpulan, telah dibuktikan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kelincahan, keseimbangan, dan power tungkai terhadap gerak tendangan berputar pencak silat. Ditemukan hubungan nyata antara kelincahan terhadap tendangan sebesar 0,54, hubungan nyata antara keseimbangan terhadap tendangan sebesar 0,62, dan hubungan nyata antara power tungkai dengan tendangan sebesar 0,66.Kata kunci: hubungan, kelincahan, keseimbangan, power tungkai, tendangan berputar.
HUBUNGAN TINGGI, BERAT BADAN, VO2 MAX, DAN KEKUATAN TUNGKAI TERHADAP LARI SPRINT Prasetiyo, Andri; Suranto, Suranto; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to look at how much the relationship between height, weight, VO2max, and leg muscle strength to sprint 200 meters. The method used is survey method data using correlational analysis. The collection of data in the form of height and weight using the Health Scale, VO2max using the bleep test, leg muscle strength using Dynamometer Leg 200-meter run while using test and measurement. The sample used 30 students from a population of 256 people. The analysis showed that the height factor of 0.375, 0.429 weight, VO2 max 0.501, 0.625 leg muscle strength significant  with the results of the 200-meter run. The conclusion of this study shows that the height , weight , VO2max and leg muscle strength has a very strong relationship with the results of the 200 -meter sprint.Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar hubungan antara tinggi badan, berat badan, VO2max, dan kekuatan otot tungkai terhadap lari jarak pendek 200 meter. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan analisis data menggunakan korelasional. Pengumpulan data yang berupa tinggi badan dan berat badan menggunakan Health Scale, VO2max menggunakan bleep test, kekuatan otot tungkai menggunakan Leg Dynamometer sedangkan lari 200 meter menggunakan tes dan pengukuran. Sampel yang digunakan 30 siswa dari populasi yang berjumlah 256 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor tinggi badan sebesar 0,375, berat badan 0,429, VO2 max 0,501, kekuatan otot tunggkai 0,625 siknifikan dengan hasil lari 200 meter.  Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, VO2max dan kekuatan otot tungkai memiliki hubungan yang sangat kuat dengan hasil lari jarak pendek 200 meter.Kata kunci : kekuatan , sprint, ukuran tubuh, VO2 max.
HUBUNGAN KEKUATAN LENGAN, TUNGKAI, BERAT BADAN, KESEIMBANGAN, DAN KOORDINASI DENGAN KEMAMPUAN MERODA Windy Anugrah Kurniawan; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to determine the relationship of arm muscle strength, leg muscle strength, weight, balance and eye-hand-foot coordination with propeller ability. The method used was descriptive correlational. The samples used were 30 male/female students with total population was 197 students. The samples were taken by using Proportional Random Sampling. Data were collected with the test and measurement techniques and data analysis technique used was product moment. The results showed that the strength of arm muscles had a correlation coefficient of 0.831, leg muscle strength had a correlation coefficient of 0.796, weight had a correlation coefficient of 0.401, the balance had a correlation coefficient of 0.687, coordination of eye-hand-foot had a correlation coefficient of 0.602.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekuatan otot lengan, kekuatan otot tungkai, berat badan, keseimbangan dan koordinasi mata-tangan-kaki dengan kemampuan meroda. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah 30 siswa putra/putri dengan jumlah populasi 197 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proporsional Random Sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan Product Moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan otot lengan memiliki koefisien korelasi 0.831, Kekuatan otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0.796, Berat badan memiliki koefisien korelasi 0.401, keseimbangan memiliki koefisien korelasi 0.687, koordinasi mata-tangan-kaki memiliki koefisien korelasi 0.602.Kata kunci : berat badan, kekuatan lengan, keseimbangan, meroda, tungkai.
HUBUNGAN MOTIVASI SISWA PUTRA DAN PUTRI DALAM MENGIKUTI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Prayoga, Riris Novrian; Nurseto, Frans; Adam, Usman
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to obtain empirical data on how motivated boys and girls students in following the subjects of physical education. Quantitative research with the type of research method used was a survey by using correlational analysis of statistical data. The collection of data is in the form of motivation using questionnaires and physical education lessons using daily values. The sample used 75 students from a population of 530 students. Based on the results of correlation analysis: it showed that the motivation factor has a relationship with a male student studying physical education at 0.472. Correlation of female student motivation to study physical education is 0.408, it means there is a relationship. While the motivation correlation of male and female students in physical education subjects are 0.552. The conclusion of this study showed that there is a significant relationship between motivation of male and female students in following physical education of subjects.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data secara empiris tentang seberapa besar motivasi siswa putra dan putri dalam mengikuti mata pelajaran pendidikan jasmani. Penelitian kuantitatif dengan jenis metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan analisis data statistik menggunakan korelasional. Pengumpulan data yang berupa motivasi menggunakan angket dan pelajaran pendidikan jasmani dengan menggunakan nilai harian. Sampel yang digunakan 75 siswa dari populasi yang berjumlah 530 siswa. Berdasarkan hasil analisis korelasional, menunjukkan bahwa faktor motivasi siswa putra memiliki hubungan dengan belajar pendidikan jasmani sebesar 0,472. Korelasi motivasi siswa putri dengan belajar pendidikan jasmani sebesar 0,408, artinya memiliki hubungan. Sedangkan korelasi motivasi siswa putra dan putri dalam mengikuti mata pelajaran pendidikan jasmani sebesar 0,552. Kesimpulan penelitian ini menunjukan ada hubungan signifikan antara motivasi siswa putra dan putri dalam mengikuti mata pelajaran pendidikan jasmani.Kata kunci : korelasi, motivasi, pendidikan jasmani. 
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GERAK DASAR GULING LENTING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Muchrodin Muchrodin; Surisman Surisman; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to produce instructional media roll kip basic motion in audio-visual form, where targeted to students of VIII grade SMP IT Permata Bunda Labuan Ratu Bandar Lampung. The method used in this research were research and development (R D). Population and sample used in this research were 50 students of VIII grade SMP IT permata Bunda Bandar Lampung. The result of this development research was prototype IV which generated in instructional video form of floor gymnastics in roll kip subject. This instructional media can be a reference for PE teachers in junior high school in the floor gymnastics learning process in roll kip subject.The conclution of this research was generated an instructional media basic motion roll kip that can be used as an alternative source of learning and aids media for PE teachers in SMP IT Permata Bunda Bandar Lampung.Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan media pembelajaran gerak dasar guling lenting (Roll kip) berupa audio-visual yang ditujukan kepada siswa kelas VIII SMP IT Permata Bunda Labuhan Ratu Bandar Lampung. Metodelogi penelitian dalam penelitian ini menggunakan Research and development (RD) atau penelitian pengembangan. Populasi dan sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP IT Permata Bunda Bandar Lampung berjumlah 50 siswa. Hasil dari penelitian pengembangan ini adalah prototipe IV yang dihasilkan berupa video pembelajaran gerak dasar guling lenting. Media pembelajaran ini dapat menjadi acuan bagi guru penjaskes di sekolah menengah pertama dalam proses pembelajaran senam lantai materi guling lenting. Simpulan dari penelitian ini yaitu dihasilkan media pembelajaran gerak dasar guling lenting yang dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar dan media bantu bagi guru penjaskes di SMP IT Permata Bunda Bandar Lampung.Kata kunci: media pembelajaran, guling lenting, kip.
KONTRIBUSI KEKUATAN LENGAN, KEKUATAN TUNGKAI, KEKUATAN PERUT, DAN PUNGGUNG TERHADAP KEMAMPUAN HANDSTAND Ardiansyah, Aal; Hermawan, Rahmat; Adam, Usman
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of arm strength, leg strength, the strength of the abdominal and back strength to the ability of a handstand on a class XI SMA N 1 Bandar Sribhawono. The method used is a survey with a one-shot approach models. The sample of this study were 45 students. Sampling is using proportional random sampling technique. Data were analyzed using simple linear regression. The results showed that the strength of the arm has a correlation coefficient of 0.366 with a contribution of 36.6%, the strength of the leg has a correlation coefficient of 0.257 with a contribution of 25.7%, abdominal strength has a correlation coefficient of 0.212 with a contribution of 21.2%, the strength of the back has a coefficient correlation of 0.150 with a contribution of 15.0%. Conclusion of this study shows that the arm strength make greater contributions to the handstand ability compared with other variables.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi kekuatan lengan, kekuatan tungkai, kekuatan perut dan kekuatan punggung terhadap kemampuan handstand pada siswa kelas XI SMA N 1 Bandar Sribhawono. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan one shot model. Sampel dari penelitian ini berjumlah 45 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa kekuatan lengan memiliki koefisien korelasi 0,366 dengan kontribusi sebesar 36,6%, kekuatan tungkai memiliki koefisien korelasi 0,257 dengan kontribusi sebesar 25,7%, kekuatan  perut memiliki koefisien korelasi 0,212 dengan kontribusi sebesar 21,2%, kekuatan punggung memiliki koefisien korelasi 0,150 dengan kontribusi sebesar 15,0%.  Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa kekuatan lengan memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan handstand dibandingkan dengan variabel lainnya.Kata kunci :   handstand, kekuatan lengan, kekuatan perut, kekuatan punggung,  kekuatan tungkai, kontribusi.Â