cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JUPE
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JUPE adalah Jurnal Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi Universitas Lampung yang mewadahi karya ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel telaah yang berkaitan dengan Pendidikan Jasmani Kesehatan Dan Rekreasi.
Arjuna Subject : -
Articles 467 Documents
PERBANDINGAN KEBUGARAN JASMANI SISWA SMP KARTIKA JAYA DENGAN SMPN 9 BANDAR LAMPUNG Rino Anugrah; Suranto Suranto; Frans Nurseto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the Physical Fitness Level Comparison Between Junior Students Extracurricular Kartika Jaya with SMPN 9 in the Review of Performance Basketball. The method used in this study was comparative. The sampling technique was using purposive sampling. Sample in this study was 48 students. Data collection techniques in this study was using TKJI. Analysis with SPSS version 20.0 was used in this research by using independent t-test.The results showed that there were significant differences in the level of physical fitness among junior high school students extracurricular Kartika Jaya with SMP N 9. The physical fitness level of student in basketball extracurricular SMP Kartika Jaya was higher than basketball extracurricular students in SMPN 9Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbandingan Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa Ekstrakurikuler Antara SMP Kartika Jaya Bandar Lampung dengan SMP N 9 Bandar Lampung di Tinjau dari Prestasi Bola Basket. Metode dalam penelitian ini menggunakan komparatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 48 siswa.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan TKJI. Analisis dengan SPSS versi 20.0 dengan menggunakan independent t-test.Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler antara SMP Kartika Jaya dengan SMP N 9 Bandar Lampung. Kebugaran jasmani siswa ekstrakurikuler basket SMP Kartika Jaya lebih tinggi dibanding siswa ekstrakurikuler basket SMP N 9 Bandar Lampung.Kata kunci: bola basket, perbandingan, tingkat kebugaran jasmani.
PENGARUH LONCAT KATAK DAN NAIK TURUN BANGKU TERHADAP KEMAMPUAN LOMPAT JAUH Jodieka Permadi; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the ratio between the frog jump training and up and down the bench to increase the ability of long jump squat style of the tenth graders at SMAN 8 Bandar Lampung. The population in this study were students of SMAN 8 Bandar Lampung with the sample used in this study were 36 students using test techniques. The methodology used in this study is the experimental. Analysis the data was using T-Test. Results of analysis data indicated that up and down the bench can improve the long jump significantly so did the frog jump showed significant improvement. The differences showed that the effect of the frog jump is more effective in improving the ability of the long jump compared to up and down the bench.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara latihan loncat katak dan naik turun bangku terhadap peningkatan kemampuan lompat jauh gaya jongkok siswa kelas X di SMA Negeri 8 Bandar Lampung. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 8 Bandar Lampung dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 siswa menggunakan teknik tes. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Teknik analisis data menggunakan Uji T. Hasil analisis data menunjukan bahwa naik turun bangku dapat meningkatkan kemampuan lompat jauh secara signifikan begitu pula loncat katak menunjukan peningkatan secara signifikan. Perbedaan pengaruh menunjukan bahwa loncat katak lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan lompat jauh dibandingkan dengan naik turun bangku.Kata kunci : latihan loncat katak, lompat jauh gaya jongkok, naik turun bangku.
HUBUNGAN TINGGI, BERAT BADAN, PANJANG LENGAN, PANJANG TUNGKAI TERHADAP RENANG GAYA DADA Yuliani Yuliani; Akor Sitepu; Ade Jubaedi
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the relationship of height, weight, arm length, and leg length to the basic motion of swimming breaststroke. The method used was survey data by one shoot models. The data analysis was using descriptive correlational. The population used was students class VIII SMP N 3 South Lampung Natar totaling 33 students. Sampling was using proportional random sampling. Data were collected by engineering test and measurement and data analysis techniques by using product moment. The results showed that height, weight, arm length, and leg length has 0.797 with a correlation coefficient of 79.7%. Conclusion of this study showsed that the height, weight, arm length and leg length was given a greater correlation to the basic motion swimming breaststroke in the class VIII SMPN 3 Natar, South LampungPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tinggi badan, berat badan, panjang lengan, dan panjang tungkai terhadap gerak dasar renang gaya dada. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data one shoot model. Analisis data menggunakan deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Natar Lampung Selatan berjumlah 33 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran serta teknik analisis data menggunakan prodak moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, panjang lengan, dan panjang tungakai memiliki koefisien determinasi 0,797 dengan korelasi sebesar 79,7%. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa tinggi badan, berat badan, panjang lengan dan panjang tungkai memberikan korelasi lebih besar terhadap gerak dasar renang gaya dada pada siswa kelas VIII SMPN 3 Natar Lampung Selatan.Kata kunci : berat badan, hubungan, panjang lengan, panjang tungkai, renang gaya dada.
UPAYA MENGOPTIMALKAN KETERAMPILAN ROLL DEPAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU SIMPAI DAN BOLA Candra Buana; Herman Tarigan; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to improve and enhance the learning process forward motion of the base roll. This type of research was classroom action research participations collaboration, by using two cycles. With a total of research subjects were 36 students, 20 male and 16 female. Data collection technique was done by observation and using the basic motion test assessment instruments roll forward. The results showed: the initial founding only achieve 33.33% mastery. In the first cycle with the use of tools, it obtained the learning completeness percentage of success increased to 63.89%, while the percentage of classical learning completeness was 85%. In the second cycle by using the ball tools, it obtained the percentage of learning mastery has increased to 94.44%. The final conclusion is that the gymnastics floor learning, especially on the front roll motion of matter, using tools can improve and enhance the basic motion of the front roll.Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran gerak dasar roll depan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) kolaborasi participations, dengan menggunakan dua siklus. Dengan subjek penelitian berjumlah 36 siswa, dengan jumlah 20 laki-laki dan 16 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan menggunakan instrumen penilaian tes gerak dasar roll depan. Hasil penelitian menunjukkan: pada temuan awal hanya mencapai ketuntasan 33,33%. Pada siklus pertama dengan penggunaan alat bantu simpai diperoleh presentase keberhasilan ketuntasan belajar meningkat menjadi 63,89%, sedangkan presentase ketuntasan belajar klasikal 85%. Pada siklus kedua dengan menggunakan alat bantu bola diperoleh presentase keberhasilan ketuntasan belajar mengalami peningkatan menjadi 94,44%. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran senam lantai khususnya pada materi gerak roll depan,dengan menggunakan alat bantu dapat memperbaiki dan meningkatkan gerak dasar roll depan.Kata kunci: bola, optimal, roll depan, simpai, upaya.
KONTRIBUSI KECEPATAN KEKUATAN TUNGKAI DAN KESEIMBANGAN TERHADAP HASIL LOMPAT JAUH GAYA JONGKOK Anggun Wahyuni Sari Dewi; Usman Adam; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the contribution of speed, leg strength and balance of the results of long jump squat style. The method used was survey with data capture shoot one model (one time of data collection). The population used was students class XI of SMAN 8 Bandar Lampung with a sample number of 36 students. The sampling was using proportional random sampling. Data were collected by using simple regression. The results showed that the speed has contributed to 70.5%, the strength of the legs has contributed to 53.1%, the balance has contributed to 24.3%, speed, leg strength and balance has contributed to 74.0%. It can be concluded that speed, leg strength and balance was made greater contributions to the results of long jump squat style. Recommendations from this research that in order to obtain good results in the long jump squat style needs to consider all the physical elements of the above.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kontribusi kecepatan, kekuatan tungkai, dan keseimbangan terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok.Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data one shoot model (satu kali pengambilan data). Populasi yang digunakan adalah siswa putra kelas XI SMA Negeri 8 Bandar lampung dengan sampel jumlah 36 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa kecepatan memiliki kontribusi sebesar 70,5%, kekuatan tungkai memiliki kontribusi sebesar 53,1%, keseimbangan memiliki kontribusi sebesar 24,3 %, kecepatan, kekuatan tungkai dan keseimbangan memiliki kontribusi sebesar 74,0%.Dapat disimpulkan bahwa kecepatan, kekuatan tungkai dan keseimbangn memberikan kontribusi lebih besar terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok. Rekomendasi dari hasil penelitian ini bahwa untuk memperoleh hasil yang baik pada lompat jauh gaya jongkok perlu memperhatikan semua unsur fisik di atas. Kata kunci : kecepatan, kekuatan tungkai, keseimbangan, lompat jauh.
PERBANDINGAN MODEL PENDEKATAN TAKTIS DAN TEKNIS TERHADAP KETEPATAN HASIL PUKULAN PERMAINAN KASTI Ahmad Herwanto; Herman Tarigan; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to compare the effect of a tactical approach model and technical approach to the accuracy of baseball punch. The method used in this research was experimental. The sample was 30 students and divided into two groups by using ordinal pairing. Data were taken by initial test and final test and then analyzed by using t-test. The results showed that average of male students scores on the initial tests on tactical group were 2.32 and women 1.77. While the average of male students scores on the technical group were 2.30 and women 1.71. After being given the treatment and conducted final tests it, obtained average scores in both groups were increased, the tactical group with an average score of 3.77 for men and 2.83 for women. While the technical group gained an average final score of 3.07 for men and 2.31 for women.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan pengaruh model pendekatan taktis dan model pendekatan teknis terhadap ketepatan hasil pukulan bola kasti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen. Sampel yang digunakan berjumlah 30 siswa dan dibagi menjadi dua kelompok dengan menggunakan ordinal pairing. Data diambil dengan tes awal dan tes akhir lalu dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa tes awal pada kelompok taktis rata-rata skor siswa laki-laki sebesar 2,32 dan perempuan 1,77. Sedangkan kelompok teknis rata-rata skor siswa laki-laki sebesar 2,30 dan perempuan 1,71. Setelah diberikan perlakuan dan dilakukan tes akhir di peroleh data rata-rata skor pada kedua kelompok mengalami peningkatan, yaitu kelompok taktis dengan rata-rata skor 3,77 untuk laki-laki, dan 2,83 untuk perempuan. Sedangkan kelompok teknis diperoleh rata-rata skor akhir 3,07 untuk laki-laki, dan 2,31 untuk perempuan.Kata kunci : bola kasti, ketepatan hasil pukulan bola kasti, pendekatan taktis, pendekatan teknis.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL DAN LANGSUNG TERHADAP GERAK DASAR FLYING SHOOT Dian Agustina; Surisman Surisman; Akor Sitepu
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 2 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much the influence of the audio visual and direct learning model against the basic motion of handball flying shoot at SMPN 2 Waytenong. This researchused comparative experimental research methods, The population were 159 people . with a sample of 40 people. Sampling technique used random sampling. The results showed that there is significant effect between audio-visual learning to handball flying shoot at SMPN 2 Waytenong. There is significan effect between direct learning to handball flying shoot at SMPN 2 Way tenong . And there is no difference between the audio-visual learning and direct. it can be wacludet that audio-visual and direct influence on learning flying shoot learning but the two methods didnt give any significant difference.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran audio visual dan langsung terhadap gerak dasar flying shoot bola tangan SMPN 2 Waytenong. Metode penelitian eksperimen komparatif, Populasi berjumlah 159 orang. dengan sampel berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan menggunakan sampel random sampling. Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh yang segnifikan antara pembelajaran audio visual terhadap flying shoot bola tangan pada siswa SMPN 2 Waytenong. Ada pengaruh yang segnifikan antara pembelajaran langsung terhadap flying shoot bola tangan pada siswa SMPN 2 Waytenong. Dan tidak terdapat perbedaan antara pembelajaran audio visual dan langsung. Dapat disimpulkan pembelajaran audio visual dan langsung memiliki pengaruh terhadap pembelajaran flying shoot tetapi kedua metode tidak memiliki perbedaan yang signifikan.Kata kunci : audio visual, gerak dasar, pembelajaran langsung, flying shoot.
KONTRIBUSI POWER LENGAN, KEKUATAN TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL ROLL BELAKANG Eno Irdianto; Ade Jubaedi; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 1 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine how much muscle power, contribution of arm power, leg strength and flexibility to the results of back roll. The research methodology used was survey method with data analysis was using linear regression. The sample used 21 students from the population of 143 students who were boys SMP N 1 Central Coast. The analysis result showed that arm muscle power was significant with the result of back roll which was 0.332. The correlation coefficient of the leg muscle strength with the roll back results was 0.419. While the correlation coefficient of flexibility with the roll back results was 0.501. This means that the muscle power arm, leg muscle strength and flexibility have influence/ strong contribution to the back roll result. The conclusion of this study showed that the arm muscle power, leg muscle strength and flexibility have influence/ contribution was very strong with the back roll result.Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar kontibusi power lengan, kekuatan tungkai dan kelentukan terhadap hasil roll belakang. Metode penelitian yang digunakan adalah survey dengan analisis data menggunakan regresi linier. Sampel yang digunakan 21 siswa dari populasi yang berjumlah 143 orang adalah siswa putra SMP N 1 Pesisir Tengah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor power otot lengan signifikan dengan hasil roll belakang sebesar 0,332. Koefesien korelasi kekuatan otot tungkai dengan hasil roll belakang sebesar 0,419. Sedangkan koefesien korelasi kelentukan dengan hasil roll belakang sebesar 0,501. Artinya power otot lengan, kekuatan otot tungkai dan kelentukan memiliki pengaruh/kontribusi yang kuat dengan hasil roll belakang. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa power otot lengan, kekuatan otot tungkai dan kelentukan memiliki pengaruh/kontribusi yang sangat kuat dengan hasil roll belakang.Kata kunci : kekuatan tungkai, kelentukan, power lengan, roll belakang.
PENGARUH OUTBOUND DAN SEPAKBOLA TERHADAP PENINGKATAN KOHESIVITAS Dwi Waluyo Beni; Frans Nurseto; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of outbound and football to increase the cohesiveness at class VIII of SMP Negeri 2 Agung Jati South Lampung. This type of research was a comparative experimental or quasi-experimental. The sample in this research was class VIII SMP Negeri 2 Jatiagung South Lampung as many as 38 students. Data were analyzed by using t-test. The results showed that there was an influence of outbound to increase the cohesiveness (t = 14.302 t table = 2.101). There is an influence of football games to increase cohesiveness (t = 8.976 t table = 2.101). There is a difference of outbound with the game of football to increase cohesiveness (t = 4.864 t table = 2.028). The conclusion of the study outbound is more influential than football game against the increase cohesiveness.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh outbond dan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas kelas VIII SMP Negeri 2 Jati Agung Lampung Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimenkomparatif atau eksperimen semu. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Jatiagung Lampung Selatan sebanyak 38 siswa. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh outbond terhadap peningkatan kohesivitas (t hitung = 14,302 ttabel = 2,101). Ada pengaruh permainan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas (t hitung = 8,976 ttabel = 2,101). Ada perbedaan outbond dengan permainan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas (t hitung= 4,8642,028= t tabel). Kesimpulan dari penelitian adalah outbond lebih berpengaruh dari paripada permainan sepakbola terhadap peningkatan kohesivitas.Kata kunci : kohesivitas, outbond, pengaruh, sepakbola.
PENGARUH LATIHAN NAIK TURUN BANGKU TERHADAP PENINGKATAN HASIL LOMPAT JANGKIT Nia Rahmawati; Wiyono Wiyono; Suranto Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 4, No 3 (2016): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of up and down the bench exercise to increase the results of triple jump. The method used in this study was the experimental method. The population in this study were students in high school extracurricular of athletic at SMA Swadhipa with the sample used in this study were the total population of students in athletic extracurricular of 40 students so this research was called the population study. Data were analyzed by using t test. The results showed that there was a significant effect of up and down the bench exercise against the triple jump results in extracurricular of male students at SMA Swadhipa South Lampung, seen from the calculations showed that t count 14.977 t t table 2,093. The conclusion of this study is up and down the bench can improve the results of triple jump.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan naik turun bangku terhadap peningkatan hasil lompat jangkit. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah siswa ekstrakurikuler atletik di SMA Swadhipa dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah keseluruhan jumlah populasi siswa ekstrakurikuler atletik putra sebanyak 40 siswa sehingga penelitian ini disebut penelitian populasi. Teknik analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari latihan naik turun bangku terhadap hasil lompat jangkit pada siswa ekstrakurikuler atletik putra di SMA Swadhipa Lampung Selatan, dilihat dari perhitungan yang mernunjukan t hitung 14,977 t table 2,093. Kesimpulan dari penelitian ini adalah naik turun bangku dapat meningkatkan hasil lompat jangkit.Kata kunci : hasil lompat jangkit, latihan naik turun bangku, pengaruh latihan.