Articles
798 Documents
OPTIMALISASI KEBERSIHAN PERSEORANGAN/PERSONAL HYGIENE BAGI MASYARAKAT PEDESAAN DI DESA CIPACING KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG
Afif Amir Amrullah;
- Setiawan;
Dyah Setyorini
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (248.101 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i4.14866
ABSTRAK Kebersihan rumah dan lingkungan berpengaruh terhadap kesehatan individu, keluarga dan masyarakat. Berdasarkan data Puskesmas setempat, penyakit akibat masalah lingkungan di desa Cipacing masih cukup tinggi. Salah satu upaya untuk menurunkannya adalah dengan meningkatkan kesadaran individu dan masyarakat akan manfaat kebersihan lingkungan melalui pendidikan kesehatan (khususnya tentang kebersihan perseorangan/personal hygiene) bagi keluarga. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendidikan tentang kebersihan perseorangan pada anggota keluarga yang dinilai kurang dalam hal kebersihan rumah dan lingkungan. Metode pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perubahan perilaku untuk menjadi warga yang mampu menjaga kebersihan diri baik secara perorangan, keluarga maupun lingkungan. Implementasi pendidikan kesehatan dirancang untuk tujuan jangka pendek, sedangkan untuk jangka menengah dan panjang, terutama untuk mempertahankan perilaku positif untuk tetap mempertahankan kebersihan diri melalui proses sosialisasi dan pelatihan yang berkesinambungan.Yang menjadi sasaran adalah warga Desa Cipacing – Kecamatan Jatinangor – Kabupaten Sumedang dengan tingkat sosial-ekonomi dan tingkat pendidikannya yang rendah karena merupakan pelaku terbanyak dengan masalah kebersihan dan desa Cipacing merupakan tempat ideal untuk mengembangkan dan untuk mengevaluasi secara berkesinambungan Program intervensi untuk kebersihan perseorangan nasyarakat.Kata Kunci : Desa Cipacing ,Kebersihan lingkungan, Personal Higiene, PHBS
DISEMINASI PENGGUNAAN OVAPRIM UNTUK MEMPERCEPAT PEMIJAHAN IKAN MAS DI DESA SUKAMAHI DAN SUKAGALIH KECAMATAN SUKARATU KABUPATEN TASIKMALAYA PROVINSI JAWA BARAT
Yuatiati, A. -;
Herawati, T -;
Nurhayati, A. -
Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.15 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i1.9025
Ikan Mas (Cyprinuscarpio) merupakan salah satujenis ikan air tawar yang banyak di budidayakan diKabupaten Tasikmalaya. Budidaya ikan mas dapatdilakukan secara semi intensif dan intensif denganmemperhitungkan nilai ekonomi.Pemijahan ikan secaraintensif, yaitu pemijahan ikan yang terjadi denganmemberikan rangsangan hormon untuk mempercepatkematangan gonad serta proses ovulasinya dilakukansecara buatan dengan teknik stripping atau pengurutan.Tehnik pemijahan ikan mas menggunakan hormonovaprim. Intensifikasi budidaya perikanan harusmemperhatikan ketersediaan benih secara kontinyudengan kualitas yang bagus dengan dukungan teknologitepat guna.Penggunaan teknologi tepat guna diperlukanoleh masyarakat, khususnya tehnik pemijahan buatanuntuk ikan mas dengan menggunakan hormon ovaprim.Pemijahan ikan secara intensif, yaitu pemijahan ikanyang terjadi dengan ovaprim. Maksud dari pengabdianini untuk menganalisis peluang usaha budidayaikan mas dan teknik pemijahan ikan mas denganmenggunakan ovaprim dalam rangka meningkatkanpendapatan masyarakat. Berdasarkan hasil evaluasidan monitoring selama kegiatan pengabdian kepadamasyarakat yang berlangsung secara simultan denganmengggunakan metode partisipasi masyarakat, demonstrasilapangan(demplot) kolam pemijahan dan faktorpendorong kegiatan pengabdian kepada masyarakat iniyaitu :(1) ketersediaan sumber daya alam diantaranyalahan yang telah dibuat kolam untuk perikanan; (2)sumberdaya air; (3) ketersediaan pakan alami ;(4)ketersediaan tenaga kerja keluarga; (5) peluang pasarperikanan budidaya air tawar. Kegiatan ini mampumemberikan motovasi kepada masyarakat untukpengembangan komoditas perikanan air tawar, sehinggamampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.Kata Kunci : ikan mas, pemijahan, ovaprim, stripping
STRATEGI PENINGKATAN USAHA MELALUI PELINDUNGAN MEREK BAGI UMKM SALE PISANG DI RW 09 DESA SAYANG KEC. JATINANGOR KAB. SUMEDANG
Muhamad Amirulloh;
Helitha Novianty Muchtar
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (352.418 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14782
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (selanjutnya ditulis UMKM) mempunyai peran yang strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Oleh karena itu, pemberdayaan UMKM memiliki arti penting dan strategis bagi pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional. Permasalahan utama yang dihadapi UMKM telah mengalami pergeseran, dari yang sebelumnya permasalahan pembiayaan, kini masalah daya saing menjadi kendala utama pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Di RW 09 Desa Sayang Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat terdapat UMKM Pisang Sale yang masih kurang pemahaman mengenai merek dan arti penting merek bagi promosi, distribusi dan penjualan produk pisang sale tersebut. Merek merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi penjualan dari produk-produk milik UMKM karena merek merupakan ujung tombaknya produk ketika produk bersaing di pasaran. Hal tersebut dikarenakan fungsi utama dari sebuah merek adalah agar konsumen dapat mencirikan suatu produk (baik itu barang maupun jasa) sehingga dapat dibedakan dari produk perusahaan lain yang serupa atau yang mirip yang dimiliki oleh pesaingnya.Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat Prioritas OKK ini, diperoeh kesimpulan bahwa perlunya ditingkatkan pemahaman akan arti penting merek, penggunaan merek secara benar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta pendaftaran merek sebagai startegi bisnis UMKM Sale Pisang RW 9 Desa Sayang. Tim telah melakukan sosialisasi dan peningkatan pemahaman tentang arti penting merek bagi bisnis, juga telah dilakukan pendampingan merek berupa konsultasi dan pengarahan bentuk merek yang sesuai dengan aturan/UU Merek yang berlaku, dan Tim telah melakukan pemberkasan pendaftaran merek “Setia Rasa” kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
SOSIALISASI BUDAYA SUNDA KEPADA MAHASISWA ASING MELALUI PENGENALAN KULINER SUNDA
Muhamad Adji
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.243 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.19974
Kegiatan sosialisasi dan praktik kuliner Sunda bertujuan untuk mengenalkan budaya Sunda kepada warga asing karena semakin banyak warga asing yang ingin belajar budaya Sunda. Pengenalan kuliner Sunda merupakan jalan untuk mengetahui budaya Sunda lebih jauh. Secara tidak langsung budaya Sunda akan terus berkembang dan terjaga kelestariannya baik itu oleh warga negara asing maupun masyarakat Sunda itu sendiri. Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga dapat memajukan produk lokal kedaerahan atau budaya lokal Indonesia sendiri. Tidak mudah memperkenalkan budaya Sunda ini kepada warga asing yang kemampuan bahasa Indonesianya masih terbatas, karena itu pengenalan budaya Sunda tersebut dikemas melalui pengenalan dan praktik kuliner sehingga lebih bersifat interaktif. Diharapkan warga negara asing akan semakin mengenal kuliner Sunda dan dapat memperkenalnya ke pentas internasional, minimal ke negara mereka sendiri.
PENINGKATAN PENDIDIKAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT PADA USIA REMAJA MELALUI PENERAPAN KOMUNIKASI LINGKUNGAN DAN KESEHATAN REPRODUKSI BERBASISKAN KEARIFAN LOKAL
Nugraha, A.R. -;
Dida, S. -;
Romli, R. -;
Puspitasari, L. -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.458 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8349
Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi yang mempengaruhi perilaku hidup para remaja, khususnya siswa-siswi SMP/Sederajat dan SMU/SMU yang berada pada usia antara 13-18 tahun yang kenyataannya masih minim akan pengetahuan dan kesadaran tentang masalah pengelolaan kesehatan lingkungan dan kesehatan reproduksi. Kesehatan lingkungan merupakan suatu cara untuk menjaga alam sekitar agar selalu bermanfaat bagi kehidupan manusia itu sendiri agar tetap seimbang. Sedangkan kesehatan reproduksimerupakan upaya menjaga kesehatan mengenai alat reproduksi beserta perilaku seks yang terdapat pada seseorang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan para siswa dalam mengelola dan melestarikan kesehatan lingkungan, khususnya kesehatan reproduksi yang berbasiskan pada kearifan lokal. Upaya peningkatan pengetahuan, kesadaran dan keterampilan komunikasidalam kesehatan lingkungan, khususnya kesehatan reproduksi berbasiskan kearifan lokal sebagai solusi alternatif perkembangan aspek kesehatan reproduksi secara medis yang tidak selalu bergantung pada zat-zatyang bersifat kimiawi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pengidenti-fikasian masalah yang terdapat di mitra yang dilakukan pada bulan Oktober 2013. Selanjutnya dilakukan tahapan pelatihan dan diseminasi informasi mengenai kesehatan lingkungan, khususnya kesehatan reproduksi remaja, komunikasi kesehatan reproduksi dan penge-lolaan kesehatan lingkunganberbasiskan pada kearifan lokal. Kegiatan ini diikuti para siswa-siswi SMA Negeri I Katapang Kabupaten Bandung. Hasil kegiatan yang dilaksanakan di kampus SMA Negeri I Katapang Kabupaten Bandung dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan dan diseminasi informasi mengenai kesehatan lingkungang, khususnya kesehatan reperoduksi berbasiskan kearifan lokal mendapat respon yang baik dari para siswa serta sesuai dengan kebutuhan pihak sekolah dalam hal menangani perkembangan usia remaja dari sisi medis dan kajianilmu komunikasi nya. Untuk menunjang kegiatan ini kami menyarankan agar para siswa-siswi dan pihak sekolah harus mampu menerapkan hasil pelatihan dan pengetahuan tersebut bisa ditiru oleh masyarakat pada umumnya.Kata Kunci: Peningkatan pendidikan, kesehatan lingkungan, kesehatan reproduksi, kearifan lokal
PENGEMBANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA MELALUI DIVERSIFIKASI PENGOLAHAN KOMODITAS KELAPA DI DESA CIBITUNG DAN DESA BOJONGLOA KECAMATAN BUAHDUA SUMEDANG
Fillianty, F. -;
Marsetio -;
Fetriyuna -
Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (175.333 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i1.8211
Pengolahan komoditas kelapa di Kecamatan Buahdua umumnya berupa pengolahan gula kelapa yangmasih dilakukan secara tradisional dan belum tersentuh teknologi. Komoditas kelapa sendiri sebenarnyamemiliki banyak potensi untuk dikembangkan mulai dari produk hulu hingga produk hilir. Tujuan darikegiatan KKKNM-PPMD Integratif ini adalah mempersiapkan masyarakat di Kecamatan Buahduadalam usaha membentuk dan mengembangkan industri rumahan berbasis komoditas kelapa sertamemperbaiki teknologi pengolahan kelapa yang telah ada (gula kelapa) agar gula kelapa memberikannilai jual yang lebih tinggi. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan objek sasaranmelalui pendekatan yang dapat diterima masyarakat di kecamatan Buahdua. Usaha pembentukanindustri rumahan berbasis komoditas kelapa belum dapat direalisasikan dikarenakan kurangnya saranaprasaranadan pemodalan yang memadai.Kata Kunci : komoditas kelapa, gula, Kecamatan Buahdua, industri rumahan, kesejahteraan
SRATEGI BELAJAR EFEKTIF BAGI PEMBELAJAR PEMULA BAHASA PERANCIS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI MODEL BABAKAN CIWARINGIN MAJALENGKA-CIREBON
Ferli Hasanah;
Nurul Hikmayaty Saefullah
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.318 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i4.14851
Kegiatan PPM yang berjudul Strategi Belajar Efektif Bagi Pembelajar Pemula Bahasa Perancis Di Madrasah Aliyah Negeri Model Babakan Ciwaringin Majalengka-Cirebon bertujan untuk memberikan pengarahan dan pengetahuan mengenai stategi belajar efektif bahasa Perancis yang tepat bagi pembelajar pemula sehingga dapat meminimalisir berbagai kesalahan dalam proses belajar. Adapun kelompok Sasaran kegiatan ini yaitu siswa-siswa pembelajar pemula bahasa Perancis di MAN tersebut. Berkat antusiasme peserta, dukungan wali kelas dan kepala sekolah terhadap pelaksanaan kegiatan serta dana pendukung dari universitas kegiatan ini terlaksana dengan baik. Luaran dari kegiatan ini adalah dibuatnya modul Gramatika I dan draft artikel kegiatan PPM
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL BAGI PENGHUNI APARTEMEN SINGGAH
Hery Wibowo;
Rudi Saprudin Darwis;
- Ishartono
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (271.243 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14629
Penghuni apartemen singgah milik Dinas Pemukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat bukanlah penguhi tetap. Mereka tinggal sementara untuk selanjutnya diharapkan mampu untuk memiliki rumah sendiri di luar apartemen singgah. Sehingga, masa tinggal di apartemen singgah sesungguhnya adalah masa untuk mengembangkan kapasitas diri dan menyiapkan finansial agar dapat memiliki rumah tinggal sendiri. Dinamika sosial dan pola interaksi antara warga di apartemen singgah dapat menjadi sebuah tantangan dan hambatan. Namun, dengan perspektif yang berbeda, kondisi ini dapat menjadi potensi kolektif bagi warga untuk pengembangan kapasistas. Upaya membangun sikap dan keterampilan kewirausahaan sosial, diharapkan dapat menjadi solusi bagi peningkatkan keterampilan kewirausahaan keluarga dan kualitas hidup warga. Kata kunci: kewirausahaan sosial, pemberdayaan, perumahan
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENERAPAN SISTEM PERTANIAN ORGANIK DI DESA SUMBER SARI KECAMATAN CIPARAY KABUPATEN BANDUNG
Betty Natalie Fitriatin
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (238.808 KB)
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.21543
Pemberian yang ekstensif bahan-bahan kimia terhadap tanah dan tanaman akan menyebabkan terjadinya penurunan produktivitas lahan yang selanjutnya menurunkan produksi tanaman. Salah satu upaya pemulihan lahan secara berkelanjutan dengan menerapkan sistem pertanian organik antara lain dengan pemberian pupuk organik yang berbahan dasar dari limbah pertanian dan sampah rumah tangga yang banyak tersedia di wilayah namun masyarakat belum memanfaatan secara optimal. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Sumber Sari Kecamatan Ciparay ini memberikan informasi dan keterampilan kepada masyarakat melalui penyuluhan dalam bentuk ceramah, praktek pembuatan pupuk organik dan hayati serta praktek lapangan (demplot tentang menerapkan system pertanian organik untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas tanah dengan memanfaatkan input lokal dengan biaya yang relatif murah dan praktis. Selain itu, penerapan sistem pertanian organik dengan memanfaakan limbah pertanian dapat meningkatkan produksi tanaman serta mengurangi ketergantungan pada pupuk buatan dan biaya subsidi pupuk yang terus meningkat. Percobaan lapangan sebagai demplot terdiri atas tiga perlakuan yaitu budidaya padi sawah varietas Ciherang yaitu sistem organik (100% organik); semi organik (50% anorganik + 50% organik) dan cara konvensional (100% anorganik). Hasil panen padi sawah pada demplot ini menunjukkan bahwa perlakuan semi organik memberikan hasil panen (berat gabah) tertinggi dibandingkan perlakuan organik dan konvensional (100% anorganik)
PENGETAHUAN REMAJA PUTRI MENGENAI ANEMIA DEFISIENSI BESI DAN PENCEGAHANNYA DI KECAMATAN JATINANGOR
Puspa Sari;
Astuti Diah Bestari;
Widi Pertiwi;
Tina Dewi Judistiani
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.21021
Anemia defisiensi besi pada remaja putri masih menjadi masalah di Indonesia, termasuk di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada tahun 2016 pada remaja putri di SMA Kecamatan Jatinangor, terdapat 45,2% remaja putri yang mengalami anemia defisiensi besi. Risiko dari anemia defisiensi besi pada jangka panjang yaitu ibu hamil dengan anemia, hal ini berdampak pada kesehatan bayi yang dilahirkan dari ibu tersebut. Beberapa faktor yang menjadi penyebab dari anemia defisiensi besi pada remaja putri, salah satunya adalah pengetahuan mengenai anemia dan pencegahannya masih kurang. Metode penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah potong lintang, dengan jumlah sampel 69 remaja SMA di Kecamatan Jatinangor. Berdasarkan hasil survey melalui kuesioner, pengetahuan remaja mengenai anemia dan pencegahannya hanya 2 orang yang memiliki pengetahuan baik. Setelah diperolah hasil penelitian, dilakukan pengabdian masyarakat dengan memberikan pendidikan kesehatan mengenai anemia dan pencegahannya. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah perlu dilakukan pendidikan kesehatan berkelanjutan guna meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia dan pencegahannya.