cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 462 Documents
HUBUNGAN MOTIVASI INTRINSIK DAN MOTIVASI EKSTRINSIK DENGAN KETERAMPILAN GERAK DASAR SEPAK TAKRAW Handoyo Handoyo; Rahmat Hermawan; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to find out how the relationship of intrinsic motivation and extrinsic motivation with basic movement skill of takraw. Method of this research was descriptive correlational method. Technique analysis used multiple correlation. This research did in SMAN 1 Semaka Tanggamus with sample as 26 taken by 105 student as population. Technique for taking the sample in this research was random sampling. Analysis data used correlation product moment technique. The results of this research showed, there is a significant relationship between intrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,412. Meanwhile, there isn’t significant relationship between extrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,114. Furthermore, there is a significant relationship between intrinsic and extrinsic motivation with basic movement skill of takraw as 0,418.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar hubungan motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional. Teknik analisis data menggunakan analisis korelasi ganda (multiple corelation). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Semaka Tanggamus dengan sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang diambil dari populasi penelitian yang berjumlah 105 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling. Analisis pengolahan data menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian ini menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi intrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw dengan koefesien korelasi sebesar 0,412. Sedangkan motivasi ekstrinsik dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan koefesien korelasi sebesar 0,114. Selanjutnya motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik memiliki hubungan yang signifikan dengan keterampilan gerak dasar sepak takraw dengan kooefisien korelasi sebesar 0,418.Kata kunci: ekstrinsik, intrinsik, motiviasi, sepak takraw.
PERBANDINGAN LATIHAN LAY UP SISI KANAN DAN KIRI TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR LAY UP Nurhayati Nurhayati; Akor Sitepu; Heru Sulistianta
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model latihan lay up sisi kanan dan latihan lay up sisi kiri, serta untuk mengetahui perbandingan mana yang lebih efektif antara latihan lay up sisi kanan dan sisi kiri terhadap keterampilan gerak dasar lay up pada siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 5 Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan populasi adalah siswa ekstrakurikuler SMA Negeri 5 Bandar Lampung yang berjumlah 28 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah ordinal pairing. Teknik pengumpulan data untuk mengetahui peningkatan keterampilan gerak dasar lay up. Analisis data hasil tes awal dan akhir latihan lay up sisi kanan dan sisi kiri terhadap keterampilan gerak dasar lay up menggunakan teknik analisis data uji t.This research held to know the effect or right side lay up and left side exercise, as well as to know which one is more effective in improving the ability of lay up basic movement for the students in SMA Negeri 5 Bandar Lampung those participate in basket extracurricular. The type of the research is experimental research. In this case, I choose 28 students those participate in basket extracurricular in SMA Negeri 5 Bandar Lampung as population. Sampling technique applied in this research is ordinal pairing. The technique of data collection is applied to know the enhancement of ability of lay up basic movement. For analyzing the result, I apply’t data analysis technique.Kata kunci : latihan, lay up sisi kanan dan sisi kiri, keterampilan gerak dasar lay up
PENGARUH LATIHAN SQUAT-JUMP DAN SKIPPING TERHADAP PENINGKATAN POWER TUNGKAI PADA TENDANGAN PENALTI Ferdi Zulkarnain; Wiyono Wiyono; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 1 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan, antara latihan squat jump dan latihan skipping terhadap peningkatan power tungkai pada tendangan pinalti dalam permainan sepakbola siswa putra SMP Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian Pre test- Post test Group Design. Sampel sebanyak 94 siswa yang dibagi kedalam tiga kelompok yaitu, kelompok eksperimen latihan squat jumps, kelompok eksperiment latihan skipping dan kelompok kontrol. Frekuensi latihan 3 kali dalam seminggu, sebanyak 2-4 set dengan repetisi 8 kali tiap set dan waktu istirahat 2 menit tiap set. Program latihan diberikan selama 8 minggu. Teknik Analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians dan dilanjutkan dengan uji beda.Hasil analisis data menunjukkan bahwa latihan squat jumps dapat meningkatkan power otot tungkai secara signifikan (thitung 10,85 ttabel2,04) begitu pula latihan skipping menunjukkan peningkatan secara signifikan (thitung 10,98 ttabel2,04). Sedangkan antara latihan squat jumps maupun latihan skipping tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap peningkatan power tungkai pada siswa yang mengikuti pembinaan sepakbola di SMP Negeri 1 Purbolinggo Lampung Timur. Hasil penelitian ini disarankan bahwa untuk meningkatkan power tungkai dapat menggunakan salah satu model latihan tersebut.
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA SMP DI PERKOTAAN DAN DI PEDESAAN Burhannudin Sadly; Frans Nurseto; Sudirman Husin
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to find out how the levels of physical fitness between male and female junior high school students live in the city and rural area. The method used in this research is quantitative method. The samples in the city is class VIII Cs students at SMP N 25 Bandar Lampung, which consist of 32 students and the rural area is class VIII As students at SMP N 2 Way Jepara, which consist of 30 students. Data collecting technique of this research is interview, questionnaire, and obsevation. From the result of this research, it can be concluded that the physical fitness of male and female junior high school students live in the rural area is better than junior high school students live in the city.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kebugaran jasmani antara siswa SMP laki-laki dan perempuan di perkotaan dengan pedesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sampel di perkotaan adalah siswa kelas VIII C di SMP N 25 Bandar Lampung yang berjumlah 32 siswa dan di pededaan yaitu siswa kelas VIII A di SMP N 2 Way Jepara yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, angket, dan observasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebugaran siswa SMP laki-laki dan perempuan di pedesaan lebih baik dari siswa SMP di perkotaan.Kata kunci: kebugaran jasmani, kualitatif, perbandingan.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN HASIL BELAJAR MELUNCUR PADA RENANG GAYA BEBAS Wibowo, Danang; Nurseto, Frans; Jubaedi, Ade
JUPE Vol 1, No 5 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the relationship of anxiety level to the learning outcomes of basic motion glides on freestyle swimming class VII A junior high school of Wiyata Karya Natar South Lampung. The results of this study would be useful to researchers and teachers teach PE a teaching material in the learning activities PE subjects especially swimming. The research method used is correlational. Object of study is a student in the junior class VII A Wiyata Karya Natar South Lampung who were 30 students that are categorized as the total sample. Data collection using the Tests and Measurements. From the results obtained that higher pulse, the higher the level of anxiety experienced by the lower results slide learn basic movements.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah hubungan tingkat kecemasan terhadap hasil belajar gerak dasar meluncur pada renang gaya bebas siswa kelas VII A SMP Wiyata Karya Natar Lampung Selatan. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan guru penjaskes sebagai bahan mengajar dalam kegiatan pembelajaran mata pelajaran penjaskes khususnya renang. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional.Obyek penelitian yang digunakan adalah siswa kelas VII A di SMP Wiyata Karya Natar Lampung Selatan yang berjumlah 30 siswa sehingga dikategorikan sebagai sampel total. Pengumpulan data menggunakan Tes dan Pengukuran. Dari hasil penelitian didapat bahwa semakintinggi denyut nadi, semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami maka akan semakin rendah hasil belajar gerak dasar meluncurnya.Kata kunci: denyut nadi, kecemasan, renang
HUBUNGAN MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL KETERAMPILAN SEPAKBOLA Novi Susanti; Frans Nuseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 3 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purposed to see how much the correlation of interest and learning motivation to the result of soccer ability. This Research methodology is survey method by colerational as data analyzing technique. Data collecting in which in a form of interest and motivation that collected through questionaire meanwhile data of soccer ability collected by test. Samples that used are 24 out of the population which in amount of 120. The result of the analysis showed that interest has significant correlation to the result of soccer ability is in amount of 0.552 and coefficient correlation of motivation amount of 0.681. While coefficient correlation of interest and motivation to the result of soccer ability is in amount of 0.727. It means that interest and motivation has strong relationship to the result of soccer ability. The conclusion of this research proved that both interest and motivation has very strong relationship to the result of soccer ability of 10th grader students of State Senior High 1, Purbolinggo.Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar hubungan minat dan motivasi belajar dengan hasil keterampilan sepakbola. Metodologi penelitian ini adalah metode survei dengan analisis data menggunakan korelasional. Pengumpulan data yang berupa minat dan motivasi menggunakan angket sedangkan keterampilan sepakbola menggunakan tes. Sampel yang digunakan 24 dari populasi yang berjumlah 120. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat memiliki hubungan yang cukup signifikan dengan hasil keterampilan sepakbola sebesar 0,552 dan Koefesien korelasi motivasi sebesar 0,681. Sedangkan koefisien korelasi minat dan motivasi dengan hasil keterampilan sepakbola sebesar 0,727. Artinya minat dan motivasi memiliki hubungan yang kuat dengan hasil keterampilan sepakbola. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa minat dan motivasi belajar memiliki hubungan yang sangat kuat dengan hasil keterampilan sepakola siswa kelas X SMA Negeri 1 Purbolinggo.Kata kunci : keterampilan sepakbola, koefisien korelasi, minat, motivasi
HUBUNGAN ANTARA PANJANG POWER LENGAN DAN KELENTUKAN DENGAN LEMPAR LEMBING Vitadi Setiawan; Frans Nurseto; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 3 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang lengan, power lengan dan kelentukan tulang belakang dengan prestasi lempar lembing. Penelitian ini bertujuan agar peneliti mengetahui seberapa besar kontribusi masing-masing variabel.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Sampel yang digunakan adalah populasi sampel yaitu siswa putra kelas XI di SMA Negeri 1 Sumberejo Tanggamus yang berjumlah 68 siswa.Pengumpulan data menggunakan teknik test yang diambil secara langsung.Dari hasil penelitian ini didapat bahwa power lengan, panjang lengan dan kelentukan tulang belakang memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil Lempar lembing Hasil penelitian menunjukan korelasi Panjang lengan dengan hasil Lempar lembing sebesar 0.239 selanjutnya koefesien korelasi Power lengan dengan hasil Lempar lembing sebesar 0.457 dan kelentukan tulang belakang dengan hasil Lempar lembing sebesar 0.782. Ini berarti bahwa variabel panjang lengan memiliki hubungan yang rendah, dan variabel power lengan memiliki hubungan yang cukup kuat, sedangkan variabel kelentukan Tulang belakang memiliki hubungan yang kuat hasil lempar lembing.Kata Kunci      :power, panjang lengan,kelentukan, lempar lembing
HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI, POWER OTOT LENGAN KELENTURAN DAN KESEIMBANGAN DENGAN HASIL BELAJAR KAYANG Muhammad Indra Kurniawan; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 4 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the study is to provide a snapshot of the power relationships leg muscle, arm muscle power, flexibility, and balance with the learning outcomes in class X bridge YAGSMI SMK Bandar Lampung. Metodologi of research is descriptive correlational, with a population of 220 people, and a sample of 44 people. The instrument used (1) leg muscle power tests (leg dynamometer), (2) test the arm power ( pull and push strenght test) which aims to measure the muscle power in the arm pull and push, (3) sitting range test, (4) balance test, whereas data analysis techniques using product moment correlation and multiple correlation. The results showed that there is a relationship between leg muscle power, muscle power arm flexibility and balance with learning outcomes in class X bridge YAGSMI SMK Bandar Lampung.Tujuan penelitian untuk memberikan gambaran tentang hubungan power otot tungkai, power otot lengan, kelenturan, dan keseimbangan dengan hasil belajar kayang pada siswa kelas X SMK YAGSMI Bandar Lampung. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional, dengan populasi berjumlah 220 orang, dan sampel 44 orang. Instrumen yang digunakan (1) tes power otot tungkai (leg dynamometer), (2) tes power lengan (pull and push strenght test) yang bertujuan untuk mengukur power otot lengan dalam menarik dan mendorong, (3) tes duduk jangkau, (4) tes keseimbangan, sedangkan teknik analisis data menggunakan korelasi product moment dan korelasi ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara power otot tungkai, power otot lengan kelentukan dan keseimbangan dengan hasil belajar kayang pada siswa kelas X SMK YAGSMI Bandar Lampung.Kata kunci : kayang, kelentukan, keseimbangan, power otot
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA Dadang Gustiawan; Akor Sitepu; Wiyono Wiyono
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan circuit training dalam meningkatkan keterampilan shooting pada siswa ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 1 Kotagajah. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Dengan populasi siswa sebanyak 20 orang. Pengumpulan data dengan pre test dan post test menggunakan instrumen shooting ke sasaran. Instrumen tes ini berlaku untuk pelajar dengan koefisien validitas sebesar 0,65 dan reliabelitas tes sebesar 0,77. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Pada tes awal tidak ada perbedaan hasil shootingyang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.2) Pada tes akhir didapat nilai thitung =3,749t tabel =2,101 artinya pada tes akhir ada perbedaan hasil shootingantara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. 3) Hasil uji-t antara tes awal dan tes akhir pada kelompok eksperimen diperoleh nilai thitung = 9,798ttabel = 2,262 artinya ada pengaruhyang signifikan pada kelompok eksperimen setelah diberi perlakuan berupa latihan circuit training terhadapa hasil shooting pada siswa. 4) Hasil uji-t tes awal dan tes akhir pada kelompok kontrol diperoleh nilai thitung = -0,429 ≥ - t tabel = -2,262 artinya tidak ada pengaruh shooting pada kelompok kontrol karena tidak adanya latihan yang diberikan. Kata kunci : Pengaruh Circuit training, Keterampilan Shooting Sepakbola.
PENGARUH CIRCUIT TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEBUGARAN JASMANI DAN VO2MAX DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA Cahyanto, Arif; Hermawan, Rahmat; Wiyono, Wiyono
JUPE Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Method of this research was experiment with the research design. The research did in SMP N2 Batanghari with sample as 26 was take by all of students level VI, VII follow in football extracurriculer as population. Technique of analysis data was using statistic test non parametrik Kolmogorove-Smirnov (K-S). The results of this research showed, there is a significant increasing circuit training with physical fitness as Thitung (58,680) > with Ttabel (2.060). Futhermore there is a significant increasing circuit training with vo2max as Thitung (38.107) > with vo2max Ttabel (2.060). Conclusion, circuit training was influential bigger towards physical fitness as (13.119) than vo2max as (4.437). Recommendation of the result of this research had better chose the circuit training to increase physical fitness and vo2max. Metode penelitian menggnunakan eksperimen dengan desain penelitian. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola kelas VII, VIII SMP Negeri 2 Batanghari sebanyak 26 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji statistik non parametrik Kolmogorov-Smirnov (K-S). Hasil analisis data menunjukan bahwa Circuit Training dapat meningkatan Kebugaran Jasmani secara signifikan Thitung (58.680) > dengan Ttabel (2.060). Serta Circuit Training dapat meningkatan Vo2max secara signifikan Thitung (38.107) > dengan Ttabel (2.060). Kesimpulanya Circuit Training berpengaruh lebih besar terhadap Kebugaran Jasmani sebesar (13.119) dibandingkan Vo2max sebesar (4.437). Rekomendasi dari hasil Penelitian ini Sebaiknya dalam Memilih jenis latihan untuk meningkatkan Kebugaran Jasmani dan VO2max lebih baik menggunakan Circuit Training. Kata kunci : circuit training, kebugaran jasmani, vo2max, TKJI dan bleep test.