cover
Contact Name
Santosa Kusumah
Contact Email
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
santosa.kusumah@unpad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat
ISSN : 23028955     EISSN : 26142392     DOI : -
Jurnal Dharmakarya terbit 4 (empat) kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember)
Arjuna Subject : -
Articles 798 Documents
PROSPEK DAN TANTANGAN KELEMBAGAAN BADAN USAHA MILIK DESA DI DESA MEGU CILIK KECAMATAN WERU KABUPATEN CIREBON Sam'un Jaja Raharja
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.16023

Abstract

Permasalahan utama adalah bagaimana Badan Usaha Milik Desa dapat segera terbentuk dan dapat dikelola serta berjalan secara efektif dan produktif? Tujuan Pelatihan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa di Desa Megu Cilik adalah membantu masyarakat menuju terbentuknya BUM Desa, tersusunya struktur organisasi dan Anggaran Dasar – Anggaran Rumah Tangga (AD – ART) BUM Desa, meningkatnya kompetensi kewirausahaan dan manajemen bisnis Pengelola BUM Desa dan hasil akhir adalah peningkatan perekonomian masyarakat desa. Metode yang diterapkan, pertama Diskusi Pembentukan BUM Desa, diskusi struktur organisasi, proses Penyusunan AD – ART. Kedua, Pelatihan Pengelolaan dan Workshop Kewirausahaan dan Manajemen Bisnis untuk peserta serta Calon Tim Pengurus/ Pengelola BUM Desa. Pelaksanaan kegiatan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa dilakukan langkah-langkah (1) survei dan pemetaan kondisi eksisting (2) Penilaian kebutuhan (need assement) pelatihan. Khalayak sasaran sebanyak 26 (dua puluh enam orang) yang terlibat pada kegiatan yang diselenggarakan dengan unsur-unsur: Kepala Desa, Sekretaris Desa, Para Kepala Urusan, Para Ketua RW, Para Kepala Dusun dan calon Pengelola Badan Usaha Milik Desa Megu Cilik. Khalayak sasaran memperoleh tambahan pengetahuan, diantaranya hakekat dan tujuan Badan Usaha Milik Desa, bidang organisasi, tatacara menggali potensi dan penyusunan rencana bisnis. Untuk keberlanjutan program disarankan perlunya pendampingan lanjutan. 
PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH SEBAGAI BIODIESEL UNTUK BAHAN BAKAR BUS KAMPUS UNAND DI PADANG Yandri, V.R. -
Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.396 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i2.8205

Abstract

Minyak jelantah atau Waste Cooking Oil (WCO) sebagai limbah dari rumah tangga, restoran danpengusaha makanan dapat diolah menjadi biodiesel, dapat digunakan untuk bus kampus UniversitasAndalas (Unand) di Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Bahan bakar bus kampus ini berupa campuranbahan bakar dengan kandungan 5% biodiesel dan 95% solar. Unand memiliki empat jenis bus kampus,yaitu 27 unit mikrobus putih, 7 unit bus putih, 4 unit bus hijau dan 1 unit bus ekslusif dengan totalkonsumsi solar adalah 9.625 liter per minggu. Artinya, kita butuh 414 liter minyak jelantah untukmemproduksi biodiesel. Selain itu, pemanfaatan minyak jelantah ini dapat mendukung pemerintahIndonesia dalam program konservasi energi, yaitu mengurangi konsumsi solar dan meningkatkanpemanfaatan biodiesel sebagai sumber energi terbarukan.Kata kunci: Minyak Jelantah, Biodiesel, Solar, Bahan Bakar, Konservasi Energi.
EDUKASI TEKNOLOGI PERTANIAN UNTUK ANAK USIA DINI DI DESA CILAYUNG, KECAMATAN JATINANGOR Ahmad Thoriq
Dharmakarya Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.454 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i1.14833

Abstract

Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang terletak 2-3 km di bagian utara kampus Unpad Jatinangor. Berdasarkan hasil survey, sebagian besar masyarakat mengantungkan hidup pada sektor pertanian,peternakan dan pembuatan bilik bambu. Namun hampir semua pelaku usaha pada kedua sektor tersebut telah berusia lanjut hal ini karena sebagian besar anak muda lebih memilih bekerja sebagai buruh di Pabrik Tekstil. Untuk meningkatkan minat anak muda terhadap sektor pertanian diperlukan suatu metode pembelajaran aplikatif berbasis teknologi dibidang pertanian pada anak usia dini melalui praktek langsung pembuatan teknologi terapan sederhana dibidang pertanian dan industri kreatif yang dikemas dengan sistem permainan. Metode pembelajaran tersebut diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan persepsi terhadap dunia pertanian. Peserta sasaran kegiatan pengabdian ini adalah anak usia dini, remaja dan ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mengerti dan memahami serta menambah pengetahuan mereka pada bidang teknologi pertanian. 
PENINGKATAN NILAI TAMBAH HASIL PERKEBUNAN NILAM DI DESA BONE-BONE KEC. BARAKA KABUPATEN ENREKANG Nunuk Hariani Soekamto
Dharmakarya Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.603 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i2.21786

Abstract

Sulawesi Selatan termasuk salah satu sasaran produksi minyak nilam tertinggi secara nasional pada tahun 2018 selain Sulawesi Tengah, dan Sumatera Barat. Kabupaten Enrekang yang termasuk dalam wilayah Sulawesi Selatan telah membudidayakan pohon nilam dan juga memproduksi minyak nilam. Produksi minyak nilam tersebut belum mendapatkan hasil secara maksimal baik disegi rendemen maupun kualitas minyaknya dimana kandungan Patchouli Alkoholnya yang masih relatif rendah. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Tujuan Pengabdian ini adalah untuk menjadikan masyarakat petani nilam dapat memroduksi minyak dengan kandungan Patchouli alcohol yang cukup tinggi (kualitas tinggi) dan rendemen yang tinggi pula. Hal ini dapat meningkatkan penghasilan dan sekaligus membantu dalam memenuhi sasaran produksi minyak nilam tertinggi secara nasional tahun 2018. Metode yang telah dilakukan adalah memberikan penyuluhan tentang cara persemaian, pengolahan tanah, penanaman dan pemeliharaan, serta pemanenan dan prapengolahannya. Untuk tahun pertama telah dilakukan penyuluhan dan pelatihan cara pembibitan yang sesuai dengan standard serta pengukuran kromatogram menggunakan Kromatografi Gas agar diketahui kandungan Patchouli alcohol pada minyak nilam yang dihasilkan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat menjadi tahu cara budidaya tanaman nilam yang baik. Selain itu diketahui juga kandungan Patchouli alcohol dari minyak nilam hasil panen petani nilam sebesar 24,86 %. Setelah petani paham cara budidaya nilam, maka produksi minyak nilam khususnya di Kabupaten Enrekang akan meningkat kandungan Patchouli alkoholnya sampai mencapai target minimal 30% dan menjadi berkualitas ekspor. 
PENCEGAHAN HIPERTENSI DAN PERAWATAN PASIEN STROKE DI RUMAH DI DESA CIKARAMAS DAN DESA WARGALUYU, KECAMATAN TANJUNGMEDAR KABUPATEN SUMEDANG Wiwi Mardiah
Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.413 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v4i2.10035

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang mendapat perhatian dari semua kalangan masyarakat termasukkader dan keluarga, karena dampaknya yang membahayakan kesehatan bila tidak segera dicegahdapat jatuh pada berbagai kondisi yang berbahaya di antaranya adalah stroke. Pengabdian kepadamasyarakat ini bertujuan memberdayakan kader kesehatan dalam pencegahan hipertensi dan perawatanstroke di rumah di Desa Cikaramas dan Desa Wargaluyu Kecamatan Tanjungmedar, Kabupaten Sumedangdengan cara mengadakan penyuluhan dan pelatihan kader kesehatan di kedua desa tanggal 4 Februari 2014,dengan jumlah kader posyandu yang hadir sejumlah 11 peserta, dari 26 kader yang diundang ditambah denganmahasiswa KKNM yang hadir sejumlah 18 mahasiswa. Di Desa Cikaramas kegiatan dilaksanakan pada haridan tanggal yang berbeda dengan Desa Wargaluyu, pelatihan dihadiri oleh 19 orang kader dari 25 kaderyang diundang, ditambah dengan 18 mahasiswa Unpad. Metode yang digunakan saat pelatihan kaderuntuk aspek pengetahuan adalah pretest, ceramah serta tanya jawab dan diakhiri dengan posttest sedangkanuntuk aspek keterampilan pada pelatihan perawatan pada pasien stroke di rumah dengan memberikandemonstrasi, yang selanjutnya para kader diminta mempraktikkan beberapa tindakan yang sudahdiberikan melalui pelatihan praktik pada mahasiswa KKN yang didampingi DPL. Hasil yang didapatkanpada saat pelaksanaan pelatihan kader dari aspek pengetahuan terdapat peningkatan nilai rata-ratapretest dan para kader dapat mempraktikkan tindakan perawatan yang sederhana pada pasien stroke sepertimemandikan pasien mengeramasi dan oral higyene pada pasien stroke serta dari evaluasi pengetahuanterdapat peningkatan. Pelatihan kader kesehatan yang telah dilaksanakan hendaknya dapat dilanjutkan secaraberkesinambungan pada keluarga pasien yang dirawat di rumah dengan pendampingan petugas kesehatan.
PRODUKSI MEDIA KOMUNIKASI DAN PUBLIKASI SEBAGAI UPAYA PENYEDIAAN INFORMASI DI SMA NEGERI 1 KATAPANG Novianti, E. -; Rahmat, A. -; Zubair, F. -; Agung, A.P. -
Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.932 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i1.8311

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM)berjudul “Produksi Media Komunikasi dan Publikasisebagai Upaya Penyediaan Informasi di di SMAN 1Katapang. Kegiatan (PKM) bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan ketrampilan siswa mengenaimedia komunikasi yang saat ini tengah perkembangpesat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakandengan menggunakan metode ceramah danpraktik. Adapun materi yang diberikan adalah seputarperkembangan media komunikasi, etika dalam mediakomunikasi, jenis-jenis media komunikasi, dan diakhiridengan praktik pembuatan blog. Hasil monitoring danevaluasi dari kegiatan pengabdian kepada masyarakatmenunjukan para siswa antusias memiliki blog, hal iniditunjukkan dengan adanya alamat blog baru yangdimiliki oleh peserta pelatihan yang isinya dimonitoroleh tim. Adapun luaran dari hasi pengabdian ini adalahtersusunnya modul bahan ajar media public relationskontemporer.Kata kunci: media, komunikasi, jenis etika, modul
PENINGKATAN KAPASITAS KADER POSYANDU DALAM MENDETEKSI DAN MENCEGAH STUNTING Ginna Megawati; Siska Wiramihardja
Dharmakarya Vol 8, No 3 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.107 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i3.20726

Abstract

Stunting bayi dan balita merupakan permasalahan gizi kronis yang membutuhkan penanganan komprehensif dan melibatkan berbagai sektor. Pada tahun 2018 ditetapkan penanganan stunting merupakan prioritas pembangunan nasional melalui Rencana Aksi Nasional Gizi dan Ketahanan Pangan. Kabupaten Sumedang termasuk 160 kabupaten/kota prioritas penanganan stunting. Upaya penanganan stunting dengan mengoptimalkan kondisi pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) dapat dilaksanakan di Posyandu. Posyandu sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan memiliki peran strategis, namun karena kader posyandu memiliki latar belakang pendidikan serta sosial budaya yang beragam pengetahuan dan keterampilannya perlu terus menerus mendapatkan pembaruan. Pada kasus stunting, berbagai penelitian menunjukkan pengetahuan dan keterampilan kader terkait stunting dan  upaya pencegahannya sebagian besar belum baik, karena itu upaya peningkatan kapasitas kader posyandu penting dilakukan. Pada bulan Juli 2018 dilakukan pelatihan peningkatan kapasitas kader posyandu mendeteksi dan mencegah stunting di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Pelatihan ini merupakan rangkaian pengabdian masyarakat yang terintegrasi Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Padjadjaran yang dilaksanakan pada periode  April - Juli 2018. Kegiatan pelatihan pada 42 orang kader posyandu dari 18 RW tersebut dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu sosialisasi program, persiapan dan  pelaksanaan pelatihan, menggunakan pendekatan model deduktif, materi pelatihan disusun berdasar data pengamatan lapangan yang kemudian didiskusikan dengan narasumber ahli. Setelah pelatihan kader posyandu dapat memahami mengenai gizi seimbang, deteksi dini stunting dan peran penting kader posyandu menginformasikan gizi optimal pada 1000 HPK sebagai upaya pencegahan stunting serta mengidentifikasi faktor risiko penyebab stunting di wilayah kerja posyandu. Diharapkan peningkatan kapasitas ini dibuat sebagai pelatihan berkesinambungan bersifat periodik dan terprogram dengan baik.  
PEMANFAATAN LIMBAH MAHKOTA BUAH NANAS (Ananas comosus (L.) Merr) SEBAGAI SUMBER BROMELAIN Nyi Mekar Saptarini; Sri Agung Fitri Kusuma; Driyanti Rahayu
Dharmakarya Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.603 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i1.19931

Abstract

Mahkota buah Nanas (Ananas comosus (L.) Merr) terbukti mengandung bromelain yang dapat dimanfaatkan untuk mengempukkan daging ikan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) kali ini adalah memanfaatkan limbah mahkota buah nanas sebagai sumber bromelain untuk mengempukkan daging ikan. Kegiatan ini dilakukan kepada siswa kelas 6 di Madrasah Ibtidaiyah Raudatul Muta’alimin, Desa Cilayung, Jatinangor, Jawa Barat. Metode yang dilakukan berupa pelatihan meliputi pemberian materi dan praktek pengolahan limbah mahkota buah nanas sebagai sumber bromelain untuk memudahkan proses pengolahan daging ikan menjadi nugget ikan. Hasil yang teramati adalah seluruh siswa antusias dan berpartisipasi dalam pembuatan simplisia mahkota buah nanas sebagai salah satu cara wirausaha sederhana. Simplisia yang dibuat selanjutnya dikemas, kemudian dihitung biaya produksi dan perkiraan keuntungan yang diperoleh. Simpulan kegiatan ini adalah materi PKM membuka wawasan wirausaha berdasarkan potensi desa yang dimiliki.
the guidence for knowledge and competence in oral hygiene care at Balingbing and Cidadap Village, Subang West Java. Wahyu Hidayat
Dharmakarya Vol 6, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.616 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v6i3.9264

Abstract

Pembangunan nasional Indonesia tidak akan terlepas dari pembangunan kesehatan masyarakatnya. Upaya peningkatanderajat kesehatan rongga mulut di masyarakat saat ini difokuskan pada usaha promotif dan preventif, sehingga diharapkan usaha menjagakesehatan gigi akan menjadi kebiasaan yang positif dalam kehidupan bermasyarakat. Saat ini penyebaran fasilitas kesehatan dan tenagamedis di Indonesia masih belum merata. Kurangnya jumlah tenaga medis jika dibandingkan penduduk Indonesia, mendorong pemerintahmembentuk kader-kader kesehatan untuk membantu usaha promotif dan preventif di bidang kesehatan. Atas dasar demikian maka perludibentuk kader-kader kesehatan gigi yang merupakan bagian dari kesehatan secara umum.Target dan sasaran program KKNM PPMD iniadalah pembentukan kader kesehatan gigi yaitu mahasiswa, kader PKK dan Posyandu serta anak-anak sekolah dasar. Selain kaderisasijuga dilakukan bakti sosial untuk mengetahui kondisi kesehatan rongga mulut di lokasi KKNM saat ini. Sekitar kurang lebih 30 orangkader PKK dan Posyandu diberikan materi pemeliharaan kesehatan ronga mulut yang diberikan oleh mahasiswa dibawah supervisidosen pembimbing. Hasil pemeriksaan mukosa mulut diperoleh data lesi mulut yang sering ditemukan adalah coated tongue denganjumlah 76 orang anak. Keberhasilan kaderisasi didasarkan pada hasil pretest dan posttest. Peningkatan pengetahuan kesehatan gigi padakader diharapkan dapat mentransfer pengetahuannya untuk mencapai peningkatan kualitas hidup masyarakat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN DALAM UPAYA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA GIRIJAYA DAN MEKARJAYA, KECAMATAN CIKAJANG, KABUPATEN GARUT Subroto, E. -; Tensiska -; Indiarto, R -
Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.289 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v3i1.8302

Abstract

Desa Girijaya dan Desa Mekarjaya, KecamatanCikajang, Kabupaten Garut memiliki potensisebagai penghasil komoditas sayur-sayuran danumbi-umbian di antaranya ubi jalar, tetapi dalampemanfaatannya masih kurang optimal karenakurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakatsetempat. Tujuan kegiatan ini adalah untukmeningkatkan pengetahuan dan keterampilanmasyarakat mengenai pengolahan ubi jalar menjadiproduk-produk yang memiliki nilai jual lebihbaik dan bergizi, dan meningkatkan pengetahuanmasyarakat mengenai rencana bisnis produk olahanubi jalar yang dapat memacu masyarakat desauntuk membuka usaha produksi olahan ubi jalar.Kegiatan ini ditujukan terutama kepada ibu-ibukelompok PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT)Desa Girijaya dan Desa Mekarjaya, KecamatanCikajang, Kabupaten Garut. Materi pelatihanberupa (1) Tahap persiapan, berupa penjajagan danpertemuan dengan pengurus kelompok ibu-ibu PKK,KWT, dan tokoh masyarakat setempat, (2) Kegiatanpenyuluhan berupa penjelasan dan diskusi mengenaimateri yang telah disiapkan, (3) Kegiatan peragaandan pelatihan berupa praktek langsung pembuatandonat ubi jalar, keripik sanjay ubi jalar, tepungubi jalar, (4) Kegiatan penyuluhan kewirausahaanmengenai kiat bisnis dan usaha produk olahanberbasis ubi jalar. Respon khalayak sasaranterhadap kegiatan ini cukup antusias dengan jumlahpeserta 35 orang yang diikuti oleh ibu-ibu PKK danKWT dari Desa Girijaya dan Desa Mekarjaya. Padasaat praktik terlihat peserta cepat memahami materiyang telah diberikan, masyarakat mengetahui danmemahami potensi dan pembuatan produk olahanubi jalar (donat ubi jalar, keripik sanjay ubi jalar,tepung ubi jalar) dari awalnya 25% setelah pelatihanmenjadi 100%. Pembekalan pengetahuan mengenairencana bisnis dan strategi pemasaran produkolahan ubi jalar juga menghasilkan motivasi yangtinggi kepada masyarakat untuk berwirausahadanmasyarakat sangat antusias dan puas dengan materiyang diberikan.kata kunci: Pengetahuan, Keteramplilan, Ketahananpangan, Kewirausahaan

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14, No 1 (2025): Dharmakarya Maret 2025 Vol 13, No 4 (2024): Desember : 2024 Vol 13, No 3 (2024): September : 2024 Vol 13, No 2 (2024): Juni : 2024 Vol 13, No 1 (2024): Maret, 2024 Vol 12, No 4 (2023): Desember, 2023 Vol 12, No 3 (2023): September, 2023 Vol 12, No 2 (2023): Juni, 2023 Vol 12, No 1 (2023): Maret, 2023 Vol 11, No 4 (2022): Desember, 2022 Vol 11, No 3 (2022): September, 2022 Vol 11, No 2 (2022): Juni. 2022 Vol 11, No 1 (2022): Maret, 2022 Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021 Vol 10, No 3 (2021): September, 2021 Vol 10, No 2 (2021): Juni, 2021 Vol 10, No 1 (2021): Maret, 2021 Vol 9, No 4 (2020): Desember, 2020 Vol 9, No 3 (2020): September, 2020 Vol 9, No 2 (2020): Juni, 2020 Vol 9, No 1 (2020): Maret, 2020 Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): September 2019 Vol 8, No 2 (2019): Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): Desember Vol 7, No 3 (2018): September Vol 7, No 2 (2018): Juni Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 7, No 1 (2018): Maret Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 4 (2017): Desember Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 3 (2017): September Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 2 (2017): Juni Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 6, No 1 (2017): Maret Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 5, No 1 (2016): Dharmakarya Vol 4, No 2 (2015): DHARMAKARYA Vol 4, No 2 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): Dharmakarya Vol 4, No 1 (2015): DHARMAKARYA Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 2 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 3, No 1 (2014): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 2 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 2, No 1 (2013): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya Vol 1, No 1 (2012): Dharmakarya More Issue