cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
HUBUNGAN TINGKAT KECERDASAN EMOSIONAL QUOTIENT (EQ) TERHADAP INDEKS PRESTASI KUMULATIF (IPK) PENJASKES 2011 UNIVERSITAS LAMPUNG Lingga Shilviani; Frans Nurseto; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The key to success in modern life more than Intellegence Quotient (IQ), and does not guarantee a person to be successful, but if not balanced with the emotional intelligence (EI / EQ) which can lead to high on things that harm. Because IQ contributes only 20% while the remaining 80% is determined by emotional intelligence This research aims to determine whether there is a relationship between emotional intelligence of the students grade point average PE Lampung University. This study uses data collection techniques and documentation in the form of questionnaires, as well as data analysis techniques of hypothesis testing. PE students research the subject in 2011 amounted to 61 universities Lampung. Based on the calculation of correlation indicates that the values obtained rhitung = 0.252, meaning that the low correlation between emotional intelligence (EQ) of the cumulative grade point (GPA) PE 2011 Lampung University students.Kunci sukses dalam kehidupan modern lebih dari intellegence quotient (IQ), dan bukan jaminan seseorang untuk sukses, tapi bila tidak diimbangi dengan kecerdasan emosional (EI/EQ) yang tinggi bisa mengarah pada hal-hal yang merugikan. Karena IQ kontribusinya hanya 20 % sementara sisanya 80 % ditentukan oleh kecerdasan emosional Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kecerdasan emosional terhadap indeks prestasi kumulatif mahasiswa Penjaskes Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan angket, serta teknik analisis data pengujian hipotesis. Subjek penelitiannya mahasiwa penjaskes 2011 universitas Lampung berjumlah 61 orang. Berdasarkan hasil perhitungan korelasi menunjukkan bahwa diperoleh nilai rhitung =  0,252 , artinya  rendahnya hubungan tingkat kecerdasan emosional (EQ)  terhadap  indeks  prestasi kumulatif (IPK)  mahasiswa Penjaskes 2011 Universitas Lampung.Kata kunci : kecerdasan, emosional quotient, indeks prestasi komulatif 
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GERAK LEMPAR LEMBING DENGAN MODIFIKASI ALAT Erik Widiyanto; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to provide an appropriate method or approach so that students can improve their javelin basic motor skills.This research used the method of classroom action research. The subjects were students of class VIII B SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung which amount to 34 students consists of 16 boys and 18 girls. Data was collected by observation scale of javelin motion assessment. Data analysis techniques used descriptive percentage.The result showed that the first cycle assessment with the use of basic motion learning method of javelin modification of baseball were given tail percentage of success and completeness learning gained 35.24%, while 35.42% effectiveness rate means the action has not been effective. In the second cycle with the use of motion learning method of javelin modification of bamboo percentage of success and completeness learning gained 88.24%, while 64.58% effectiveness rate means the effective action.Penelitian ini bertujuan untuk Memberikan metode atau pendekatan yang tepat sehingga siswa dapat meningkatkan ketrampilan gerak dasar lempar lembing.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII B SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung yang berjumlah 34 siswa yang terdiri dari 16 siswa putra dan 18 siswa putri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala observasi penilaian gerak lempar lembing. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian siklus pertama dengan penggunaan metode pembelajaran gerak dasar lempar lembing modifikasi dari bola kasti yang diberi ekor diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 35,24%, sedangkan tingkat efektivitas 35,42% itu berarti tindakan belum efektif. Pada siklus kedua dengan metode pembelajaran gerak lempar modifikasi lembing yang terbuat dari bambu diperoleh persentase keberhasilan ketuntasan belajar 88,24%, sedangkan tingkat efektivitas 64,58% itu berarti tindakan efektif.Kata kunci : lempar lembing, modifikasi alat, penelitian tindakan kelas.
HUBUNGAN KEKUATAN OTOT DAN POWER DENGAN JARAK MELUNCUR RENANG GAYA DADA Muhammad Ranggani; Akor Sitepu; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to determine the correlation between muscle strength, arm and leg power with sliding distance breastroke strike swimming in XI grade SMA Islam Nurul Fikri Boarding School-Serang academic year 2012/2013. The method used in this research is correlational descriptive which aims to know the correlation between two variable or more. Subject of this research amount of 44 boys students XI grade SMA Islam Boarding School-Serang. The data collecting with some test, which is; arm strength muscle using pushand pull dynamometer, leg muscle strength using leg dynamometer. The result of this research showed; 1) there is correlation between arm strength muscle and distance strike on breaststroke swimming as 0,5486, 2) there is correlation between leg muscle strength and distance strike on breaststroke swimming as 0,5279.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan otot serta power lengan dan tungkai dengan jarak meluncur satu kayuhan renang gaya dada pada siswa kelas XI SMA Islam Nurul Fikri Boarding School Serang tahun ajaran 2012/2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional, yang bertujuan mengetahui hubungan antara dua variable atau lebih. Subyek penelitian ini sebanyak 44 anak laki-laki siswa kelas XI SMA Islam Boarding School-Serang. Pengambilan data dilakukan dengan tes , yaitu; kekuatan otot lengan dengan push and pull dynamometer, tes kekuatan otot tungkai dengan leg dynamometer. Hasil penelitian menunjukan; 1) ada hubungan antara kekuatan otot lengan sebesar 0,5486 dengan jarak luncur satu kayuhan renang gaya dada, 2) ada hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan jarak luncur satu kayuhan renang gaya dada sebesar 0,5279.Kata kunci : hubungan, kekuatan otot, power, renang gaya dada
PENGARUH LATIHAN INTERVAL DAN LATIHAN LARI BERSELANG TERHADAP HASIL VO2MAX Setiawati, Ani; Hermawan, Rahmat; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 1, No 10 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the influence of interval training, intermittent running exercise, and a control group to increased VO2max. The population in this study were 60 students from the total sampling so this research study is called population study. The result of the data analysis showed that the interval training group to show an increase in VO2max significantly the average values obtained final test 45,36, intermittent running exercise group gained an average value of 48,91, final test and control group gained an average value of 31,41 final test. It can be concluded, the difference suggests that the effect of intermittent exercise group ran better than the interval exercise group and the control group in improving VO2max.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh latihan interval, latihan lari berselang dan kelompok kontrol terhadap peningkatan VO2max, Populasi pada penelitian ini sebanyak 60 siswa dari total sampling sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi. Hasil analisis data menunjukan bahwa kelompok latihan interval dapat menunjukkan peningkatan VO2max secara signifikan diperoleh nilai rata-rata tes akhir 45,36, kelompok latihan lari berselang diperoleh nilai rata-rata tes akhir 48,91, dan kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata tes akhir 31,41. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan lari berselang terhadap hasil VO2Max. Kesimpulannya, perbedaan pengaruh menunjukkan bahwa kelompok latihan lari berselang lebih baik dibandingkan dengan kelompok latihan interval dan kelompok kontrol dalam meningkatkan VO2max.Kata kunci : interval,  latihan lari berselang, vo2max,
HUBUNGAN MOTIVASI INTRINSIK DAN EKSTRINSIK DENGAN HASIL RENANG SISWA SMK SWADHIPA NATAR Sutrisno Agus Setiadhi; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 4 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan motivasi intrinsik dan ekstrinsik dengan hasil belajar siswa KELAS XI SMK Swadhipa Natar Tahun Ajaran 2012/2013. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar kontribusi masing-masing variabel. Kepada guru penjaskes penelitian ini dapat memberikan  landasan pembelajaran penjaskes khususnya materi renang gaya bebas.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  korelasional. Sampel yang digunakan yaitu siswi kelas XI di SMK Swadhipa berjumlah 30 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik pengambilan angket dan dokumentasi.Dari hasil penelitian ini didapat hubungan yang signifikan dengan motivasi intrinsik menunjukan hasil koefesien korelasi sebesar 0,5412 dan motivasi ekstrinsik menunjukan hasil korelasi koofesien sebesar 0,8397. Ini berarti bahwa variable motivasi intrinsik memiliki hubungan yang cukup kuat,dan variabel motivasi ekstrinsik memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap hasil evaluasi renang siswa kelas XI Akutansi SMK Swadhipa Natar.This study aims to determine the relationship of intrinsic and extrinsic motivation with students' learning outcomes CLASS XI SMK Swadhipa Natarian Academic Year 2012/2013. This study aims to determine the contribution of each variable. PE teacher this study can provide a foundation of learning materials especially outdoor PE freestyle swimming.Metode style research used in this study was descriptive correlational. The sample used in the class XI student of SMK Swadhipa were 30. Collecting data using questionnaires and retrieval techniques dokumentasi.Dari results of this study obtained a significant relationship with intrinsic motivation results showed a correlation coefficient of 0.5412 and extrinsic motivation koofesien shows the correlation results of 0.8397. This means that the intrinsic motivation variable has a fairly strong relationship, and extrinsic motivation variable has a very strong connection to the swimming evaluation class XI student of SMK Accounting Swadhipa Natar.Kata kunci : motivasi intrinsik, motivasi ekstrinsik, hasil evaluasi
LATIHAN KELENTUKAN KONTRAKSI-RELAKSASI (PNF) DAN KELENTUKAN STATIS TERHADAP KETERAMPILAN GERAK KAYANG Eko Bagus Fahrizqi; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kelentukan kontraksi-relaksasi (PNF) dan kelentukan statis terhadap keterampilan gerak kayang pada siswa kelas X.3 SMA Negeri 1 Gading Rejo tahun ajaran 2012/2013. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya keterampilan gerak kayang pada senam lantai.Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Subyek yang digunakan adalah siswa-siswi kelas X.3 SMA Negeri 1 Gading Rejo yang berjumlah 40 siswa. Pengumpulan data menggunakan Tes dan instrumen.Dari hasil penelitian menunjukan bahwa kedua jenis latihan antara kelentukan kontraksi-relaksasi (PNF) dan kelentukan statis terhadap keterampilan gerak kayang sama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap gerak kayang. Latihan kelentukan kontraksi-relaksasi (PNF) memiliki pengaruh lebih besar terhadap keterampilan gerak kayang dibandingkan dengan latihan kelentukan statis, hal ini dapat dilihat dari hasil penghitungan data yang diperoleh. Peningkatan rata-rata pada kelompok latihan kelentukan kontraksi-relaksasi sebesar 11,989 sedangkan pada kelompok latihan kelentukan statis peningkatannya sebesar 5,88. Jadi dapat disimpulkan bahwa keterampilan dan kemampuan gerak kayang pada kelompok latihan kelentukan kontraksi-relaksasi jauh lebih baik dibandingkan dengan kelompok latihan kelentukan statis.
HUBUNGAN KEKUATAN LENGAN, TUNGKAI, KELENTUKAN TOGOK, TINGGI, BERAT BADAN DENGAN KETERAMPILAN ROLLKIP Muntoha, Muntoha; Tarigan, Herman; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of arm strength, leg strength, body flexibility, height and weight to roll kip skills. The methodology of the study is the product moment correlation. The sample used is the student of class VIII of SMP Yadika Natar, and a population of 200 students and collecting the data was taken as random sampling technique, so it was collected as many as 50 students which consists of 25 sons and 25 daughters. The research results showed that there is a significant relationship arm strength and skills roll kip  0,484  (23,39 %); for leg strength 0,503 (25,29 %); for body flexibility 0,764 (58,34 %); for height 0,241 (5,79 %) and weight 0,302 (9,09 %). The conclusion of this study is the relationship of body flexibility have a strong relationship with the rollkip skills.Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan  kekuatan lengan, tungkai, kelentukan togok, tinggi, dan berat badan terhadap keterampilan rollkip. Metodologi penelitian yang digunakan adalah korelasi product moment. Sampel yang digunakan adalah kelas VIII di SMP Yadika Natar populasinya berjumlah 200 siswa.  Pengambilan  data diambil teknik random sampling dari populasi sehingga terkumpul sebanyak 50 siswa yang terdiri dari 25 putra dan 25 putri. Hasil penelitian menunjukkan: pertama, kekuatan lengan dengan keterampilan rollkip terdapat koefisien korelasi sebesar 0,484 dengan kontribusi 23,39%. Kedua, koefisien korelasi kekuatan tungkai sebesar 0,503 dengan kontribusi s25,29%. Ketiga, koefisien korelasi kelentukan togok sebesar 0,764 dengan kontribusi 58,34%. Keempat, koefisien korelasi tinggi badan sebesar 0,241 dengan kontribusi 5,79%. Kelima, koefisien korelasi berat badan sebesar 0,302 dengan kontribusi 9,09%. Kesimpulan penelitian ini bahwa kelentukan togok memiliki hubungan kuat dengan keterampilan rollkip.Kata kunci : berat badan, kekuatan lengan, kelentukan togok, rollkip, tinggi, tungkai.
PENGARUH LATIHAN MENGOPER BOLA KE TEMBOK DAN BERPASANGAN TERHADAP KETERAMPILAN CHEST PASS Rohima, Rohima; Sitepu, Akor; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of  pass the ball to the wall exercise and pairwise to chest pass  skills. The method used in this study is the experimental method. The population in this study were students of SMP Negeri 1 Natar. The sampling is using random sampling techniques. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results showed that group of pass the ball to the wall exercise have a basic movement skills enhancement value of 23. In the group of couple pass the ball exercise has a increase value of 20 basic motor skills while in the control group had an increase in the value of the basic motor skills of 18. But the difference of the effect shows that the exercise to the wall is effective in improving the skills of chest pass in basketball than pairwise approach and control groups.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan mengoper bola ke tembok dan berpasangan terhadap keterampilan chest pass. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 1 Natar. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis varians (anava). Hasil penelitian menunjukkan Kelompok latihan mengoper bola ke tembok memiliki nilai peningkatan keterampilan gerak dasar sebesar 23. Pada kelompok latihan mengoper bola berpasangan memiliki nilai peningkatan keterampilan gerak dasar sebesar 20. Sedangkan pada kelompok kontrol memiliki nilai peningkatan keterampilan gerak dasar hanya sebesar 18. Namun perbedaan pengaruh menunjukan bahwa latihan ke tembok lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan chest pass  dalam bola basket dibandingkan dengan pendekatan berpasangan dan kelompok kontrol.Kata kunci : berpasangan, bola basket, chest pass, tembok.
KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI POWER TUNGKAI DAN LINGKAR PAHA TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA Partama, Roy Septa; Hermawan, Rahmat; Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of leg length, muscle power leg, and thigh circumference of the ability to dribble.The method used is a survey with a one-shot approach models. Samples of this research were 30 students. Sampling using a sample population. Data were collected through a long test with anthrophometer limbs, limb muscle power with a standing board jump, thigh circumference with anthrophometer, as well as data analysis techniques using simple linear regression. The results showed that the length of the leg has a correlation coefficient of 0.447 with a contribution of 19.9%, limb muscle power has a correlation coefficient of 0.621 with a contribution of 38.5%, thigh circumference has a correlation coefficient of 0.331 with a contribution of 10.9%. It can be concluded that the leg muscle power to make greater contributions to the ability to escort the ball in the game of football. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi panjang tungkai, power otot tungkai, dan lingkar paha terhadap kemampuan menggiring bola. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan one shot model. Sampel dari penelitian ini berjumlah 30 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik populasi sampel.  Data dikumpulkan melalui tes panjang tungkai dengan anthrophometer, power otot tungkai dengan standing board jump, lingkar paha dengan anthrophometer, serta teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa panjang tungkai memiliki koefisien korelasi 0,447 dengan kontribusi sebesar 19,9%, power otot tungkai memiliki koefisien korelasi 0,621 dengan kontribusi sebesar 38,5%, lingkar paha memiliki koefisien korelasi 0,331 dengan kontribusi sebesar 10,9%. Dapat disimpulkan bahwa power otot tungkai memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemampuan mengiring bola dalam permainan sepak bola.                                       Kata kunci :   kontribusi, lingkar paha, menggiring bola, panjang tungkai, power otot tungkai.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KEKUATAN OTOT LENGAN TERHADAP BACKHAND PADA PERMAINAN BULU TANGKIS I Wayan Gandi Atmaja; Ade Jubaedi; Herman Tarigan
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 3 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to know the extent of the contribution of the agility and strength of arm muscles on the Backhand ability of Junior High School students of class VIII SMP N 20 Bandar Lampung academic year 2013/2014. The method used in this research is a descriptive correlation design research. The sample of this research is 35 students. Data collection using test and observation sheets. Further data were processed and analyzed with statistical correlation product moment correlation (partial) and the product moment of double to figure out relationships and contributions (agility and strength of arm muscles student backhand ability).Research and analysis of the results shows that the value of r 0,903 agility which means contributed by 81,46%. Rated r for arm muscle strength of 0,927 which means contributing of 86,007%. While the results of multiple correlation between agility and muscular arms of kekatan 0,944 which means contributed by 89,17%.Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar kontribusi kelincahan dan kekuatan otot lengan pada kemampuan backhand siswa kelas VIII SMP N 20 Bandar Lampung tahun pelajaran 2013/2014. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah desain penelitian deskriptif korelasi. Sampel penelitian ini adalah sebanyak 35 siswa. Pengumpulan data menggunakan test dan lembar observasi. Data selanjutnya diolah dan dianalisis dengan statistik korelasi product moment (parsial) dan korelasi product moment ganda untuk mengetahui hubungan dan kontribusi (kelincahan dan kekuatan otot lengan terhadap kemampuan backhand siswa)Dari hasil penelitian dan analisis menunjukkan bahwa nilai r kelincahan sebesar 0,903 yang artinya memberikan kontribusi sebesar 81,46 %. Untuk nilai r kekuatan otot lengan sebesar 0,927 yang artinya memberikan kontribusi sebesar 86,007 %. Sedangkan hasil korelasi ganda antara kelincahan dan kekatan otot lengan sebesar 0,944 yang artinya memberikan kontribusi sebesar 89,17 %.Kata kunci : backhand, kelincahan, kekuatan otot lengan.