cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018): Juni" : 14 Documents clear
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA CISEWU BERBASIS POTENSI LOKAL DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT TANGGAP BENCANA Emi Sukiyah; Patonah Aton; Zakaria Zufialdi; Rina Devnita; Adjat Sudradjat; Edi Tri Haryanto; Dwi Purnomo
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.934 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.20128

Abstract

Desa Cisewu berada di Kabupaten Garut bagian selatan. Wilayah ini merupakan bentangalam perbukitan yang tersusun oleh material vulkanik berumur Kuarter. Struktur geologi  berupa kekar dan sesar di kawasan tersebut menambah risiko lahan bersifat labil. Oleh karena itu wajar jika kawasan tersebut rawan gerakan tanah. Populasi penduduk berkembang pesat mengingat wilayah ini strategis. Apalagi wilayah Cisewu merupakan penghubung, antara Jawa Barat bagian tengah dan selatan. Sebagian masyarakat Desa Cisewu telah berulang kali mengalami kerugian akibat bencana longsor. Relokasi warga hampir sulit dilakukan, mengingat budaya masyarakat setempat yang sulit meninggalkan tanah leluhur. Masyarakat Desa Cisewu perlu diberdayakan agar mampu berdikari serta tanggap terhadap darurat bencana gerakan tanah. Pemberdayaan masyarakat dapat dilakukan dengan cara memberikan berbagai pelatihan dan pendampingan dengan metode yang mudah dipahami. Pemahaman wilayah yang labil bisa disisipkan pada berbagai kegiatan dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Sosialisasi beragam fenomena alam terkait kebencanaan perlu dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan tingkat pendidikan masyarakat setempat. Di sisi lain, masalah konservasi kawasan rawan bahaya alam juga perlu disosialisasikan. Target masyarakat dapat dikelompokkan berdasarkan usia dan latar belakang pendidikan. Pengembangan usaha berbasis potensi lokal perlu mendapat perhatian khusus. Potensi lokal ini perlu mendapat pendampingan untuk dapat bersaing dengan produk unggulan di daerah lainnya.
PEMBELAJARAN DAN PELATIHAN KESENIAN TRADISIONAL BADUD DI PANGANDARAN JAWA BARAT SEBAGAI WARISAN BUDAYA LELUHUR Agus Nero Sofyan; Kunto Sofianto; Maman Sutirman; Dadang Suganda
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.393 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.16981

Abstract

Tulisan ini berjudul “Pembelajaran dan Pelatihan Kesenian Tradisional Badud di Pangandaran Jawa Barat sebagai Warisan Budaya Leluhur”. Pangandaran merupakan kawasan di Priangan Timur Provinsi Jawa Barat. Materi yang diberikan dalam pengabdian masyarakat ini adalah seni tradisional leluhur masyarakat Pangandaran, yaitu kesenian tradisional badud. Sumber data yang digunakan adalah menampilkan narasumber yang kompeten dalam bidang kesenian tradisional badud sebagai data primer dan kajian pustaka sebagai data sekunder.Masalah yang dibahas dalam tulisan ini adalah bagaimana awal mula lahir dan berkembangnya kesenian tradisional badud, fungsi-fungsi kesenian tradisional badud, dan preservasi kesenian tradisional badud. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah Kesenian tradisional badud merupakan satu di antara kesenian andalan yang lahir dan berkembang di daerah Pangandaran; kesenian tradisional badud Pangandaran menjadi daya tarik pariwisata karena memiliki beberapa keunikan, seperti ada mitos historis yang melatarbelakangi lahirnya kesenian ini, tidak ditemukannya di daerah atau di tempat lain, dan ada kekhasan seni suara yang berbeda dengan kesenian lainnya; harus ada usaha-usaha serius dari berbagai pihak untuk menjaga, melestarikan, dan mengembangkan potensi seni dan budaya yang dimiliki oleh daerah tersebut.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK DESA PASIRMUNCANG KABUPATEN MAJALENGKA DALAM PEMBUATAN PERENCANAAN BISNIS Nur Syamsiyah
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.279 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.10421

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi bagi mitra dalam menghadapi permasalahan mitra. Desa Pasirmuncang merupakan sentra produksi mangga, produksi mangga yang melimpah dan permintaan pasar yang berbeda membuat banyak mangga yang tidak di terima dipasar baik karena jenis mangga maupun kualitas mangga yang dihasilkannya sehingga mangga tersebut menjadi mangga “reject”. Industri pengolahan  mangga diharapkan akan mampu mengatasi produksi yang melimpah sehingga tidak mengalami kerugian, keterbatasan permodalan, keterbatasan informasi, teknologi dan terjalinnya kerjasama yang baik antara mitra tersebut dengan Universitas Padjadjaran serta sebagai sarana bagi staf pengajar untuk dapat mengaplikasikan pengetahuan dan teknologi kepada masyarakat melalui pelatihan pembuatan perencanaan bisnis sebagai lanjutan dari pelatihan teknologi mengenai pengolahan mangga. Pelatihan ini diperlukan agar kelompok PKK mampu membuat proposal usaha agar dapat mengatasi keterbatasan modal yang dialami untuk dapat melakukan usaha pengolahan mangga maupun usaha dibidang lainnya. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak pada mitra, hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah : 1) Minat kelompok PKK dalam membentuk industri rumah tangga berskala kecil, minat yang ada pada pembuatan industri rumah tangga baik berbahan baku mangga maupun lainnya misalnya pembuatan keripik.2) Sebagian kecil anggota kelompok PKK sudah pernah memperoleh bantuan permodalan baik formal maupun non formal, bantuan permodalan diperoleh secara individu baik untuk kebutuhan usahatani mangga maupun untuk memenuhi kebutuhan dan usaha lainnya. 3) Peningkatan  pengetahuan dan sikapnya terhadap pentingnya permodalan, kredit dan koperasi untuk dapat mewujudkan usaha yang akan dilakukan ataupun yang sedang dilakukan. 4) Peserta meningkat pengetahuannya mengenai pentingnya kerjasama dalam kelompok.
PELATIHAN KONSELING GIZI IBU HAMIL BAGI BIDAN DESA SEBAGAI PENGUATAN ASUHAN KEHAMILAN DALAM MENCEGAH ANEMIA DI WILAYAH PUSKESMAS JATINANGOR Sefita Aryuti Nirmala
Dharmakarya Vol 7, No 2 (2018): Juni
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.239 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i2.19372

Abstract

Data berbagai penelitian menunjukkan bahwa masih banyak kejadian anemia pada ibu hamil. Di Kecamatan Jatinangor hasil penelitian yang dilakukan oleh Susanti, ddk tahun 2017 menunjukkan terdapat 21,9% ibu hamil dengan anemia. Pencegahan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan dengan mengatur pola makan yang baik dan benar. Masih banyak ibu hamil yang belum mengetahui agar asupan makanan dapat memenuhi kebutuhan tubuh serta mencegah kejadian anemia. Bidan memiliki kewenangan dalam memberikan asuhan kehamilan termasuk memberikan konseling mengenai pola makan yang baik dan benar. Oleh karena itu diperlukan pelatihan konseling gizi ibu hamil bagi bidan agar meningkatkan kualitas asuhan kehamilan. Sasaran pelatihan ini adalah bidan desa di Puskesmas Jatinangor. Metode pelatihan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan role play praktik konseling. Hasil dari pre dan post test  menunjukkan peningkatan nilai pengetahuan bidan yaitu dari rata-rata nilai pre test yaitu 15,54 pada rata-rata nilai post test menjadi 18,81, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan dari pelatihan ini tercapai.

Page 2 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue