cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
APLIKASI LIMBAH TERNAK SEBAGAI SUMBER MIKROBA UNTUK FERMENTASI SILASE DIKELOMPOK TANI RANCAMULYA SUMEDANG Eulis Tanti Marlina; Deden Zamzam Badruzzaman; Hendi Setiyatwan
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.517 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.20552

Abstract

Limbah peternakan mengandung beragam mikroba pengurai bahan organik. Mikroba asal limbah ternak dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan silase untuk mempersingkat waktu inkubasi dengan produksi silase yang berkualitas baik. Pada umumnya peternak akan kesulitan mendapatkan hijauan pakan ternak pada musim kemarau. Seringkali ternak diberi pakan seadanya dengan kualitas dan kuantitas yang tidak memadai. Tujuan penyuluhan ini merupakan difusi inovasi pembuatan silase pada masyarakat peternak di kelompok tani Rancamulya dengan memanfaatkan limbah ternak sebagai konsorsium mikroba starter. Melalui difusi inovasi pembuatan silase diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam membuat silase dengan memanfaatkan jumlah hijauan pakan ternak pada saat produksi melimpah. Metode yang digunakan dalam difusi inovasi ini adalah penyuluhan secara langsung (Direct Communication) dan metode demonstrasi melalui demonstrasi plot pembuatan starter dan silase serta pengawetan beberapa bahan pakan. Hasil difusi inovasi silase menggunakan starter mikroba asal limbah ternak pada masyarakat peternak Desa Rancamulya Sumedang menghasilkan peningkatan pengetahuan tentang teknologi pengolahan limbah dan teknologi silase dengan peningkatan pengetahuan mencapai 3,82 % pada materi pengolahan limbah dan 99,42 % pada materi teknologi silase. Peran serta masyarakat dalam proses difusi inovasi cukup responsif. Demikian juga partisipasi aparat desa dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Sumedang Utara cukup baik sehingga diharapkan dapat menularkan semangant transferteknologi tepat guna yang lebih luas.
PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI DESA MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) PONDOK SALAM KABUPATEN PURWAKARTA Reza M. Zulkarnaen
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.034 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.11430

Abstract

BUMDES lahir sebagai suatu pendekatan baru dalam usaha peningkatan ekonomi desa berdasarkankebutuhan dan potensi desa. Pengelolaan BUMDES sepenuhnya dilaksanakan oleh masyarakat desa, yaitudari desa, oleh desa, dan untuk desa. desa Parakan Salam dan desa Salam Jaya di Kecamatan PondokSalam, Kabupaten Purwakarta, sampai saat ini belum mempunyai BUMDES sebagai lembaga perekonomianmasyarakat. Namun, jika dilihat dari potensinya, kedua desa ini memiliki potensi besar untuk berdirinyaBUMDES sebagai penampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dan lembaga pelayanan publikmasayarakat. Oleh karena itu, melalui program PKM yang dilakukan dengan melakukan penyuluhanmengenai pengembangan BUMDES diharapkan antar lembaga yang ada di masayarakat saling bersinergiuntuk lebih maksimal menciptakan kesejahteraan masyarakat yang setara 
PELATIHAN INSTALASI LISTRIK TEGANGAN RENDAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ANAK PUTUS SEKOLAH (STUDI KASUS DI PAMIJAHAN-BOGOR) Setiabudy, R. -; Isdawimah -; Wardono, S -; Ismujianto -
Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.857 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i2.8200

Abstract

Pelatihan instalasi listrik tegangan rendah dimaksudkan untuk memberi ketrampilan bagi pemuda putussekolah agar dapat melamar pekerjaan, membuka usaha atau melakukan pemasangan maupun perbaikaninstalasi listrik secara mandiri. Dengan demikian pemuda putus sekolahpun masih mempunyai peluangkerja dan mempunyai penghasilan minimal untuk dirinya sendiri. Pelatihan ini diberikan dalam duatahap, yaitu tahap pembekalan materi dan tahap pengujian materi, baik secara teori maupun praktek.Dengan pelatihan ini diharapkan peserta memahami dengan baik tentang bahaya listrik dan caramengamankannya, membaca gambar instalasi, mengukur tegangan, mendeteksi sambungan yangputus, dan dapat membuat instalasi penerangan menggunakan berbagai macam sakelar dan stopkontak. Tingkat keberhasilan peserta diukur dari nilai ujian secara teori maupun praktek, denganstandar nilai minimum 70. Pelatihan ini diikuti oleh 21 pemuda putus sekolah yang sebagian besartidak memiliki pengalaman tentang instalasi listrik, berpendidikan SMP berumur lebih dari 15 tahun,tidak melanjutkan sekolah dan belum bekerja. Dari hasil penilaian diperoleh 71,4% peserta dinyatakankompeten, sedangkan sisanya tidak kompeten dikarenakan tingkat kehadiran rendah dan kemampuanmembaca gambar kurang. Secara umum pelatihan ini telah dapat meningkatkan ketrampilan pemudaputus sekolah di Kecamatan Pamijahan. Selain bermanfaat bagi peserta, peralatan pasca pelatihan yangdiserahkan oleh tim pelaksana ke Pemda dapat digunakan untuk membekali dan memberikan kegiatanyang bermanfaat bagi masyarakat di wilayahnya dan Pemda dapat mengelola pelatihan instalasi listriktegangan rendah secara mandiri dan berkelanjutan.Keywords:Anak putus sekolah, pelatihan instalasi listrik, usaha mandiri, peningkatan ketrampilan
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI INDUSTRI KONFEKSI DI KECAMATAN GIANYAR Ni Ketut Dewi Ari Jayanti; Gde Sastrawangsa
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.923 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.21248

Abstract

Industri konfeksi merupakan salah satu sektor industri kecil yang terletak di Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Industri konfeksi di Kecamatan Gianyar merupakan industri konfeksi yang mengolah bahan baku menjadi barang jadi. Usaha utama dari industri ini adalah pakaian. Salah satu usaha industri konfeksi di Kecamatan Gianyar yang dimiliki oleh Bapak YA. Saat ini produk konfeksi yang dihasilkan adalah baju kaos polos atau sablon, kemeja, kaos polo, seragam sekolah, baju partai, jaket dan lain-lain. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah pengelolaan pencatatan keuangan yang dilakukan saat ini oleh mitra masih dikelola secara manual dan mitra tidak memiliki identitas konfeksi yang dapat dijadikan sebagai identitas pada produk garmen yang dihasilkan. Adapun solusi yang diberikan pengusul yaitu dengan melakukan kegiatan dalam pengabdian ini yaitu (1) memberikan pengetahuan kepada mitra melalui pelatihan dalam pengelolaan keuangan yaitu pencatatan pembelian bahan baku, pencatatan pengeluaran, serta pencatatan penjualan produk konfeksi dengan menggunakan aplikasi spreadsheet dari Microsoft, yaitu Microsoft Excel, (2) membuat desain label woven. Kegiatan pengabdian telah dilaksanakan yang diawali dengan sosialisasi kegiatan dan dilanjutkan dengan pelatihan pengelolaan keuangan dengan Microsoft Excel. Selain itu selama berjalannya kegiatan pengabdian ini, pengusul juga telah membuatkan desain logo dan desain label woven bagi mitra. Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar dan mitra puas dengan pelatihan dan desain yang dibuat.
PENDAMPINGAN HUKUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN PERJANJIAN UNTUK MENUNJANG KEGIATAN USAHA DI DESA GEMPOL DAN RANCADAKA KECAMATAN PUSAKANAGARA KABUPATEN SUBANG Yusuf Saiful Zamil
Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.818 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i2.10030

Abstract

Berdasarkan hasil survey ke lapangan, sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Gempol danRancadaka Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang adalah sebagai petani sawah dan petanipenghasil buah-buahan terutama buah mangga. Desa Rancadaka bahkan sebagai salah satu desa penghasilpadi terbesar di Kabupaten Subang, sedangkan desa Gempol merupakan desa dengan penghasil buahmangga terbesar di Kabupaten Subang. Oleh karena potensi pertanian yang cukup besar tersebut harusditopang dengan keahlian masyarakat dalam membuat perjanjian tertulis agar lebih menjamin kepastianhukum usaha masyarakat yang tujuan akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Pendampingan Hukum Untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat Dalam Pembuatan PerjanjianUntuk Menunjang Kegiatan Usaha Di Desa Gempol Dan Rancadaka Kecamatan Pusakanagara KabupatenSubang dilakukan pada Hari Kamis Tanggal 03 Juli 2014 di Sekolah Dasar Negeri Desa Gempol. Pendampinganhukum dihadiri oleh sekitar 50 (lima puluh) orang, pendampingan hukum ini sangat penting dilakukanuntuk memberikan keterampilan kepada masyarakat bagaimana caranya membuat perjanjian tertulis.Pada saat dilakukan pendampingan hukum, hampir sebagian besar masyarakat Desa Gempol danRancadaka, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang tidak menggunakan perjanjian tertulis dalammelakukan transaksi jual beli, sewa menyewa dan transaksi-transaksi lainnya. Setelah dilakukan pendampinganhukum masyarakat menjadi sadar akan pentinganya menggunakan perjanjian tertulis untukmemberikan kepastian hukum terhadap aktivitas usahanya. Setelah dilakukan pendampingan hukummasyarakat Desa Gempol dan Rancadaka Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang menjadi terampildan sekurang-kurangnya mempunyai gambaran bagaimana membuat perjanjian tertulis, karena dalampendampingan hukum diberikan pelatihan langsung bagaimana praktek dan tahapan dalam pembuatanperjanjian tertulis mulai dari kepala perjanjian, para pihak dalam perjanjian, maksud dan tujuan dibuatnyaperjanjian, sampai kepada pasal-pasal yang harus ada dalam perjanjian dan penutup dari suatu perjanjian.
PEMANFAATAN NEMATODA ENTOMOPATOGEN (Steinernema spp.) DAN PESTISIDA ORGANIK UNTUK PENGENDALIAN HAMA PADI Toto Sunarto; Natasasmita, S. -
Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.829 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i1.8306

Abstract

Pada budidaya tanaman padi, petani di Desa Pangaubandan Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, KabupatenGarut menghadapi kendala yaitu adanya seranganhama seperti: tikus, burung, belalang, walangsangit,werengcoklat, penyakit tungro dan kresek. Dalammengendalikan hama tersebut petani pada umumnyamasih menitikberatkan pada penggunaan insektisidakimia yang harganya mahal dan mencemari lingkungan.Alternatif lain untuk pengendalian hama adalah denganmemanfaatkan nematode entomopatogen (Steinernemaspp.) sebagai musuh alami hama serangga. Steinernemaspp. dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam pembuataninsektisida mikroba. Steinernema spp. dapatmembunuh hama serangga dengan cepat (24-48 jam)dan aman bagi lingkungan. Kegiatan ini menggunakanmetode pengumpulan data, pendidikan (penyuluhan),dan pelatihan. Pengabdian kepada masyarakat (PKM)Program KKNM-PPMD Integratif ini bertujuan untukmengenalkan kepada masyarakat (petani) tentangpemanfaatan nematode entomopatogen (Steinernemaspp.) sebagai bahan aktif insektisida mikrobauntuk pengendalian hama pada tanaman padi,mempraktekkan cara pembuatan insektisida mikrobadan pestisida organik, serta cara mengaplikasikannyadi lapangan. Hasil kegiatan PKM ini yaitu petani dapatmengetahui pemanfaatan nematode entomopatogen(Steinernema spp.) sebagai bahan aktif insektisidamikroba dan pestisida organi untuk pengendalian hamapada tanaman padi, juga petani dapat membuat sendiriinsektisida mikroba dan pestisida organik, dan petanidapat mengaplikasikannya pada tanaman padi.Kata Kunci: hama padi, insektisida mikroba, pestisidaorganik, Steinernema.
KOMUNIKASI DIGITAL BERBENTUK MEDIA SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI BAGI KEPALA, PUSTAKAWAN, DAN TENAGA PENGELOLA PERPUSTAKAAN SEKOLAH / MADRASAH DI DESA KAYU AMBON, KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Rully Khairul Anwar; Agus Rusmana
Dharmakarya Vol 6, No 4 (2017): Desember
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.25 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i4.14891

Abstract

Penggunaan media sosial yang sangat luas di hampir semua segi kehidupan manusia memiliki dampak yang besar, baik dampak yang baik dan mendukung kehidupan, maupun dampak buruk, yang walaupun tidak merusak, tetapi cukup mengganggu atau menghambat kehidupan individu maupun kelompok. Media sosial tercatat mampu membuat anak dan remaja mendapatkan kemudahan ketika harus menyelesaikan tugas sekolah, namun di sisi lain, media sosial juga terbukti memberikan dampak buruk kepada mereka dengan tersedianya informasi yang seharusnya belum boleh mereka peroleh, dan terhubungkannya anak-anak dan remaja tersebut dengan individu atau kelompok yang dapat membahayakan kehidupan mereka. Sebagai pengelola perpustakaan perlu mempunyai kompetensi dalam bidang komunikasi digital khususnya media sosial, agar dapat meningkatkan kinerje perpustakaan sekolah menjadi lebih baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan PPm ini adlah ceramah dan praktek. Hasil yang dibahas dalam tulisan ini adalah (1) Media sosial dalam masyarakat berjejaring, (2) interaksi dalam media sosial dan (3) literasi komunikasi digital. Kesimpulan dalam kegiatan ini bahwa berdasarkan hasil kegiatan PPM, bahwa para pengelola perpustakaan menjadi dapat menggunakan media sosial secara bijak khususnya demi kepentingan perpustakaan sekolah.
APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MELALUI PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PENERANGAN DAN PENGEMBANGAN WISATA WATU TEKEK KULONPROGO Evrita Lusiana Utari; Latifah Listyalina; Novi Irawati
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9088.125 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.22763

Abstract

Pemerintah daerah Kulonprogo memberdayakan potensi alam sebagai modal pembangunan dan pengembangan daerah. potensi wisata merupakan salah satu  faktor pendukung dalam peningkatan lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan, dan perkembangan usaha kecil. Wilayah yang memiliki potensi wisata yang cukup besar salah satunya adalah Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Salah satu wilayah yang memiliki potensi wisata, yaitu wisata Watu Tekek di daerah Kabupaten Kulonprogo. Permasalahan yang timbul adanya keterbatasan energi listrik dalam memenuhi kebutuhan energi dikawasan wisata Watu Tekek dikarenakan lokasi wisata yang cukup curam dan medan yang terjal, belum adanya penataan dan pengembangan kawasan wisata Watu Tekek dan masih terbatasnya amenitas/fasilitas pendukung dan sarana prasarana dikawasan wisata Watu Tekek. Dengan program kemitraan masyarakat (PKM) dana hibah dari Kemenristekdikti  memberikan solusi dari permasalahan tersebut dengan memenuhi kebutuhan energi listrik dengan menggunakan tenaga matahari berupa lampu penerangan, lampu hias, dan air mancur. Sedangkan untuk penambahan fasilitas pariwisata berupa penambahan gazebo, kursi taman , penambahan ornament tanah liat dan penataan taman.Metode kegiatan yang dilakukan dengan melaksanakan diskusi dan observasi, sosialisasi dan penyuluhan, melaksanakan pelatihan, perancangan alat dan pemasangan alat. Hasil luaran dari kegiatan ini berupa produk teknologi tepat guna berupa lampu bertenaga solar panel, produk gerabah, kursi, dan gazebo untuk penambahan fasilitas pedukung, dan memberikan informasi kepada masyarakat luas melalui media massa.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DENGAN MENERAPKAN KONSEP KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI Sophia Dwiratna; Asri Widyasanti; Devi M Rahmah
Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.836 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v5i1.8873

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Rawa dan Desa Lumbungsari Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis dalam mengembangkan konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari melalui pemanfaatan lahan pekarangan adalah kurangnya pengetahuan dan pelatihan mengenai penyiapan media tanam dalam pot, penyediaan pupuk organik dan pot atau wadah tanaman dari bahan sekitar. Tujuan dari program  pengabdian masyarakat ini adalah (1) Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, kesadaran serta memotivasi masyarakat khususnya kelompok ibu-ibu rumah tangga dalam pemanfaatan lahan kosong/pekarangan sebagai sumber pangan/ketahanan pangan dan pendapatan keluarga; (2) Menerapkan beberapa teknik sederhana penanaman lahan pekarangan dan pemeliharaannya yang dapat diimplementasikan secara mudah oleh masyarakat.Metode  kegiatan  yang  dilakukan  adalah  penyuluhan,  diskusi  dan demonstrasi  praktek  langsung  di  lapangan  yang  didasari  oleh evaluasi  awal  sebagai  landasan untuk menentukan posisi pengetahuan kelompok sasaran mengenai pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan konsep Kawasan Rumah Pangan Lestari.Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa : (1) Pada dasarnya warga masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga di Desa Rawa dan Desa Lumbungsari telah menerapkan pemanfaatan lahan pekarangan, sehingga kegiatan pengabdian difokuskan pada peningkatan ketrampilan ibu-ibu dalam menyiapkan media tanam untuk budidaya sayuran dalam pot, serta pemanfaatan bahan-bahan sekitar untuk pembuatan pot/wadah dan pupuk organik cair; (2) Kegiatan pengabdian ini dapat menambah pengetahuan warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan melalui penerapan konsep rumah pangan lestari untuk mendukung ketahanan pangan keluarga.
KERENTANAN GERAKAN TANAH DI DESA WARUNGMENTENG SUB DAS CIBADAK, LERENG BAGIAN TIMUR GUNUNG SALAK Undang Mardiana; Muhammad Kurniawan Alfadli; Nanda Natasia; Deden Zaenudin Mutaqin
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2122.583 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.19165

Abstract

Daerah Warungmenteng dan sekitarnya secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Cijeruk, terletak pada lereng timur Gunung Salak merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam zona potensi terjadi gerakan tanah tinggi hingga menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan tingkat kerentanan gerakan tanah di Desa Warungmenteng dengan menggunakan metode Paimin (Paimin, 2006), yang didasarkan karakteristik fisik berupa kondisi geologi, kemiringan lereng, tataguna lahan dan curah hujan setempat. Terdapat tiga tingkat kerentanan gerakan tanah, yaitu agak rentan, rentan dan sangat rentan. Secara umum klasifikasi tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar lokasi longsor memang berada pada daerah dengan tingkat kerentanan gerakan tanah sangat rentan. Kerentanan gerakan tanah di daerah penelitian dipengaruhi oleh kemiringan lereng dan litologi atau jenis tanah, serta curah hujan sebagai faktor pemicu terjadinya gerakan tanah.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue