cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DAN ANAK MELALUI PROGRAM LITERASI KESEHATAN DAN HIBAH BUKU DI DESA CINTAMULYA RW 05 JATINANGOR Fitri Perdana; Heti Herawati
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.37 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14623

Abstract

ABSTRACT Woman, especially a mother, plays a very important role in family health. This happens because a mother tends to have greater attention to her family's health condition. Mother's concerns range from adopting a healthy lifestyle, providing healthy and fresh food, cooking nutritious food, washing clothes, cleaning the house and many other things that a mother always does. Especially with regard to family domestic work activities. With so many responsibilities and activities a mother to maintain family health, sometimes make him forget his own health. Though the health of a mother is very important in maintaining and improving the quality of family health. The Purpose of Dedication to the Sports Society of Arts and Creativity is to provide awareness and information on the importance of maintaining health for mothers and children so as to improve aspects of development, especially in terms of health. Methods conducted are qualitative: observation, observation, interview, literature study and triangulation data. The result, based on the results of observation, area mapping and interviews indicate the existence of community needs related health literacy for mother and child. For this purpose, a program of extension is conducted on how to maintain the health of mothers and children with the speakers of a health expert, and books grant program is held so that mothers can continue to update the health-related knowledge of the books as well as storybooks for children, children, in an effort to foster interest in reading the children of Cintamulya village from childhood. Because the interest of reading that must be started since childhood. In conclusion, that with this health literacy program, began to open awareness and add information about the importance of maintaining health, "health literacy". Pada umumnya, seorang perempuan khususnya ibu, memegang peranan yang sangat penting dalam kesehatan keluarga. Hal ini terjadi karena seorang ibu cenderung memiliki perhatian yang lebih besar terhadap kondisi kesehatan keluarganya. Perhatian ibu sangat beragam mulai dari menerapkan gaya hidup sehat, menyediakan bahan makanan yang sehat dan segar, memasak makanan yang bergizi, mencuci pakaian, membersihkan rumah dan banyak hal lainnya yang selalu dikerjakan oleh seorang ibu. Terutama hal yang berkaitan dengan kegiatan kerja domestik keluarga. Dengan begitu banyaknya tanggung jawab dan kegiatan seorang ibu untuk menjaga kesehatan keluarga, terkadang membuatnya lupa akan kesehatannya sendiri. Padahal kesehatan seorang ibu sangatlah penting dalam menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan keluarga. Tujuan Pengabdian Pada Masyarakat Olahraga Kesenian dan Kreatifitas ini adalah untuk memberikan kesadaran dan informasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan bagi ibu dan anak sehingga bisa meningkatkan aspek pembangunan, terutama dalam hal kesehatan.. Metode yang dilakukan adalah Kualitatif melalui pengamatan, observasi, wawancara, studi kepustakaan dan trianggulasi data. Hasilnya, berdasarkan hasil observasi, pemetaan wilayah dan wawancara menunjukan adanya kebutuhan masyarakat terkait literasi kesehatan bagi ibu dan anak. Untuk itu dilaksanakanlah Program penyuluhan bagaimana menjaga kesehatan bagi ibu dan anak dengan pemateri seorang ahli di bidang kesehatan, serta diadakan program hibah buku agar para ibu senantiasa bisa terus memperbaharui pengetahuan yang berkaitan dengan kesehatan dari buku-buku tersebut, dan juga buku cerita untuk anak-anak, sebagai upaya menumbuhkan minat baca anak-anak desa Cintamulya sedari kecil. Karena minat baca itu harus diawali sejak kecil. Kesimpulannya, bahwa dengan diadakan program literasi kesehatan ini, mulai membuka kesadaran dan menambah informasi  akan pentingnya menjaga kesehatan, “melek” akan kesehatan.
PENGUATAN LEMBAGA PENGELOLA AIR DI RW 11 DESA CILAYUNG KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Desi - Yunita
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.914 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14530

Abstract

Kontinyuitas suplai akan air bersih sangatlah penting sebagai kebutuhan vital bagi masyarakat. Salah satu cara yang dikembangkan oleh masyarakat untuk mendapatkan pasokan air bersih adalah dengan memanfaatkan mata air yang ada secara bersama-sama. Banyaknya masyarakat yang menjadi pemanfaat mengharuskan dilakukannya pengaturan suplai air bersih, sehingga masyarakat harus menyediakan penampungan agar air mencukupi untuk kebutuhan satu hari ketika mendapat giliran menerima suplai. Kegiatan ini memberikan solusi dalam mengatasi kelangkaan air dengan mendorong dibangunnya bak untuk menampung air limpasan dari penampungan yang telah ada ketika air tidak didistribusikan pada malam hari, dengan begitu masyarakat jarus distribusi menjadi semakin pendek, dan masyarakat bisa mendapatkan lebih banyak pasokan air. Kegiatan ini juga mendorong penguatan lembaga pengelola air ditingkat RW. Dengan pengelolaan air yang baik insentif pemeliharaan air tersebut dapat dijadikan modal untuk mengembangkan upaya-upaya pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini telah memberikan alternatif solusi bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, serta mendorong kreativitas kelembagaan karang taruna sebagai pengelolaa air.
UPAYA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN LITERASI INFORMASI KESEHATAN PADA IBU-IBU KADER PKK DI KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Neneng Komariah; Prijana Prijana; Yunus Winoto
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.971 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.10319

Abstract

Kemampuan literasi informasi sebagai kemampuan dasar yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang karena literasi informasi merupakan prasyarat untuk mampu belajar mandiri  sepanjang hayat (lifelong learning). Kecamatan Jatinangor berada di wilayah Kabupaten Sumedang yang masih mempunyai beberapa masalah kesehatan lingkungan diantaranya sarana dan pelayanan kesehatan yang belum memadai di daerah pinggiran;  banjir, dan kekurangan air saat kemarau. Ibu rumah tangga memiliki peran penting dalam usaha pemeliharaan kesehatan keluarga dan kesehatan lingkungan di suatu wilayah.Kegiatan PKM yang telah dilaksanakan berupa upaya pemberdayaan perempuan melalui pelatihan literasi informasi kesehatan lingkungan bagi para ibu-ibu kader PKK di Kecamatan Jatinangor. Tujuan kegiatan adalah agar para ibu kader PKK memiliki literasi informasi kesehatan khususnya kesehatan lingkungan agar mereka mampu menyadari masalah kesehatan lingkungan yang ada di sekitarnya, mampu mencari dan menemukan informasi yang relevan dengan masalah yang dihadapi, mampu mengevaluasi kualitas informasi yang diperoleh dan mampu merumuskan informasi yang diperoleh untuk mengatasi masalah yang dihadapi, serta mampu mengkomunikasikan informasi tersebut pada orang lain(masyarakat).Metode pelatihan terdiri dari penyampaian materi berupa ceramah tentang kesehatan lingkungan dilanjutkan dengan praktek aplikasi langkah-langkah literasi informasi kesehatan lingkungan. Berdasarkan focus group discussion dengan perwakilan ibu-ibu kader PKK yang dilaksanakan pada saat monitoring dan evaluasidapat diketahui bahwa  ibu-ibu kader PKK yang mengikuti pelatihan telah memiliki kemampuan literasi informasi kesehatan lingkungan dan mereka bersedia untuk menularkan pengetahuannya pada ibu-ibu yang lain yang merupakan anggota kelompoknya.  
PERBAIKAN MUTU RANSUM SAPI POTONG MELALUI PEMBERIAN KONSENTRAT BERBASIS BAHAN PAKAN LOKAL DI SENTRA PETERNAKAN RAKYAT (SPR) PURWAKARTA Iman Hernaman
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.672 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.10279

Abstract

Purwakarta merupakan kabupaten di Jawa Barat yang memiliki posisi strategis sebagai pusat peternakan, selain pertanian dan industri.Di sektor peternakan khususnya sapi potong menunjukan kinerja yang baik. Hal ini dari meningkatnya populasi sapi potong dan kerbau berdasarkan sensus pertanian Tahun 2013 sebesar 7,34%. Dari sisi pemasaran sapi potong tidaklah sulit karena daerah ini dekat dengan ibukota Jakarta dan memiliki jaringan transportasi terutama jalan Tol yang baik, sehingga memudahkan dalam distribusi penjualan sapi potong ke Jakarta.Melihat posisi strategis tersebut, maka Kabupaten Purwakarta pada tahun 2016 ditetapkan sebagai Sentra Peternakan Rakyat Sapi Potong oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.Namun demikian, kondisi kekinian menunjukan bahwa  para peternak sapi potong belum memberikan ternaknya ransum yang berkualitas, mereka hanya mengandalkan hijauan alam  yang memiliki kualitas rendah. Pemberian konsentrat sebagai makanan tambahan akan memberikan solusi untuk meningkatkan performa sapi potong. Melalui kursus singkat diharapkan peternak dapat memformulasikan konsentrat berbahan baku lokal melalui serangkaian pelatihan yang diawali dengan :   1) Persiapan berupa observasi daerah sasaran Memilih dan menghimpun kepustakaan yang relevan. 2) Pelatihan meliputi pengenalan  pengetahuan bahan pakan, kebutuhan nutrien sapi potong dan penyusunan konsentrat menggunakan program Excell 3) Demonstrasi plot yang diawali dengan tahapan pelatihan pencampuran konsentrat dengan metode manual, lalu dilakukan produksi konsentrat yang akan diujicobakan ke sapi potong milik peternak.4) Evaluasi dilakukan setelah proses pelatihan dan demonstrasi plot.Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2016 yaitu penjajagan ke lokasi daerah sasaran untuk melihat potensi yang ada serta berkoordinasi dengan dinas terkait, selanjutnya dilaksanakan penyuluhan dan demonstrasi plot ke peternak di desa Tegal Sari yang dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2016.            Pada kegiatan ini dihadiri oleh peternak, petugas dari Dinas Perikanan dan Peternakan dan pengurus SPR, kepala desa dan aparatnya. Total peserta yang hadir sebanyak 45 orang. Pada Tahap 2 pelaksanaan kegiatan hanya melibatkan pengurus SPR dan para ketua kelompok beserta anggota pengurus kelompok dan  dihadiri oleh perwakilan dari dinas terkait serta penyuluh yang dilaksanakan pada tanggal 24 September 2016. Berbeda dengan penyuluhan sebelumnya dimana program formulasi hanya diperliharkan secara demonstrasi, sedangkan kegiatan kegiatan kali ini peserta diajarkan bagaimana mengoperasikan program formulasi ransum, masing-masing membawa leptop yang sudah dipersiapkan sebelumnya, pada penuluhan kali ini dihadiri oleh 24 orang. Tahap terakhir adalah evaluasi yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2016 dimana peserta dievaluasi sejauhmana  penerapan dan kemampuan dalam membuat formulasi ransum mnggunakan excell serta menerapkan cara mencampur ransum. Dari hasil evaluasi tersebut banyak yang mencobanya dan menyatakan bisa, sedangkan teknik mencampur dalam membuat konsentrat belum mereka lakukan karena keterbatasan biaya membeli konsentrat. Evaluasi ini dihadari oleh 39 peserta.      Kesimpulan bahwa peternak menunjukan ketertarikan dalam kegiatan ini dengan indikator banyaknya yang datang dan berperan aktif dalam penyuluhan maupuan demonstrasi plot serta mereka mampu mengoperasikan program formulasi dari Excell.Saran yang dapat disampaikan, yaitu formulasi ransum akan efektif bila dilaksanakan secara terbatas bagi peternak yang memiliki kemampuan dalam mengoperasikan program Excell. Perlu pembuktian hasil pelatihan formulasi konsentrat dengan menerapkan konsentrat hasil formulasi berbahan baku lokal di tempat mereka dengan melakukan aplikasi pada ternak sapinya.
SOSIALISASI MITIGASI BENCANA LONGSOR DI DAERAH HAMBALANG, KECAMATAN CITEREUP, KABUPATEN BOGOR Lili Fauzielly
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1504.679 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14770

Abstract

Bencana longsor merupakan salah satu bencana yang paling umum terjadi di Indonesia terutama dalam waktu musim hujan. Sebagai salah satu langkah mitigasi bencana demi mengurangi resiko dampak bencana longsor, dilakukan kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana longsor pada masyarakat. Objek dari kegiatan sosialisasi ini merupakan anak-anak berusia dini di Sekolah Dasar Negeri 2 Hambalang, dengan sepengawasan guru-guru yang sedang bertugas. Indikator keberhasilan Dalam proses pembelajaran, diadakan dua kali uji pengetahuan, bencana sebelum dan setelah proses pemberian materi ajar dilakukan. Nilai uji tersebut yang didapat kemudian dibandingkan dan digunakan sebagai parameter dari keberhasilan pembelajaran. Didapatkan peningkatan nilai rata-rata sebesar 23.12% dan peningkatan murid yang lolos ujian sebesar 22.53%. Berdasarkan perbandingan hasil uji, dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan murid yang diuji setelah kegiatan pembelajaran selesai dilakukan. Diharapkan dengan berhasilnya kegiatan sosialisasi tersebut dapat berkontribusi dalam mengurangi resiko bencana longsor di daerah Hambalang. Keywords: landslide; disaster mitigation; social work
UPAYA PENINGKATAN NILAI JUAL “PINDANG CUE” MELALUI TEKNIK PENGEMASAN In In Hanidah; Imas Siti Setasih; Meilanny Budi Santoso; Efri Mardawati
Dharmakarya Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.334 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v7i1.14563

Abstract

Ikan merupakan sumber protein hewani yang memiliki nutrisi penting untuk memenuhi kebutuhan fungsi tubuh. Penganekaragaman produk olahan berbasis ikan harus terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. “pindang cue” Desa Jayalaksana Kecamatan Cabangbungin merupakan salah satu produk olahan ikan yang sampai saat ini belum teroptimalkan pengembangannya karena proses pengolahan dan pengemasan produk yang masih tradisional. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan penguatan ekonomi masyarakat mengenai kemasan “pindang cue” agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi dengan umur simpan lebih lama. Metode yang dilakukan adalah metodologi pelatihan andragogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% pelaku usaha pindanng cue Jayalaksana memberikan sikap positif untuk mau berubah agar dapat menghasilkan produk pindang cue yang bermutu sehingga melalui program peningkatan pengetahuan teknologi pengolahan berbasis ikan dan pengetahuan GMP mulai dari bahan baku sampai pengemasan produk dapat menjadi salah satu usaha pemberdayaan masyarakat menjadikan “pindang cue” sabagai produk unggulan Desa Jayalaksana yang berkualitas, menarik, aman, dan memiliki umur simpan lebih lama.
PEMBERDAYAAN STAF PEMERINTAH KOTA BOGOR DALAM PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PERENCANAAN PEMANFAATAN LAHAN Susilowati, M.H.D -; Saraswati, R. -; Indra, T.L. -
Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.997 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i2.8206

Abstract

Pemberdayaan staf pemerintah Kota Bogor merupakan upaya untuk memandirikan staf di sanadalam pelaksanaan tugas, diwujudkan dengan memberikan pelatihan, bimbingan maupun konsultasidalam pengolahan, penyajian dan analisis data dengan memanfaatkan teknologi Sistem InformasiGeografis (SIG). Tujuan pelatihan ini adalah mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan dalam: (1)operasionalisasi komputer untuk input dan pembetulan data spasial maupun non spasial; (2) penyimpanandan pengolahan data; (3) output dan penyajian data dalam bentuk peta; (4) transformasi data; serta inputquerry (interaksi dengan pengguna). Metode kegiatan pelatihan pelatihan SIG ini adalah: (a) MetodeCeramah; (b) Metode Diskusi; (c) Praktik. Hasil kegiatan yang dicapai adalah modul pelatihan teknologiSIG disusun sebelum pelaksanaan pelatihan. Modul ini digunakan untuk panduan dalam pelaksanaanpraktik. Isi modul menjelaskan tentang SIG, data spasial, pengenalan perangkat lunak ArcGIS maupunpenggunaannya. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 26 peserta. Dari hasil evaluasi dengan menggunakannilai pre-tes dan pos-tes, didapatkan peningkatan nilai yang signifikan. Secara umum, pelatihan ini telahmemberikan kontribusi positif dengan indikator adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman danketrampilan peserta (Staf Pemerintah Kota Bogor), walaupun belum sepenuhnya mencapai tujuan yangdiinginkan. Hal ini dikarenakan pelaksanaan yang intensif hanya tiga hari, peserta berasal dari berbagaidinas/bagian, sehingga pengaturan waktu dalam pendampingan kurang efektif dan dalam pekerjaansehari-hari belum menggunakan ArcGIS.Kata kunci: Pelatihan, Sistem Informasi Geografi, perangkat lunak ArcGIS
PERSEPSI, KESADARAN, DAN PENGETAHUAN DIABETES MELITUS DI SALAH SATU SMA DI PANGANDARAN Nasrul Wathoni; Aliya Nur Hasanah; Sriwidodo Sriwidodo
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.737 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14838

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif yang menyebabkan tingginya kadar gula darah. Prevalensi DM di Indonesia terus meningkat secara signifikan dan menduduki peringkat ke-4 di dunia. Gaya hidup dan kesehatan tubuh menjadi perhatian utama bagi penderita penyakit diabetes yang bisa mengendalikan kadar gula darah dan penyakit DM. Edukasi mengenai penyakit diabetes saat ini masih jarang dilakukan di kalangan masyarakat sejak dini. Oleh karenanya, melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mencoba menganalisa persepsi[ah1] , kesadaran, dan pengetahuan DM di salah satu SMA di Pangandaran. Metode kuesioner dengan total 14 pertanyaan dilakukan pada 50 siswa SMA di Pangandaran. Hasil PKM menunjukkan bahwa 57,4% setuju terhadap program PROLANIS (Program Pengelolaan Penyakit Kronis) untuk penyakit DM yang merupakan solusi pemenuhan hak kesehatan rakyat. 74,07% sangat setuju terhadap program hidup sehat sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyakit DM. Pengetahuan tentang DM pun sangatlah baik, sekitar sekitar 55,55% mereka mengerti bahwa penyakit DM bukan merupakan penyakit menular. Namun, sebanyak 66,66% mereka mengira bahwa penyakit diabetes merupakan penyakit turunan. Hal ini menandakan bahwa edukasi mengenai penyakit diabetes perlu ditingkatkan untuk mendorong gaya hidup sehat sedini mungkin.
PENINGKATAN KEINGINTAHUAN MASYARAKAT MENGENAI PENGGUNAAN OBAT YANG BAIK DAN BENAR Sara Nurmala; Rini Ambarwati; Emy Oktaviani
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.621 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.22323

Abstract

Keinginan masyarakat untuk mengetahui cara penggunaan obat yang baik dan benar saat ini harus ditingkatkan, hal ini sejalan dengan keberhasilan terapi yang nanti akan dijalani ketika mereka menerima obat. Masyarakat ketika menerima obat di apotik atau rumah sakit mereka cenderung tidak ingin menggali informasi lebih mengenai obat yang mereka terima, mereka hanya mendapatkan informasi satu arah dari apoteker yang memberikan obat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keingintahuan masyarakat terhadap informasi obat yang diterima sehingga penggunaan obat tersebut dapat optimal karena digunakan dengan baik dan benar. Pengabdian ini dilakukan di Puskesmas Babakan Madang, terhadap pasien yang nantinya akan menerima obat. Metode yang dilakukan adalah melakukan penyuluhan mengenai pentingnya mengenal obat yang akan mereka minum nanti, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pre test terlebih dahulu untuk menilai seberapa besar keingintahuan masyarakat terhadap penggunaan obat yang baik dan benar. Setelah penyuluhan diberikan dilakukan post test dengan soal yang sama. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada 79% Pasien. Diharapkan dengan adanya peningkatan keingintahuan masyarakat mengenai penggunaan obat yang baik dan benar, dapat membantu mengurangi kasus penggunaan obat yang tidak benar dan terapi obat yang salah, sehingga kesehatan masyarakat dapat meningkat. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah.
PENGUATAN PERPUSTAKAAN “BALE CALAKAN PAJAJARAN” JAYA LOKA LESTARI DESA JAYAPURA, KECAMATAN CIGALONTANG KABUPATEN TASIKMALAYA Taufik Ampera
Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.66 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i2.10036

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Penguatan Perpustakaan “Bale Calakan Pajajaran” Jaya Loka Lestari DesaJayapura, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmaya dilakukan melalui peresmian desa mitra.Penyelenggaraan desa mitra pada kegiatan PPMD Integratif pada kegiatan kali ini diorientasikan padaperan perpustakaan desa. Diharapkan perpustakaan Desa Jayapura Jaya Loka Lestari sebagai sarana/media bagi masyarakat untuk kepentingan pendidikan, informasi, penerangan, dan rekreasi” dalammeningkatkan dan mendukung kegiatan pendidikan masyarakat pedesaan,yang merupakan bagian integraldari kegiatan pembangunan desa/ kelurahan”. Metode yang digunakan dalam kegiatan tersebutadalah metode penyuluhan. Metode penyuluhan dianggap tepat karena metode penyuluhan merupakansuatu proses untuk memberikan penerangan kepada masyarakat tentang segala sesuatu yang “belumdiketahui” dengan jelas untuk dilaksanakan atau ditetapkan dalam rangka meningkatkan produksidan pendapatan atau keuntungan yang ingin dicapai melalui suatu kegiatan.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue