cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PENDIDIKAN POLA HIDUP SEHAT MELALUI LITERASI KESEHATAN DI KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Agus Rusmana
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.524 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.14887

Abstract

The people of Lembang Sub-district get too much information about health due to the easy access to information sources that cause difficulties in identifying the right source of information. For that reason, there needs to be information literacy training that enables them to recognize needs, improve knowledge and ability to access resources, increase knowledge and ability to acquire, improve knowledge and evaluate ability, how to improve knowledge and ability of society in utilizing health information. The methods used in the training are lectures and training to recognize health characteristics with examples of cases of cataract disease. The result of this training is that participants gain an understanding of the literacy of health information, especially environmental health.
IMPLEMENTASI STRATEGI DAN TEKNOLOGI KECUKUPAN PAKAN SEPANJANG TAHUN UNTUK PENYEMBANGAN PETERNAKAN SAPI PERAH DI DESA SUKAWARGI DAN CIDATAR KECAMATAN CISURUPAN KABUPATEN GARUT Mansyur. -; Dhalika, T. -; Islami, R.Z. -
Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.437 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i2.8198

Abstract

Produksi hijauan yang melimpah pada saat musim hujan dan kekurangan pada saat musim kemarau.Kekurangan pakan dan ketidaktersedian pakan sepanjang tahun menjadi faktor pembatas utamarendahnya produktivitas tersebut. Tujuan kegiatan ini untuk (a) meningkatkan pengetahuan dankemampuan peternak dalam menggunakan/ memanfaatkan teknologi tetap guna dalam mencukupikebutuhan dan ketersediaan pakan sepanjang tahun untuk pengembangan sapi perah, (b) Pembinaandan pemberdayaan kelompok tani dalam mengakses pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengankebutuhan dan sumberdaya yang tersedia. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 bulan dari Juni-September2011. Lokasi kegiatan di Desa Cidatar dan Desa Sukawargi Kecamatan Cisurupan. Ada tiga teknologiyang ditawarkan kepada masyarakat, antara lain: Integrasi kehutan dan peternakan, pembuatanamoniasi, dan pembuatan silase. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adanya peningkatan pengetahuanbagi peternak sapi perah di Desa Cidatar dan Desa Sukawargi Kecamatan Cisurupan dalam menerapkanteknologi pakan tepat seperti pertanian terintegrasi, pengolahan jerami, dan pembuatan pakan silase.Untuk selanjutnya perlu adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, dankegiatan PKM harus sudah ditingkatkan pada tingkat PKM multi tahun dengan topic silvopastrura atauagrisilvopastura yang berbasis sistem pertanian organik.Kata kunci: Ketersediaan Pakan, konservasi hijauan.
Upaya Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Pembuatan Produk Sabun Berbasis Komoditas Lokal di Desa Sindanglaya dan Desa MekarWangi Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis Asri Widyasanti
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.227 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.8869

Abstract

Desa Sindanglaya dan Mekarwangi merupakan  daerah yang mengusung konsep menjadi kawasan Agrowisata, Agroindustri dan Agropolitan. Produk pertanian yang melimpah di Desa Sindanglaya adalah tomat organik, sedangkan Desa Mekarwangi menghasilkan kopi rakyat Mekarwangi yang cukup terkenal. Selama ini kedua komoditas tersebut hanya dimanfaatkan sebagai hasil bumi yang dijual dalam kondisi segar oleh masyarakat setempat. Olehkarenanya perlu pengembangan Agroindustri lebih lanjut agar  menjadi percontohan bagi desa lainnya. Upaya pemberdayaan masyarakat agar mampu secara mandiri memanfaatkan potensi daerahnya salah satunya dengan pengetahuan dan ketrampilan mengenai wirausaha dan teknologi tepat guna proses pembuatan sabun handmade yang dapat dijadikan sebagai souvenir desa untuk pencitraan Kabupaten Ciamis secara luas. Tujuan dari program pengabdian masyarakat ini adalah (1) Menerapkan teknologi tepat guna untuk proses pengolahan komoditas lokal pertanian dan perkebunan menjadi produk sabun handmade; (2) Meningkatkan ketrampilan, pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama kelompok ibu-ibu PKK untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan dan pertanian  sehingga dapat meningkatkan pendapatan keluarga; (3) Mempromosikan sabun handmade sebagai souvenir non-pangan dari Kabupaten Ciamis; dan (4) Menjalin kerjasama dengan pihak terkait serta pendampingan teknis untuk pengembangan bisnis sabun lebih lanjut. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa : (1) Kegiatan PKM ini dapat meningkatkan motivasi usaha, kesadaran, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah komoditas lokal menjadi produk sabun handmade; (2) Peserta pelatihan terutama kelompok ibu-ibu PKK  telah mengikuti serangkaian  kegiatan pembuatan sabun handmade selanjutnya perlu dikembangkan kerjasama dengan pihak terkait untuk pengembangan bisnis sabun handmade ke depannya. Kata Kunci:   teknologi tepat guna, proses pembuatan sabun handmade, komoditas lokal,                  sabun kopi, sabun tomat
PENGENALAN PUPUKORGANIK CAIR LIMBAH PASAR TRADISIONAL SEBAGAI MEDIA TUMBUH RUMPUT SETARIA (Setaria sphacelata) DI KELURAHAN MERSI, PURWOKERTO UTARA Hesti Nurlaeli
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.603 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.20506

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu drai Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seorang dosen. Saat ini jenis pupuk kimia dan penggunaannya sudah banyak digunakan tanpa melihat resiko yang akan dihadapi kelak. Adapun solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan pupuk organik yang lebih ramah lingkungan. Salah satu jenis pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk organik cair limbah pasar tradisional yang telah di produksi di Pengelolaan Sampah Organik, Kelurahan Merci, Purwokerto Utara. Metodologi dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan penanaman rumput Setaria sp., dengan menggunakan pupuk organik cair limbah pasar tradisional. Penanaman dilakukan sampai ± 50 hari untuk dipanen. Selama proses tanam sampai panen, dilakukan pengamatan pertumbuhan rumput Setaria sp., dengan melihat tinggi, kanopi, jumlah anakan dan jumlah daun. Setelah melakukan penanaman sampai pemanenan, diukur tumbuh kembang Setaria sp., mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan baik. Seperti padi, rumput setaria tumbuh tinggi ke atas, jumlah kanopi yang melengkung, jumlah anakan dan jumlah daun yang banyak. Hal ini menunjukkan bahwa pupuk organik cair mampu menjadi media tumbuh Setaria sp., yang baik dan pupuk organik cair ini bisa dikenalkan lagi untuk menjadi media tumbuh jenis rumput lain yang berfungsi sebagai pakan ternak ruminansia. Meskipun hasil pertumbuhan ini tidak menunjukkan signifikan yang berarti. Dapat disimpulkan bahwa: 1) pupuk organik cair limbah pasar tradisional mampu menjadi media yang cukup baik dengan rumput Setaria sp., walaupun dalam hasil pertumbuhan rumput Setaria belum menunjukkan perubahan yang signifikan. 2) pupuk organik cair limbah pasar tradisional mempunyai kelebihan yang sama sebagai pupuk organik yang baik digunakan daripa penggunaan pupuk kimia yang dapat mencemari lingkungan
PERINTISAN PEMBANGUNAN PERPUSTAKAAN MASJID SEBAGAI SARANA BELAJAR MASYARAKAT SEPANJANG HAYAT DI MASJID AL MUAAWANAH SARJAMBE DESA CANGKUANGKECAMATAN LELES KABUPATEN GARUT Kurniasih, N. -; Komariah, N. -; Rachmawati, T.S. -; Rodiah, S. -
Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.679 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i1.9033

Abstract

Masjid sebagai sarana ibadah bagi umat Islamdengan beragam kegiatan yang diselenggarakannyamencerminkan pentingnya menjaga keseimbanganhubungan dengan Yang Maha Kuasa dan dengansesama manusia.Fungsi masjid sebagai tempat ibadahdan lembaga dakwah juga tempat bagi jamaahnyabelajar di sepanjang hayatnya. Saat ini telah banyakmasjid yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukungperan masjid, antara lain dengan dibangunnyaperpustakaan. Salah satu kampung yang berada diwilayah Desa Cangkuang Garut adalah KampungSarjambe yang pernah meraih prestasi sebagai juarakedua Tingkat Provinsi Jawa Barat untuk kategorikegotongroyongan. Kegiatan Pengabdian KepadaMasyarakat (PKM) yang yang telah dilaksanakanberupa rintisan perpustakaan masjid di Masjid AlMuaawanah Sarjambe Desa Cangkuang. Hasil darikegiatan ini adalah : terwujudnya rintisan perpustakaanmasjid berupa 70 buah judul/ eksemplar buku yangtelah diolah sesuai dengan kaidah perpustakaan dalamlemari buku yang memadai, dilengkapi pula denganadministrasi buku dan administrasi peminjaman.Para calon pengelola perpustakaan masjid telahpaham mengenai peran dan fungsi perpustakaanmasjid agar dapat mengelola perpustakaan masjidserta optimalisasi peran tersebut di masyarakat.Untukmenjadikan paham dan terampil dalam mengelolaperpustakaan dilakukan pelatihan administrasi perpustakaandan demonstrasi pembentukkan nomorklasifikasi berdasarkan subjek agar terwujud tertibadministrasi dan mempermudah penelusuran sertalayanan informasi.Kata Kunci: perpustakaan masjid, perintisan perpustakaan,tata kelola, sarana belajar
UPAYA PENCEGAHAN PENGGUNAAN NARKOBA MELALUI PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PEMBENTUKAN KELOMPOK REMAJA ANTI NARKOBA Rafiyah, I. -; Fitri, S.Y.R -
Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.881 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i2.8221

Abstract

Beberapa karakterisitik remaja di pedesaan digunakan pengedar sebagai celah untuk menyebarkannarkoba seperti sikap remaja yang dinilai masih lugu, meniru kelompoknya, coba-coba, lari dari masalah,serta pengertian yang salah tentang narkoba,. Di Desa Sukadami dan Desa Ciawi Kecamatan WanayasaKabupaten Purwakarta, tidak tercatat pengguna narkoba secara pasti, namun berdasarkan lokasidan pengembangan area pariswisata memungkinkan masuknya narkoba ke wilayah ini. Tujuan darikegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah sebagai upaya pencegahan narkoba melaluipeningkatan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan pembentukan kelompok remaja peduli narkoba.Sasarannya adalah remaja yang bersekolah di SMPN 2 Wanayasa Desa Sukadami dan SMP Satu AtapDesa Ciawi. Metode yang digunakan adalah diskusi panel dan diskusi kelompok. Evaluasi kegiatanmelalui observasi, pretes dan postes, serta terbentuknya kelompok remaja peduli narkoba dan rencanastrategis dari kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan remaja aktif mengikuti kegiatan, hasil pretes danpostes menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang narkoba, terbentuk 14 kelompok remaja peduliNarkoba di SMPN 2 Wanayasa, Desa Sukadami dan 8 kelompok di SMP Satu Atap, Desa Ciawi. Darirencana strategi yang dibuat, sebagian kecil dari kelompok yang melaksanakannya. Berdasarkan hasilkegiatan, peran berbagai pihak baik internal maupun eksternal menjadisangat penting. Selain itu, perluadanya campur tangan sekolah dalam pematauan kegiatan kelompok remaja perduli narkoba.Kata Kunci: Narkoba, pengetahuan, kelompok remaja
TERRARIUM SEBAGAI SOLUSI CARA BERCOCOK TANAM HEMAT AIR, LAHAN, SERTA PENGURANGAN POLUTAN PABRIK DI DESA NASOL DAN SINDANGSARI KECAMATAN CIKONENG KABUPATEN CIAMIS Charina, A. -; Kusumo, R.A.B -; Deliana, Y. -
Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.509 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i1.8189

Abstract

ABSTRAKKegiatan ini didasarkan pada masalah memburuknya udara karena asap pabrik industri rumah tangga diwilayah tempat pengabdian kepada masyarakat (PKM). Kegiatan PKM yang dilaksanakan terintegratifdengan mahasiswa peserta KKN di Desa Sindang sari dan Nasol Kecamatan Cikoneng, KabupatenCiamis, bertujuan untuk memperkenalkan teknik bertanam terrarium sebagai solusi yang paling sederhanauntuk meminimalisasi masalah polutan asap pabrik. Lewat kegiatan ini pula diharapkan dapat menjadialternatif bagi ibu rumah tangga untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Metode yang dilakukandalam kegiatan PKM KKNM ini adalah melalui ceramah dan praktik. Metode Ceramah bertujuanuntuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknik bertanam terrarium. Kemudian lewatkegiatan praktik, diharapkan adanya peningkatan keterampilan peserta dalam membuat terrarium itusendiri. Kegiatan PKM KKNM telah memberikan manfaat bagi fihak terkait. Setelah mengikutikegiatan tersebut terjadi perubahan yang cukup signifikan dari sisi kognitif pada para pesertayaitu ibu-ibu PKK Desa Sindang Sari dan Nasol, yaitu bertambahnya tingkat pengetahuanibu-ibu PKK tentang pemanfaatan terrarium sebagai solusi sederhana untuk mengatasi polusipabrik. Untuk aspek psikomotorik pun ibu-ibu PKK mendapatkan keterampilan tambahanmembuat dan merangkai terrarium, serta mampu membuat perencanaan bisnis terrarium secarasederhana. Melalui Kegiatan PKM ini, telah menjadi salah satu solusi praktis dalam mengatasimasalah lingkungan yaitu Polusi asap pabrik lahan sempit dan air ternyata dapat diatasi melaluibertanam terrariumKata kunci: Lingkungan, polusi, terrarium
PENGUATAN STRATEGI PEMASARAN KELOMPOK TENUN PADA KAMPUNG TENUN NAGARI SUNGAI JAMBUR KABUPATEN SOLOK SUMATERA BARAT Okki Trinanda; Astri Yuza Sari
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.328 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.21149

Abstract

Tenun merupakan salah satu kerajinan yang memiliki tingkat kesenian yang tinggi. Karena kerumitan membuatnya, harganya juga mahal. Kendatipun demikian, kelompok tenun usaha mulia, menjual produk mereka hanya menggunakan plastik bening untuk membungkus kain tenun tersebut. Selain itu, tidak adanya merek ataupun kontak yang bisa dihubungi yang melekat pada kain tersebut. Tenun sungai jambur ini memiliki ciri khas yang unik, namun tidak ada perkembangan yang cukup berarti dari semenjak mereka berdiri pada tahun 2009. Variasi motif yang masih kurang banyak, kemasan yang terlalu biasa, lokasi penjualan yang tidak mudah terlihat, merek yang belum pas, serta pemasaran yang belum tepat menjadi kendala kelompok tenun usaha mulai ini. Untuk itu tim pengabdian kepada masyarakat menggagas pengabdian ini memberikan pengetahuan kepada kelompok tenun usaha mulia tentang pentingnya merek, bagaimana membuat merek yang bagus, logo, serta memasarkan produk secara online. Disamping itu tim pengabdi juga memberikan pendampingan dalam pembuatan kemasan untuk kain tenun, agar menambah nilai jual dan pantas menjadi pembungkus kain tenun yang harganya dikenal mahal. 
PENGUJIAN PEMALSUAN BAKSO DENGAN DAGING BABI MELALUI PENDEKATAN ENSIMATIS DAN MOLEKULER PADA UKM DI KAWASAN PENDIDIKAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Balia, R.L. -; Suryaningsih, L. -; Putranto, W.S. -
Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.451 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i2.8350

Abstract

Penggunaan daging babi dalam pembuatan bakso mulai marak seiring dengan melambungnya harga daging sapi di pasaran. Tidak menutup kemungkinan hal tersebut dapat terjadi di sekitar kawasan pendidikan Jatinangor. Untuk itu identifikasi pemalsuan dengan pendekatan molekuler melalui uji ELISA dan Analisis DNA RT-PCR (Reverse Transcript-Polymerase Chain Reaction) perludilakukan demi terciptanya kepastian dan jaminan atas keamanan produk yang dikonsumsi. Sejumlah pelaku UKM olahan daging (bakso) diidentifikasi dan produk yang dijual diuji terhadap pemalsuan daging yang tidak halal (daging babi) melalui ELISA (The enzyme-linked immunosorbent assay) Test dan Analsis DNA RT-PCR. Hasil identifikasi pelaku UKM olahan daging (bakso)menunjukkan terdapat 42 pedagang yang terdiri dari 21 pedagang mie bakso di sekitar Jatinangor, 10 pedagang bakso di Pasar Tanjungsari, 1 pedagang bakso di Pasar Cibeusi dan 10 pedagang di Pasar Cileunyi. Hasil pengujian terhadap 21 sampel bakso asal pedagang mie bakso di Jatinangor dengan menggunakan ELISA menunjukkan tidak ada pemalsuan daging babi pada seluruh sample bakso yang diuji. Sementara itu, hasil pengujian terhadap 48 sampel bakso yang berasal dari 3 pasar (Cileunyi, Cibeusi dan Tanjungsari) menunjukkan hal yang sama tidak ada pemalsuan daging babi pada sample bakso yang diuji.Kata kunci: bakso, pemalsuan, ELISA, RT-PCR
PENYULUHAN PENGENALAN PETA DAN IDENTIFIKASI POTENSI DAERAH UNTUK PEMBUATAN PETA POTENSI DESA DI DESA JATIMEKAR DAN DESA CIJATI KECAMATAN SITURAJA KABUPATEN SUMEDANG Amaru, K. -; Asdak, C. -; Balia, R. -
Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1704.108 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v2i1.8212

Abstract

Potensi suatu desa dapat dilihat dalam bentuk peta apabila keterangan dalam peta dilengkapi dengansumberdaya lahan maupun sumberdaya manusia yang menjadi tulang punggung perekonomian desatersebut. Sumberdaya lahan dapat tergambarkan dalam sebaran luas penggunaan lahan didalam desatersebut, sedangkan sumberdaya manusia dapat tergambarkan dari industri kecil atau Usaha KecilMenengah yang ada. Peta desa yang ada terkadang merupakan gambaran wilayah dan merupakanhasil gambar dari orang yang mengenal daerah tersebut. Peta desa biasanya berisi mengenai letakatau lokasi fasilitas desa, jalan, sungai dan batas-batas dusun/ RW ataupun batas desa. Tidak kurangpeta desa selalu menampilkan informasi desa tetangga sekitarnya. Kekurangan-kekurangan yang adadalam suatu peta desa sangat mungkin terjadi karena pengetahuan pembuatan peta belum sepenuhnyadipahami oleh individu yang membuat peta. Hal ini dapat memberikan informasi yang salah, tidakakurat bagi masyarakat yang memanfaatkan peta desa. Maksud kegiatan ini adalah memberikanpengetahuan mengenai pengetahuan peta kepada Peserta peyuluhan. Sedangkan tujuan dari kegiatanPengabdian Kepada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan mengenai peta dan identifikasipotensi desa dalam pembuatan Peta Potensi desa. Adapun pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakatini dengan metode penyuluhan dan diskusi interaktif dengan cara Focus Group Discussion. Penyuluhandilakukan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai peta secara umum dan FGD dilakukansebagai pemetaan partisipatif dengan cara untuk melakukan konfirmasi batas desa, fasilitas dan potensidesa. Hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah peserta telah memahami mengenai potensidesa dan pengetahuan dasar peta. Selain itu telah tersusun satu peta Potensi Desa di Desa Cijati danJatimekar Kecamatan Situraja Kabupaten Sumedang. Peta tersebut telah diserahkan pada pihak Desadan perwakilan masing-masing Sekolah Dasar yang ada di kedua desa tersebut.Kata kunci : peta, potensi desa, pemetaan partisipatif

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue