cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PENAMBAHAN JUMLAH KADER KESEHATAN DAN PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMAHAMAN MENGENAI KANKER PADA WANITA TERUTAMA KANKER PAYUDARA SERTA PELATIHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI DESA CINYASAG DAN DESA GIRILAYA KECAMATAN PANAWANGAN KABUPATEN CIAMIS Gita Indah Triyanti Rukmana
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.888 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.8732

Abstract

       Kanker serviks dan kanker payudara adalah penyakit mematikan yang umumnya  menyerang wanita di usia 30 tahun  ke atas, namun tidak menutup kemungkinan bagi wanita di bawah usia tersebut terkena juga penyakit ini.  Badan Kesehatan dunia menyatakan kanker merupakan masalah kesehatan yang sangat serius, karena jumlah penderita meningkat sekitar 20% per tahun. Pemahaman tentang kanker pada wanita dewasa dan remaja putri ini sangat penting terutama deteksi dini merupakan factor kunci untuk mencegahnya. Tanda awal kelainan yang terdeteksi dapat mengarah pada diagnosis dan pengobatan yang lebih dini sehingga kematian dapat dicegah.      Telah dilakukan Penyuluhan pada ibu-ibu PKK, remaja putri dan kader kesehatan mengenai kanker pada wanita, terutama kanker serviks dan kanker payudara serta pelatihan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari), guna peningkatan  pengetahuan pada kader kesehatan dan mendorong ibu-ibu PKK untuk menjadi ujung tombak  penyebaran pengetahuan guna pencegahan sejak dini kanker pada wanita  .Metode pemberian kuisioner pre tes sebelum  dan post tes  setelah  penyuluhan serta pelatihan Sadari  digunakan dalam kesempatan ini, untuk melihat peningkatan pengetahuan peserta.    Hasil penyuluhan dan pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebanyak 23-97%. Diskusi yang dilakukan tampak peserta akan mengamalkan pola hidup sehat dan melakukan Sadari secara rutin guna pencegahan sejak dini. Kata kunci : Kanker payudara, kanker serviks, Sadari.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN PENCEGAHAN THALASSEMIA DI SMPN 1 DAN SMPN 2 TEMPURAN KABUPATEN KARAWANG Nur Suryawan
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.603 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.19820

Abstract

Program untuk pendidikan, penyaringan, dan konseling siswa sekolah menengah pertama pada populasi berisiko tinggi penyakit thalassemia belum termasuk ke dalam program nasional. Minimnya informasi tentang penyakit thalassemia terutama pada populasi usia reproduktif menjadi kajian penting pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya peningkatan pengetahuan mengenai thalassemia setelah diberikan edukasi kepada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian merupakan analitik kuantitatif dengan pre-test dan post-test dengan populasi siswa SMP di Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Instrumen menggunakan kuesioner yang telah tervalidasi dan dianalisis dengan menggunakan uji t. Data diambil selama pelaksanaan penelitian terpadu KKN dengan memberikan kuesioner dua kali pengambilan, yaitu dalam pre-test dan post-test diselingi dengan edukasi informasi tentang thalassemia. Data yang dianalisis adalah jenis kelamin, usia, dan perubahan pengetahuan subjek. Dari 222 siswa yang memenuhi kriteria inklusi dari SMPN 1 dan SMPN 2 di Kecamatan Tempuran, 27 orang dikeluarkan dari penelitian karena mereka tidak ikut dalam salah satu test. Responden hasil pre-test baik SMPN 1 dan SMPN 2 memperoleh nilai minimum dan maksimum berturut-turut 4 dan 6. Kemudian setelah intervensi maka post test dilakukan, dengan hasil post-test yang signifikan dengan peningkatan rata-rata 1.09 (t=-3,861; p<0,001) untuk SMPN 2 dan tidak ada peningkatan pengetahuan untuk subjek di SMP 1 (t=0,913; p=0,364);. Pendidikan publik lebih lanjut dan konseling genetik yang tersebar luas sebelum pengujian sangat penting untuk keberhasilan program. Skrining individual saat masuk ke sekolah menengah pertama sebelum komitmen apapun mungkin lebih baik daripada skrining segera pra-nikah pada pasangan untuk mencegah peningkatan insidensi thalassemia di Indonesia.
PENYULUHAN PENINGKATAN PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DALAM PEMBUATAN SURAT KETERANGAN WARIS DI DESA BLENDUNG DAN DESA KORANJI, KECAMATAN PURWADADI, KABUPATEN SUBANG, PROVINSI JAWA BARAT MENURUT HUKUM POSITIF Utarie, F. -; Djakaria, M -; Sandra, E. -
Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.042 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i1.9040

Abstract

Administrasi kependudukan di suatu Negara sangatberguna bagi Surat Keterangan Waris (SKW) yang akanmenetukan hak bagi ahli waris untuk mendapatkanharta peninggalan dari pewaris. Kepala Desa memilikikewenangan dalam pembuatan SKW, hanya sajaterkadang hal ini tidak mencerminkan rasa keadilan.Hal ini muncul akibat ketidaktahuan dari masyarakatdan aparat, sehingga perlu adanya penyuluhan Hukum.Menjadi tanggung jawab bagi civitas academica untukmemperkenalkan sistem hukum yang dikenal diIndonesia, secara garis besar dipengaruhi oleh 3 hukum,yaitu hukum adat, hukum Islam, dan hukum Barat.Pencapaian penyuluhan hukum dapat dianggap telahoptimal, dilihat dari tingkat kehadiran peserta dantanya jawab peserta.Kata kunci: Sistem hukum, SKW, waris, dan administrasikependudukan
PENGOLAHAN LIMBAH PERTANIAN MELALUI FERMENTASI ANAEROB UNTUK RUMINANSIA DI DESA KERTAMUKTI, DAN SUKATANI KECAMATAN, TANJUNGMEDAR Hernaman, I., -; Tarmidi, A.R. -; Musawwir, A. -
Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1319.766 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i2.8226

Abstract

Kelangkaan pakan di musim kemarau memaksa peternak di Desa Sukatani dan Kertamukti banyakmeluangkan waktunya untuk mencari rumput ke tempat lain. Kegiatan ini kurang produktif karenawaktu yang seharusnya untuk kegiatan yang lebih berguna menjadi terbuang percuma. Limbah pertanianlokal yang berada di Desa Sukatani dan Kertamukti merupakan potensi sebagai bahan pakan alternatifuntuk memecahkan persoalan tersebut. Melalui pengolahan dengan fermentasi anaerob diharapkanpermasalahan tersebut dapat teratasi. Oleh karena itu, untuk penerapannya perlu dilakukan penyuluhandan demosntrasi plot agar dapat diadopsi oleh peternak. Penyuluhan telah dilakukan di MadrasahIbtidaiah Desa Sukatani dan Balai Desa Kertamukti yang dihadiri oleh 15 orang peserta dan 30 peserta,yang dilanjutkan dengan demonstrasi plot. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatnya pengetahuanpeternak dan masyarakat tentang keterampilan pengolahan limbah pertanian dengan fermentasi anaerob,sehingga diharapkan dalam musim kemarau peternak tidak lagi kesulitan dalam penyediaan pakan bilamampu memanfaatkan limbah pertanian melalui fermentasi anaerob.Kata kunci : Limbah pertanian, fermentasi anaerob, penyuluhan, demosntrasi plot
SOSIALISASI PENANAMAN DAN PENGOLAHAN BIJI SORGUM MENJADI PENGANAN SEBAGAI UPAYA DIVERSIFIKASI PANGAN DI DUA DESA DI LINGKUNGAN ARJASARI Onggo. T.M -; Tjahjadi. C. -; Marta. H. -
Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.201 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i1.8194

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkenalkan cara penananaman tanamansorgum dan berbagai cara pengolahan sorgum menjadi penganan yang enak. Kegiatan PKM dilaksanakandi Desa Lebakwangi dan Desa Mangunjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Masyarakat diDesa Lebakwangi belum mengenal tanaman sorgum, sedangkan masyarakat di Desa Mangunjaya sudahmengenal tanaman sorgum tetapi belum mengetahui cara pemanfataan sorgum tersebut. Kegiatan PKMini dilakukan dengan metode penyuluhan yang berupa ceramah, demonstrasi, dan praktek. Kegiatan inimenunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang tanaman sorgum, budidaya danpengolahannya menjadi berbagai penganan yaitu:1. Kegiatan ini mampu menggugah minat masyarakat untuk mencoba kembali menanam tanamansorgum.2. Peserta juga menjadi tertarik untuk mengonsumsi sorgum dalam berbagai bentuk pengantan (kuekering, berondong sorgum dan bolu sorgum)3. Peserta juga menyatakan tertarik untuk membuat produk olahan dari sorgum dengan alasan rasanyaenak dan beberapa diantaranya (18%) berniat untuk mencoba menjadikan pembuatan pengolahanpenganan sorgum ini menjadi suatu usaha kecil.4. Peserta umumnya menyatakan tertarik dan menyukai penyuluhan ini karena alasan: menambahpengetahuan dan informasi baru yang bisa disebarkan pada ibu-ibu lain, mendapat ide untukmembuat berbagai jenis penganan dari sorgum maupun bahan-bahan lain (ketan, singkong, hanjeli,dll.) untuk konsumsi keluarga dan sebagai suatu usaha rumah tangga.Kata kunci : Snack Sorgum, Sosialisasi pengolahan, Arjasari
PELATIHAN LITERASI KOMUNIKASI POLITIK PEMILIH PEMULA SMA DARUL HIKAM BANDUNG Syauqy Lukman; Anwar Sani; Centurion Chandratama Priyatna
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.532 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i4.14811

Abstract

Potensi pemilih pemula dalam tiap pemilu memang besar, terbukti KPU pun memberikan perlakuan khusus terhadap segmentasi ini dengan memberikan sejumlah kegiatan sosialisasi khusus pada pemilih pemula . Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa skeptisme dan antipasti politik dari kaum pemilih pemula memang masih sangat tinggi, dapat menghasilkan implikasi yang tidak baik terhadap partisipasi politik di masa yang akan datang. Dari pra-riset yang dilakukan, Pemilih pemula banyak yang merasa bahwa komunikasi politik yang dilakukan sejumlah actor politik dirasa berbau pencitraan dan kotor, hal ini berkontribusi terhadap pengetahuan dan sikap mereka terhadap aktvitas pemilu dan pilkada, bentuk nyata partisipasi politik bagi pemilih pemula. Solusi masalah ini adalah literasi komunikasi politik, khususnya bagi para pemilih pemula. Maka dari itu, tim kami dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat, sebagai bagian dari tridharma perguruan tinggi memutuskan untuk melakukan kegiatan pelatihan literasi komunikasi politik di SMA Darul Hikam Bandung. Banyak partisipan kegiatan ini yang awalny kurang terinformasikan mengenai sejumlah pengetahuan dasar tentang komunikasi politik, menjadi lebih kenal tentang fenomena tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 300-an peserta.
PEMELIHARAAN POLA HIDUP SEHAT DAN PEMANFAATAN OBAT UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS Yedi Herdiana; Yoga Windhu Wardana; Dudi Runadi
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.243 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.20723

Abstract

Penyakit diabetes merupakan penyakit degeneratif yang prevalensinya terus meningkat setiap tahun. Pengetahuan tentang penyakit, pola makan, dan pola hidup merupakan faktor penyebab peningkatannya. Desa Cinunuk merupakan wilayah urban, secara umum memiliki pola hidup perkotaan, yang mengalami kemudahan teknologi membuat perubahan pola hidup terutama pola makan dan kurangnya aktivitas fisik. Kondisi inilah yang menjadi ide penelitian pemeliharaan pola hidup dan pencegahan penyakit diabetes. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengetahuan responden 74,8 % masuk kategori baik, sisanya 25,2% masuk katagori cukup. Pola makan masuk katagori baik 69,5%, katagori cukup 20,5 %. Aktivitas fisik 80,5 % temasuk katagori baik dan 19,5 % masuk kategori cukup. Adanya edukasi berkelanjutan tentang penyakit diabetes, faktor penyebab dan pola hidup sehat telah memberikan perubahan perbaikan pola hidup sehat. Setelah kegiatan KKN-PPM ini berakhir, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Cinunuk mengenai penanganan penyakit diabetes. 
EKSPLORASI JENIS-JENIS PISANG PLANTAIN LOKAL ASAL DESA SUKAHARJA DAN DESA SUKAMULIH TASIKMALAYA JAWA BARAT SEBAGAI SUMBER BIBIT UNGGUL Ismail, A. -; Rachmadi, M. -; Bana, N. -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.988 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8355

Abstract

Jenis-jenis pisang yang ada di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulih sangat beragam jenisnya. Kegiatan eksplorasi ini hanya difokuskan pada jenis-jenis pisang olahan (plantain) seperti pisang nangka, pisang raja, pisang tanduk, dan lain-lain. Bidang KKNM-PPMD yang dilaksanakan adalah peningkatan pendapatan(sasaran jangka panjang), yang diupayakan melalui pemilihan bibit unggul pisang lokal. Sumber bibit unggul pisang lokal yang ada akan dikoleksi dan dievaluai di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Padjadjaran (Unpad). Hasil dari pengembangan ini (berupa bibit unggul) akan dikembalikan ke masyarakat di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulih. Harapannya, penggunaan bibit unggul pisang ambon lokal yang baik akan menunjang pertumbuhan dan hasil yang maksimal sehingga pendapatan petani dapat ditingkatkan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulih Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya, JawaBarat. Metode yang digunakan adalah analisis vegetasi (Indeks Nilai penting/INP) dan memberikan materi mengenai cara memilih bibit unggul pisang dalam bentuk eksplorasi dilapangan dan dan diskusi terkait dengan teknik budidaya secara teoritis dan teknik budidaya menurut petani pada umumnya. Kegiatan ini berupa diskusi berisi pengenalan dan seluk beluktanaman pisang lokal, jenis bibit unggul pisang lokal yang baik untuk kegiatan pertanian, dan bagaimana cara memilihnya. Terdapat 13 jenis pisang olahan sebagai sumber plasma nutfah potensial untuk dikembangkan di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulih. Pisang nangka memiliki INP sebesar 93.72%, pisang kapas memiliki INP sebesar 33.93%, pisang raja dan pisang medan secaraberurutan memiliki INP 25.02%, dan 24.39%. Secara berurutan jenis pisang plantain yang mendominasi di Desa Sukamulih dan Desa Sukaharja adalah pisang nangka, kapas, raja, dan medan. Pisang nangka dapat dijadikan sebagi salah satu jenis pisang sebagai sumber bibit unggul dalam pengembangan pisang lokal yang ada di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulih. Ditemukantiga jenis pisang yang tergolong pisang nangka lokal antara lain: Nangka, Nangka Medan, dan Nangka Uli. Pisang nangka lokal terpilih sebagai pisang yang paling mendominasi di Desa Sukaharja dan Desa Sukamulih, sehingga dapat diajukan ke program kegiatan PKM lainnya dengan topik kegiatan IbM Kelompok Pisang Nangka Lokal (Mono Tahun DIKTI).Kata kunci: pisang olahan (plantain), INP, desa sukaharja, desa sukamulih
PENYULUHAN HUKUM TERHADAP MASYARAKAT TENTANG PENDAFTARAN TANAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN TARAF HIDUP MASYARAKAT DI DESA BATU KARAS DAN KERTAYASA, KECAMATAN CIJULANG KABUPATEN CIAMIS Zamil, Y.S. -; Faisal, P. -; Afriana, A. -
Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.489 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i1.8217

Abstract

Pada umumnya jumlah lahan yang dimiliki oleh masyarakat Desa Batu Karas dan Desa Kertayasa,Kecamatan Cijulang Kabupaten Ciamis, baik untuk pertanian maupun untuk pemukiman masih belumdisertifikatkan. Penyuluhan hukum mengenai pendaftaran tanah sangat penting dilakukan karenapotensi alam yang sedemikian besar akan lebih optimal lagi apabila tanah-tanah masyarakat tersebutdisertifikatkan. Hal ini berguna selain untuk menjamin kepastian hukum tanah milik masyarakat jugamasyarakat dapat menjaminkan tanah-tanah milik masyarakat tersebut ke bank sebagai tambahan modaldalam mengembangkan usaha masyarakat di Desa Batu Karas, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis.Penyuluhan hukum Terhadap Masyarakat Tentang Pendaftaran Tanah Dalam Upaya Peningkatan TarafHidup Masyarakat di Desa Batu Karas dan Kertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Ciamis telahdiberikan pada tanggal 10 Juli 2012 di kantor Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis.Penyuluhan hukum dihadiri oleh sekitar 70 (tujuh puluh) orang. Penyuluhan hukum ini sangat perludilakukan agar masyarakat menjadi sadar mengenai pentingnya kepemilikan sertifikat tanah terlebihpemanfaatan tanah di Desa Batukaras dan Kertayasa sebagian besar digunakan untuk kawasan wisata,lahan perkebunan, pertanian, pemukiman dan fasilitas umum. Respon masyarakat Desa Batu Karas danKertayasa Kecamatan Cijulang Kabupaten Ciamis sangat positif di adakannya kegiatan PKM dengantema pendaftaran tanah karena sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sana. Setelah dilakukanPKM diketahui bahwa sebagian besar masyarakat Desa Batu Karas dan Kertayasa belum melakukanpendaftaran tanah terhadap tanah, rumah dan bangunan yang dimilikinya. Setelah dilaksanakanpenyuluhan hukum masyarakat semakin mengerti akan pentingnya pendaftaran tanah. Masyarakatmengharapkan hal-hal yang menjadi kendala dalam pendaftaran tanah dapat diatasi. Kendala-kendalatersebut diantaranya lamanya prosedur pendaftaran tanah sampai keluar sertifikat tanah, mahalnyabiaya pendaftaran tanah dan jarak tempuh yang jauh untuk mendaftarkan tanah ke Kantor Pertanahanyang berada di Kabupaten Ciamis. Selain mereka memahami pentingnya pendaftaran tanah, dengandiadakannya PKM ini, masyarakat semakin mengerti untuk menjaga kelestarian lingkungan dalamkaitannya dengan pemilikan, penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, mengingat Desa BatuKaras dan Kertayasa merupakan desa wisata andalan Kabupaten Ciamis.Kata kunci: Penyuluhan, Hukum, Pendaftaran Tanah.
PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGOLAHAN PASCA PANEN DAN PRODUKSI HIJAUAN PAKAN KOMERSIAL Hasan Hadiana
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.804 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14859

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat terhadap para petani jagung telah dilaksanakan di Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedang. Kelompok masyarakat sasaran adalah anggota kelompok tani Karya Mandiri Prima.  Selama ini mereka berpengalaman dalam bercocok tanam jagung, namun tidak memiliki wawasan pengetahuan dan pengalaman praktek yang menyeluruh tentang bagaimana jagung yang  dihasilkan diawetkan untuk pakan ternak atau dibuat silase. Melalui kegiatan PPM ini diharapkan ada transfer keterampilan, dari sebelumnya hanya mengetahui, menjadi lebih memahami dan mampu secara mandiri melakukan seluruh tahapan proses mulai dari pemotongan jagung, pengolahan pasca panen, penyimpanan fermentasi dan pengemasan produk jadi yang siap didistribusikan sebagai pakan hijauan yang telah diawetkan. Kegiatan menggunakan dua metode pembelajaran, yaitu pengajaran di ruang kelas dan dilajutkan dengan praktek di rumah produksi, setiap individu peserta harus melakukan seluruh tahapan proses dan menghasilkan produk silase jagung.Para peserta menunjukan performa kerja yang baik dan melaksanakan seluruh tahap proses pembuatan silase serta menghasilkan silase yang sudah dikemas dan dapat disimpan dalam waktu lama dan siap dipasarkan atau digunakan sendiri. Dua jenis kemasan yang dapat dihasilkan, yaitu kemasan isi/kantong tunggal (berat 21,5 kg), dan kemasan isi/kantong ganda (total berat 56,9kg).  Hasil pekerjaan dievaluasi setelah 25 hari penyimpanan. Secara fisik (warna, aroma, dan kesegaran) silase yang dihasilkan  cukup baik dan disukai oleh ternak sapi perah yang selama ini terbiasa mengkonsumsi silase. Kemampuan kerja setiap partisipan dalam mambuat silase secara manual bervariasi, hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh sejumlah faktor terhadap kemampuan kerja petani. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan petani partisipan dalam membuat silase jagung telah meningkat, namun kinerja produktivitas diantara peserta berbeda, perbedaan tersebut dipengaruhi oleh metode kerja/penanganan dan gender.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue